Pelanggan modern saat ini memiliki ekspektasi tinggi saat berinteraksi dengan sebuah brand. Ekspektasi ini dapat berupa pelayanan yang cepat, tanpa hambatan, tetapi juga relevan dan tidak mengganggu. Guna memenuhi ekspektasi ini, business messaging diterapkan untuk menangani berbagai komunikasi bisnis, mulai dari pengiriman notifikasi peringatan, promosi, hingga memfasilitasi customer service. Business messaging memungkinkan bisnis untuk berkomunikasi dua arah secara real-time, lebih personal, dan sesuai dengan ekspektasi pelanggan modern.
Jika Anda adalah pemilik bisnis yang ingin menjangkau pelanggan dengan lebih mudah, kenali lebih lanjut tentang apa itu business messaging dan cara menerapkannya dengan efektif.
Apa Itu Business Messaging?
Business messaging atau pesan bisnis adalah cara perusahaan berkomunikasi dan merespon pelanggan melalui berbagai kanal komunikasi. Business messaging memfasilitasi interaksi pelanggan agar tidak hanya terpaku di telepon saja, tetapi juga melalui media lain seperti SMS, livechat, WhatsApp, email, hingga direct message di media sosial seperti Facebook, X, Instagram, dan TikTok.
Pemakaian pesan bisnis menjadi aspek penting bagi bisnis yang ingin menjangkau pelanggan dan meningkatkan kepuasan mereka. Pesan bisnis memudahkan pelanggan untuk menjangkau perusahaan sesuai kanal komunikasi pilihan mereka. Contoh pesan bisnis yang dikirimkan ke pelanggan dapat berupa pesan promosi, notifikasi pengiriman produk, pembaruan kebijakan perusahaan, hingga real-time support.
Mengapa Bisnis Memerlukan Business Messaging?
Pemakaian pesan bisnis tidak hanya menguntungkan bagi bisnis Anda, tetapi juga untuk pelanggan. Beberapa alasan mengapa bisnis perlu memakai pesan bisnis adalah:
Meningkatkan Customer Engagement
Salah satu keuntungan utama dari pemakaian pesan bisnis adalah meningkatkan customer engagement. Semua pelanggan dapat menjangkau bisnis Anda dengan kanal komunikasi yang mereka inginkan, mulai dari telepon, livechat, media sosial, email, dan sebagainya. Misal, beberapa pelanggan lebih memilih mengajukan keluhan melalui media sosial dibandingkan media lain seperti telepon atau email. Beberapa business messaging tools juga memiliki fitur push notifications untuk mendorong pelanggan membaca dan bertindak dari pesan yang telah dikirimkan.
Pesan yang Lebih Personal
Personalisasi telah menjadi strategi penting untuk memperkuat hubungan dan loyalitas pelanggan. Pesan bisnis memungkinkan bisnis Anda untuk merancang pesan yang lebih personal melalui berbagai platform. Personalisasi dapat memanfaatkan nama pelanggan hingga riwayat pencarian atau pembelian, sehingga pesan yang disampaikan dapat lebih relevan dengan minat dan kebutuhan pelanggan. Beberapa business messaging platform juga memungkinkan media gambar dan video untuk memperkaya pesan promosi yang Anda sampaikan.
Customer Support yang Lebih Efisien
Pemakaian pesan bisnis dapat mendukung customer support yang lebih efisien dibandingkan telepon tradisional atau bantuan secara tatap muka. Platform pesan bisnis memungkinkan bisnis Anda untuk berinteraksi secara langsung dengan banyak pelanggan secara simultan. Pertanyaan umum juga dapat diarahkan ke chatbot dan self-service, sehingga memudahkan agen customer service untuk fokus ke masalah yang lebih kompleks. Perusahaan pun dapat menekan jumlah agen customer service yang tersedia.
Contoh Penerapan Business Messaging
Business messaging banyak diterapkan untuk menjawab berbagai kebutuhan bisnis serta meningkatkan pengalaman pelanggan. Beberapa contoh penerapannya adalah:
- Ucapan Selamat Datang: Saat pelanggan membuat akun baru di aplikasi atau website, Anda dapat memakai pesan bisnis untuk mengirimkan pesan selamat datang. Anda bisa memperkenalkan bisnis Anda, menawarkan promo khusus pengguna baru, atau menyampaikan informasi lainnya.
- Program Loyalitas Pelanggan: Manfaatkan pesan bisnis untuk mempromosikan program loyalitas pelanggan. Pesan bisnis ini bertujuan untuk menginformasikan manfaat yang bisa didapatkan dari loyalitas dan pembelian berulang, mulai dari diskon hingga uji coba produk baru.
- Pesan Transaksional: Pesan transaksional umumnya berisi pesan otomatis dari transaksi antara bisnis dan pelanggan. Contohnya adalah konfirmasi pembelian, bukti pembayaran, hingga informasi pengiriman produk.
- Pesan Promosi: Anda bisa memakai pesan bisnis untuk mengirimkan berbagai promosi menarik kepada pelanggan. Misalnya adalah penawaran terbatas melalui SMS yang mengharuskan pelanggan untuk menukar SMS di outlet terdekat untuk mendapatkan diskon.
Baca Juga: SMS Campaign: Strategi Efektif Tingkatkan Penjualan Bisnis
Cara Menerapkan Business Messaging untuk Bisnis Anda
Ingin menerapkan pesan bisnis untuk perusahaan Anda? Ikuti langkah-langkah praktis berikut ini untuk implementasi yang efektif:
Lakukan Riset Pasar
Langkah pertama adalah melakukan riset pasar seputar kanal komunikasi yang pelanggan Anda gunakan. Misal, banyak pelanggan lebih memilih kanal komunikasi berbasis mobile (WhatsApp dan media sosial) karena tingginya penggunaan smartphone. Tentukan kanal komunikasi yang tepat untuk jenis pesan bisnis yang berbeda, seperti SMS untuk notifikasi promo terbatas dan WhatsApp untuk memfasilitasi customer support langsung.
Tetapkan Tujuan Anda
Selanjutnya adalah menentukan tujuan Anda dalam memakai business messaging. Misal, Anda ingin meningkatkan kualitas customer service atau mendorong penjualan. Tujuan yang spesifik dan terukur diperlukan untuk memandu strategi business messaging Anda. Tetapkan metrik seperti open rate, conversion rate, atau average resolution time untuk mengukur keberhasilan business messaging Anda.
Gunakan Platform yang Tepat
Pemilihan platform yang tepat diperlukan untuk mendukung keberhasilan strategi business messaging Anda. Pastikan platform tersebut dapat terintegrasi dengan sistem bisnis Anda serta memiliki fitur-fitur penting seperti otomatisasi, multichannel support, hingga reporting dan analytics. Platform yang terintegrasi akan memudahkan Anda dalam melacak interaksi, menyimpan data pelanggan, hingga mengelola pertanyaan atau masalah yang masuk.
Buat Strategi Business Messaging
Strategi business messaging Anda menerangkan jenis-jenis pesan yang akan Anda kirimkan, frekuensi pengiriman yang tepat, serta isi yang sesuai dengan jenis pesan tersebut. Tentukan juga nada bicara pada pesan tersebut agar sesuai dengan branding bisnis Anda. Strategi ini memastikan konsistensi bahasa dalam setiap pesan Anda di seluruh kanal komunikasi.
Jalankan, Amati, dan Evaluasi
Selanjutnya, mulai jalankan strategi business messaging Anda. Lacak performa pesan bisnis melalui metrik seperti tingkat respons pelanggan, angka konversi, hingga tingkat kepuasan pelanggan. Manfaatkan insights ini untuk memperbaiki strategi business messaging agar berjalan lebih baik lagi.
Baca Juga: SMS Gateway: Solusi Efektif untuk Keperluan Bisnis
Wujudkan Business Messaging yang Konsisten dan Tepat Sasaran Bersama MitraComm!
Menerapkan strategi pesan bisnis lebih dari sekedar mengirimkan pesan, tetapi bagaimana membangun komunikasi yang konsisten, relevan, dan tepat sasaran. Untuk mewujudkannya, Anda akan membutuhkan mitra andalan untuk memastikan keberhasilan strategi pesan bisnis. MitraComm Ekasarana Channel Solution (MECS) hadir dengan layanan SMS gateway untuk memfasilitasi strategi pesan bisnis melalui SMS. MECS menghubungkan strategi pesan bisnis Anda dengan berbagai perusahaan telekomunikasi ternama di Indonesia, sehingga Anda dapat menjangkau seluruh pelanggan dengan mudah dan efisien.
MECS menyediakan berbagai layanan SMS untuk berbagai kebutuhan bisnis Anda, termasuk SMS banking, push & pull SMS, SMS broadcast/bulk SMS, SMS online transactions, hingga SMS advertising. Kami juga menyediakan layanan monitoring support yang beroperasi 24/7 untuk memastikan strategi business messaging Anda berjalan lancar dan tanpa hambatan.
Untuk informasi lebih lanjut seputar layanan SMS gateway MECS, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com.
Written by
Muftia Parasati, S.S., Content Writer at Mitracomm Ekasarana, specializing in research-based and SEO-optimized content on technology, digital business, and customer experience topics. | Muftia LinkedIn Profile
Editor: Irnadia Fardila