Field Sales: Strategi Memperluas Jangkauan Penjualan Bisnis

Banyak orang mungkin beranggapan bahwa aktivitas sales tatap muka, seperti field sales, sudah tidak relevan dan tergeser oleh aktivitas berjualan secara online. Namun, interaksi langsung dengan pelanggan tetap memiliki nilai penting, khususnya bagi bisnis yang memerlukan pendekatan personal, berbasis hubungan dengan pelanggan, atau demonstrasi produk secara langsung kepada pelanggan.

Artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang field sales, relevansinya di era modern, serta peran layanan outsourcing dalam membantu Anda memaksimalkan strategi field sales. 

Apa Itu Field Sales?

Field sales atau sales lapangan adalah strategi penjualan di mana tenaga sales berinteraksi langsung dengan pelanggan di luar kantor. Misalnya, berkunjung ke kantor pelanggan atau melalui event. Seorang field sales representative bertugas untuk menemui pelanggan, membangun hubungan yang kuat dengan mereka, serta menjual produk atau layanan kepada pelanggan secara langsung. 

Field sales officer banyak ditemukan di sektor bisnis dengan siklus penjualan yang kompleks dan bernilai tinggi serta berfokus pada menjalin hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Contohnya adalah sektor bisnis FMCG, manufaktur, hingga business-to-business (B2B). Sebagai contoh, perusahaan FMCG mengirimkan tim field sales untuk mengunjungi toko, minimarket, atau supermarket guna menawarkan produk dan memastikan produk tersebut ditampilkan dengan baik.

Field sales vs sales canvassing sering kali dianggap sebagai dua konsep yang sama karena keduanya melibatkan strategi penjualan secara langsung kepada pelanggan. Namun, field sales lebih merujuk pada istilah umum untuk menjual produk secara tatap muka kepada pelanggan di luar kantor. Sementara sales canvassing bersifat lebih spesifik, yaitu untuk menemukan prospek baru.

Apa Saja Tugas Field Sales?

Adapun tugas-tugas field sales agent mencakup:

  • Menawarkan Produk: Salah satu tugas utama sales lapangan adalah menawarkan produk secara langsung kepada pelanggan. Hal ini memerlukan kemampuan presentasi serta daya persuasi yang kuat untuk meyakinkan pelanggan agar melakukan pembelian.
  • Melakukan Kunjungan ke Calon Pelanggan: Seorang sales lapangan dapat bertemu langsung dengan calon pelanggan untuk memahami kebutuhan mereka. Selama berkunjung, sales lapangan akan memperkenalkan produk dan membangun hubungan bisnis yang kuat dengan calon pelanggan.
  • Menjaga Hubungan dengan Pelanggan: Strategi sales lapangan lebih dari sekadar melakukan penjualan secara langsung, tetapi juga memelihara hubungan dengan pelanggan. Hal ini berpotensi membangun loyalitas jangka panjang dan mendorong lebih banyak pembelian dari pelanggan.
  • Demonstrasi Produk: Pertemuan secara langsung memungkinkan agen sales mendemonstrasikan produk dengan lebih jelas. Agen sales dapat menjelaskan fitur dan keunggulan produk sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
  • Melakukan Negosiasi dan Closing Penjualan: Dalam pertemuan dengan pelanggan, agen sales akan mendiskusikan harga dengan pelanggan hingga mencapai kesepakatan dan menghasilkan penjualan.
  • Mengumpulkan Informasi Pasar: Dalam aktivitas berjualan dan berinteraksi dengan pelanggan secara langsung, agen sales dapat mengumpulkan berbagai informasi penting terkait dinamika pasar. Misalnya, perubahan kebutuhan pelanggan, aktivitas kompetitor, tren pasar, maupun kondisi penjualan di lapangan.

Apakah Peran Field Sales Masih Dibutuhkan di Era Bisnis Modern?

Peran field sales masih sangat dibutuhkan di era bisnis modern, meskipun banyak aktivitas penjualan telah beralih ke platform digital. Strategi penjualan tatap muka seperti field sales masih dinilai lebih unggul dalam membangun kepercayaan dan hubungan dengan pelanggan. Hal ini menjadi sangat penting untuk bisnis yang bergerak di sektor yang membutuhkan konsultasi maupun demonstrasi produk secara langsung.

Tidak hanya itu, di wilayah seperti Indonesia, tidak semua daerah memiliki jaringan digital yang memadai, sehingga diperlukan kunjungan langsung ke lokasi pelanggan. Dengan bertemu pelanggan secara langsung, strategi sales lapangan dapat memahami kebutuhan pelanggan dengan lebih baik dibandingkan dengan hanya mengandalkan komunikasi digital.

Keunggulan Memakai Jasa Outsourcing untuk Field Sales

Strategi field sales memerlukan tenaga kerja terlatih dan kompeten untuk memperkuat relasi yang berkelanjutan dengan pelanggan. Namun, melatih tenaga sales ini memerlukan biaya, waktu, dan sumber daya yang tidak sedikit. Layanan business process outsourcing (BPO) sering kali menjadi pilihan strategis bagi perusahaan yang mencari tenaga kerja field sales sesuai kebutuhan. 

Beberapa keunggulan dari pemakaian layanan outsourcing termasuk:

Menghemat Biaya Operasional

Salah satu manfaat utama yang ditawarkan layanan outsourcing adalah biaya operasional yang lebih hemat. Dengan outsourcing, perusahaan tidak perlu melakukan proses rekrutmen dari awal hingga akhir. Hal ini dapat mengurangi biaya operasional yang dihabiskan untuk merekrut field sales, termasuk biaya rekrutmen, gaji karyawan, dan biaya pelatihan, karena sudah dikelola oleh pihak outsourcing. Perusahaan dapat mengalokasikan biaya ke bagian lain yang lebih strategis, seperti inovasi produk dan pengembangan teknologi.

Akses ke Tenaga Kerja Berkualitas

Field sales lebih dari sekadar menawarkan produk kepada pelanggan, tetapi bagaimana meyakinkan pelanggan serta menjalin hubungan dengan mereka. Namun, tidak semua orang memiliki kompetensi yang diperlukan untuk pekerjaan field sales. Layanan outsourcing umumnya sudah menerapkan proses seleksi khusus untuk menyediakan tenaga kerja dengan kompetensi yang memadai bagi perusahaan. Dengan demikian, perusahaan bisa mendapatkan agen field sales dengan kemampuan komunikasi, negosiasi, product knowledge, dan customer handling yang dibutuhkan.

Skalabilitas Tinggi

Kebutuhan bisnis dapat berubah-ubah berdasarkan target atau kampanye tertentu. Layanan outsourcing mendukung skalabilitas tinggi untuk perusahaan yang mampu menyesuaikan tenaga kerja yang dibutuhkan berdasarkan demand yang ada. Jika perusahaan memerlukan lebih banyak atau lebih sedikit tenaga sales untuk strategi field sales, mereka tidak perlu melakukan rekrutmen atau perubahan besar-besaran pada struktur internal.

Meningkatkan Efektivitas Penjualan

Tenaga sales dari layanan outsourcing umumnya sudah memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk strategi field sales. Perusahaan dapat menyerahkan implementasi strategi ini kepada ahlinya, sehingga memaksimalkan output yang dihasilkan. Dengan tenaga sales yang siap diterjunkan ke lapangan, perusahaan dapat memperluas jangkauan pasar dan memperbanyak interaksi dengan calon pelanggan. Dengan demikian, peluang penjualan menjadi lebih besar.

MitraComm: Mitra Andalan Anda untuk Dapatkan Field Sales Berkualitas

Salah satu faktor keberhasilan strategi field sales adalah peran agen sales yang kompeten dan berpengalaman. MitraComm Business Process Solution (MBPS) hadir sebagai penyedia business process outsourcing (BPO) andalan untuk membantu Anda mendapatkan agen sales berkualitas. 

Dengan pengalaman lebih dari 12 tahun, MBPS telah menangani kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor bisnis, mulai dari perbankan, telekomunikasi, finansial, hingga e-commerce. Bersama MBPS, Anda bisa mendapatkan tenaga kerja untuk strategi field sales tanpa perlu membebani sumber daya internal, dengan model biaya yang transparan dan terjangkau.

Hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com untuk konsultasi lebih lanjut seputar kebutuhan outsourcing Anda.

Editor: Trie Ayu Feminin & Irnadia Fardila