Ketahui Cara Validasi e-Meterai untuk Cek Keasliannya

Read More

Cara Atasi Kuota e-Meterai Tidak Masuk Setelah Pembayaran

Read More

Fungsi Contact Center Outsourcing untuk Rumah Sakit Responsif

Read More

Peran Customer Service Rumah Sakit untuk Pelayanan Maksimal

Read More

Kolaborasi Emas: MBPS dan BCA Kembali Mengukir Prestasi di Ajang CCW Awards 2024

Mitracomm Business Process Services (MBPS) sekali lagi mengukir sejarah dengan meraih penghargaan bergengsi Best Outsourcing Partnership di ajang Contact Center World (CCW) Awards 2024 di tingkat global. Kemenangan ini bukan hanya sekadar pencapaian individu, melainkan buah dari kolaborasi erat dan berkelanjutan antara MBPS dan mitra strategisnya, PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Kemenangan ini semakin mengukuhkan posisi MBPS sebagai pemimpin dalam industri outsourcing layanan pelanggan di tingkat global. Penghargaan ini menambah jumlah prestasi MBPS, yang telah tujuh kali meraih Gold Winner dalam skala regional dan global di kategori ini, yaitu pada tahun 2020, 2022, 2023, dan kini 2024. Prestasi gemilang ini tidak lepas dari komitmen yang kuat terhadap inovasi, kualitas layanan, dan kepuasan pelanggan. Kemitraan strategis antara MBPS dan BCA telah berjalan selama 16 tahun, dan dalam kurun waktu tersebut, kedua perusahaan telah membangun hubungan yang sangat solid. Salah satu kunci keberhasilan kolaborasi ini adalah visi dan misi yang sejalan, serta komitmen bersama untuk memberikan layanan terbaik kepada pelanggan. Tema presentasi MBPS di ajang CCW Awards 2024, “Flying High In The Sky By Optimizing Technology and People In Partnership,” menggambarkan dengan tepat bagaimana sinergi antara teknologi dan sumber daya manusia menjadi kekuatan pendorong di balik kesuksesan mereka. Salah satu praktik terbaik yang dibagikan MBPS adalah melakukan kegiatan untuk meningkatkan kualitas profesional dan kepribadian karyawan. MBPS tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga memberikan perhatian yang besar pada kesejahteraan karyawan. Dengan menciptakan lingkungan kerja yang positif dan mendukung, MBPS berhasil memotivasi karyawan untuk memberikan kinerja terbaik. Selain itu, MBPS juga aktif dalam berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan, seperti memberikan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas dan menjalankan program Foster Family untuk membantu anak-anak korban bencana alam. Dameria Gultom, Jr. VP Operations MBPS, menekankan pentingnya menyeimbangkan antara bisnis dan nilai-nilai kemanusiaan. “Bisnis itu penting, tetapi kepuasan pelanggan dan karyawan jauh lebih penting,” ujarnya. Filosofi inilah yang menjadi landasan bagi MBPS dalam menjalankan setiap aktivitas bisnis. Kemenangan MBPS di ajang CCW Awards 2024 memiliki implikasi yang luas bagi industri outsourcing. Pertama, kemenangan ini menunjukkan bahwa perusahaan Indonesia mampu bersaing di tingkat global dan memberikan layanan yang berkualitas setara dengan perusahaan multinasional. Kedua, komitmen MBPS terhadap tanggung jawab sosial perusahaan menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk turut berkontribusi dalam pembangunan masyarakat. Prestasi gemilang yang diraih oleh MBPS dan BCA di ajang CCW Awards 2024 merupakan bukti nyata bahwa dengan kolaborasi yang kuat, inovasi yang berkelanjutan, dan komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan, perusahaan Indonesia mampu mencapai prestasi di tingkat global. Kemenangan ini tidak hanya membanggakan bagi kedua perusahaan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh bangsa Indonesia.   Media Contact   Public Relations info@phintraco.com

SMS A2P: Strategi Menjangkau Banyak Pelanggan Lewat SMS

SMS A2P adalah jenis layanan SMS yang sering ditemukan di kehidupan sehari-hari. Jika dulu SMS biasa digunakan sebagai komunikasi personal, kini layanan komunikasi ini berperan sebagai alat strategis dalam dunia bisnis. Misal, saat Anda baru saja membuat akun baru di sebuah aplikasi e-wallet, SMS berisi nomor OTP dikirimkan untuk memverifikasi akun yang baru saja dibuat. Pesan ini merupakan salah satu bentuk SMS A2P yang dikirimkan perusahaan e-wallet melalui sistem otomatis. Persaingan bisnis yang semakin kompetitif membuat perusahaan bersaing dalam menyampaikan informasi penting secara real-time kepada pelanggan. Di sinilah peran SMS A2P sebagai salah satu channel komunikasi untuk menjangkau pelanggan secara langsung dan efisien. Kenali lebih lanjut tentang apa itu SMS A2P, contoh penerapan, serta keuntungannya bagi bisnis.

Apa Itu SMS A2P?

SMS A2P (application-to-person) adalah jenis layanan pesan singkat yang dikirimkan dari aplikasi software untuk dikirimkan ke perangkat handphone milik individu. Jenis SMS ini banyak digunakan bisnis untuk menjangkau pelanggan mereka melalui koneksi jaringan mobile. Alur komunikasi yang dilakukan melalui SMS ini umumnya bersifat satu arah, di mana penerima pesan tidak diharuskan oleh membalas pesan tersebut.  Perusahaan menggunakan layanan SMS ini untuk kampanye marketing, notifikasi transaksi pembayaran, hingga notifikasi keamanan dan otentikasi. Beberapa contoh industri yang memanfaatkan layanan ini adalah industri retail, perbankan, food and beverages, layanan kesehatan, hingga travel.

Bagaimana Cara Kerja SMS A2P?

SMS A2P bekerja dengan mengirimkan pesan dari aplikasi ke perangkat handphone milik individu. Aplikasi tersebut akan memulai pengiriman pesan berdasarkan kriteria tertentu atau interaksi pelanggan. Isi dari SMS dibuat di aplikasi dengan mencakup teks pesan, elemen multimedia, atau komponen interaktif.  Pesan dari aplikasi kemudian diarahkan ke SMS gateway yang berperan sebagai perantara antara aplikasi dengan penyedia jaringan mobile. Selanjutnya, pesan akan dikirimkan ke perangkat handphone individu melalui jaringan mobile. Begitu pesan diterima, individu akan menerima pemberitahuan dalam bentuk pesan singkat yang ditampilkan di layar handphone mereka. 

Apa Perbedaan Antara SMS A2P dan SMS P2P?

Perbedaan antara SMS A2P dan P2P terletak pada target penerima serta cara implementasinya.

SMS A2P

Jenis SMS A2P biasa digunakan oleh bisnis untuk mengirim pesan otomatis ke pelanggan mereka. Penerapan jenis SMS ini mulai dari kampanye marketing, notifikasi kode verifikasi, hingga security alert. Jenis SMS ini didesain untuk komunikasi dalam jumlah besar seperti SMS bulk, sehingga memudahkan perusahaan untuk menjangkau pelanggan dengan lebih efektif. Pengirimannya juga memanfaatkan SMS gateway sebagai perantara untuk pengiriman otomatis ke perangkat handphone pelanggan.

SMS P2P

SMS P2P (person-to-person) adalah jenis SMS yang berfokus pada komunikasi personal antara dua individu. Jenis SMS ini banyak ditemukan dalam kegiatan sehari-hari, seperti misalnya mengirim pesan ke teman atau keluarga. SMS P2P cenderung lebih informal dan kasual tanpa memerlukan proses otomatisasi seperti SMS A2P. Proses pengiriman pesannya juga dilakukan secara langsung antara dua perangkat melalui layanan SMS standar tanpa memerlukan perantara apapun.

Seperti Apa Contoh Implementasi SMS A2P?

Contoh implementasi SMS A2P dapat ditemukan di berbagai industri yang memanfaatkan teknologi komunikasi untuk meningkatkan interaksi dengan pelanggan. Beberapa contoh penerapannya adalah:
  • Kampanye Marketing dan Promosi: Perusahaan memanfaatkan layanan SMS untuk memfasilitasi SMS marketing dengan mengirimkan promo atau diskon menarik secara masif kepada pelanggan mereka. 
  • Security Alert: Saat terdapat percobaan masuk mencurigakan ke akun pelanggan, pesan A2P dapat dikirimkan sebagai tanda security alert kepada pemilik akun. Cara ini penting untuk mencegah risiko pencurian akun, khususnya pada akun dengan informasi yang sensitif.
  • Fitur Keamanan dan Otentikasi: Pesan A2P banyak digunakan untuk memfasilitasi proses two-factor authentication dengan mengirim nomor OTP (one-time pin code). Nomor ini biasa digunakan untuk memverifikasi transaksi atau akses masuk ke akun pelanggan.
  • Notifikasi Pengiriman: Perusahaan e-commerce memanfaatkan pesan A2P untuk menginformasikan pelanggan tentang status pemesanan dan pengiriman mereka. Hal ini termasuk notifikasi dan konfirmasi pengiriman. Transparansi ini dapat membangun kepercayaan pelanggan hingga meningkatkan kepuasan pelanggan dan tingkat customer delight.

Apa Saja Keuntungan dari Memakai SMS A2P?

Terlepas dari adanya saluran komunikasi lain yang lebih modern, layanan SMS masih populer digunakan oleh berbagai jenis bisnis untuk berinteraksi dengan pelanggan. Layanan seperti SMS A2P menghadirkan berbagai keuntungan menarik yang bisa dirasakan perusahaan, yaitu:

Efisiensi dan Otomatisasi

SMS A2P memproses pengiriman pesan secara otomatis, sehingga dapat mempersingkat proses komunikasi ke banyak pelanggan. Sistem otomatis juga dapat mengirimkan konfirmasi, pengingat, dan peringatan tanpa harus diawasi oleh manusia. Hal ini berperan penting untuk meningkatkan efisiensi operasional bisnis serta memastikan informasi penting mencapai pelanggan dengan tepat waktu.

Jangkauan yang Luas

Perusahaan dapat memperluas jangkauan ke pelanggan dengan memanfaatkan layanan SMS A2P. Jenis SMS ini dapat mencapai pelanggan di demografi dan lokasi geografis yang berbeda. Terlebih lagi, layanan SMS ini tidak mengharuskan pelanggan untuk memasang aplikasi layaknya media sosial untuk mendapatkan pesan otomatis dari perusahaan. Perusahaan juga dapat menerapkan strategi SMS LBA (Location Based Advertising) yang bisa mengirimkan SMS ke ponsel pelanggan berdasarkan lokasi geografisnya.

Open Rate yang Tinggi

Open rate merujuk pada jumlah pelanggan yang membuka dan membaca pesan dari total pesan yang sudah dikirimkan. Layanan SMS umumnya memiliki angka open rate yang lebih tinggi dibandingkan channel komunikasi lain seperti email. Hal ini menunjukkan tingginya peluang bagi pelanggan membaca pesan yang dikirimkan melalui SMS A2P.

Jangkauan Secara Instan

Selain memperluas jangkauan, SMS A2P juga memungkinkan perusahaan untuk menjangkau pelanggan secara instan. Hal ini sangat penting untuk mengirimkan pesan promosi, notifikasi, atau peringatan dengan jangka waktu yang terbatas. Layanan SMS ini juga memastikan SMS diterima oleh pengguna dengan tepat waktu.

Perluas Cakupan Pesan Bisnis Anda Tanpa Hambatan Bersama MitraComm!

MitraComm Ekasarana Channel Solution (MECS) menghadirkan solusi SMS Gateway untuk memfasilitasi pengiriman pesan yang masif dengan cakupan luas ke pelanggan Anda. Sebagai penyedia layanan SMS Gateway terkemuka di Indonesia, MitraComm terhubung langsung dengan seluruh perusahaan telekomunikasi di Indonesia. Maka dari itu, kami memastikan pesan bisnis Anda dapat mencapai pelanggan tanpa banyak hambatan.  MitraComm menawarkan solusi SMS lengkap untuk segala kebutuhan bisnis Anda. Layanan kami meliputi Push & Pull SMS, SMS Broadcast atau Bulk SMS, SMS Online Transactions, hingga SMS Advertising seperti LBA dan Profiling. Tidak hanya itu, platform SMS Gateway MitraComm terbukti handal dan mampu menangani pengiriman SMS dalam jumlah besar dengan tingkat uptime yang tinggi. Jadi, tunggu apalagi? Untuk informasi lebih lanjut seputar layanan SMS Gateway, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com Editor: Cardila Ladini

Pastikan Legalitas Dokumen Perusahaan dengan E-Meterai

Pengelolaan dan operasional suatu entitas bisnis tidak bisa lepas dari kehadiran dokumen perusahaan. Jenis dokumen ini mencakup berbagai jenis catatan resmi yang dipakai untuk mendokumentasikan aktivitas, kebijakan, prosedur, dan transaksi yang berlaku di dalam perusahaan. Mulai dari kontrak bisnis, perjanjian kerja, hingga Nomor Induk Berusaha (NIB), setiap dokumen memiliki peran strategis dalam memastikan transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap hukum yang berlaku.  Akan tetapi, dalam memastikan legalitas dokumen perusahaan, dibutuhkan e-Meterai untuk mengesahkan dokumen tersebut di mata hukum. Kenali lebih lanjut dokumen apa saja yang termasuk dokumen perusahaan serta keuntungan memakai e-Meterai untuk dokumen perusahaan.

Apa Saja yang Termasuk Dokumen Perusahaan?

Dokumen perusahaan, baik yang berbentuk dokumen elektronik ataupun fisik, memegang peranan penting dalam melangsungkan operasional bisnis, menjadi bukti berdirinya suatu perusahaan, menjaga relasi dengan partner bisnis, hingga memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Adapun beberapa contoh dokumen perusahaan adalah:

Kontrak Bisnis

Perusahaan melakukan kerja sama bisnis dengan perusahaan lainnya karena alasan seperti transaksi penjualan dan pembelian, aliansi bisnis, maupun jenis kerja sama lainnya. Detail penting terkait kerja sama ini dicatat dalam kontrak yang ditandatangani oleh kedua belah pihak. Kontrak mencantumkan kewajiban yang perlu dipenuhi kedua belah pihak selama proses kerja sama berlangsung. 

Nomor Induk Berusaha (NIB)

Nomor Induk Berusaha (NIB) adalah dokumen perusahaan berisi bukti perizinan untuk melakukan kegiatan usaha. Dokumen NIB juga berfungsi sebagai identitas pengusaha saat menjalankan bisnis. Selain berperan sebagai identitas, NIB juga berfungsi sebagai Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Angka Pengenal Impor (API), Akses Kepabeanan, dan syarat mendapat Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).

Laporan Keuangan

Mengelola budget perusahaan dengan efektif sangat penting untuk menjaga operasional perusahaan dalam jangka waktu panjang. Catatan keuangan seperti neraca keuangan, laporan laba rugi, invoice, hingga laporan payroll dapat membantu perusahaan memantau semua pemasukan dan pengeluaran. Laporan keuangan tahunan juga dibuat untuk menganalisis performa finansial perusahaan dalam jangka waktu satu tahun.

Perjanjian Kerja

Karyawan yang baru saja bergabung di suatu perusahaan akan mendapatkan perjanjian kerja. Dokumen ini merangkum hak dan kewajiban karyawan di dalam perusahaan maupun kewajiban yang perlu dipenuhi perusahaan kepada karyawan. Perjanjian kerja sangat penting untuk menjaga hubungan baik antara perusahaan dan karyawan, di mana perjanjian ini dapat menjadi barang bukti di pengadilan jika salah satu pihak gagal memenuhi kewajibannya.

Perizinan Usaha Berbasis Risiko

Tergantung dari sektor industri yang dijalani, perusahaan memerlukan dokumen legalitas jika menjalankan usaha dengan tingkat potensi terjadi cedera atau kerugian. Contoh industri ini adalah kelautan dan perikanan, pertanian, perindustrian, energi dan sumber daya mineral, kesehatan, obat dan makanan, lingkungan hidup dan kehutanan, dan lain sebagainya. Dokumen ini menjadi bukti legalitas untuk memulai operasional bisnis.

Apa Saja Fungsi Dokumen Perusahaan?

Dokumen perusahaan berperan penting sebagai sumber kebenaran tunggal yang bisa menjadi acuan dalam operasional bisnis sehari-hari atau saat terjadi konflik. Fungsi lainnya dari dokumen perusahaan adalah:

Alat Komunikasi Internal dan Eksternal

Salah satu fungsi dokumen perusahaan adalah alat komunikasi untuk internal maupun eksternal perusahaan. Dokumen tersebut memungkinkan informasi untuk disebarkan secara efektif kepada semua pihak yang berkepentingan. Contohnya adalah dokumen kebijakan perusahaan untuk karyawan internal, atau dokumen kerja sama bisnis untuk partner bisnis. Dokumen yang jelas dan terstruktur mendukung komunikasi agar berlangsung lancar serta meminimalisir kesalahpahaman yang dapat merugikan perusahaan.

Membuktikan Kredibilitas Perusahaan

Saat mendirikan suatu perusahaan, dokumen seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), NPWP, Akta Pendirian Perusahaan diperlukan untuk mendukung perizinan kegiatan usaha. Dokumen ini menunjukkan bahwa suatu bisnis dinyatakan sah di mata hukum, sehingga membuktikan kredibilitas bisnis di mata partner bisnis, pelanggan, atau publik.

Bukti Pertanggungjawaban Perusahaan

Perusahaan memiliki berbagai bentuk pertanggungjawaban dalam bentuk laporan. Misalnya, laporan keuangan yang mencatat segala pemasukan dan pengeluaran yang terjadi menjadi bukti pertanggungjawaban yang akan dicek saat proses audit keuangan. Dokumen lain seperti perjanjian kerja sama memuat hak dan kewajiban tiap pihak, sehingga dapat menjadi acuan jika terjadi konflik.

Keuntungan Memakai E-Meterai untuk Dokumen Perusahaan

E-Meterai atau meterai digital memiliki fungsi yang sama dengan meterai 10000 yang berbentuk fisik, yaitu untuk memberikan kekuatan hukum pada suatu dokumen. Pada penerapannya, e-Meterai digunakan untuk membayar pajak berupa bea meterai yang dikenakan pada dokumen fisik atau elektronik. Maka dari itu, dokumen elektronik dengan e-Meterai dapat menjadi alat bukti yang sah untuk keperluan persidangan. Beberapa keuntungan dari pemakaian e-Meterai untuk dokumen perusahaan adalah:

Menghindari Risiko Pemalsuan

E-Meterai lebih mampu menghindari risiko pemalsuan dibandingkan meterai fisik karena adanya tiga fitur keamanan. Tiga fitur ini meliputi kode barcode unik (overt), segel khusus dari Peruri (covert) dan pembuktian forensik langsung. Dengan memakai e-Meterai, risiko pemalsuan dokumen bisnis dapat dihindarkan. 

Pembelian dan Pembubuhan yang Lebih Mudah

Pembelian e-Meterai dilakukan secara online melalui website Peruri atau distributor resmi seperti MitraComm. Proses pembeliannya sangat mudah, sehingga perusahaan bisa mendapatkan e-Meterai dalam jumlah tertentu. Tidak hanya itu, proses pembubuhan e-Meterai untuk dokumen bisnis juga bisa dilakukan secara langsung di website pembelian e-Meterai.

Meningkatkan Efisiensi

Pemakaian meterai fisik mengharuskan Anda untuk mendatangi kantor pos untuk membeli meterai fisik. Jenis meterai ini juga rentan mengalami kehilangan atau kerusakan. Dengan e-Meterai, jumlah meterai digital yang sudah dibeli dapat diakses dengan mudah melalui perangkat handphone atau komputer yang terhubung dengan internet. Kemudahan ini sangat penting untuk meningkatkan efisiensi di dalam perusahaan.

MitraComm: Penyedia E-Meterai Resmi untuk Segala Kebutuhan Anda

E-Meterai hadir sebagai inovasi yang lebih modern dan canggih dari meterai fisik. Meterai elektronik ini tidak hanya menawarkan kemudahan dalam pembelian dan pembubuhannya, tetapi juga menjamin keamanannya dengan fitur keamanan berlapis. Pemakaian e-Meterai tidak hanya ditujukan untuk kebutuhan individu, tetapi juga untuk keperluan internal perusahaan. MitraComm Ekasarana berperan sebagai distributor resmi yang menyediakan e-Meterai berkualitas dengan keamanan terjamin untuk berbagai dokumen bisnis Anda. Pemakaian e-Meterai asli memastikan dokumen bisnis Anda sah di mata hukum serta terhindar dari risiko pemalsuan. MitraComm juga menghadirkan proses pembelian dan pembubuhan yang mudah dan praktis, sehingga perusahaan bisa mendapatkan meterai yang dibutuhkan dengan cepat. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com atau kunjungi website https://mitracomm.e-meterai.co.id/ untuk mulai membeli dan membubuhkan e-Meterai secara resmi dan terpercaya. Editor: Cardila Ladini

Customer Support: Solusi Customer Service yang Jarang Diketahui

Saat ini, keberhasilan suatu bisnis seringkali ditentukan oleh seberapa baik dalam merespon dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Hal ini termasuk dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada pelanggan. Pelayanan yang efektif tidak hanya meningkatkan loyalitas, tetapi juga berkontribusi dalam mewujudkan citra perusahaan yang positif. Salah satunya adalah dengan menghadirkan customer support untuk memecahkan masalah pelanggan dengan efektif. Harapan pelanggan yang semakin tinggi membuat banyak perusahaan juga dituntut untuk tidak hanya menyediakan solusi yang cepat dan akurat, tetapi juga untuk menciptakan pengalaman yang menyenangkan. Kenali lebih lanjut tentang apa itu customer support serta bagaimana jenis pelayanan ini dapat membantu terciptanya pengalaman berkesan bagi pelanggan.

Apa Itu Customer Support?

Customer support adalah bagian dari customer service yang berfokus dalam menyelesaikan masalah pelanggan saat menggunakan produk atau layanan yang sudah dibeli. Perannya adalah untuk membantu pelanggan mendapatkan solusi atas masalah yang dialami. Mereka cenderung menangani masalah teknis terkait produk atau layanan perusahaan, seperti misalnya ketika fitur produk tidak bekerja sebagaimana mestinya. Guna menyelesaikan masalah pelanggan dengan baik, seorang agen customer support perlu memiliki pemahaman mendalam seputar produk dan layanan perusahaan. Kemampuan dasar customer service seperti kemampuan komunikasi dan mendengarkan secara aktif juga dibutuhkan untuk pelayanan yang efisien dan solutif.

Apa Bedanya Customer Support dan Customer Service?

Baik customer support dan customer service sama-sama berfokus dalam memberikan pengalaman pelanggan yang memuaskan saat berinteraksi dengan perusahaan. Namun, perbedaan keduanya terletak pada proses pelaksanaan serta jenis bantuan yang disediakan.  Customer service adalah konsep pelayanan pelanggan yang lebih luas. Konsep customer service merujuk pada semua interaksi untuk meningkatkan pengalaman pelanggan serta membentuk hubungan yang baik dengan pelanggan. Pada pelaksanaannya, customer service lebih sering menjadi pihak yang menjangkau pelanggan terlebih dahulu. Pelayanan yang diberikan juga cenderung lebih luas, mulai dari pemberian bantuan, menanggapi pertanyaan umum, penanganan keluhan, dan layanan lainnya untuk mengoptimalkan pengalaman pelanggan.  Sementara customer support merupakan konsep pelayanan pelanggan yang lebih sempit. Jenis pelayanan ini merupakan bagian dari customer service. Jenis pelayanan ini lebih berfokus dalam menyelesaikan masalah yang dialami pelanggan terkait produk atau layanan perusahaan. Namun, tugas customer support seringkali termasuk ke dalam tugas customer service. Jadi, kedua jenis pelayanan ini dapat dianggap sebagai dua hal yang sama. 

Apa Saja Tugas dan Tanggung Jawab Customer Support?

Tugas dan tanggung jawab customer support berkisar dalam menanggapi masalah yang muncul pada produk atau layanan saat digunakan pelanggan. Beberapa contoh tugas dan tanggung jawab tersebut adalah:

Memecahkan Masalah Pada Produk atau Layanan

Tim customer support berperan sebagai penyedia solusi teknis jika pelanggan mengalami isu saat memakai produk atau layanan. Tim ini juga akan memandu pelanggan dalam mengatasi masalah yang dialami. Dalam hal ini, mereka dapat menghubungi tim lain seperti IT atau product development yang berkaitan dengan masalah teknis tersebut, sehingga dapat menyajikan solusi yang lebih sesuai. 

Menanggapi Pertanyaan dan Keluhan Pelanggan

Pertanyaan atau keluhan pelanggan terkait pemakaian produk atau layanan adalah hal yang sering terjadi. Customer support berperan penting untuk menanggapi semua pertanyaan dan keluhan pelanggan dengan baik. Mereka juga memastikan pertanyaan dan keluhan tersebut sudah diselesaikan dengan efisien.

Menyediakan Informasi Produk atau Layanan

Customer support juga bertindak jika pelanggan membutuhkan informasi tentang cara menggunakan produk atau layanan. Hal ini juga termasuk menjelaskan fitur yang ada pada produk atau layanan. Informasi yang diberikan haruslah akurat dan terperinci, tetapi mudah dipahami oleh pelanggan. 

Mendokumentasikan Pertanyaan, Keluhan, dan Masalah

Setiap pertanyaan, keluhan, dan masalah yang masuk perlu didokumentasikan sebagai bahan evaluasi di masa depan. Hal ini juga dibutuhkan untuk mengumpulkan customer feedback yang masuk. Agen customer support juga dapat mengecek pola masalah yang muncul pada pelanggan, seperti misalnya komplain malfungsi fitur yang muncul dalam waktu berdekatan. Hasil dokumentasi ini dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas produk atau layanan.

Mengapa Perusahaan Perlu Memiliki Customer Support?

Guna menyajikan pelayanan yang lebih optimal, perusahaan perlu mengambil langkah lebih jauh dengan tidak hanya menghadirkan customer service, tetapi juga pelayanan tambahan seperti customer support. Beberapa alasan mengapa perusahaan perlu menyediakan customer support adalah:

Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Bukan hal yang aneh jika pelanggan ingin pertanyaan mereka segera direspons dengan cepat dan akurat. Jika pertanyaan pelanggan dibiarkan tidak terjawab dalam waktu lama atau tidak dijawab dengan tepat hanya akan menimbulkan rasa frustasi dari pelanggan. Masalah teknis pada produk atau layanan mungkin akan sulit dijawab dengan baik oleh customer service. Di sinilah peran customer support untuk menanggapi berbagai masalah teknis dengan baik.

Mendorong Retensi Pelanggan

Pelanggan yang puas cenderung akan kembali melakukan pembelian produk atau layanan perusahaan. Salah satu faktor kepuasan dapat berasal dari pelayanan yang responsif dan solutif. Kepuasan pelanggan dapat berubah menjadi loyalitas, di mana pelanggan aktif melakukan pembelian berulang hingga menjadi brand ambassador yang mempromosikan perusahaan secara sukarela. 

Menciptakan Reputasi Positif

Banyak pelanggan membagikan pengalaman positif saat berinteraksi dengan perusahaan melalui media sosial atau platform review. Hal ini juga berlaku saat pelanggan mengalami pengalaman buruk. Pelayanan customer support sangat penting untuk memecahkan masalah teknis pelanggan dengan solutif. Melalui pelayanan ini, perusahaan dapat turut membangun reputasi positif di mata pelanggan maupun publik.

Menghadirkan Insight Seputar Produk atau Layanan

Saat pelanggan menyampaikan masalah melalui customer support, perusahaan dapat melihat insight tentang apa yang perlu dikembangkan dari produk atau layanan. Insight dari pelanggan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas produk atau layanan hingga mengembangkan inovasi yang memenuhi kebutuhan pelanggan.

Optimalkan Pelayanan Pelanggan Anda dengan Layanan Contact Center Terlengkap dari Mitracomm!

Kunci pengalaman pelanggan yang berkualitas adalah agen kompeten dan berpengalaman yang mampu menangani masalah pelanggan dengan baik. MitraComm memahami pentingnya pelayanan berkualitas untuk menjaga loyalitas pelanggan. Maka dari itu, MitraComm menawarkan layanan fully managed service yang merupakan bagian dari layanan contact center outsourcing Pada layanan fully managed service, MitraComm mengelola semua aspek yang dibutuhkan dalam menjalankan contact center untuk bisnis, termasuk manajemen infrastruktur, sistem, IT, hingga agen-agen contact center yang profesional dan terlatih. Dengan demikian, Anda dapat berfokus pada kegiatan bisnis utama sementara MitraComm menangani operasional contact center melalui layanan fully managed service. Untuk informasi lebih lanjut tentang layanan fully managed service, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com. Editor: Irnadia Fardila

Customer Delight: Strategi Melampaui Ekspektasi Pelanggan

Pelanggan merupakan aset berharga bagi setiap bisnis. Namun, ketika semua bisnis bersaing untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, Anda memerlukan komponen penting agar lebih unggul dibandingkan kompetitor. Komponen penting ini adalah customer delight. Anda tidak hanya memenuhi ekspektasi pelanggan, tetapi melampaui ekspektasi dengan membuat pelanggan merasa istimewa dan terkesan dengan produk atau layanan yang diberikan. Customer delight berperan penting dalam membangun loyalitas pelanggan, meningkatkan reputasi bisnis, hingga mendorong promosi secara sukarela dari pelanggan setia. Kenali lebih lanjut tentang apa itu customer delight serta cara menerapkannya dalam strategi bisnis Anda. 

Apa yang Dimaksud dengan Customer Delight?

Customer delight adalah pendekatan bisnis dengan berusaha melampaui harapan pelanggan untuk menciptakan pengalaman memuaskan saat berinteraksi dengan produk, layanan, atau perusahaan. Pendekatan ini lebih dari sekedar memberikan kepuasan pelanggan, tetapi memberikan kesan positif yang mendalam dan membuat pelanggan bahagia.  Sebagai contoh, saat pelanggan membeli produk, pelanggan tidak hanya mendapatkan produk, tetapi juga hadiah tambahan atau diskon yang tidak terduga. Hal ini menunjukkan upaya bisnis untuk tidak hanya memenuhi, tetapi melampaui ekspektasi pelanggan. Penerapan pendekatan bisnis ini sangat penting untuk menjaga retensi dan loyalitas pelanggan.

Apa Saja Manfaat Customer Delight Bagi Bisnis?

Customer delight berfokus dalam memprioritaskan kebutuhan pelanggan dan melebihi harapan mereka terhadap produk, layanan, atau perusahaan. Dengan demikian, perusahaan dapat meningkatkan keunggulan kompetitif hingga mendorong pertumbuhan bisnis menjadi lebih optimal. Beberapa manfaat yang bisa dirasakan perusahaan dari penerapan customer delight adalah:

Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

Tujuan utama dari penerapan customer delight adalah meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap perusahaan. Dalam hal ini, perusahaan perlu memenuhi lebih dari apa yang pelanggan harapkan, seperti memberikan kejutan berupa diskon, promosi, atau hadiah tambahan. Cara ini membuat pelanggan kembali melakukan pembelian karena ingin mendapatkan pengalaman berkesan lainnya di pembelian selanjutnya. 

Mendukung Reputasi Bisnis

Pengalaman positif yang dirasakan pelanggan melalui customer delight akan berkontribusi terhadap reputasi perusahaan yang positif. Tidak jarang pelanggan yang merasa puas menjadi brand ambassador yang secara sukarela mempromosikan bisnis kepada orang lain. Promosi yang jujur dari berbagai pelanggan yang puas akan turut membangun reputasi dan kredibilitas bisnis yang baik di mata pelanggan dan publik.

Menghemat Biaya

Mempertahankan pelanggan yang puas cenderung lebih hemat biaya dibandingkan harus mendapatkan pelanggan baru secara terus menerus. Pelanggan yang puas sudah memahami kualitas produk atau layanan yang ditawarkan, sehingga lebih berpotensi melakukan pembelian berulang di masa depan. 

Meningkatkan Keunggulan Kompetitif

Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, customer delight merupakan komponen penting yang membedakan bisnis dari kompetitor. Dengan memberikan pelayanan yang melampaui ekspektasi pelanggan, perusahaan dapat menciptakan value tambahan agar lebih unggul dibandingkan kompetitor. 

Bagaimana Cara Mengukur Customer Delight?

Guna mengukur keberhasilan customer delight, metode kualitatif dan kuantitatif dapat digabungkan untuk melihat hasil yang lebih menyeluruh. Beberapa contoh metode yang bisa Anda gunakan adalah:
  • Net Promoter Score (NPS): Metode Net Promoter Score (NPS) mengukur loyalitas pelanggan dengan mengetahui seberapa besar keinginan pelanggan untuk merekomendasikan bisnis Anda kepada orang lain dari skala 0 sampai 10. Skor yang tinggi dapat menunjukkan customer delight karena kepuasan dan hubungan emosional pelanggan terhadap bisnis.
  • Customer Satisfaction Score (CSAT): Customer Satisfaction Score (CSAT) adalah metode sederhana untuk mengukur apakah bisnis Anda memenuhi atau melampaui ekspektasi pelanggan. Misal, dengan memakai skala 1-5, Anda dapat menanyakan apakah pelanggan puas dengan produk atau layanan yang ditawarkan. Meskipun customer satisfaction dan delight tidak sama, angka yang tinggi dapat mengindikasikan customer delight.
  • Customer Feedback: Mengumpulkan feedback dari pelanggan adalah metode kualitatif untuk mengukur kesuksesan customer delight. Feedback bisa dikumpulkan melalui survei, wawancara, hingga focus group. Gunakan pertanyaan terbuka untuk membantu pelanggan dalam menjelaskan perasaan dan pengalaman mereka.
  • Social Listening: Metode social listening adalah proses memantau dan menganalisis percakapan di media sosial atau platform review. Melalui metode ini, perusahaan mendapatkan insight seputar sentimen dan preferensi pelanggan hingga mengidentifikasi tingkat kepuasan pelanggan terhadap bisnis.

Seperti Apa Strategi untuk Menerapkan Customer Delight?

Penerapan customer delight perlu dilakukan secara konsisten untuk menciptakan pengalaman positif dan berkesan yang membuat pelanggan merasa dihargai. Langkah-langkah yang bisa Anda lakukan adalah:

Berikan Pelayanan yang Tanggap dan Responsif

Tidak ada pelanggan yang ingin menunggu lama saat menyampaikan pertanyaan atau keluhan kepada perusahaan. Memberikan kualitas pelayanan pelanggan yang tanggap dan responsif diperlukan dalam strategi penerapan customer delight. Masalah apapun yang dialami pelanggan, baik masalah kecil maupun besar, perlu ditanggapi dengan serius dan empati. Hal ini menunjukkan kesiapan dalam menangani masalah yang dihadapi pelanggan.

Buat Pengalaman yang Dipersonalisasi

Membuat pengalaman yang dipersonalisasi untuk tiap pelanggan dibutuhkan untuk menciptakan pengalaman positif dan berkesan. Untuk melakukannya, Anda dapat menyebutkan nama pelanggan dalam tiap pesan atau email kepada pelanggan, hingga mengirimkan penawaran yang sesuai dengan pain points atau kebutuhan mereka. Misal, melalui e-commerce, Anda dapat menawarkan produk sesuai dengan pencarian terakhir pelanggan.

Dengarkan Masukan dari Pelanggan

Masukan dari pelanggan dapat menjadi insight untuk meningkatkan kualitas produk atau layanan perusahaan. Namun, Anda tidak hanya mendengarkan, tetapi bertindak berdasarkan masukan tersebut. Hal ini menunjukkan bagaimana perusahaan menghargai setiap masukan dari pelanggan.

Berikan Kejutan Kepada Pelanggan

Kejutan kecil berupa hadiah atau penawaran merupakan strategi menarik untuk membangun persepsi positif tentang brand Anda. Misal, ketika pelanggan membeli produk dalam jumlah tertentu, Anda dapat memberikan hadiah tambahan. Kejutan lainnya dapat berupa diskon atau penawaran untuk tanggal khusus, seperti tanggal ulang tahun. 

Ciptakan Pengalaman Pelanggan yang Berkesan di Tiap Interaksi Bersama MitraComm!

Salah satu cara untuk mengoptimalkan customer delight adalah melalui pelayanan pelanggan yang luar biasa. Dalam hal ini, penting untuk menempatkan agen contact center handal dan berpengalaman yang mampu memberikan kesan mendalam kepada pelanggan. MitraComm Business Process Service (MBPS) hadir sebagai mitra terpercaya untuk membantu perusahaan menciptakan pengalaman berkesan.  MitraComm menawarkan layanan contact center outsourcing dengan agen profesional untuk memberikan pengalaman pelanggan berkualitas tinggi dan konsisten di tiap interaksi. Dengan pengalaman lebih dari 12 tahun, agen contact center kami menangani klien dari berbagai industri, mulai dari e-commerce, telecommunications, layanan keuangan, perbankan, transportasi, dan sebagainya. Anda dapat memilih layanan contact center outsourcing yang sesuai dengan kebutuhan bisnis, mulai dari Fully Managed Service, Partial Managed Service, dan Labour Supply Untuk informasi lebih lanjut seputar layanan contact center outsourcing, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com Editor: Cardila Ladini

Helpdesk: Layanan Responsif untuk Atasi Masalah Pelanggan

Pelayanan pelanggan merupakan salah satu aspek krusial bagi setiap bisnis. Bagaimana sebuah perusahaan berinteraksi dengan pelanggan dapat menentukan keberhasilan dan kegagalan mereka. Interaksi yang baik akan menciptakan pengalaman positif, yang mana berkontribusi terhadap citra positif perusahaan di mata pelanggan dan publik. Salah satu cara untuk memfasilitasi interaksi dengan pelanggan adalah melalui helpdesk. Help desk dapat diibaratkan sebagai pintu gerbang bagi pelayanan pelanggan. Sebagai sebuah platform penyedia bantuan, help desk menjadi tempat pertama di mana pelanggan berinteraksi untuk mendapatkan bantuan atau informasi yang dibutuhkan. Sebuah help desk yang efektif tidak hanya mampu memberikan solusi tepat, tetapi juga menciptakan pengalaman pelanggan yang berkesan di tiap interaksinya. Pahami lebih lanjut tentang apa itu helpdesk serta manfaatnya bagi bisnis!

Apa Itu Helpdesk?

Layanan helpdesk adalah kontak pertama pelanggan atau karyawan yang membutuhkan solusi atas masalah teknis yang sedang dihadapi. Layanan ini banyak digunakan untuk memecahkan isu teknis hingga menyelesaikan masalah terkait produk atau layanan perusahaan. Operasional helpdesk dapat dijalankan secara langsung atau virtual. Helpdesk yang dijalankan secara langsung memiliki staf call center yang mengelola pertanyaan pelanggan atau karyawan di lokasi tertentu. Sementara help desk virtual terdiri atas agen yang tersedia melalui berbagai channel, seperti telepon, email, livechat, atau media sosial. Pada pelaksanaannya, help desk menyediakan real-time support yang bersifat jangka pendek. Maka dari itu, help desk berperan penting dalam meningkatkan pengalaman pelanggan dengan menyediakan layanan yang tanggap serta penyelesaian masalah yang efisien. Lebih jauh, help desk juga berperan dalam peningkatan tingkat customer delight dan loyalitas pelanggan.

Apa Saja Tugas Helpdesk?

Tugas utama helpdesk berfokus untuk memastikan pemecahan masalah dan pemberian bantuan yang tanggap untuk pelanggan atau karyawan. Hal ini penting untuk menjaga kelancaran operasional bisnis serta kualitas pelayanan pelanggan yang tinggi. Adapun tugas-tugas helpdesk adalah:

Menanggapi Pertanyaan dan Pengaduan yang Masuk

Pelanggan dapat mendatangi helpdesk untuk menyampaikan pertanyaan atau pengaduan terkait produk atau layanan perusahaan melalui channel seperti telepon, live chat, email, hingga media sosial. Respon yang akurat dan tanggap penting untuk menjaga kepercayaan pelanggan. Pertanyaan dan pengaduan yang masuk kemudian didokumentasikan jika terjadi situasi yang sama di masa depan.

Pembuatan dan Pengelolaan Tiket

Pertanyaan dan pengaduan yang masuk umumnya dibuatkan tiket di dalam sistem. Tiket ini nantinya dapat diserahkan kepada agen yang tepat untuk menjawab pertanyaan atau pengaduan yang masuk. Selanjutnya, tiket diurutkan berdasarkan jenis masalah, tingkat keparahan, hingga urgensi. Tiket juga digunakan untuk melacak pertanyaan atau pengaduan yang sudah selesai ditanggapi, sehingga menjaga efisiensi operasional helpdesk.

Pelaporan dan Analisis

Guna mengetahui efisiensi helpdesk, pelaporan dan analisis digunakan untuk melihat metrik seperti produktivitas agen, kepuasan pelanggan, hingga first-call resolution rate. Hasil metrik ini dapat menjadi evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan selanjutnya.

Apa Perbedaan Antara Helpdesk dan Customer Service?

Baik help desk maupun customer service sama-sama bertujuan untuk membantu pemecahan masalah yang dihadapi individu. Namun, perbedaan keduanya terletak pada aspek yang ditangani serta lingkup pelayanannya. Customer service memiliki cakupan yang cenderung lebih luas. Customer service tidak hanya menangani masalah pelanggan, tetapi berfokus pada interaksi dan pengalaman pelanggan secara keseluruhan. Agen customer service berfokus dalam menanggapi pertanyaan umum, penanganan keluhan, hingga membangun hubungan dengan pelanggan. Target pelayanan customer service juga hanya ditujukan kepada pelanggan sebagai pihak eksternal. Sementara help desk lebih berorientasi pada penyelesaian masalah teknis terkait produk atau layanan perusahaan. Pertanyaan yang ditangani cenderung lebih spesifik dengan mengacu pada teknis produk atau layanan, seperti masalah software, cara pemasangan, atau troubleshooting. Help desk bertugas untuk memberikan solusi cepat agar pengguna dapat kembali menggunakan produk atau layanan tanpa hambatan. Maka dari itu, help desk berfungsi sebagai titik kontrak pertama ketika pengguna mengalami masalah teknis. Dibandingkan dengan customer service, help desk dapat ditujukan kepada pihak internal seperti karyawan atau eksternal seperti pelanggan.

Apa Manfaat Memiliki Helpdesk untuk Bisnis?

Penyediaan helpdesk dapat mempermudah pelanggan dalam menjangkau perusahaan terkait masalah teknis yang sedang dialami. Berbagai manfaat yang bisa dirasakan perusahaan dari adanya helpdesk adalah:

Mendorong Kepuasan Pelanggan

Bayangkan seorang pelanggan mengalami masalah saat menggunakan suatu produk, tetapi perusahaan tidak menyediakan layanan helpdesk. Persepsi pelanggan terhadap perusahaan dapat memburuk karena tidak adanya layanan yang siap mengatasi masalah mereka. Helpdesk sangat penting sebagai kontak utama pelanggan saat menghadapi suatu masalah. Pelayanan yang akurat dan cepat tanggap akan mengurangi rasa frustasi serta mendorong kepuasan pelanggan.

Pengelolaan Pertanyaan dan Pengaduan yang Efisien

Helpdesk berfungsi sebagai  layanan untuk mengelola pertanyaan dan pengaduan teknis dari pelanggan atau karyawan. Hal ini membuat helpdesk berguna untuk menyediakan respon secara cepat dan efisien. Helpdesk juga mengurangi waktu yang dihabiskan untuk menyelesaikan masalah dengan berbagai fitur dan teknologi otomatisasi. Agen help desk pun dapat lebih produktif dalam menanggapi pertanyaan dan pengaduan yang masuk.

Mendukung Skalabilitas Bisnis

Seiring dengan pertumbuhan bisnis, perusahaan akan membutuhkan bantuan yang memadai untuk menanggapi pertanyaan atau keluhan pelanggan. Helpdesk yang dirancang dengan baik dapat turut menjadi strategi pelayanan bisnis yang efektif. Misal, perusahaan menambahkan fitur self-service seperti FAQ atau knowledge base agar pelanggan dapat menemukan solusinya sendiri. Jadi, agen helpdesk dapat menangani peningkatan permintaan yang masuk tanpa menurunkan kualitas layanan.

MitraComm: Mitra Contact Center Outsourcing Andalan untuk Layanan Helpdesk yang Unggul

MitraComm Business Process Service (MBPS) merupakan mitra terpercaya dengan pengalaman lebih dari 12 tahun untuk menyediakan layanan contact center outsourcing. Pengalaman agen contact center kami meliputi industri perbankan, asuransi, telekomunikasi, e-commerce, hingga industri lainnya. Agen profesional dari MitraComm memastikan pelanggan Anda mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Tidak hanya itu, kami juga menjamin kualitas pelayanan yang tinggi serta konsisten di tiap interaksi dengan pelanggan. Layanan contact center outsourcing MitraComm menyediakan beberapa pilihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda. Layanan kami meliputi Partial Managed Service, Fully Managed Service, dan Labour Supply Untuk informasi lebih lanjut seputar layanan contact center outsourcing, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com. Editor: Cardila Ladini

Customer Oriented: Jadikan Pelanggan Sebagai Prioritas Utama

Saat ini, memahami kebutuhan dan ekspektasi pelanggan bukan lagi sebuah pilihan, melainkan menjadi suatu keharusan. Pelanggan berkontribusi besar dalam menggerakkan roda pendapatan dan menjaga bisnis tetap berlangsung. Maka dari itu, penting bagi perusahaan untuk menempatkan pelanggan sebagai prioritas utama dalam setiap aspek dalam operasional perusahaan. Pendekatan bisnis yang memprioritaskan pelanggan kemudian dikenal sebagai customer oriented atau berorientasi kepada pelanggan. Pendekatan yang berorientasi kepada pelanggan berpengaruh dalam membangun loyalitas pelanggan, meningkatkan pangsa pasar, dan mencapai keberhasilan jangka panjang. Kenali lebih lanjut tentang apa itu customer oriented, keuntungannya, dan cara menerapkannya di lingkup bisnis.

Apa yang Dimaksud dengan Customer-Oriented?

Customer oriented, atau berorientasi kepada pelanggan, adalah pendekatan dan strategi pelayanan bisnis yang berusaha menempatkan kebutuhan pelanggan di atas kebutuhan bisnis. Perusahaan dengan pendekatan customer oriented menyusun strategi dan operasional bisnis untuk memahami dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Pada pendekatan yang berorientasi pada pelanggan, perusahaan berfokus memecahkan masalah pelanggan dibandingkan mengejar target bisnis sendiri. Hal ini termasuk mendengarkan masukan pelanggan, memahami preferensi mereka, hingga menyesuaikan produk atau layanan dengan kebutuhan pelanggan. Hasilnya adalah pengalaman pelanggan yang positif serta meningkatnya kepuasan pelanggan terhadap perusahaan.

Apa Saja Keuntungan dari Menerapkan Customer-Oriented?

Pelanggan merupakan salah satu kunci untuk mendukung operasional perusahaan agar tetap berjalan optimal. Maka dari itu, penerapan customer oriented dibutuhkan untuk menjaga kesetiaan pelanggan serta meningkatkan keunggulan kompetitif. Pendekatan customer oriented menghadirkan serangkaian keuntungan lainnya bagi perusahaan, seperti:

Meningkatkan Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan

Pelanggan yang bahagia adalah tanda kepuasan pelanggan terhadap apa yang ditawarkan perusahaan. Hal ini dapat terjadi jika perusahaan berfokus untuk memahami dan melampaui ekspektasi pelanggan, yang nantinya akan berdampak pada peningkatan tingkat customer delight. Customer delight merupakan aspek yang berperan penting untuk menghadirkan kepuasan pelanggan. Saat pelanggan merasa dihargai dan dimengerti, mereka akan menjadi pelanggan loyal dan merekomendasikan produk secara sukarela kepada orang lain.

Keunggulan Kompetitif

Perusahaan dengan pendekatan customer oriented memprioritaskan kebutuhan pelanggan dalam tiap strategi bisnis. Artinya, perusahaan memahami target audience yang dituju dan menyesuaikan produk dengan kebutuhan pelanggan. Inovasi produk yang mampu menyelesaikan pain points pelanggan akan menghadirkan keunggulan dibandingkan dengan kompetitor.

Menciptakan Reputasi Positif

Selain melalui produk, customer oriented juga bisa ditunjukkan melalui customer service yang baik. Artinya adalah memberikan pelayanan yang responsif, solutif, serta mampu berempati dengan pelanggan. Hal ini akan berdampak pada pengalaman yang positif. Pelanggan akan secara sukarela membagikan pengalamannya di media sosial atau platform lainnya, sehingga menghasilkan reputasi perusahaan yang positif.

Seperti Apa Ciri-Ciri Bisnis yang Customer Oriented?

Perusahaan yang menerapkan pendekatan customer oriented akan selalu berfokus melibatkan kebutuhan pelanggan dalam tiap strategi bisnis. Penerapan ini berkontribusi besar dalam membangun hubungan yang kuat dan berkelanjutan dengan pelanggan. Beberapa ciri-ciri bisnis yang menerapkan pendekatan customer oriented adalah:
  • Personalisasi: Pendekatan customer oriented artinya menyesuaikan interaksi, produk, atau layanan yang ditawarkan agar sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Personalisasi ini bermanfaat untuk menciptakan pengalaman yang unik bagi tiap pelanggan.
  • Pelanggan Sebagai Landasan Pengambilan Keputusan: Setiap keputusan bisnis dibuat dengan mempertimbangkan dampaknya kepada pelanggan. Pengambilan keputusan juga dilakukan dengan memahami kebutuhan, preferensi, dan masukan pelanggan.
  • Empati Sebagai Core Value: Berempati artinya berusaha memahami masalah dari perspektif pelanggan. Menetapkan empati sebagai core value memungkinkan perusahaan untuk mengatasi masalah pelanggan dengan solutif serta membangun hubungan yang baik dengan pelanggan.
  • Kualitas Pelayanan yang Konsisten: Pelanggan tentunya mengharapkan pengalaman yang konsisten saat berinteraksi dengan perusahaan di berbagai channel. Konsistensi sangat penting untuk membangun kepercayaan dan hubungan jangka panjang dengan pelanggan.
  • Mendengarkan Feedback: Feedback pelanggan dapat berisi pengalaman mereka saat berinteraksi dengan perusahaan. Jadikan feedback sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan produk kepada pelanggan.

Bagaimana Cara Menerapkan Customer-Oriented dalam Bisnis?

Guna melaksanakan pendekatan customer oriented dengan efektif, perusahaan perlu merancang customer oriented strategy yang menempatkan pelanggan pada pusat kegiatan bisnis. Beberapa langkah untuk menerapkan customer oriented adalah:

Pahami Kebutuhan Pelanggan

Langkah pertama dalam menerapkan pendekatan customer oriented adalah memahami kebutuhan target pelanggan. Informasi atau masukan pelanggan bisa dikumpulkan melalui survei, wawancara, hingga interaksi media sosial untuk mengetahui ekspektasi dan kebutuhan pelanggan. Anda juga dapat membuat buyer persona berisi profil mendetail tentang pelanggan ideal Anda. Buyer persona mencakup demografi, tujuan yang ingin dicapai, pain points, hingga perilaku pembelian.

Bangun Tim yang Tepat

Merekrut orang-orang yang tepat diperlukan untuk menjamin keberhasilan strategi customer oriented. Karyawan yang berinteraksi dengan pelanggan haruslah orang-orang dengan sikap empati dan kepedulian yang tinggi serta kemampuan komunikasi yang kuat. Semua kualitas ini dibutuhkan untuk menciptakan interaksi yang positif dengan pelanggan. Anda juga perlu membangun lingkungan kerja yang positif di mana karyawan merasa dihargai. Karyawan yang bahagia cenderung memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan.

Tetapkan Standar yang Berorientasi Pada Pelanggan

Selanjutnya adalah menetapkan standar kualitas pelayanan berdasarkan ekspektasi pelanggan. Standar ini dapat berupa metrik seperti Customer Satisfaction Score (CSAT) atau Net Promoter Score (NPS). Metrik ini dibutuhkan untuk menguji seberapa baik pelayanan yang diberikan kepada pelanggan. Hasil metrik dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan secara berkala.

Wujudkan Pengalaman Positif untuk Pelanggan

Pengalaman pelanggan saat berinteraksi dengan perusahaan dapat membentuk persepsi terhadap perusahaan. Satu saja interaksi buruk dapat menurunkan reputasi perusahaan di mata pelanggan. Wujudkan pengalaman positif dengan cara merespon pertanyaan dan keluhan pelanggan dengan tanggap, hingga menyediakan layanan yang dipersonalisasi kepada pelanggan. Salah satu cara yang dapat diterapkan yaitu dengan menyediakan helpdesk yang fokus melayani kebutuhan dan keluhan pelanggan. 

Wujudkan Pengalaman Pelanggan yang Luar Biasa dengan Contact Center Outsourcing MitraComm!

Pelanggan yang puas menunjukkan keberhasilan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan dan ekspektasi mereka. Salah satu caranya adalah melalui contact center sebagai channel untuk berinteraksi dengan pelanggan. Kualitas pelayanan sangat berpengaruh terhadap citra perusahaan di mata pelanggan dan publik. MitraComm Business Process Service (MBPS) menawarkan contact center outsourcing yang dapat membantu bisnis Anda meningkatkan pengalaman pelanggan. Tim kami merupakan agen profesional yang terlatih dan berpengalaman. Kami dapat memastikan pelayanan yang memuaskan dan konsisten di tiap interaksi dengan pelanggan. Layanan contact center outsourcing MBPS dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda, mulai dari Partial Managed Service, Fully Managed Service, hingga Labour Supply. Jadi, tunggu apalagi? Segera hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com untuk informasi lebih lanjut seputar layanan contact center outsourcing. Editor: Cardila Ladini

Efisiensi Transaksi Pembayaran Digital dengan Biller Aggregator

Kegiatan bisnis sehari-hari tidak terlepas dari adanya transaksi pembayaran. Yang dimaksud dengan transaksi pembayaran bagi perusahaan adalah proses pembayaran yang dilakukan sebagai imbalan atas jasa atau produk yang telah diberikan kepada pelanggan. Saat ini, transaksi tidak hanya terbatas pada pembayaran secara tunai, tetapi juga secara non-tunai, seperti transfer bank, e-wallet, virtual account, kode QR, kartu kredit, kartu debit, dan sebagainya. Seiring dengan berjalannya waktu, transaksi digital mulai banyak diminati karena kemudahan dan kecepatan dalam mewadahi proses pembayaran antara bisnis dengan pelanggan. Bagi perusahaan yang menangani berbagai macam metode pembayaran, biller aggregator dapat menjadi solusi menarik untuk pengelolaan transaksi yang lebih efisien.  Biller aggregator bertindak sebagai perantara antara perusahaan dengan berbagai penyedia metode pembayaran. Ketahui lebih lanjut bagaimana biller aggregator membuat pengelolaan transaksi pembayaran digital menjadi lebih mudah dan efisien bagi perusahaan.

Bagaimana Transaksi Pembayaran Digital Diproses?

Transaksi pembayaran melibatkan serangkaian langkah untuk memindahkan dana milik pembeli ke rekening milik penjual untuk membeli suatu produk atau jasa. Proses pembayaran dapat berbeda-beda, tergantung dari faktor seperti apakah pembayaran dilakukan secara langsung atau online, channel pembayaran yang digunakan, serta metode pembayaran seperti kartu kredit , kartu debit, QRIS, e-wallet, dan sebagainya Pada awal transaksi, pelanggan akan memilih metode yang tersedia, seperti misalnya kartu debit, QRIS, kartu kredit, e-wallet, dan sebagainya. Detail informasi dari metode pembayaran yang dipilih akan dikirimkan melalui payment gateway menggunakan sistem enkripsi.  Selanjutnya, payment gateway akan mengirimkan detail transaksi ke bank milik penjual atau perusahaan. Bank tersebut akan memverifikasi apakah pelanggan memiliki dana yang cukup untuk menyelesaikan pembayaran.  Status persetujuan atau penolakan transaksi akan dikirimkan oleh bank kepada penjual atau perusahaan. Jika transaksi disetujui, maka penjual atau perusahaan dapat melanjutkan proses penjualan dengan pelanggan. Jika transaksi ditolak, kode penolakan akan dikirimkan kepada penjual atau perusahaan beserta alasan mengapa transaksi ditolak. Setelah transaksi berhasil diotorisasi, dana akan dipindahkan ke rekening penjual atau perusahaan. Dana berhasil diterima oleh penjual atau perusahaan, kemudian transaksi akan dinyatakan selesai.

Apa Manfaat dari Transaksi Pembayaran Digital?

Transaksi pembayaran digital menawarkan berbagai keuntungan dari segi kenyamanan, efisiensi, dan keamanan bagi pelanggan maupun bisnis. Jenis transaksi ini memanfaatkan alat seperti e-wallet, transfer bank, QRIS, kartu debit, hingga kartu kredit dibandingkan dengan uang tunai. Beberapa contoh manfaat dari pembayaran secara digital adalah:

Keamanan yang Lebih Tinggi

Proses pembayaran secara tunai seringkali dihadapkan dengan risiko seperti penipuan yang dapat merugikan perusahaan. Maka dari itu, pembayaran secara digital dinilai lebih aman karena memiliki fitur keamanan yang canggih, seperti fitur enkripsi untuk melindungi data pelanggan. Fitur keamanan lainnya seperti multi-factor authentication juga digunakan untuk membuktikan identitas pemilik rekening. 

Transaksi yang Lebih Cepat dan Mudah

Transaksi pembayaran digital memungkinkan pelanggan untuk melakukan transaksi tanpa harus terhalang jarak dan waktu. Hal ini sangat penting untuk memperluas jangkauan bisnis ke pelanggan di berbagai daerah atau negara. Sementara bisnis tidak perlu lagi mengelola transaksi yang masuk secara manual, sehingga meningkatkan efisiensi operasional bisnis.

Pengalaman Pelanggan yang Lebih Baik

Salah satu cara bisnis meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan adalah dengan menawarkan berbagai metode pembayaran kepada pelanggan. Transaksi secara digital digital dapat memfasilitasi metode pembayaran yang beragam, mulai dari transfer bank, virtual account, kode QR, kartu debit, e-wallet, dan sebagainya. Pelanggan pun dapat memilih metode sesuai dengan preferensi mereka.

Mengapa Memakai Biller Aggregator untuk Proses Transaksi Pembayaran Digital?

Biller aggregator merupakan layanan penting untuk memfasilitasi pengelolaan pembayaran yang praktis. Biller aggregator adalah layanan yang membantu perusahaan dalam memproses pembayaran produk mereka dari pelanggan melalui online payment. Biller aggregator berperan sebagai perantara antara perusahaan sebagai pemilik tagihan dengan pelanggan. Beberapa alasan mengapa biller aggregator diperlukan dalam proses transaksi pembayaran adalah:

Integrasi Mudah dengan Berbagai Metode Pembayaran

Biller aggregator dapat diintegrasikan dengan berbagai metode pembayaran, seperti misalnya transfer bank, QRIS, kartu kredit, kartu debit, e-wallet, dan sebagainya. Hal ini memudahkan pelanggan untuk membayar tagihan sesuai preferensi dan kebutuhan. Fleksibilitas dalam pilihan pembayaran akan berdampak pada kepuasan pelanggan. 

Pengelolaan Tagihan yang Mudah

Perusahaan menggunakan biller aggregator untuk mengumpulkan semua tagihan ke dalam satu platform terpusat. Semua tagihan tersebut dibayarkan menggunakan berbagai jenis metode pembayaran dari pelanggan. Dengan biller aggregator, perusahaan dapat mengelola tagihan dengan mudah tanpa harus berpindah ke tiap penyedia metode pembayaran. Transaksi pembayaran tagihan yang dikelola biller aggregator mencakup tagihan listrik, air, telepon, internet, TV, entertainment, dll.

Pelaporan dan Rekonsiliasi yang Mudah

Penting bagi pemilik tagihan untuk memastikan semua tagihan sudah dibayarkan oleh pelanggan. Perusahaan perlu mengecek semua pembayaran utang yang masuk karena akan berpengaruh pada kondisi finansial secara keseluruhan. Layanan biller aggregator memudahkan proses rekonsiliasi dan pelaporan untuk melacak semua transaksi pembayaran tagihan yang sudah dilakukan pelanggan.

Optimalkan Transaksi Pembayaran dengan Solusi Biller Aggregator dari MitraComm!

Sebagai penyedia layanan biller aggregator terkemuka di Indonesia, MitraComm Ekasarana Channel Solution (MECS) menawarkan platform terpusat untuk mengelola berbagai jenis transaksi pembayaran tagihan. Biller aggregator dari MitraComm menyediakan layanan untuk jenis tagihan utilitas (PLN, PDAM / PAM, PBB, Samsat,), tagihan telepon, entertainment seperti tagihan internet, TV berbayar, streaming, dan sebagainya, voucher game online, isi ulang dan paket data Telco, isi ulang e-wallet (OVO, Gopay, DANA, LinkAja), dan lain sebagainya.  Tidak hanya itu, MitraComm juga terhubung dengan lebih dari 500-an biller, lebih dari 40 bank payment point, lebih dari 20 PPOB serta beberapa e-commerce ternama. Platform terpusat dari biller aggregator MitraComm memungkinkan Anda untuk menerima transaksi dari berbagai metode pembayaran.  Hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com untuk informasi lebih lanjut seputar biller aggregator! Editor: Cardila Ladini

Automatic Call Distribution: Meningkatkan Efisiensi Contact Center

Pernahkah Anda menghubungi layanan call center suatu perusahaan dan harus menunggu sebentar hingga dihubungkan dengan agen call center? Situasi ini adalah hal yang sering ditemui dalam pelayanan pelanggan. Sebuah perusahaan dapat menerima banyak panggilan masuk setiap harinya. Tanpa sistem yang efisien, perusahaan akan sulit menangani semua panggilan dengan cepat dan tepat. Di sinilah peran penting Automatic Call Distribution (ACD) dalam mengelola panggilan masuk secara efektif. Automatic Call Distribution memanfaatkan software untuk mengelola dan mengarahkan panggilan masuk ke agen-agen call center yang tersedia secara otomatis. Hal ini tidak hanya berguna untuk mengurangi waktu tunggu pelanggan, tetapi juga meningkatkan produktivitas agen contact center. Kenali lebih jauh tentang apa itu sistem ACD serta keuntungan memakai sistem ini.

Apa Itu Automatic Call Distribution (ACD)?

Automatic Call Distribution system (ACD) adalah sistem yang menerima telepon masuk dan mendistribusikannya secara otomatis ke agen call center atau departemen tertentu berdasarkan kriteria yang sudah ditetapkan, seperti menurut kebutuhan penelpon, skill set agen, dan sebagainya. Misal, seorang pelanggan menelpon call center bank untuk mendapat layanan dalam bahasa Indonesia terkait layanan kartu kredit.  Melalui sistem ACD, panggilan masuk dari pelanggan dapat diarahkan berdasarkan ketersediaan agen. Proses transfer panggilan ke agen call center juga dilakukan secara otomatis. Hal ini berguna untuk mengurangi waktu tunggu selama queuing, sehingga pelanggan bisa segera mendapatkan layanan yang dibutuhkan. 

Bagaimana Cara Kerja Automatic Call Distribution?

Automatic Call Distribution software didesain untuk mengelola dan mendistribusikan panggilan masuk secara efisien ke agen call center yang tersedia. Cara kerja Automatic Call Distribution dalam menangani panggilan masuk mencakup langkah-langkah berikut, yaitu:

Identifikasi Panggilan Masuk

Sistem ACD akan menerima panggilan yang masuk. Selanjutnya, sistem akan mengidentifikasi penelpon menggunakan data seperti nomor telepon dan detail akun. Saat menelpon, pelanggan dapat mendengar menu self-service berupa Interactive Voice Response (IVR) untuk mengumpulkan detail kebutuhan melalui input pelanggan.

Call Queuing

Jika tidak ada agen yang tersedia, panggilan pelanggan akan ditempatkan dalam queuing atau antrian. Sistem ACD menentukan urutan antrian berdasarkan faktor seperti waktu tunggu dan jenis permintaan pelayanan. 

Call Routing

Proses terakhir adalah call routing, yaitu sistem yang secara otomatis menghubungkan panggilan masuk ke agen call center atau departemen tertentu berdasarkan kriteria input dari pelanggan. Call routing dalam sistem ACD juga dapat menghubungkan pelanggan ke agen manapun yang tersedia untuk mengurangi waktu tunggu.

Apa Bedanya Automatic Call Distribution dengan Interactive Voice Response (IVR)?

Automatic Call Distribution dan Interactive Voice Response (IVR) sama-sama merupakan komponen penting dalam operasional contact center modern. Namun, keduanya memiliki fungsi berbeda dalam meningkatkan pengalaman pelanggan saat berinteraksi dengan agen contact center. Sistem Automatic Call Distribution (ACD) bertujuan untuk mengarahkan panggilan masuk secara otomatis ke agen contact center tertentu berdasarkan kriteria yang sudah ditetapkan, seperti misalnya ketersediaan agen atau kemampuan agen. ACD juga dapat digunakan untuk menghubungkan panggilan berdasarkan input pengguna dari sistem Interactive Voice Response (IVR). Sementara Interactive Voice Response (IVR) adalah sistem otomatis yang menjawab panggilan masuk dan menyediakan menu self-service melalui instruksi suara yang sudah direkam sebelumnya. Sistem ini memungkinkan pelanggan untuk memilih menu melalui input suara atau keypad, sehingga nantinya pelanggan akan diarahkan ke agen contact center yang sesuai dengan kebutuhan mereka. 

Apa Saja Keuntungan Memakai Automatic Call Distribution?

Pengelolaan contact center dengan memanfaatkan Automatic Call Distribution (ACD) membuat agen lebih responsif dan tanggap dalam menghadapi panggilan pelanggan. Meskipun sedang terjadi lonjakan panggilan masuk, pelanggan tidak perlu khawatir tidak mendapatkan layanan dari agen contact center dengan cepat. Keuntungan lainnya dari pemakaian sistem ACD adalah:

Mengurangi Waktu Tunggu Pelanggan

Waktu tunggu yang terlalu lama hanya akan membuat pelanggan merasa frustasi karena tidak kunjung mendapatkan bantuan yang diperlukan. Di sinilah peran Automatic Call Distribution dalam mengidentifikasi dan menghubungkan panggilan masuk secara otomatis ke agen call center yang tersedia, sehingga pelanggan tidak menghabiskan banyak waktu untuk menunggu. 

Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Penanganan panggilan masuk yang efisien dengan Automatic Call Distribution berdampak penting dalam meningkatkan kepuasan pelanggan secara signifikan. Panggilan masuk akan diarahkan ke agen contact center yang tepat sesuai dengan input pelanggan, seperti ketersediaan agen, kemampuan agen, maupun prioritas panggilan. Dengan demikian, pelanggan dapat terhubung dengan agen yang bisa memenuhi kebutuhan mereka secara efektif. 

Efisiensi Penanganan Panggilan yang Lebih Tinggi

Automatic Call Distribution meningkatkan efisiensi penanganan panggilan dengan secara otomatis mengarahkan panggilan masuk ke agen yang sesuai berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan. Proses transfer panggilan tidak dilakukan secara manual, sehingga panggilan masuk bisa langsung ditangani oleh agen call center dengan kemampuan yang tepat. Sistem ACD juga memprioritaskan panggilan berdasarkan urgensi, sehingga masalah penting bisa segera ditangani.

Beban Kerja Agen yang Lebih Seimbang

Sistem distribusi panggilan yang merata melalui ACD membantu menyeimbangkan beban kerja di antara agen call center. Dengan demikian, tidak ada agen yang kewalahan akibat terlalu banyak panggilan ataupun agen yang tidak menangani panggilan apapun. Produktivitas agen call center pun bisa dioptimalkan sambil mencegah terjadinya burnout.

Percayakan Pelayanan Pelanggan Anda dengan Agen Contact Center Berkualitas dari MitraComm!

Pelayanan pelanggan yang responsif dan sigap merupakan kunci untuk memberikan pengalaman pelanggan terbaik saat berinteraksi dengan perusahaan. MitraComm Business Process Services (MBPS) dengan layanan contact center outsourcing menyediakan agen-agen contact center profesional dan berpengalaman untuk pengalaman pelanggan yang berkualitas di tiap interaksi.  Kami menawarkan layanan contact center outsourcing lengkap yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda, mulai dari Full Managed Services, Partial Managed Services, dan Labour Supply. Dengan memilih MBPS sebagai mitra contact center outsourcing, Anda tidak hanya mampu meningkatkan kepuasan pelanggan, tetapi juga mencapai tujuan bisnis.  Jadi, tunggu apalagi? Segera hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com untuk informasi lebih lanjut seputar layanan contact center outsourcing MitraComm. Editor: Cardila Ladini

Pentingnya Collecting Agent untuk Kelola Tagihan yang Efektif

Salah satu upaya untuk mendukung dan menunjang pertumbuhan bisnis adalah pengelolaan pembayaran yang efektif. Berurusan dengan berbagai jenis metode pembayaran, bank, pelanggan yang tersebar di berbagai tempat, serta melakukan rekonsiliasi data ke bank, dapat menghabiskan waktu, biaya, dan sumber daya yang tidak sedikit. Untuk mengatasi tantangan ini, layanan collecting agent muncul sebagai solusi efektif untuk pengelolaan pembayaran atau tagihan perusahaan. Collecting agent (CA), atau dikenal juga sebagai loket pembayaran, adalah pihak yang bertanggung jawab menerima dan mengumpulkan pembayaran milik biller dari pelanggan. Biller sendiri merujuk pada perusahaan yang memiliki tagihan rutin bulanan kepada pelanggannya. Kehadiran collecting agent atau loket pembayaran sangat penting untuk memastikan penagihan ke pelanggan selalu tepat waktu serta dapat dikelola dengan baik. Biller aggregator turut berperan sebagai collecting agent untuk mengelola berbagai tagihan dari metode atau channel pembayaran yang berbeda-beda. Kenali lebih lanjut tentang kegunaan collecting agent atau loket pembayaran untuk bisnis serta bagaimana biller aggregator sebagai collecting agent membuat penagihan menjadi lebih efisien.

Apa Pentingnya Collecting Agent untuk Bisnis?

Bagi perusahaan yang memiliki tagihan rutin bulanan kepada pelanggannya, menggunakan collecting agent atau loket pembayaran sangat penting untuk memastikan semua tagihan dibayarkan sesuai tenggat waktunya. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penumpukan tagihan yang dapat memicu terjadinya kerugian pada kondisi keuangan perusahaan. Collecting agent bisa menerima pembayaran tagihan dari berbagai sistem pembayaran, seperti channel bank, payment point, kantor pos, maupun jaringan minimarket. Dalam prosesnya, biller atau perusahaan pemilik tagihan melakukan rekonsiliasi data dan dana ke collecting agent yang menerima pembayaran tagihan dari pelanggan. Rekonsiliasi atau tindakan verifikasi ini bertujuan untuk memastikan tagihan berhasil dibayarkan. Kehadiran collecting agent atau loket pembayaran juga berperan vital terhadap arus kas perusahaan. Dengan memastikan tagihan sudah dibayarkan, arus kas perusahaan pun dapat tetap stabil serta terhindar dari risiko kerugian. Arus kas yang sehat sangat penting untuk membiayai operasional bisnis sehari-hari, investasi, maupun pengembangan bisnis. Akan tetapi, proses pengelolaan tagihan dapat menjadi tidak efektif jika biller perlu melakukan verifikasi terpisah ke tiap collecting agent yang menerima metode pembayaran tertentu. Hal ini akan memakan waktu dan tenaga yang tidak sedikit. Solusi untuk masalah ini adalah memanfaatkan biller aggregator yang turut berperan sebagai collecting agent yang mengumpulkan tagihan dari berbagai sumber di platform terpusat.

Bagaimana Biller Aggregator Membuat Penagihan Menjadi Lebih Efisien?

Layaknya collecting agent, biller aggregator berperan sebagai perantara antara perusahaan pemilik tagihan dengan pelanggan. Biller aggregator memungkinkan pengelolaan tagihan dari berbagai layanan penyedia pembayaran dalam satu platform terpadu. Hal ini dapat menyederhanakan proses pengelolaan penagihan tanpa harus mengakses portal pembayaran yang berbeda-beda.  Kehadiran biller aggregator juga memudahkan perusahaan pemilik tagihan untuk mendapatkan informasi pembayaran secara real-time. Informasi tagihan secara terpusat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang total tagihan yang harus dibayarkan pelanggan serta jatuh temponya. Jenis tagihan yang dikelola juga beragam, mulai dari tagihan utilitas seperti listrik, air, telepon, internet, TV kabel, hingga asuransi. Tidak hanya itu, efisiensi penagihan turut meningkat karena biller aggregator menawarkan opsi pembayaran yang luas untuk pelanggan, seperti misalnya kartu kredit, debit, e-wallet, dan sebagainya. Pelanggan pun dapat memilih metode pembayaran sesuai preferensi. Sementara itu, perusahaan pemilik tagihan dapat mengumpulkan pembayaran tagihan dari berbagai metode pembayaran dalam satu tempat terpusat dengan mudah.

Nikmati Kemudahan Pengelolaan Tagihan dengan Solusi Biller Aggregator MitraComm

Pengelolaan tagihan yang kompleks seringkali menjadi tantangan bagi banyak perusahaan. Guna mengelola pembayaran tagihan dari berbagai jenis metode atau saluran, penting untuk memiliki sistem untuk meningkatkan efisiensi operasional. Di sinilah peran MitraComm Ekasarana Channel Solution (MECS) dengan layanan biller aggregator untuk menjawab kebutuhan pengelolaan transaksi yang efektif. Sebagai salah satu penyedia biller aggregator terbaik di Indonesia, MitraComm membantu Anda dalam mengumpulkan, memproses, dan mengelola tagihan dari berbagai sumber ke dalam satu platform terintegrasi. Beberapa manfaat yang bisa Anda rasakan dari biller aggregator MitraComm adalah:
  • Efisiensi Optimal: Sistem biller aggregator MitraComm membuat proses rekonsiliasi dan pembayaran dari pelanggan menjadi otomatis. Jadi, Anda dapat menghemat waktu, biaya, dan tenaga dalam mengelola tagihan.
  • Koneksi Luas: MitraComm terhubung dengan lebih dari 500 biller, 40 bank, 20 mitra PPOB, serta empat e-commerce ternama. Pelanggan dapat memilih metode pembayaran sesuai preferensi mereka.
  • Integrasi yang Mudah: Platform biller aggregator dapat diintegrasikan ke sistem Anda dengan mudah. Jadi, Anda dapat menerima pembayaran tagihan dengan mudah.
  • Fitur Keamanan yang Tinggi: Biller aggregator MitraComm dilengkapi dengan fitur keamanan yang tinggi untuk melindungi data sensitif pelanggan maupun transaksi pembayaran Anda.
  • Pelayanan Pelanggan Optimal: Jika Anda mengalami kendala atau memiliki pertanyaan seputar biller aggregator, MitraComm menyediakan tim customer support profesional untuk memastikan kelancaran selama memakai layanan kami.
Jadi tunggu apa lagi? Optimalkan pengelolaan tagihan bisnis Anda sekarang dengan solusi biller aggregator dari MitraComm. Untuk informasi lebih lanjut seputar biller aggregator, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com. Editor: Cardila Ladini

Permudah Proses Merchant Payment dengan Biller Aggregator

Guna mendukung kemudahan dalam transaksi bisnis, banyak bisnis mulai beralih ke pembayaran elektronik untuk transaksi pembayaran yang lebih mudah, cepat, dan aman. Baik pelanggan maupun pebisnis atau merchant mulai beralih ke merchant payment untuk transaksi efisien berbasis elektronik. Merchant payment services adalah salah satu inovasi dalam sistem pembayaran modern. Metode pembayaran yang biasa digunakan dalam merchant payment system dapat berupa kartu kredit, debit, e-wallet, dan alat pembayaran lainnya yang berbasis elektronik. Akan tetapi, tidak jarang merchant menerima transaksi pembayaran dari rekening bank yang berbeda-beda.  Daripada harus membuka banyak akun bank berbeda, biller aggregator dapat menjadi solusi terbaik untuk memproses berbagai jenis pembayaran melalui satu tempat terpusat. Simak selengkapnya tentang cara biller aggregator mempermudah pembayaran merchant untuk transaksi sehari-hari!

Bagaimana Biller Aggregator Membantu Merchant dalam Proses Transaksi Pembayaran Mereka?

Biller aggregator berperan sebagai perantara antara merchant dengan berbagai penyedia layanan pembayaran. Beberapa manfaat yang bisa dirasakan merchant saat memakai biller aggregator adalah:

Pengelolaan Pembayaran di Satu Platform

Sebagai perantara, biller aggregator memudahkan merchant dalam menerima berbagai metode pembayaran melalui satu platform terintegrasi. Jadi, merchant tidak perlu lagi membuka akun rekening bank terpisah untuk menerima pembayaran dari bank lain. Hal ini tidak hanya penting untuk menyederhanakan proses transaksi, tetapi juga mengurangi waktu dan biaya yang dikeluarkan untuk mengurus proses pembayaran.

Opsi Pembayaran yang Lebih Luas untuk Pelanggan

Melalui biller aggregator, merchant dapat menawarkan pilihan pembayaran yang lebih luas kepada pelanggan. Dengan demikian, pelanggan dapat memilih opsi pembayaran apapun yang diinginkan. Cara ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan bagi pelanggan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan jumlah transaksi yang berhasil. 

Transaksi yang Lebih Aman

Merchant payment menggunakan biller aggregator dijamin aman karena memakai teknologi keamanan yang canggih agar data sensitif pelanggan tetap terlindungi. Keuntungan ini tidak hanya memberikan rasa aman bagi merchant, tetapi juga pelanggan. Hasilnya, pelanggan pun akan lebih percaya untuk melakukan transaksi digital melalui platform yang disediakan.

Sistem Pelaporan yang Mudah untuk Merchant

Biller aggregator menawarkan sistem pelaporan yang canggih untuk merchant. Jadi, merchant dapat melacak transaksi yang terjadi secara real-time dengan mudah. Hal ini penting untuk memastikan semua transaksi sudah masuk ke rekening merchant.

MitraComm Ekasarana: Pionir Biller Aggregator di Indonesia

Sebagai salah satu penyedia layanan biller aggregator terkemuka di Indonesia, MitraComm Ekasarana telah membantu banyak perusahaan dalam mewujudkan transaksi pembayaran yang mudah dan efisien melalui satu platform terpadu. MitraComm berperan sebagai perantara yang terhubung dengan lebih dari 320 biller, 60 bank payment point, serta lebih dari 10 PPOB dan 4 e-commerce ternama. Dengan memakai biller aggregator dari MitraComm, merchant dapat mengelola transaksi pembayaran dari berbagai metode dengan mudah. MitraComm juga menyediakan platform untuk mengintegrasikan layanan biller aggregator dengan sistem Anda. Jadi, Anda dapat menerima berbagai pembayaran digital dengan cepat dan mudah. Dengan memakai biller aggregator MitraComm, merchant juga bisa mengotomatisasi proses pembayaran dan rekonsiliasi, sehingga menghemat waktu dan biaya yang dikeluarkan untuk mengelola pembayaran. Jika merchant mengalami masalah atau ingin bertanya seputar biller aggregator, MitraComm menyediakan tim support profesional dan berpengalaman yang siap membantu Anda dalam meningkatkan efisiensi pembayaran. Hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com untuk informasi lebih lanjut seputar layanan biller aggregator MitraComm.

FAQ

Apa itu Merchant Payment?

Merchant payment adalah proses pembayaran yang diterima bisnis sebagai merchant dari pelanggan menggunakan kartu kredit, kartu debit, maupun alat pembayaran elektronik lainnya. Merchant payment processing biasa dilakukan melalui merchant account, yaitu rekening bank khusus yang dibuat untuk menerima pembayaran elektronik. 

Apa Saja Jenis-Jenis Merchant Payment?

Beberapa jenis metode pembayaran merchant yang digunakan untuk transaksi pembayaran adalah:
  • Kartu debit: Menggunakan dana langsung dari rekening bank
  • Kartu kredit: Menggunakan kredit yang diberikan bank
  • E-wallet: Memakai aplikasi pembayaran digital seperti GoPay, DANA, ShopeePay, OVO
  • Virtual account: Memakai nomor rekening virtual untuk pembayaran
  • QR Code: Memindai kode QR untuk melakukan pembayaran

Bagaimana Cara Merchant Payment Bekerja?

Proses merchant payment dimulai ketika pelanggan melakukan pembelian dengan menggunakan metode pembayaran yang dipilih, seperti misalnya kartu kredit, debit, e-wallet, QRIS, dan sebagainya. Pada tahap ini, informasi pembayaran pelanggan akan dikirimkan ke sistem pembayaran untuk diproses. Merchant sebagai pihak yang menerima pembayaran perlu memiliki akun yang terdaftar pada penyedia layanan pembayaran. Setelah informasi pembayaran diterima, terdapat proses pengamanan dan verifikasi data transaksi, termasuk pemeriksaan saldo dan otorisasi dari bank penerbit kartu. Jika berhasil, dana akan dialihkan dari rekening pelanggan ke rekening merchant dalam waktu cepat. Setelah dana berhasil ditransfer, merchant akan menerima konfirmasi pembayaran terkait transaksi yang sudah dilakukan.

Apa Saja Keuntungan dari Memakai Merchant Payment?

Merchant payment menawarkan keuntungan dengan membuat proses pembayaran menjadi lebih efisien dan akurat. Keuntungan ini penting untuk mengurangi potensi kesalahan manusia yang dapat terjadi pada transaksi manual. Merchant payment juga menerima pilihan pembayaran yang luas, di mana hal ini akan memberikan pengalaman yang memuaskan dengan tidak membatasi pilihan pembayaran untuk pelanggan. Keuntungan lainnya adalah keamanan yang lebih baik pada setiap transaksi. Pembayaran digital dalam merchant payment seringkali dilengkapi dengan fitur keamanan yang canggih, seperti misalnya enkripsi dan two-factor authentication. Fitur ini melindungi data sensitif pelanggan dan transaksi dari risiko penipuan atau kejahatan lainnya. Editor: Cardila Ladini

5 Tahapan Penting dalam Customer Life Cycle

Pernahkah Anda tertarik dengan suatu produk karena iklan atau promosi di media sosial? Situasi ini adalah bagian dari tahap awareness atau kesadaran pada siklus customer life cycle. Pada perspektif bisnis, siklus customer life cycle merujuk pada perjalanan yang dilewati pelanggan saat berinteraksi dengan perusahaan.  Perjalanan dalam customer life cycle mencakup tiap titik interaksi antara pelanggan dan perusahaan, mulai dari kesadaran terhadap brand, proses pembelian, hingga pasca proses pembelian. Siklus ini juga mendeskripsikan bagaimana hubungan pelanggan dan perusahaan berkembang seiring berjalannya waktu. Kenali lebih lanjut tentang apa itu customer life cycle serta masing-masing tahapannya!

Apa yang Dimaksud dengan Customer Life Cycle?

Customer life cycle, atau yang juga dikenal dengan siklus hidup pelanggan, adalah model siklus yang dilalui pelanggan sebelum, selama, dan sesudah melakukan transaksi pembelian. Proses tersebut mencakup tahap sejak pelanggan mengetahui keberadaan brand hingga menjadi pelanggan setia. Siklus hidup pelanggan melihat berkembangnya hubungan antara pelanggan dan perusahaan seiring berjalannya waktu.  Pada siklus ini, terdapat customer life cycle management, yaitu upaya melacak dan menganalisis tiap tahap di dalam siklus hidup pelanggan. Terdapat 5 tahap dalam siklus hidup pelanggan, yaitu awareness (kesadaran), acquisition (akuisisi), konversi, retensi, dan loyalitas. Dengan memahami kelima tahap dalam customer life cycle, perusahaan dapat mengoptimasi strategi marketing hingga meningkatkan kepuasan pelanggan. Strategi customer life cycle dapat membantu Anda mengukur customer lifetime value, yaitu metrik yang mengukur total keuntungan dari seorang pelanggan selama durasi hubungan yang terjalin dengan perusahaan. 

Apa Saja 5 Tahapan dalam Customer Life Cycle?

Customer life cycle memetakan siklus berkelanjutan sejak mendapatkan perhatian pelanggan, mengubah mereka menjadi pelanggan yang membeli, hingga menjaga kesetiaan pelanggan. Beberapa tahap dalam siklus tersebut adalah:

Awareness

Pada tahap awareness, calon pelanggan mulai mengembangkan kesadaran tentang produk dan layanan perusahaan Anda. Kesadaran ini dapat berasal dari media sosial, iklan, hingga promosi dari mulut ke mulut. Strategi marketing yang efektif sangat penting untuk menarik perhatian calon pelanggan terhadap produk atau layanan perusahaan yang ditawarkan. Keberhasilan tahap awareness dapat diukur dari peningkatan trafik website, following media sosial, hingga sentimen positif terkait brand perusahaan.

Acquisition

Pelanggan yang mulai tertarik di tahap awareness akan mencari tahu seputar produk atau layanan perusahaan di tahap acquisition. Calon pelanggan mulai menimbang nilai produk Anda dan membandingkannya dengan produk kompetitor. Calon pelanggan juga akan mempertimbangkan apakah produk Anda dapat memenuhi kebutuhan mereka. Salah satu tanda kesuksesan dalam tahap akuisisi adalah meningkatnya conversion rate dan lead generation.

Konversi

Tahap konversi adalah tahap di mana pelanggan membeli produk atau layanan Anda. Pada tahap ini, penting untuk mempermudah proses pembelian, sehingga pelanggan tidak berubah pikiran akibat proses yang berbelit. Misal, Anda dapat membuat proses pembelian berlangsung sesingkat mungkin atau menawarkan banyak opsi pembayaran. 

Retensi

Setelah berhasil mendapatkan pelanggan yang membeli di tahap konversi, langkah selanjutnya adalah menjaga kepuasan pelanggan terhadap perusahaan. Hal ini bertujuan agar pelanggan kembali membeli produk atau layanan Anda. Di sinilah proses membangun hubungan antara pelanggan dan perusahaan terjadi. Untuk mewujudkan retensi pelanggan, dapat dilakukan strategi seperti mengirimkan email newsletter, mengirimkan kupon dan diskon, mempromosikan program loyalitas, dan lain-lain. 

Loyalitas

Pelanggan yang mencapai tahap loyalitas adalah pelanggan yang puas dan akan berlanjut menggunakan produk atau layanan Anda. Kepuasan ini akan mendorong pelanggan untuk merekomendasikan produk atau layanan Anda kepada orang lain dan menjadi brand advocates secara sukarela. Salah satu cara untuk menghargai kesetiaan pelanggan adalah dengan menawarkan program loyalitas bertingkat. Nantinya, pelanggan akan mendapat hadiah atau diskon tertentu dari kelipatan pembelian yang dilakukan atau promosi melalui media sosial.

Mengapa Penting untuk Memahami Customer Life Cycle?

Proses dalam customer life cycle adalah proses berkelanjutan pada setiap pelanggan yang tertarik pada produk atau layanan Anda. Pemahaman yang baik tentang siklus ini sangat penting untuk kesuksesan dan pertumbuhan bisnis. Siklus hidup pelanggan juga harus dilihat sebagai satu kesatuan. Misal, jika Anda hanya berfokus pada tahap awal seperti awareness dan acquisition tanpa memperhatikan tahap selanjutnya, Anda hanya berhasil menarik pelanggan baru tanpa bisa mempertahankan mereka dalam jangka panjang. Mengoptimalkan strategi di tiap tahap customer life cycle juga penting untuk mempertahankan retensi dan kepuasan pelanggan. Dengan menyajikan pengalaman memuaskan tanpa celah di tiap tahapan siklus, pelanggan semakin yakin untuk membeli produk Anda dan menjadi loyal. Hal ini akan berdampak langsung pada pendapatan perusahaan yang meningkat secara signifikan. 

Tips Mengelola Customer Life Cycle Secara Efektif

Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengelola siklus hidup pelanggan secara efektif adalah:

Tentukan Pelanggan Ideal Anda

Langkah pertama dalam mengelola customer life cycle adalah menentukan siapa calon pelanggan yang ingin Anda jangkau. Calon pelanggan ini dapat disebut sebagai pelanggan ideal. Berbagai bidang usaha memiliki gambaran pelanggan ideal yang berbeda-beda. Namun, perusahaan dapat mengidentifikasi pelanggan ideal yang tepat berdasarkan karakteristik tertentu, seperti:
  • Pain points
  • Demografi (umur, pekerjaan, jenis kelamin, ras, dan lain-lain)
  • Kemampuan untuk membayar produk atau layanan Anda
  • Kebiasaan dalam membeli
  • Kebutuhan yang dipenuhi dari produk atau layanan Anda.
Cara ini penting untuk menggencarkan strategi yang relevan dengan target pelanggan Anda di tiap tahap siklus. 

Petakan Perjalanan Pelanggan

Setelah menentukan calon pelanggan ideal, Anda dapat memetakan perjalanan yang dilalui pelanggan sejak tahap kesadaran awal hingga menjadi pelanggan setia. Perjalanan ini meliputi tahapan dalam siklus hidup pelanggan yang terdiri atas awareness, akuisisi, konversi, retensi, hingga loyalitas. Langkah ini bertujuan untuk memahami emosi, opini, dan pain points pelanggan. Anda juga dapat memprediksi kebutuhan pelanggan dan menyesuaikan interaksi di tiap tahap siklus.

Prioritaskan Pelayanan Pelanggan

Sebelum melakukan pembelian, pelanggan dapat menanyakan beberapa informasi seputar produk atau layanan yang Anda tawarkan. Pastikan pelanggan Anda mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan melalui channel apapun. Maka dari itu, penting bagi agen customer service untuk melayani dan menanggapi pertanyaan pelanggan dengan ramah. Pelayanan yang responsif juga berguna untuk mempertahankan kesetiaan pelanggan Anda dalam jangka panjang.

Ciptakan Pengalaman Pelanggan yang Luar Biasa Bersama MitraComm!

Memberikan pelayanan pelanggan berkualitas adalah salah satu strategi mengelola customer life cycle yang efektif. Kualitas pelayanan yang baik berperan penting dalam menjaga kepuasan dan loyalitas pelanggan serta meningkatkan reputasi perusahaan. Di sinilah peran MitraComm dengan layanan contact center outsourcing untuk membantu Anda mewujudkan pengalaman luar biasa bagi pelanggan. Agen contact center dari MitraComm merupakan agen ahli dan berpengalaman dalam memastikan kebutuhan pelanggan terpenuhi dengan baik. Agen kami memastikan interaksi yang positif dan memuaskan untuk pelanggan, sehingga Anda dapat menjalin hubungan yang baik dengan pelanggan dan meningkatkan loyalitas mereka. Hubungi MitraComm melalui email marketing@phintraco.com untuk informasi lebih lanjut tentang contact center outsourcing. Editor: Cardila Ladini

5 Manfaat Utama Pembayaran Host to Host dalam Transaksi Bisnis

Para pelaku bisnis yang menjalankan usaha tentunya sering bekerja sama dengan berbagai bank atau lembaga keuangan lainnya untuk mengurus pembayaran, gaji, arus kas, dan sebagainya. Dari banyaknya metode pembayaran yang tersedia, muncul sebuah inovasi modern bernama sistem host-to-host. Sistem ini menjadi menghubungkan sistem dari dua lembaga keuangan secara real-time dan langsung tanpa menggunakan perantara.  Sistem pembayaran host-to-host membuat transaksi antar bank seperti transfer uang, pembayaran, hingga rekonsiliasi dilakukan dengan cepat, akurat, dan otomatis. Jadi, perusahaan tidak perlu lagi melalui proses transaksi manual yang rentan akan kesalahan serta memakan waktu. Kenali lebih lanjut tentang apa itu pembayaran melalui host-to-host serta keuntungan memakai sistem ini untuk transaksi bisnis Anda.

Apa itu Pembayaran Secara Host-to-Host?

Host-to-host payment (H2H payment) artinya melakukan proses pembayaran melalui sistem yang menghubungkan dua entitas, seperti antar bank, tanpa adanya perantara. Sistem ini banyak digunakan untuk berbagai transaksi keuangan, seperti payroll, pembayaran invoice, hingga transaksi bisnis lainnya.  Saat proses pembayaran H2H melalui bank, perusahaan memilih format file, protokol jaringan, dan standar keamanan yang diinginkan untuk mentransfer data. Host-to-host payment memungkinkan berbagai proses pertukaran data secara otomatis selama berlangsungnya proses transfer. Hasilnya, tidak ada waktu yang terbuang sia-sia layaknya transfer yang dilakukan secara manual. Host-to-host service juga digunakan untuk melakukan transfer dalam jumlah besar, seperti misalnya pembayaran untuk klien, kontraktor, karyawan, dan sebagainya. 

Bagaimana Proses Pembayaran Secara Host-to-Host?

Pembayaran secara host-to-host (H2H) dilakukan melalui channel yang aman seperti electronic data interchange (EDI) atau application programming interfaces (API). Koneksi yang aman memastikan data finansial yang sensitif tetap terlindungi selama proses transmisi data. Berikut ini adalah cara kerja pembayaran secara H2H:
  • Integrasi Sistem: Sistem keuangan perusahaan berintegrasi dengan sistem bank, Integrasi dapat dilakukan melalui metode seperti API, secure file transfer protocol (FTP/SFTP), atau web services.
  • Membuat Koneksi yang Aman: Koneksi yang aman antar dua sistem dapat dilakukan melalui VPN atau channel yang aman lainnya untuk memastikan keamanan data perusahaan selama proses transaksi.
  • Pertukaran Data: Begitu koneksi berhasil dibuat, sistem keuangan perusahaan Anda akan bertukar berbagai jenis data keuangan dengan bank, seperti instruksi pembayaran, saldo rekening, detail transaksi, hingga informasi rekening.
  • Proses Autentikasi: Mekanisme autentikasi yang kuat dibutuhkan untuk memastikan keamanan selama proses transaksi berlangsung. Proses autentikasi meliputi kredensial login yang aman, enkripsi, serta tindakan keamanan lainnya untuk memastikan keaslian identitas perusahaan dan bank.
  • Proses Transaksi: Sistem finansial perusahaan mengeluarkan instruksi pembayaran atau transaksi keuangan lainnya yang ditransfer ke bank melalui koneksi yang sudah dibuat. SIstem bank menerima dan memproses instruksi pembayaran tersebut.
  • Konfirmasi dan Pelaporan: Setelah memproses transaksi, bank mengeluarkan pesan konfirmasi atau laporan yang akan dikirimkan ke sistem keuangan perusahaan. 

Apa Manfaat Pembayaran Host-to-Host dalam Transaksi Bisnis?

Beberapa manfaat yang bisa dirasakan perusahaan dari pemakaian sistem pembayaran H2H untuk berbagai transaksi bisnis adalah:

Meningkatkan Efisiensi

Koneksi H2H membuat seluruh proses transaksi berlangsung secara otomatis dari awal hingga akhir. Tidak hanya itu, H2H memungkinkan perusahaan untuk berintegrasi dengan mudah ke berbagai mitra perbankan. Dalam hal ini, perusahaan cukup menggunakan satu channel khusus untuk melakukan pembayaran ke berbagai bank. Hal ini sangat penting untuk meningkatkan efisiensi serta menyederhanakan proses transaksi.

Meminimalisir Kesalahan

Proses pembayaran H2H dilakukan secara langsung melalui sistem, sehingga minim terjadinya intervensi manusia. Risiko kesalahan akibat input data secara manual pun dapat dihindari. Hal ini juga meningkatkan akurasi data transaksi serta mengurangi potensi masalah terkait pembayaran.

Proses Transaksi yang Cepat

Transaksi pembayaran H2H umumnya dilakukan dengan cepat dibandingkan dengan metode pembayaran tradisional. Proses transaksi digital yang dilakukan secara real-time membuat Anda tidak perlu menunggu lama untuk menyelesaikan pembayaran. Transaksi diproses secara langsung tanpa harus mengalami penundaan yang disebabkan oleh proses manual atau perantara.

Manajemen Risiko yang Lebih Baik

Pembayaran H2H tidak hanya membuat transaksi Anda menjadi lebih efisien, tetapi juga mengontrol risiko selama proses transaksi dengan lebih baik. H2H menawarkan fitur keamanan yang kuat, sehingga dapat mengurangi risiko tindakan penipuan serta mencegah akses tanpa izin ke data keuangan yang sensitif. 

Menghemat Biaya dan Waktu

Proses pembayaran H2H dilakukan secara otomatis, sehingga perusahaan dapat menghemat waktu dan biaya yang berhubungan dengan transaksi secara manual maupun kesalahan akibat transaksi manual tersebut. 

Tingkatkan Efisiensi dan Keamanan Transaksi Bisnis Anda bersama MitraComm Ekasarana Channel Solution!

Host-to-host adalah metode pembayaran yang menawarkan efisiensi dan keamanan tinggi dalam transaksi bisnis, Namun, integrasi dengan berbagai sistem pembayaran dari banyak bank dapat menjadi kompleks dan memakan waktu. Di sinilah peran MitraComm Ekasarana Channel Solution (MECS) sebagai jawaban untuk mengatasi tantangan tersebut. MitraComm Ekasarana Channel Solution menawarkan solusi biller aggregator untuk mengintegrasikan berbagai metode pembayaran ke sistem bisnis Anda. Dengan biller aggregator kami, Anda akan merasakan kemudahan pengelolaan transaksi, peningkatan kecepatan proses, serta pengurangan risiko kesalahan. Kami juga menggunakan teknologi terkini untuk melindungi data dan transaksi keuangan Anda selama proses berlangsung. Tunggu apalagi? Segera hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com dan temukan bagaimana solusi biller aggregator kami dapat meningkatkan efisiensi transaksi bisnis Anda! Editor: Cardila Ladini

Hotline: Senjata Ampuh Jaga Kepuasan Pelanggan

Hotline adalah salah satu saluran komunikasi langsung melalui telepon yang disediakan oleh sebuah perusahaan atau organisasi untuk memberikan informasi, bantuan, dan dukungan kepada pelanggan maupun pihak lain yang membutuhkan. Hotline hadir sebagai salah satu wadah perusahaan dalam menjaga kepuasan pelanggan dan membangun reputasi yang baik. Caranya adalah melalui respon pertanyaan, keluhan, maupun permintaan bantuan yang cepat dan tangkas. Kenali lebih lanjut tentang apa itu nomor hotline serta pentingnya memiliki nomor ini untuk menunjang pelayanan pelanggan yang lebih baik.

Apa yang Dimaksud dengan Hotline?

Hotline, dikenal juga sebagai access number atau kode akses, artinya jalur komunikasi berupa nomor telepon yang digunakan untuk menghubungi sebuah organisasi terkait masalah tertentu. Tenaga profesional mengoperasikan hotline untuk menyediakan bantuan atau informasi yang dibutuhkan, mulai dari pencegahan krisis, customer support, hingga informasi publik lainnya. Penggunaan access number banyak digunakan oleh lembaga pemerintah agar masyarakat dapat terhubung secara otomatis untuk menyampaikan masalah atau pengaduan tertentu. Misal, jika terjadi kebakaran, masyarakat dapat segera menghubungi access number untuk meminta bantuan. Beberapa accsess number dapat bersifat bebas pulsa dan tersedia 24/7, tetapi ada pula nomor berbayar tarif premium, seperti misalnya BCA (1500888) dan CIMB (14041). Perusahaan juga dapat memasang access number sebagai sarana untuk mempermudah pelanggan dalam menyampaikan keluhan, saran, maupun pertanyaan. Nomor ini masih menjadi salah satu channel utama perusahaan dalam melayani pelanggan di samping alternatif lain seperti live chat, email, media sosial dan sebagainya.

Bagaimana Cara Kerja Nomor Hotline?

Saat seseorang menelepon access number, ia akan terhubung dengan pesan otomatis atau live operator hingga disambungkan ke agen contact center yang sesuai. Begitu terhubung dengan agen tersebut, penelpon dapat menanyakan pertanyaan atau menjelaskan situasi yang sedang terjadi. Selanjutnya, agen contact center akan menyediakan bantuan yang dibutuhkan penelpon, mulai dari pencegahan krisis, penyediaan informasi, atau pemecahan masalah. Penelpon hotline umumnya bersifat anonim. Begitu masalah terselesaikan, interaksi melalui hotline pun selesai dan telepon ditutup.

Mengapa Perusahaan Memerlukan Nomor Hotline?

Penting bagi sebuah perusahaan untuk menyediakan berbagai alternatif saluran komunikasi pelanggan. Banyaknya alternatif ini memudahkan pelanggan untuk menjangkau perusahaan sesuai preferensi saluran komunikasi yang diinginkan. Berikut ini adalah alasan mengapa perusahaan memerlukan nomor hotline:

Menjawab Kebutuhan Pelanggan dengan Cepat

Access number memberikan akses langsung dan cepat bagi pelanggan untuk mendapatkan bantuan ataupun informasi yang dibutuhkan. Respon yang cepat dan efektif terhadap pertanyaan atau keluhan pelanggan turut berdampak pada kepuasan pelanggan, membangun kepercayaan terhadap perusahaan, hingga loyalitas pelanggan Komunikasi langsung melalui telepon juga memungkinkan interaksi yang lebih personal dengan pelanggan, sehingga memunculkan kesan pertama yang positif serta menjalin hubungan yang lebih kuat dengan pelanggan.

Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

Saat pelanggan mendapatkan pelayanan yang ramah dan solutif melalui access number, tingkat kepuasan pelanggan kepada perusahaan akan meningkat secara signifikan. Hal ini berdampak langsung pada loyalitas pelanggan. Pelayanan yang baik membuat pelanggan merasa didengar dan dihargai, terlebih dengan penyediaan solusi yang memadai. Kepuasan terhadap pelayanan ini akan membuat pelanggan lebih setia kepada perusahaan.

Memunculkan Keunggulan Kompetitif

Selain melalui produk berkualitas, perusahaan juga dapat menonjolkan diri melalui pelayanan pelanggan yang handal melalui access number. Hal ini dapat menjadi nilai tambah yang membedakan Anda dari kompetitor. Dengan memberikan layanan yang cepat, responsif, serta berkualitas, perusahaan akan lebih mudah dalam menarik dan mempertahankan pelanggan. 

Membangun Kepercayaan dan Kredibilitas

Penyediaan access number menunjukkan komitmen perusahaan terhadap pelayanan pelanggan dan kesediaan untuk membantu. Keberadaan access number yang mudah diakses juga memberikan kesan profesional serta kredibel kepada pelanggan. Hal ini sangat penting untuk meningkatkan reputasi perusahaan serta membangun kepercayaan di mata pelanggan, mitra bisnis, hingga publik.

Apa Saja Jenis-Jenis Nomor Hotline?

Nomor hotline dapat terbagi berdasarkan tujuan dan tipe layanan yang ditawarkan. Beberapa contoh jenis nomor hotline tersebut adalah:
  • Hotline Darurat: Nomor ini digunakan untuk situasi darurat seperti kebakaran, kecelakaan, ataupun kejahatan yang membutuhkan bantuan segera.
  • Hotline Kesehatan: Nomor ini ditujukan untuk mendapatkan bantuan medis darurat, seperti ambulans atau pertolongan pertama.
  • Customer Support: Jenis nomor ini disediakan oleh perusahaan sebagai wadah untuk memfasilitasi pertanyaan atau keluhan yang dialami pelanggannya. 
  • Hotline Kepolisian: Nomor ini digunakan untuk melaporkan kejadian kriminal atau meminta bantuan kepada polisi.
  • Hotline Bantuan Psikologis: Nomor ini ditujukan untuk orang-orang yang membutuhkan bantuan atau konseling psikologis. Misalnya adalah untuk pencegahan bunuh diri hingga bantuan untuk masalah psikologis lainnya.
  • Hotline Bencana Alam: Nomor hotline ini digunakan untuk melaporkan dan meminta bantuan saat terjadi bencana alam seperti gempa bumi, banjir, dan sebagainya.

MitraComm, Mitra Bisnis Andalan untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Pelanggan

Hotline merupakan salah satu saluran komunikasi yang penting untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada pelanggan. Namun, mengelola hotline secara efektif membutuhkan sumber daya yang kompeten untuk memastikan kebutuhan pelanggan terpenuhi dengan baik. MitraComm Ekasarana hadir sebagai solusi untuk mengatasi tantangan tersebut. MitraComm Ekasarana menawarkan layanan contact center outsourcing berisi berbagai agen contact center handal yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan Anda. Agen contact center kami merupakan tenaga berpengalaman dalam menangani berbagai interaksi pelanggan, termasuk salah satunya interaksi dari hotline. Kami yakin bahwa tenaga ahli MitraComm mampu memberikan respons yang cepat, tepat, dan ramah. Percayakan penanganan hotline Anda dengan contact center outsourcing dari MitraComm. Kami berkomitmen untuk menjadi mitra bisnis terpercaya dalam meningkatkan kepuasan pelanggan serta mencapai tujuan bisnis dengan optimal.  Untuk informasi lebih lanjut seputar layanan contact center outsourcing, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com Editor: Cardila Ladini

Frontliner: Wujudkan Interaksi Memuaskan untuk Pelanggan

Saat mengunjungi minimarket atau bank, Anda mungkin menemui beberapa karyawan yang melayani secara langsung saat berbelanja maupun hendak melakukan transaksi penting. Karyawan yang berinteraksi secara langsung dengan pelanggan ini dapat disebut sebagai frontliner atau frontline worker. Mereka adalah garda terdepan yang menjalankan operasional bisnis secara langsung melalui pelayanan yang ramah dan solutif untuk pelanggan.

Akan tetapi, peran frontline tidak hanya sebatas melayani saja, tetapi juga menjadi jembatan antara perusahaan dan pelanggan. Melalui interaksi dengan pelanggan, frontliner juga berperan pentin dalam membentuk citra perusahaan di mata pelanggan. Kenali lebih lanjut tentang apa itu frontliner, tugas dan kemampuan yang perlu dimiliki, serta alasan pentingnya frontliner bagi keberlangsungan perusahaan.

Apa itu Frontliner?

Frontliner atau frontline worker artinya tenaga profesional yang berinteraksi langsung dengan pelanggan untuk memberikan layanan maupun bantuan yang dibutuhkan. Pekerjaan frontliner termasuk ke dalam sektor pekerjaan customer service. Mengingat keharusan untuk berkomunikasi langsung dengan pelanggan, frontline worker juga berperan sebagai representasi perusahaan di muka publik.  Berbagai sektor industri yang bersentuhan langsung dengan pelanggan banyak menggunakan frontline worker untuk melayani pelanggan. Contohnya adalah retail, kesehatan, food and beverages (FnB), perbankan, dan sebagainya. Kasir di toko retail, suster yang berjaga di rumah sakit, hingga teller bank merupakan contoh frontliner yang dapat ditemukan dalam bisnis sehari-hari.

Apa Perbedaan Frontliner dan Customer Service?

Meskipun sama-sama berfokus dalam melayani pelanggan, terdapat beberapa perbedaan antara frontliner dan customer service yang perlu Anda perhatikan. Frontliner didefinisikan sebagai tenaga profesional yang berinteraksi dan melayani pelanggan secara langsung. Hal ini membuat seorang frontline worker sebagai garda terdepan perusahaan dalam memberikan pelayanan yang sigap dan solutif untuk pelanggan. Hal tersebut dilakukan dengan menyelesaikan masalah atau kebutuhan pelanggan, hingga menyediakan informasi terkait produk dan layanan yang diperlukan pelanggan. Sementara customer service dapat merujuk pada konsep pemberian bantuan dan layanan dari perusahaan kepada pelanggannya. Hal ini dilakukan dari sebelum, selama, hingga setelah proses pembelian berlangsung. Frontliner termasuk ke dalam lingkup pekerjaan customer service. Customer service juga dapat diartikan sebagai tenaga profesional yang memberikan pelayanan dan bantuan kepada pelanggan. Bantuan customer service dapat diberikan melalui berbagai saluran, seperti telepon, email, media sosial, live chat, hingga interaksi langsung. Jadi, dapat dikatakan bahwa frontliner merupakan bagian dari customer service yang berfokus dalam memberikan layanan melalui interaksi secara langsung. Keduanya sama-sama bertujuan untuk mewujudkan pengalaman berkualitas serta memastikan kepuasan pelanggan terhadap perusahaan.

Apa Saja Tugas Seorang Frontliner?

Jobdesk seorang frontliner dapat dibedakan menurut sektor industrinya masing-masing. Namun, beberapa tugas dan tanggung jawab yang umum dilakukan seorang frontliner adalah:
  • Berinteraksi dengan Pelanggan: Frontliner dapat menjadi pihak pertama yang dijangkau pelanggan untuk ditanyakan terkait produk atau layanan. Maka dari itu, penting untuk memiliki kemampuan komunikasi yang baik agar menciptakan kesan pertama yang positif.
  • Membantu Penyelesaian Masalah: Frontline worker bertanggung jawab dalam penanganan keluhan pelanggan serta menyediakan solusi yang tepat untuk menjawab keluhan tersebut.
  • Memberikan Pelayanan yang Baik: Pelayanan yang baik kepada pelanggan dapat mencakup penyambutan yang ramah, menghubungkan pelanggan dengan pihak terkait untuk masalah-masalah tertentu, membantu proses pembelian dan pembayaran, hingga menjawab pertanyaan pelanggan secara solutif dan tepat.

Kemampuan Apa yang Diperlukan Seorang Frontliner?

Seorang frontliner perlu menguasai beberapa kemampuan berikut ini agar mampu memberikan pelayanan yang baik hingga menciptakan pengalaman pelanggan yang positif:
  • Kemampuan Komunikasi: Pekerjaan frontliner menekankan kemampuan komunikasi yang efektif agar mampu menjalin hubungan dengan pelanggan serta menyelesaikan masalah yang muncul secara optimal. Berkomunikasi dengan efektif tidak hanya menyampaikan informasi secara jelas, tetapi juga mendengarkan pertanyaan atau keluhan pelanggan dengan baik. Hal ini akan membantu frontliner menyediakan solusi yang memadai untuk pelanggan.
  • Penyelesaian Masalah: Seorang frontline worker harus mampu mengidentifikasi penyebab masalah serta memberikan jalan keluar yang memuaskan semua pihak. Kemampuan penyelesaian masalah yang efektif juga memerlukan kemampuan lain, seperti bersikap tenang dan profesional, mendengarkan secara aktif, hingga bernegosiasi dengan adil.
  • Empati: Sifat empati adalah salah satu kemampuan yang perlu dimiliki berbagai pekerja di sektor pelayanan, termasuk frontline worker. Sifat ini artinya berusaha melihat situasi dari perspektif pelanggan, sehingga frontline worker dapat memahami situasi yang dialami pelanggan dengan lebih baik.
  • Sikap Ramah: Sikap ramah merupakan komponen penting dalam menyajikan pelayanan yang memuaskan untuk pelanggan. Pelanggan pun akan merasa nyaman dan memiliki kesan pertama yang positif terhadap frontline worker tersebut serta perusahaan secara keseluruhan.

Mengapa Perusahaan Memerlukan Frontliner?

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa perusahaan memerlukan frontliner dalam operasional bisnis sehari-hari, yaitu:

Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Frontline worker berperan sebagai penghubung langsung antara perusahaan dengan pelanggan. Sebagai pihak pertama yang berinteraksi dengan pelanggan, frontline worker dapat mempengaruhi kepuasan pelanggan terhadap perusahaan melalui tiap interaksi yang dilakukan. Frontline worker yang baik akan meningkatkan pengalaman pelanggan menjadi lebih positif, yang juga turut berdampak pada loyalitas serta retensi pelanggan yang meningkat.

Mendukung Image Perusahaan di Mata Publik

Interaksi frontliner dengan pelanggan dapat turut membentuk citra perusahaan di mata pelanggan maupun publik. Mereka adalah wajah perusahaan yang pertama kali dilihat oleh konsumen, sehingga sangat penting bagi frontliner untuk memberikan kesan yang baik. Maka dari itu, sikap ramah, komunikatif, dan profesionalisme berperan penting dalam merepresentasikan identitas serta nilai perusahaan.

Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas Sehari-hari

Operasional bisnis yang efisien dapat diwujudkan melalui tenaga frontline worker yang handal. Sebagai contoh, frontline worker di toko retail menjaga display produk selalu terisi dan tertata dengan baik. Frontline worker di rumah sakit memastikan semua pasien yang datang untuk segera mendapatkan perawatan yang dibutuhkan. Hal-hal seperti ini akan berdampak langsung pada produktivitas perusahaan.

Butuh Tenaga Kerja Handal untuk Kelancaran Bisnis Anda? Percayakan Pada Mitracomm!

Frontliner merupakan garda terdepan untuk menentukan kesan pertama pelanggan terhadap perusahaan. MitraComm, melalui salah satu unit bisnisnya yaitu MitraComm Business Process Solution (MBPS), bergerak di bidang outsourcing untuk menyediakan berbagai tenaga kerja berpengalaman dan handal di bidangnya. Kami menyalurkan tenaga kerja ke berbagai perusahaan besar Indonesia untuk memenuhi kebutuhan operasional sehari-hari, seperti customer service, contact center, customer care, frontliner, dan lain sebagainya. Dengan pengalaman bertahun-tahun serta komitmen untuk menyediakan layanan berkualitas, MitraComm selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi para kliennya. Tenaga outsourcing berkualitas dari MitraComm, dapat menjadi aset berharga bagi bisnis Anda serta membantu tercapainya tujuan bisnis. Segera hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com sekarang juga untuk informasi lebih lanjut tentang layanan outsourcing MitraComm. Editor: Cardila Ladini

Panduan Lengkap Bea Meterai dan Cara Membayarnya

Meterai telah menjadi alat yang sangat penting untuk meresmikan berbagai dokumen penting. Sejak nominal meterai 3000, 6000, hingga nominal baru sebesar 10000, meterai telah berperan untuk memberikan keabsahan dan kekuatan hukum pada sebuah dokumen penting. Setiap meterai memiliki bea, yaitu biaya yang dikenakan untuk materai tersebut.  Penerapan bea meterai umumnya bertujuan untuk menghindari penyalahgunaan dokumen, meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, hingga menjadi sumber pendapatan pemerintah. Mulai dari meterai fisik hingga meterai digital menekankan adanya bea meterai sebagai bentuk pajak yang dikenakan pada sebuah dokumen. Kenali lebih lanjut tentang apa itu bea meterai serta cara pelunasan bea materai yang benar!

Apa yang Dimaksud dengan Bea Meterai?

Pengertian bea meterai adalah bentuk pajak yang dikenakan pada dokumen, baik dokumen berbentuk cetak maupun elektronik, yang bisa digunakan sebagai alat bukti atau keterangan. Dokumen ini menjadi terutang sejak ditandatangani oleh pihak yang berkepentingan, atau ketika dokumen selesai dibuat oleh satu pihak dan diserahkan kepada pihak lain. Saat ini, bea meterai yang berlaku adalah materai 10000 yang menggantikan bea sebelumnya, yaitu bea 3000 dan 6000. Fungsi dari bea meterai adalah untuk memberikan kekuatan hukum pada dokumen jika ada subjek, pihak yang membuat dokumen, serta pihak lain yang terlibat. Dasar hukum tentang bea meterai diatur dalam UU No. 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai, serta Peraturan Menteri Keuangan No. 4/PMK.03/2021 tentang Pembayaran Bea Meterai, Ciri Umum dan Ciri Khusus Meterai Tempel, Meterai dalam Bentuk Lain, dan Penentuan Keabsahan Meterai, Serta Pemeteraian Kemudian.

Berapa Tarif Bea Meterai?

Tarif bea meterai diatur dalam Pasal 5 UU No. 10 Tahun 2020, di mana tarifnya ditetapkan sebesar Rp10.000 (sepuluh ribu rupiah) per lembar dokumen sejak tanggal 1 Januari 2021. Besar tarif dapat disesuaikan berdasarkan kondisi perekonomian nasional dan tingkat pendapatan masyarakat.

Bea Materai Dibebankan Kepada Siapa?

Bea materai biasanya dibebankan kepada pihak yang membuat atau menandatangani dokumen yang memerlukan pengesahan melalui bea materai. Sebagai contoh, dalam sebuah surat perjanjian atau kontrak, bea materai dapat dibebankan kepada pihak yang membuat dokumen tersebut. Namun, jika dokumen memberikan manfaat finansial atau hukum kepada seseorang, bea materai dapat dibebankan kepada penerima manfaat tersebut. Sebagai contoh, dalam kasus kwitansi pembayaran, penerima uang (sebagai pihak yang mengeluarkan kwitansi) dapat dikenakan bea materai. Pada kasus tertentu, kedua pihak yang terlibat dalam dokumen dapat menyepakati siapa yang akan menanggung bea materai. Kesepakatan ini dapat dituangkan dalam klausul khusus pada dokumen kesepakatan tersebut.  Beberapa jenis dokumen dan situasi tertentu memiliki peraturan khusus tentang siapa yang dibebankan bea meterai. Hal ini bisa diatur lebih lanjut dalam peraturan pelaksana atau kebijakan perusahaan terkait.

Dokumen Apa Saja yang Menjadi Objek Bea Meterai?

Objek bea meterai merujuk pada jenis dokumen yang dikenakan pajak dari meterai. Dokumen yang dikenakan bea meterai adalah dokumen untuk menerangkan kejadian yang bersifat perdata, serta dokumen yang digunakan sebagai alat bukti di pengadilan. Adapun rincian jenis dokumen yang bersifat perdata adalah:
  • Surat perjanjian, surat keterangan, surat pernyataan, atau surat lainnya yang sejenis beserta rangkapnya
  • Akta notaris dengan grosse, salinan, dan kutipannya
  • Akta Pejabat Pembuat Akta Tanah dengan salinan dan kutipannya
  • Dokumen transaksi surat berharga, termasuk dokumen transaksi kontrak berjangka dengan nama dan bentuk apapun
  • Dokumen lelang berupa kutipan risalah lelang, minuta risalah lelang, salinan risalah lelang, dan grosse risalah lelang
  • Dokumen yang menyatakan jumlah uang sebesar lebih dari Rp5.000.000, di mana dokumen menyebutkan penerimaan uang atau berisi pengakuan bahwa utang seluruhnya atau sebagiannya telah dilunasi atau diperhitungkan
  • Dokumen yang ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah
Sementara contoh dokumen lainnya yang tidak dikenakan bea materai adalah:
  • Dokumen terkait lalu lintas orang dan barang, seperti surat penyimpanan barang, angkutan penumpang dan barang, konosemen, bukti pengiriman dan penerimaan barang, dan lain-lain
  • Segala bentuk ijazah
  • Tanda terima pembayaran gaji, uang tunggu, pensiun, tunjangan, dan pembayaran lainnya yang berkaitan dengan hubungan kerja
  • Tanda bukti penerimaan uang negara dan kas negara, kas pemerintah daerah, bank, dan lembaga lainnya
  • Kuitansi
  • Tanda terima uang untuk keperluan internal organisasi
  • Dokumen berisi simpanan uang atau surat berharga
  • Surat gadai
  • Tanda pembagian keuntungan, bunga, atau imbal hasil dari surat berharga
  • Dokumen yang diterbitkan oleh Bank Indonesia untuk melaksanakan kebijakan moneter

Bagaimana Jika Bea Meterai Tidak Dilunasi?

Bea materai yang tidak atau kurang dilunasi akan dikenakan pemeteraian kemudian. Dalam hal ini, pemeteraian kemudian merujuk pada cara pelunasan bea materai yang dilakukan oleh Pejabat Pos dari permintaan pemegang dokumen yang pajak beanya masih belum dilunasi. Selanjutnya, bea materai yang belum dilunasi akan ditambah dengan denda administratif sebesar 100% dari bea terutang. Denda tersebut akan dibebankan kepada pihak pemungut bea materai. Jika denda bea materai tidak kunjung dilunasi, maka dokumen tersebut dianggap tidak sah untuk digunakan dalam proses hukum.

Bagaimana Cara Pelunasan Bea Meterai?

Bea meterai dapat dilunasi menggunakan meterai ataupun surat setoran pajak. Pelunasan bea meterai dapat melalui materai elektronik, tempel, atau materai dalam bentuk lain yang dibuat dengan mesin teraan materai digital, sistem komputerisasi, teknologi percetakan, dan sistem atau teknologi lainnya. Meterai elektronik adalah jenis materai digital dengan kode unik dan keterangan tertentu yang dibeli dan dibubuhkan secara digital melalui platform resmi distributor e-Meterai. Sedangkan meterai tempel adalah jenis meterai fisik yang mengandung ciri seperti gambar lambang Garuda Pancasila, frasa “Meterai Tempel”, dan angka yang menunjukkan nominal materai. Bentuk pelunasan bea meterai lainnya adalah melalui surat setoran pajak. Cara ini dilakukan jika pembayaran bea materai dengan materai tempel maupun elektronik tidak bisa dilakukan (karena ketersediaan materai atau kegagalan sistem). Alasan lainnya adalah jika jumlah dokumen mencapai lebih dari 50 buah. Untuk surat setoran pajak, pembayaran bea materai dilakukan paling lama 30 hari kalender sejak terutang bea materai.

Lengkapi Legalitas Dokumen Elektronik Anda dengan E-Meterai!

Perkembangan teknologi yang kian modern membuat segala transaksi dan kebutuhan administrasi menjadi serba digital. Meterai elektronik atau e-Meterai telah hadir sebagai inovasi modern dan canggih dari meterai fisik. Jika sebelumnya Anda harus menempelkan meterai fisik di dokumen, e-Meterai memungkinkan semua proses pembelian dan pembubuhan dilakukan secara online menggunakan perangkat ponsel, laptop, atau komputer. Namun, Anda tentunya harus membeli meterai elektronik dari sumber terpercaya untuk menjamin legalitas dan keaslian meterai digital yang dibeli. MitraComm Ekasarana telah ditunjuk sebagai distributor resmi untuk memfasilitasi pembelian dan pembubuhan e-Meterai untuk dokumen digital Anda. MitraComm memastikan kemudahan, efisiensi, dan kecepatan dalam setiap tahapan pemakaian e-Meterai cukup melalui platform website. Selain melalui MitraComm, Anda juga bisa mendapatkan e-Meterai asli melalui partner resmi MitraComm, seperti Sprint Asia Technology, Enforce Advisory Indonesia, Integra Mitra Sejati, Satulink, Mitrajasa Teleservice, Mitralink Integra Semesta, hingga Fokus Edukasi Indonesia. Jadi, tunggu apalagi? Yuk langsung beli e-Meterai di MitraComm sekarang juga! Segera kunjungi website https://mitracomm.e-meterai.co.id/ untuk mulai membeli dan membubuhkan meterai di tempat yang terpercaya. Editor: Cardila Ladini

7 Strategi Jitu Meningkatkan Customer Experience

Pelanggan yang puas dan bahagia merupakan kunci mendorong kesuksesan bisnis di tengah persaingan bisnis yang kian ketat. Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah melalui pengalaman pelanggan yang baik. Customer experience atau pengalaman pelanggan mengacu pada kesan yang dialami pelanggan dari setiap interaksinya dengan perusahaan.  Selain kesan, pengalaman pelanggan juga membentuk hubungan jangka panjang, loyalitas, hingga reputasi dan kredibilitas positif. Kenali lebih lanjut tentang pengertian customer experience, alasan pentingnya customer experience, hingga strategi untuk meningkatkan kualitas customer experience.

Apa Itu Customer Experience?

Customer experience atau pengalaman pelanggan artinya semua kesan yang didapatkan pelanggan terhadap perusahaan. Kesan ini dibangun melalui berbagai interaksi yang dilakukan pelanggan. Hal ini dapat dilakukan sejak pelanggan pertama kali mengetahui brand Anda. melakukan pembelian, menggunakan produk atau layanan, hingga kembali melakukan pembelian.  Persepsi pelanggan terhadap perusahaan turut dipengaruhi oleh pengalaman pelanggan, mulai dari persepsi positif maupun negatif. Customer experience juga melandasi terbangunnya hubungan antara pelanggan dan perusahaan. Pengalaman yang positif tentunya dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan terhadap perusahaan, sementara pengalaman positif berisiko memperburuk kedua aspek tersebut.

Apa Saja Indikator Customer Experience?

Indikator pada customer experience merujuk pada metrik dan key performance indicator (KPI) untuk mengukur kualitas pengalaman yang dimiliki pelanggan. Beberapa contoh indikator tersebut adalah:
  • Net Promoter Score (NPS): Metrik ini mengukur kesetiaan pelanggan dengan menanyakan seberapa besar keinginan pelanggan untuk merekomendasikan bisnis Anda ke orang lain dari skala 0-10.
  • Customer Satisfaction (CSAT): Indikator CSAT mengukur tingkat kepuasan pelanggan terhadap perusahaan serta bagaimana perusahaan dapat memenuhi ekspektasi pelanggan dalam skala tertentu.
  • Customer Churn & Retention: Customer churn merujuk pada persentase pelanggan yang berhenti membeli produk atau layanan perusahaan, sementara customer retention adalah persentase pelanggan yang kembali melakukan pembelian.
  • Conversion Rate: Indikator conversion rate lebih digunakan sebagai KPI untuk telesales jika pelanggan bersedia untuk melanjutkan proses pembelian.
  • Customer Effort Score (CES): Indikator ini mengukur upaya yang dilakukan pelanggan untuk berinteraksi dengan perusahaan dari skala mudah hingga sulit. Angka CES biasanya dilakukan dengan memberikan survey kepada pelanggan.

Mengapa Customer Experience Sangat Penting?

Seiring dengan persaingan bisnis yang kian ketat, pelanggan tidak lagi hanya mementingkan kualitas produk atau layanan, tetapi juga pengalaman yang dirasakan saat berinteraksi dengan perusahaan. Tidak jarang customer experience menjadi keunggulan kompetitif yang membedakan perusahaan Anda dari kompetitor.  Saat pelanggan mendapatkan pengalaman yang positif dari sebuah brand, pelanggan cenderung lebih setia dan memilih untuk terus membeli produk dari brand tersebut. Hal ini menjadi pondasi dari hubungan pelanggan yang kuat. Sebaliknya, satu pengalaman buruk berisiko menghancurkan persepsi pelanggan terhadap sebuah brand. Hasilnya, pelanggan akan beralih ke kompetitor yang mampu memberikan customer experience memuaskan. Hal yang tidak kalah penting adalah peran customer experience dalam membangun reputasi yang baik di mata pelanggan maupun calon pelanggan. Kepuasan dari customer experience yang baik akan mendorong pelanggan untuk merekomendasikan brand Anda secara sukarela. Hasilnya, calon pelanggan Anda tertarik dengan testimoni positif yang mereka dengar. Customer experience berkaitan erat dengan proses akuisisi pelanggan, retensi, hingga loyalitas pelanggan. Jadi, penting bagi perusahaan untuk menghadirkan customer experience yang memuaskan.

Bagaimana Cara Meningkatkan Customer Experience?

Ikut beberapa langkah berikut ini untuk meningkatkan kualitas pengalaman yang didapatkan pelanggan Anda:

Berikan Pelayanan yang Baik dan Berkelanjutan

Salah satu cara dalam upaya meningkatkan kualitas customer experience adalah melalui pelayanan pelanggan (customer service) yang baik dan berkelanjutan. Artinya, agent customer service Anda harus mampu melayani pelanggan dengan empati, memahami kebutuhan pelanggan, hingga menyelesaikan pertanyaan atau masalah pelanggan dengan baik. Agen customer service tidak hanya perlu memberikan jawaban yang solutif, tetapi juga sigap dan ramah, sehingga pelanggan dapat merasakan pengalaman yang memuaskan.

Perhatikan Feedback dari Pelanggan

Feedback dari pelanggan, baik yang positif maupun negatif, merupakan insight menarik untuk meningkatkan kualitas produk maupun customer service yang diberikan kepada pelanggan. Penting bagi perusahaan untuk mendengarkan serta menerapkan feedback tersebut. Hal ini akan membuat pelanggan merasa didengar dan dihargai. Feedback pelanggan juga memudahkan Anda dalam memahami kebutuhan pelanggan.

Ciptakan Pengalaman yang Dipersonalisasi

Personalized customer experience dapat dibangun melalui konten marketing yang ditarget ke audiens yang tepat, rekomendasi produk sesuai preferensi atau pembelian sebelumnya, atau menyapa pelanggan dengan menyebutkan namanya. Cara ini berguna tidak hanya untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang positif, tetapi juga mendorong engagement pelanggan dengan perusahaan.

Perhatikan Kesejahteraan Karyawan

Selain dari faktor pelanggan, Anda juga perlu memperhatikan faktor karyawan dalam memberikan customer experience yang baik. Karyawan yang dilengkapi teknologi memadai hingga training dalam menangani pelanggan akan mendorong pelayanan pelanggan yang optimal. Dengan sumber daya yang mencukupi, karyawan akan termotivasi untuk melayani dengan baik, sehingga menciptakan interaksi serta pengalaman pelanggan yang baik.

Lakukan Strategi Omnichannel 

Strategi omnichannel adalah upaya untuk memberikan pengalaman konsisten, memuaskan, serta tanpa cela kepada pelanggan melalui berbagai channel komunikasi. Omnichannel memungkinkan pelanggan untuk menjangkau perusahaan melalui channel manapun sesuai preferensi mereka, seperti misalnya melalui live chat, media sosial, aplikasi, email, contact center, dan sebagainya. Selain itu, dengan adanya omnichannel, perusahaan dapat memonitor customer journey di setiap channel komunikasi.

Gunakan Teknologi yang Tepat

Teknologi seperti chatbot dan AI automation telah dikembangkan untuk memberikan respon otomatis yang lebih cepat, dipersonalisasi, serta efisien kepada pelanggan. Teknologi lainnya seperti customer relationship management (CRM) juga dapat dimanfaatkan untuk menyimpan berbagai data pelanggan dan meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan berdasarkan analisis data pelanggan. 

Lakukan Monitoring dan Evaluasi Strategi 

Hal yang tidak kalah penting adalah implementasi metrik untuk memantau efektivitas strategi customer experience yang sudah dijalankan melalui key performance indicator (KPI). Metrik seperti Net Promoter Score (NPS) hingga Customer Satisfaction Score (CSAT) bisa digunakan untuk menghitung persentase kepuasan pada customer experience. Anda pun dapat mengevaluasi aspek yang perlu ditingkatkan untuk menciptakan pengalaman pelanggan secara efektif. Hasil metrik dapat menjadi acuan untuk perkembangan berkelanjutan jika KPi-nya sudah mencapai standar yang ditentukan.

Ciptakan Pengalaman Pelanggan yang Unggul Bersama MitraComm!

Salah satu cara untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang unggul dan memuaskan adalah melalui pelayanan pelanggan yang berkualitas. MitraComm memahami kebutuhan ini untuk membantu bisnis Anda dalam menarik dan mempertahankan pelanggan. Dalam hal ini, layanan contact center outsourcing dari MitraComm dapat menjadi solusi untuk mengoptimalkan pengalaman pelanggan.  Agen contact center MitraComm merupakan tenaga profesional dan berpengalaman dalam melayani pelanggan dari berbagai sektor industri. Contact center outsourcing MitraComm mendukung peningkatan kualitas pengalaman pelanggan tanpa harus berinvestasi besar pada waktu dan sumber daya untuk menyajikan pelatihan dan pengelolaan tim. Tidak hanya itu, MitraComm juga telah menjadi partner terpercaya dengan pengalaman lebih dari 15 tahun dalam menyediakan layanan contact center outsourcing Segera hubungi MitraComm melalui email marketing@phintraco.com atau melalui halaman “Contact Us” untuk ciptakan pengalaman pelanggan yang tak terlupakan! Editor: Cardila Ladini

Panduan Lengkap untuk Penanganan Keluhan yang Efektif

Seiring dengan berkembangnya bisnis, keluhan pelanggan menjadi hal yang tidak bisa dihindarkan. Keluhan dapat muncul karena berbagai alasan, seperti misalnya kualitas produk atau layanan yang tidak sesuai harapan pelanggan hingga masalah produk. Hasilnya adalah pengalaman yang kurang menyenangkan bagi pelanggan. Penanganan keluhan pelanggan yang efektif penting untuk mengoptimalkan retensi pelanggan hingga mendorong reputasi bisnis Anda. Kenali lebih lanjut tentang apa itu penanganan keluhan serta cara menanganinya secara efektif.

Apa yang Dimaksud dengan Penanganan Keluhan?

Penanganan keluhan adalah proses menyelesaikan keluhan yang dihadapi oleh pelanggan. Keluhan biasanya menunjukkan masalah yang terjadi pada produk atau layanan perusahaan yang digunakan oleh pelanggan. Keluhan pelanggan menunjukkan adanya ketidakpuasan hingga ekspektasi pelanggan yang tidak terpenuhi dari produk atau layanan yang digunakan.  Meskipun keluhan dapat bersifat negatif, Anda dapat memanfaatkan keluhan sebagai upaya untuk menonjolkan kualitas customer service serta memenangkan hati pelanggan yang kecewa. Dengan keluhan pelanggan, Anda dapat melihat aspek yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan. Maka dari itu, penanganan keluhan yang tepat sangat diperlukan untuk menjaga kepuasan dan kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan.

Mengapa Perusahaan Perlu Menyediakan Layanan Keluhan Pelanggan?

Menjaga pelanggan tetap bahagia dan puas adalah kunci keberhasilan bisnis dalam jangka waktu panjang. Namun, ada kalanya pelanggan mengalami pengalaman yang kurang menyenangkan saat berinteraksi dengan perusahaan, sehingga menimbulkan rasa kecewa. Hal ini juga dapat terjadi jika ekspektasi pelanggan tidak sejalan dengan pengalaman yang dirasakan.  Layanan keluhan pelanggan yang efektif diperlukan untuk mengembalikan kepuasan dan kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan. Penanganan yang tepat menunjukkan bahwa bisnis Anda dapat diandalkan. Pelanggan pun merasa yakin untuk kembali mempercayai Anda dan menjadi pelanggan setia. Tidak hanya itu, penanganan keluhan yang baik berguna untuk mencegah munculnya reputasi negatif.  Hal yang tidak kalah penting adalah bagaimana keluhan pelanggan menjadi feedback berharga terkait aspek-aspek yang tidak terlihat perusahaan. Dengan demikian, perusahaan dapat meningkatkan kualitas produk, layanan, atau operasional bisnis berdasarkan feedback tersebut.

Mengapa Penting untuk Menangani Keluhan Pelanggan dengan Baik?

Keluhan yang ditangani dengan baik dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan memperbaiki citra perusahaan. Sebaliknya, jika keluhan pelanggan diabaikan atau tidak ditangani dengan baik, hal tersebut dapat berdampak buruk bagi reputasi perusahaan dan dapat membuat pelanggan beralih ke kompetitor.  Maka dari itu, penting untuk selalu memberikan penyelesaian yang tepat dalam menghadapi setiap keluhan pelanggan yang muncul. Hal ini tentunya berguna untuk menjaga hubungan baik dengan pelanggan dan memastikan kelangsungan bisnis dalam jangka waktu yang panjang.

Skill Apa yang Harus Dimiliki dalam Menangani Keluhan Pelanggan?

Berikut ini adalah beberapa skill yang perlu dimiliki untuk menangani keluhan pelanggan secara efektif:
  • Empati: Bersikap empati artinya mampu menempatkan diri di posisi pelanggan. Sikap ini bertujuan untuk memahami situasi dan masalah yang dihadapi pelanggan.
  • Problem Solving: Kemampuan ini bertujuan untuk menemukan solusi terbaik atas masalah yang dihadapi pelanggan. Solusi ini turut mempertimbangkan aspek seperti kebutuhan dan preferensi pelanggan. Maka dari itu, kemampuan problem solving bisa dipadukan dengan sikap kreatif dan fleksibel dalam menemukan alternatif lainnya.
  • Komunikasi: Kemampuan berkomunikasi bukan hanya tentang berbicara, tetapi menyediakan respon dengan tanggap dan logis terhadap keluhan pelanggan. Kemampuan ini juga meliputi sikap tenang saat menghadapi pelanggan yang marah atau kecewa.
  • Mendengarkan Secara Aktif: Kemampuan ini bertujuan untuk mendengarkan dan memahami masalah yang dihadapi pelanggan. Kemampuan mendengarkan yang baik akan membantu dalam mengungkap akar permasalahan dari keluhan pelanggan.
  • Negosiasi: Dalam penanganan keluhan, penting untuk mencapai kesepakatan yang sama-sama memuaskan kedua belah pihak. Dalam hal ini, negosiasi juga memerlukan sikap kooperatif dan adil untuk memberikan hasil yang saling menguntungkan.

Bagaimana Tips Penanganan Keluhan Pelanggan Secara Efektif?

Ikuti panduan berikut ini untuk menangani keluhan pelanggan Anda secara tepat dan efektif:

Simak Keluhan dengan Seksama

Langkah pertama dalam penanganan keluhan yang efektif adalah menyimak keluhan pelanggan dengan seksama. Pelanggan yang mengeluh artinya memiliki ketidakpuasan pada perusahaan Anda. Jadi, penting untuk mendengarkan dengan baik agar tidak memperburuk situasi yang dialami pelanggan. Pada langkah ini, sikap mendengarkan secara aktif diperlukan untuk memahami masalah yang dialami pelanggan serta memberikan solusi yang tepat. 

Tunjukan Sikap Empati Kepada Pelanggan

Sikap empati berperan vital dalam penanganan keluhan pelanggan yang efektif. Berempati artinya mampu menempatkan diri dalam perspektif pelanggan untuk memahami keluhan yang disampaikan. Selain itu, sampaikan juga permintaan maaf yang tulus atas kejadian yang dialami pelanggan. Hal ini akan membantu meredakan kemarahan atau kekecewaan pelanggan. Dengan demikian, pelanggan akan berkenan untuk bekerja sama dalam menemukan solusi terbaik.

Kumpulkan Informasi Penting Terkait Keluhan

Langkah selanjutnya adalah mengumpulkan informasi terkait keluhan yang dialami pelanggan. Hal ini sangat penting untuk memahami akar permasalahan yang ditemui pelanggan serta menyajikan solusi terbaik. Pastikan juga untuk mengklarifikasi informasi tersebut dengan pelanggan agar Anda benar-benar memahami keluhan yang disampaikan.

Hubungi Pihak-Pihak Terkait

Anda dapat menghubungi pihak lain untuk menyelesaikan keluhan pelanggan dengan lebih akurat. Misalnya, jika terjadi kesalahan pada stok barang, Anda dapat berkomunikasi dengan pihak gudang untuk memastikan stok barang yang tersedia. Langkah ini juga berguna untuk mencegah kesalahan yang sama terulang lagi.

Berikan Respon yang Solutif dan Tanggap

Selanjutnya, berikan solusi yang tepat untuk menjawab keluhan pelanggan. Pastikan Anda tidak meninggalkan pelanggan berhari-hari dengan keluhan yang tidak terjawab. Hal ini hanya akan memperburuk persepsi pelanggan dengan respon yang lambat. Selain itu, pastikan solusi yang ditawarkan sesuai dengan SOP penanganan keluhan yang sudah ditetapkan. Anda juga dapat bersikap fleksibel dalam menawarkan alternatif solusi atas keluhan pelanggan.

Lakukan Follow-up

Proses penanganan keluhan tidak selesai pada pemberian solusi saja. Anda dapat melakukan follow-up untuk memastikan bahwa pelanggan tidak mengalami keluhan lagi serta merasa puas dengan solusi yang diberikan. Untuk melakukannya, Anda dapat mengirimkan survei kepuasan pelanggan untuk mengukur keberhasilan dari solusi yang ditawarkan.

Buat Dokumentasi Tentang Keluhan Pelanggan

Langkah yang tidak boleh dilupakan dalam penanganan keluhan pelanggan adalah membuat dokumentasi terkait keluhan. Jadi, Anda dapat mendokumentasikan dan mengarsipkan segala keluhan yang masuk beserta cara penyelesaiannya. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi feedback demi meningkatkan kualitas produk, layanan, dan pengalaman pelanggan secara keseluruhan. Dokumentasi ini juga dapat mempermudah Anda jika muncul keluhan serupa di lain waktu.

MitraComm: Penyedia Agen Contact Center Terlatih untuk Tangani Keluhan Pelanggan dengan Efektif

Penanganan keluhan pelanggan yang tanggap dan solutif adalah kesempatan perusahaan untuk mengubah pengalaman negatif menjadi pengalaman mengesankan. Anda tidak hanya dapat mendorong reputasi positif perusahaan, tetapi juga mempertahankan kepercayaan dan loyalitas pelanggan. Salah satu cara untuk memaksimalkan penanganan keluhan pelanggan adalah melalui agen contact center berpengalaman dari MitraComm. Layanan contact center outsourcing MitraComm telah bergelut di bidang pelayanan pelanggan selama lebih dari 15 tahun dalam menyajikan pengalaman pelanggan yang unggul. Tim agent contact center kami siap untuk menjawab berbagai masalah dan keluhan yang dihadapi pelanggan dengan ramah, professional, serta efisien.  Untuk informasi lebih lanjut seputar contact center outsourcing, Anda dapat menghubungi kami melalui email marketing@phintraco.com Editor: Cardila Ladini