Cara Live Commerce Tingkatkan Engagement dan Penjualan Bisnis

Read More

Solusi Contact Center Outsourcing Pertambangan untuk Dukungan 24/7

Read More

Strategi Manpower Outsourcing untuk Kelola Kebutuhan Tenaga Kerja

Read More

Transactional SMS untuk Bisnis: Solusi Notifikasi Cepat dan Efektif

Read More

Call Center Adalah Jembatan Antara Bisnis dan Pelanggan

Pelanggan membutuhkan perantara untuk menyampaikan keluhan serta pendapat mereka terhadap produk atau layanan yang didapat dari sebuah perusahaan. Saat pelanggan memiliki pertanyaan, mereka tidak bisa langsung menghubungi perusahaan. Untuk mengatasi masalah ini, pusat panggilan hadir sebagai jembatan antara bisnis dan pelanggan. Pusat panggilan memiliki peran penting dalam menjaga hubungan antara pelanggan dengan bisnis, serta menangani pertanyaan dan keluhan pelanggan. Lalu, apa bedanya call center dan customer service? dan apa saja tugas-tugasnya? Simak artikel di bawah ini untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut!

Apa Itu Call Center?

Call center adalah sebuah infrastruktur perusahaan yang terpadu, berfungsi untuk menerima dan mengirimkan permintaan melalui telepon dengan jumlah yang besar. Dalam sebuah perusahaan, keberadaan pusat panggilan biasanya digunakan agar dapat berinteraksi dengan pelanggan dan memberikan informasi yang dibutuhkan pelanggan. Tujuan dari pusat panggilan adalah untuk memberikan dukungan, informasi, atau menyelesaikan masalah pelanggan dengan cepat dan efisien.

Apa Beda Pusat Panggilan dan Customer Services?

Layanan call center disediakan oleh berbagai perusahaan untuk memberikan informasi kepada pelanggan. Pelanggan diberikan informasi lengkap terkait produk melalui layanan ini, mulai dari keunggulan produk hingga manfaatnya. Sampai pelanggan yakin untuk menggunakan produk yang ditawarkan, pusat panggilan harus bisa menanggapi pertanyaan mereka tentang produk. Sementara itu, fokus utama dari customer service adalah untuk menerima keluhan pelanggan. Pelanggan bisa mengungkapkan keluhan atau harapan mereka terkait suatu produk melalui layanan ini. Dengan kata lain, customer service berperan khusus sebagai layanan purna jual.

Apa Saja Tugas Call Center?

Pusat panggilan memiliki tugas yang dapat bervariasi tergantung dengan jenis bisnis dan kebutuhan perusahaan. Tetapi, dalam semua kasus, agent call center harus selalu memberikan pelayanan yang terbaik, menjaga hubungan, dan memastikan kepuasan pelanggan. Selain itu, call center juga perlu memastikan komunikasi dengan pelanggan berjalan lancar. Berikut adalah beberapa tugas dari pusat panggilan:

Memberikan Informasi Detail

Agent call center harus familiar dengan produk dan layanan yang ditawarkan oleh perusahaan, yang berguna untuk memberitahu pelanggan terkait segala informasi produk atau layanan agar mereka merasa puas menerima informasi yang sudah disampaikan. Kebahagiaan pelanggan dapat menaikkan rating perusahaan di mata pelanggan. Artinya, perusahaan bisa mendapatkan lebih banyak pelanggan potensial karena banyak pelanggan yang puas terhadap pelayanan serta informasi yang dibutuhkan.

Melayani Pelanggan

Menerima volume panggilan yang tinggi serta melayani pertanyaan tentang produk secara sopan, memberikan informasi yang akurat tentang produk, dan masih banyak lagi merupakan kewajiban dari pusat panggilan. Hal ini karena tanggung jawab utama call center adalah menyediakan layanan pelanggan. Agent pusat panggilan harus selalu siap untuk menjawab pertanyaan yang dihadapi oleh pelanggan terkait perusahaan. Saat pelanggan mengungkapkan keluhannya, agent harus memberikan respons serta mendengarkan dengan empati, mendokumentasikan keluhan, dan berusaha menyelesaikannya agar pelanggan merasa puas.

Memberi Bantuan Teknis

Salah satu tanggung jawab call center adalah memberi bantuan atau solusi ketika pelanggan memiliki pertanyaan atau masalah terkait produk atau layanan setelah melakukan pembelian. Bantuan ini dapat berupa memecahkan masalah teknis, mengelola akun pelanggan, atau memberikan panduan penggunaan. Dengan menyediakan bantuan teknis, agent membantu memecahkan masalah yang dihadapi pelanggan secara cepat, mendapatkan pemahaman lebih baik tentang barang atau layanan yang digunakan, dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Penjualan

Agent pusat panggilan bertugas memberikan informasi tentang promosi, penawaran khusus, atau acara yang akan diselenggarakan oleh perusahaan ke pelanggan dengan melakukan panggilan keluar. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan penjualan produk atau layanan yang dimiliki perusahaan, memberikan informasi terkini ke pelanggan, dan mendorong kemajuan perusahaan.

Apa Saja Jenis–Jenis Call Center?

Tiap jenis pusat panggilan memiliki peran dan tanggung jawabnya tersendiri, tergantung pada kebutuhan serta tujuan dari perusahaan. Maka dari itu, penting untuk memilih jenis pusat panggilan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan serta menjamin bahwa agent telah menerima pelatihan yang diperlukan sesuai dengan fokus dan spesifikasi perusahaan.

Inbound Call

Inbound call adalah jenis layanan yang menerima panggilan masuk dari pelanggan. Biasanya pelanggan akan menghubungi call center untuk menanyakan tentang produk serta layanan, membenahi masalah, atau mengungkapkan keluhan mereka. Bergantung pada panggilan yang dilakukan oleh pelanggan, tiap panggilan inbound call memiliki jumlah panggilan yang berbeda. Melalui interaksi dengan pelanggan, inbound call dapat membantu meningkatkan penjualan.

Outbound Call

Outbound call adalah jenis layanan panggilan kepada pelanggan yang disediakan bisnis untuk memenuhi tujuan tertentu. Layanan ini bertujuan supaya meningkatkan layanan pelanggan dan penjualan bagi perusahaan, dengan mempromosikan produk serta menarik pelanggan baru. Outbound call lebih proaktif dibandingkan dengan inbound call, karena layanan ini dilakukan oleh tim marketing. Panggilan ini biasanya dilakukan agar menindaklanjuti keluhan terkait pelayanan atau memberitahu pelanggan terkait produk baru serta perubahan kebijakan.

Apa Peran Call Center Dalam Bisnis?

Call center berperan penting untuk memastikan komunikasi yang efektif antara perusahaan dengan pelanggan. Selain itu, pusat panggilan juga memiliki peran dalam meningkatkan berbagai aspek di bisnis Anda. Berikut adalah beberapa fungsi dari pusat panggilan terhadap perusahaan:

Efisiensi

Pusat panggilan berperan penting pada upaya meningkatkan efisiensi bisnis, penjualan, dan kepuasan pelanggan. Dengan komunikasi yang efektif, call center mampu meningkatkan angka penjualan dan mencapai target pemasaran perusahaan. Pelanggan menggunakan layanan ini untuk menghubungi perusahaan guna menjawab pertanyaan mereka dengan cepat.

Meningkatkan Keberhasilan

Peran penting pusat panggilan berbeda tergantung pada industrinya. Perusahaan yang seringkali menerima panggilan dalam volume yang tinggi memerlukan kehadiran call center untuk menertibkan kekacauan yang terjadi. Tingkat keberhasilan yang lebih tinggi akan terjadi jika bisnis mengimplementasikan call center dengan efektif.

Brand Awareness

Agent call center dapat meningkatkan brand awareness sebuah perusahaan dan membantu mencapai keunggulan kompetitif atas perusahaan yang kurang menerapkan call center. Jika tidak menggunakan pusat panggilan, banyak perusahaan yang akan kesulitan dalam berjuang memikat dan melayani pelanggan. Pihak perusahaan di pusat panggilan juga harus mampu mengidentifikasi solusi atas berbagai masalah yang dialami pelanggan,

Menangani Panggilan

Pusat panggilan bisa menghubungi pelanggan yang ada saat ini maupun calon pelanggan di masa depan melalui telepon dan email atas nama perusahaan. Tidak hanya itu, layanan ini dapat menangani panggilan dari pelanggan dengan baik itu pada perusahaan besar maupun kecil. Dalam situasi yang rumit, call center bersedia memberikan bantuan untuk pelanggan. Pusat panggilan yang berhasil memberikan pelayanan optimal membuka peluang meningkatnya pelanggan yang setia.

Maksimalkan Pusat Layanan Pelanggan Anda Bersama Mitracomm

Dalam upaya memuaskan pelanggan, perusahaan perlu menyediakan pelayanan yang terbaik. Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mendorong layanan pelanggan yang maksimal adalah dengan membangun call center yang berkualitas. Mitracomm Ekasarana merupakan anak perusahaan dari Phintraco Group yang memiliki 3 unit bisnis yang menyediakan berbagai layanan. Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, Mitracomm membantu bisnis Anda memaksimalkan pusat layanan pelanggan dari berbagai aspek untuk mencapai berbagai tujuan perusahaan. Untuk informasi lebih lanjut terkait call center, hubungi marketing@phintraco.com.

Business Process Outsourcing: Kunci Efisiensi Pertumbuhan Bisnis

Di era kemajuan teknologi informasi ini, bisnis dihadapkan pada persaingan yang semakin ketat dan beragam tantangan. Oleh karena itu, bisnis perlu mencari cara untuk meningkatkan efisiensi dan fokus pada inti bisnis mereka. Salah satu strategi bisnis yang semakin populer dan telah terbukti efektif adalah Business Process Outsourcing atau yang sering disingkat sebagai BPO. Dalam pelaksanaannya, BPO melibatkan pengalihan sebagian atau seluruh proses bisnis suatu perusahaan kepada mitra luar. Hal ini dapat meliputi fungsi-fungsi seperti pelayanan pelanggan, pengelolaan sumber daya manusia, akuntansi, pengembangan perangkat lunak, dan masih banyak lagi. Jika perusahaan Anda berencana untuk bekerja sama dengan penyedia layanan outsourcing, penting bagi Anda untuk memiliki pemahaman yang baik tentang BPO (Business Process Outsourcing). Berikut pada artikel berikut ini akan dijelaskan mengenai pengertian hingga manfaat BPO bagi perusahaan.

Apa itu Business Process Outsourcing (BPO)?

Business Process Outsourcing (BPO) adalah praktik bisnis di mana perusahaan memindahkan sebagian atau seluruh proses bisnisnya ke pihak ketiga, biasanya penyedia layanan outsourcing. Dalam hal ini, perusahaan outsourcing bertanggung jawab atas operasional dan manajemen proses bisnis yang telah dipercayakan oleh perusahaan tersebut. Proses bisnis tersebut dapat meliputi layanan pelanggan, pengolahan data, pengelolaan keuangan, logistik, pemasaran, dan masih banyak lagi. Pemanfaatan BPO memungkinkan perusahaan untuk fokus pada inti bisnis sambil mengurangi biaya operasional dan meningkatkan efisiensi. Hal ini karena dengan mengandalkan pihak eksternal yang ahli dalam bidang tertentu, perusahaan dapat memperoleh tenaga kerja yang terlatih dan teknologi terbaru tanpa harus mengalami investasi besar dalam infrastruktur sendiri.

Apa Tujuan Dari BPO?

Tujuan dari BPO adalah untuk membantu perusahaan mengoptimalkan efisiensi operasional mereka dengan cara mengalihkan sebagian atau seluruh proses bisnis non-inti kepada pihak ketiga yang ahli dalam bidangnya. Dengan melakukan outsourcing, perusahaan dapat fokus pada kegiatan inti mereka sambil memperoleh keuntungan seperti pengurangan biaya, peningkatan kualitas layanan, akses ke sumber daya yang lebih baik, dan fleksibilitas yang lebih tinggi. BPO juga dapat membantu perusahaan meningkatkan skalabilitas dan daya saing mereka di pasar global.

Apa Saja Jenis Business Process Outsourcing?

Terdapat beberapa jenis Business Process Outsourcing, namun setiap jenis BPO memiliki keuntungan dan tantangan tersendiri, dan pilihan tergantung pada kebutuhan dan strategi bisnis perusahaan.

Offshore Outsourcing

Ini adalah jenis BPO di mana perusahaan mengalihkan proses bisnis mereka ke negara-negara yang berbeda, terutama di luar negeri. Biasanya, ini dilakukan untuk memanfaatkan keuntungan biaya yang lebih rendah atau akses ke tenaga kerja yang lebih terampil.

Onshore Outsourcing atau Domestic Outsourcing

Jenis BPO ini melibatkan pengalihan proses bisnis kepada perusahaan yang berada di dalam negara yang sama. Tujuannya adalah untuk memperoleh efisiensi atau keahlian khusus dari perusahaan dalam negeri.

Nearshore Outsourcing

Dalam jenis BPO ini, perusahaan mengalihkan proses bisnis mereka ke negara-negara yang berdekatan secara geografis. Alasan utamanya adalah untuk memperoleh keuntungan dari perbedaan zona waktu yang lebih kecil, bahasa yang mirip, dan kerjasama yang lebih dekat secara fisik.

Manfaat Perusahaan Menggunakan Jasa Business Process Outsourcing

Bekerjasama dengan perusahaan Business Process Outsourcing untuk mengelola area fungsional bisnis tertentu memberikan banyak manfaat dan keuntungan bagi perusahaan. Apa saja keuntungan yang akan didapatkan perusahaan ketika menggunakan jasa Business Process Outsourcing? Berikut diantaranya.

Meningkatkan Produktivitas dan Efisiensi Bisnis Secara Keseluruhan

Menggunakan jasa Business Process Outsourcing memungkinkan perusahaan untuk konsentrasi pada aktivitas bisnis utama yang lebih penting untuk meningkatkan nilai bisnis. Dengan memanfaatkan jasa Business Process Outsourcing, aktivitas bisnis inti dikerjakan oleh karyawan internal yang kompeten dan aktivitas bisnis non-inti dikelola oleh perusahaan BPO yang lebih ahli dan berpengalaman di bidangnya. Bukan jadi dua hal yang terpisah, namun saling bersinergi untuk menghasilkan proses bisnis yang maksimal dengan meningkatkan produktivitas dan efisiensi secara keseluruhan.

Efisiensi Biaya

Saat perusahaan memutuskan untuk menggunakan jasa outsourcing untuk bagian tertentu yang membutuhkan investasi besar seperti kebutuhan peralatan dan teknologi yang cukup besar nilainya, maka perusahaan menghilangkan kebutuhan investasi akan peralatan dan teknologi tersebut. Perkembangan teknologi juga begitu cepat, namun dengan memanfaatkan jasa Business Process Outsourcing perusahaan bisa mendapatkan keuntungan dengan mendapatkan akses pada teknologi terkini yang disediakan oleh perusahaan outsourcing, sehingga bisa memenuhi kebutuhan layanan pelanggan yang maksimal.

Meningkatkan Kualitas Layanan Perusahaan di Mata Pelanggan

Perusahaan jasa Business Process Outsourcing profesional selalu fokus dalam pengembangan keahlian untuk suatu proses bisnis tertentu. Jadi, kualitas setiap pekerja yang dimiliki sudah tidak perlu diragukan. Selain menyediakan keahlian di bidang tertentu, perusahaan jasa Business Process Outsourcing profesional juga menggunakan teknologi modern agar dapat terus melayani client dengan berbagai persyaratan yang mengikuti tren bisnis masa kini. Proses bisnis yang dikelola oleh perusahaan jasa Business Process Outsourcing yang tepat dapat diselesaikan secara cepat dan kompeten dengan penggunaan teknologi mutakhir. Image baik pun akan melekat pada perusahaan di mata pelanggan.

Apa Saja Aktivitas Bisnis yang Dapat Didelegasikan ke Perusahaan BPO?

Dalam layanan outsourcing, ada beberapa aktivitas bisnis yang dapat didelegasikan ke perusahaan BPO. Sudahkah Anda mengetahui aktivitas bisnis apa saja yang dapat didelegasikan ke perusahaan BPO? Berikut diantaranya.

Walk In Customer Service

Salah satu aktivitas bisnis perusahaan yang dapat didelegasikan ke perusahaan BPO adalah walk in customer service. Walk in customer service adalah staf front line yang berperan penting untuk mewakili citra perusahaan di mata pelanggan.

Data Entry

Data entry merupakan tugas yang harus dilakukan berkali-kali dan akan memakan waktu yang lama jika tidak ditangani oleh tenaga profesional. Oleh karena itu, mendelegasikan pekerjaan data entry ke perusahaan BPO akan menjadi keputusan yang sangat tepat untuk perusahaan.

Loyalty Management

Membangun loyalty management merupakan cara tepat untuk memberikan layanan yang inovatif agar dapat mempertahankan hubungan dengan pelanggan. Dalam penanganan aktivitas loyalty management, perusahaan membutuhkan pendekatan dan strategi yang perlu ditangani secara intens, sehingga dibutuhkan dedikasi waktu dan tenaga ahli. Oleh karena itu, perusahaan dapat mendelegasikan pekerjaan loyalty management ini kepada perusahaan BPO.

Direct Sales

Layanan direct sales outsourcing memungkinkan perusahaan untuk memanfaatkan peluang bisnis baru dengan mempekerjakan sales yang ahli di bidangnya. Maka dari itu, mendelegasikan tugas sales kepada perusahaan BPO akan membantu perusahaan meningkatkan revenue dengan cepat.

Outbound Call

Layanan outbound call adalah kegiatan yang bersifat proaktif dengan cara menghubungi pelanggan untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. Outbound call juga menjadi aktivitas binis yang dapat didelegasikan kepada perusahaan BPO.

Mitracomm Adalah Perusahaan Penyedia Layanan Business Process Outsourcing di Indonesia

Dalam upaya mencari cara untuk meningkatkan efisiensi bisnis, tak heran jika telah banyak perusahaan saat ini yang memanfaatkan penyedia layanan Business Process Outsourcing (BPO). Di Indonesia sendiri, MitraComm melalui unit bisnisnya yaitu MitraComm Business Process Outsourcing adalah perusahaan yang telah menjadi penyedia terkemuka dalam industri ini. Dengan pengalaman lebih dari 12 tahun, MitraComm sudah bekerjasama dengan lebih dari 100 perusahaan yang menjadi pemimpin industri di Indonesia. MitraComm menyediakan beragam layanan Outsourcing, mulai dari Contact Center Outsourcing, Digital Engagement, Transactional Process Outsourcing, IT Managed Services, Value Added Services, dan lain-lain. Dengan pengalaman dan reputasi yang kuat di industri BPO, MitraComm telah membuktikan diri sebagai mitra yang dapat diandalkan. Hal ini karena  MitraComm memberikan solusi bisnis yang efektif dan membantu perusahaan mencapai kesuksesan mereka. Dengan tim yang berpengalaman, teknologi canggih, dan dedikasi untuk memberikan layanan terbaik, Mitracomm adalah pilihan yang tepat bagi perusahaan yang ingin meningkatkan efisiensi operasional bisnis mereka melalui BPO.

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami melalui alamat email marketing@phintraco.com.

Customer Service: Pengertian, Tugas, Skill, dan Strategi

Dalam dunia bisnis yang kompetitif saat ini, customer service memegang peranan yang penting. Dengan memberikan pelayanan yang baik dan responsif, perusahaan dapat membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan membangun reputasi yang baik. Oleh karena itu, penting untuk memahami lebih dalam apa itu customer service dan bagaimana mengoptimalkannya secara efektif untuk menjaga kepuasan pelanggan. Oleh sebab itu pada artikel berikut ini akan membahas lebih lengkap pengertian hingga bagaimana mengoptimalkan customer service.

Apa itu Customer Service (CS)?

Customer service adalah fungsi atau tim dalam perusahaan yang bertanggung jawab untuk memberikan pelayanan kepada pelanggan sebelum, selama, maupun setelah proses pembelian berlangsung. Dalam bahasa Indonesia, arti customer service adalah layanan pelanggan, yaitu aktivitas yang bertujuan membantu pelanggan mendapatkan informasi, menyelesaikan kendala, serta memastikan mereka memperoleh pengalaman yang positif saat berinteraksi dengan perusahaan.

Banyak orang juga mengenal istilah CS dalam dunia bisnis. CS adalah singkatan dari customer service, yaitu individu atau tim yang menjadi garda terdepan dalam berinteraksi langsung dengan pelanggan melalui berbagai saluran komunikasi seperti telepon, email, live chat, media sosial, maupun aplikasi pesan instan. Customer service harus siap untuk menjawab pertanyaan, memberikan bantuan, menyelesaikan masalah, dan menangani keluhan pelanggan dengan cara yang ramah, profesional, dan efisien.

Fungsi Customer Service dalam Perusahaan

Customer service memiliki fungsi yang sangat penting dalam menjaga hubungan antara perusahaan dan pelanggan. Berikut beberapa fungsi utama customer service dalam perusahaan.

Menjawab Pertanyaan Pelanggan

Pelanggan sering kali membutuhkan informasi terkait produk, layanan, harga, prosedur pembelian, hingga kebijakan perusahaan. Customer service berperan sebagai sumber informasi yang dapat memberikan jawaban secara cepat, jelas, dan akurat sehingga pelanggan merasa terbantu.

Menangani Keluhan

Tidak semua pengalaman pelanggan berjalan sempurna. Ketika terjadi kendala, keterlambatan layanan, atau ketidaksesuaian produk, customer service bertugas menerima dan menangani keluhan pelanggan secara profesional. Penanganan keluhan yang baik dapat membantu menjaga kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan.

Memberikan Informasi Produk

Customer service juga berfungsi membantu pelanggan memahami fitur, manfaat, cara penggunaan, maupun syarat dan ketentuan suatu produk atau layanan. Dengan informasi yang tepat, pelanggan dapat membuat keputusan pembelian yang lebih yakin.

Menjaga Hubungan Pelanggan

Selain menyelesaikan masalah, customer service memiliki peran penting dalam membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Interaksi yang ramah, responsif, dan konsisten dapat meningkatkan customer satisfaction sekaligus memperkuat loyalitas pelanggan.

Mengumpulkan Feedback Pelanggan

Setiap interaksi pelanggan menyimpan wawasan yang berharga bagi perusahaan. Customer service dapat mengumpulkan feedback, saran, maupun kritik yang kemudian digunakan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas produk, layanan, dan pengalaman pelanggan secara keseluruhan. Baca Juga: Layanan Pelanggan Responsif sebagai Value Bisnis yang Berharga

Apa saja Tugas Customer Service?

Secara umum, tugas dan tanggung jawab customer service meliputi hal-hal sebagai berikut:

Melayani Pelanggan

Customer service bertugas untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Mereka harus mampu menjawab pertanyaan, memecahkan masalah, dan memberikan bantuan kepada pelanggan dengan ramah dan efisien.

Mengelola Komunikasi dengan Pelanggan

Customer service bertanggung jawab untuk mengelola komunikasi dengan pelanggan. Mereka harus mampu berkomunikasi secara efektif melalui telepon, email, obrolan online, atau media sosial. Mereka harus tanggap dan responsif terhadap pertanyaan, keluhan, atau permintaan yang diterima.

Memberikan Informasi

Customer service harus menguasai informasi mengenai produk atau layanan yang ditawarkan perusahaan. Mereka harus bisa memberikan penjelasan yang jelas dan akurat kepada pelanggan tentang fitur, harga, kebijakan pengembalian, atau informasi lain yang relevan.

Menyelesaikan Masalah

Customer service bertugas untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi pelanggan. Mereka harus dapat mendengarkan dengan baik, memahami keluhan atau masalah yang diungkapkan, dan berupaya mencari solusi yang memuaskan bagi pelanggan.

Merekam Informasi

Customer service perlu mencatat dan mengelola informasi yang diterima dari pelanggan. Mereka harus mengumpulkan data pelanggan, mengarsipkan riwayat komunikasi, dan melacak keluhan atau masalah yang telah diselesaikan.

Mempertahankan Kepuasan Pelanggan

Customer service harus menjaga kepuasan pelanggan. Mereka harus berupaya memberikan pengalaman positif kepada pelanggan, menunjukkan empati, memberikan solusi yang memadai, dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk memperbaiki kekurangan atau ketidakpuasan pelanggan.

Skill yang Harus Dimiliki Customer Service

Untuk menjalankan tugasnya secara optimal, customer service membutuhkan kombinasi hard skill dan soft skill yang mendukung kualitas layanan.

Kemampuan Komunikasi

Komunikasi merupakan keterampilan paling mendasar yang harus dimiliki customer service. Kemampuan menyampaikan informasi dengan jelas, mudah dipahami, dan profesional dapat membantu mengurangi kesalahpahaman dalam interaksi dengan pelanggan.

Empati

Empati memungkinkan customer service memahami perasaan dan kebutuhan pelanggan. Dengan menunjukkan kepedulian terhadap masalah yang dihadapi pelanggan, perusahaan dapat membangun hubungan yang lebih kuat dan meningkatkan kepercayaan pelanggan.

Problem Solving

Customer service dituntut mampu menemukan solusi secara cepat dan tepat. Kemampuan problem solving membantu agen mengidentifikasi akar permasalahan serta menentukan langkah penyelesaian yang efektif.

Manajemen Waktu

Dalam lingkungan layanan pelanggan yang dinamis, CS sering kali harus menangani banyak permintaan secara bersamaan. Kemampuan mengelola waktu dengan baik membantu menjaga produktivitas sekaligus memastikan seluruh pelanggan mendapatkan pelayanan yang optimal.

Product Knowledge

Pengetahuan mendalam mengenai produk atau layanan sangat penting untuk mendukung kualitas layanan. Semakin baik pemahaman CS terhadap produk, semakin akurat pula solusi yang dapat diberikan kepada pelanggan.

Kemampuan Menggunakan Sistem CRM

Saat ini sebagian besar perusahaan menggunakan sistem CRM untuk mengelola data pelanggan dan riwayat interaksi. Oleh karena itu, customer service perlu memahami cara menggunakan teknologi tersebut agar proses pelayanan menjadi lebih efisien dan terukur. Baca Juga: 10 Contoh KPI Customer Service untuk Ukur Kualitas Layanan

Strategi Meningkatkan Kualitas Customer Service

Apa saja strategi meningkatkan kualitas layanan pelanggan yang dapat langsung Anda terapkan untuk membantu bisnis semakin berkembang, berikut penjelasannya.

Berikan tanggapan atas seluruh kebutuhan dan keluhan pelanggan dengan cepat

Jika seorang agen customer service mampu memberikan tanggapan atas seluruh pertanyaan dan kebutuhan pelanggan dengan tenggat waktu yang singkat, pastinya pelanggan akan lebih senang dan puas terhadap layanan yang diberikan. Agar dapat menerapkan strategi ini, Anda perlu melatih kemampuan agen secara rutin agar mampu menangani kebutuhan atau keluhan pelanggan sesuai dengan durasi yang ditentukan, serta memiliki sistem yang mendukung kecepatan agen dalam bekerja.

Jadikan customer feedback sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki layanan

Customer feedback adalah komponen penting yang dapat dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan pelanggan kedepannya. Dengan mengetahui apa yang perlu diperbaiki, maka Anda dapat menyesuaikan kembali kualifikasi seperti apa yang harus diterapkan oleh agen CS Anda. Perlu diketahui bahwa customer feedback bukan hanya dalam bentuk keluhan yang disampaikan melalui email, chat, SMS, atau platform modern lainnya. Namun, setiap interaksi antara agen dan pelanggan dapat menjadi suatu feedback yang tersembunyi tapi sangat bernilai harganya. Maka dari itu, Anda perlu memiliki sistem perekam panggilan yang dapat membantu Anda memantau setiap interaksi antara agen dengan pelanggan, dan buat interaksi tersebut menjadi wawasan yang berharga untuk menentukan keputusan dan strategi bisnis di masa depan.

Lengkapi layanan dengan omnichannel support

Kegiatan manusia saat ini sangat bergantung pada penggunaan teknologi modern. Tidak terkecuali untuk urusan belanja, pelanggan kini sudah beralih memanfaatkan platform digital untuk mencari kebutuhannya. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kualitas layanan pelanggan, Anda perlu melengkapi layanan dengan omnichannel support. Omnichannel adalah kombinasi layanan dari berbagai channel yang diintegrasikan, sehingga perusahaan dapat lebih optimal dalam menjangkau pelanggannya atau pelanggan potensial.

Tawarkan layanan 24 jam dalam sehari

Strategi pelayanan ini sangat penting diterapkan jika suatu perusahaan telah memiliki jumlah pelanggan yang cukup banyak. Jika suatu perusahaan menyediakan layanan selama 24 jam dalam sehari, pelanggan akan dapat dengan mudah menghubungi perusahaan tersebut kapan pun. Untuk dapat menerapkan strategi ini, Anda perlu memiliki tim yang didedikasikan khusus untuk menangani seluruh kebutuhan layanan pelanggan.

Menggunakan jasa contact center outsourcing

Jika berhasil menerapkan strategi meningkatkan kualitas layanan pelanggan yang telah dijelaskan sebelumnya, maka memiliki kualitas layanan pelanggan diatas rata-rata bukan lagi hanya sekedar rencana. Namun, pertanyaannya adalah apakah setiap perusahaan memiliki waktu dan kesempatan untuk secara khusus menerapkan strategi-strategi tersebut? Baca Juga: Contact Center Outsourcing: Solusi Efisien Tingkatkan Kualitas Layanan

Mengapa Banyak Perusahaan Memilih Contact Center Outsourcing?

Seiring meningkatnya ekspektasi pelanggan, perusahaan dituntut menyediakan layanan yang cepat, konsisten, dan tersedia di berbagai channel komunikasi. Namun, membangun operasional customer service yang optimal membutuhkan sumber daya yang besar.

Melalui contact center outsourcing, perusahaan dapat memperoleh berbagai manfaat, antara lain:

  • Menghemat biaya operasional dan investasi teknologi.
  • Mendapatkan akses ke SDM customer service yang telah terlatih.
  • Menyediakan layanan pelanggan 24/7.
  • Memastikan pencapaian SLA yang terukur dan konsisten.
  • Meningkatkan fleksibilitas serta skalabilitas operasional sesuai kebutuhan bisnis.
Dengan dukungan partner outsourcing yang tepat, perusahaan dapat lebih fokus pada pengembangan bisnis inti tanpa mengorbankan kualitas layanan pelanggan.

Optimalkan Customer Services Bisnis Bersama Mitracomm

Menjadikan perusahaan Anda sebagai salah satu perusahaan yang memiliki kualitas layanan pelanggan terbaik bukanlah suatu tujuan yang sederhana, dibutuhkan perencanaan yang baik dan penerapan yang konsisten. Oleh karena itu, Anda perlu bekerja sama dengan perusahaan partner penyedia contact center outsourcing agar tujuan memiliki layanan yang memenuhi kriteria berkualitas dapat terlaksana. Memanfaatkan layanan contact center outsourcing memungkinkan perusahaan Anda memiliki layanan pelanggan yang berkualitas, selagi tetap fokus pada pekerjaan lain yang sifatnya strategis untuk kemajuan perusahaan. Sebagai perusahaan yang berfokus membantu perusahaan dari berbagai industry dalam meningkatkan layanan pelanggan mereka, MitraComm adalah solusi yang tepat dalam hal layanan pelanggan perusahaan Anda. Dengan mempercayakan MitraComm sebagai mitra contact center outsourcing, perusahaan Anda dapat memanfaatkan berbagai layanan pelanggan, diantaranya adalah sebagai berikut.

Walk-in Customer Service

MitraComm dapat menyediakan tim yang siap membantu pelanggan yang datang langsung ke lokasi Anda. Mereka akan memberikan pelayanan yang ramah dan membantu menyelesaikan masalah atau pertanyaan yang dimiliki pelanggan.

Assessment Processes

MitraComm dapat membantu dalam menjalankan proses penilaian untuk rekrutmen karyawan baru atau evaluasi kinerja. Mereka akan mengelola proses penilaian dengan cermat dan memberikan laporan yang terperinci.

Data Entry

MitraComm dapat mengambil tanggung jawab pemrosesan entri data bagi perusahaan Anda. Mereka akan memastikan data yang dimasukkan akurat dan terorganisir dengan baik.

Loyalty Management

MitraComm dapat membantu dalam mengelola program loyalitas pelanggan Anda. Mereka akan menjaga komunikasi dengan pelanggan, memberikan penghargaan, dan mengelola kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan loyalitas pelanggan.

Direct Sales

MitraComm dapat menawarkan layanan penjualan langsung untuk produk atau layanan perusahaan Anda. Tim penjualan mereka akan menghubungi calon pelanggan potensial secara aktif dan membantu dalam proses penjualan.

Outbound Call Services

MitraComm juga dapat menyediakan layanan panggilan keluar untuk berbagai keperluan seperti survei telepon, pembersihan data, panggilan selamat datang, penjualan melalui telepon, dan pengumpulan piutang. Dengan menggunakan layanan-layanan ini dari MitraComm, perusahaan Anda dapat mengoptimalkan operasional, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan fokus pada kegiatan inti bisnis.   Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami melalui email marketing@phintraco.com

Outbound Sales Adalah Rahasia Jitu Memaksimalkan Penjualan

Dalam era persaingan bisnis yang semakin ketat, outbound sales dapat menjadi rahasia jitu bagi perusahaan untuk mencapai target penjualan mereka. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi pengertian outbound sales hingga cara mengoptimalkan outbound sales. Dengan pemahaman yang mendalam tentang outbound sales, perusahaan dapat meningkatkan prospek penjualan, mengoptimalkan pendapatan, dan memperluas jangkauan pasar. Mari kita jelajahi lebih lanjut mengenai outbound selling dan bagaimana hal ini dapat mengubah permainan penjualan perusahaan Anda.

Apa Itu Outbound Sales?

Meskipun teknologi telah membuka pintu untuk metode penjualan baru seperti pemasaran digital, Outbound Selling masih menjadi strategi yang efektif untuk banyak perusahaan. Lantas apa itu outbound sales? Outbound Sales adalah metode penjualan di mana perusahaan atau penjual aktif mencari prospek dan menghubungi calon pelanggan potensial untuk menawarkan produk atau layanan mereka. Ini berbeda dengan metode penjualan inbound, di mana pelanggan datang kepada perusahaan dengan inisiatif sendiri. Dalam Outbound Sales, tim penjualan biasanya menggunakan berbagai strategi untuk menjangkau calon pelanggan. Mulai dari panggilan telepon, email, atau bahkan pertemuan langsung. Tim penjualan akan memperkenalkan produk atau layanan mereka, menjelaskan manfaatnya, dan mencoba meyakinkan calon pelanggan untuk melakukan pembelian.

Apa Saja Tugas Dari Outbound Sales Specialist?

Tugas dari seorang Outbound Selling Specialist melibatkan berbagai aktivitas untuk menjual produk atau layanan kepada calon pelanggan melalui komunikasi aktif. Berikut ini adalah beberapa tugas yang umum dilakukan oleh seorang Outbound Sales Specialist:

Mencari Prospek

Outbound Selling Specialist bertanggung jawab untuk mencari dan mengidentifikasi calon pelanggan potensial. Mereka melakukan riset pasar, menjelajahi basis data, atau menggunakan teknik lainnya untuk menemukan calon pelanggan yang sesuai dengan produk atau layanan ditawarkan.

Menghubungi Calon Pelanggan

Setelah menemukan calon pelanggan potensial, Outbound Selling Specialist melakukan kontak aktif dengan mereka. Ini dapat dilakukan melalui panggilan telepon, surel, pesan instan, atau media komunikasi lainnya. Mereka memperkenalkan produk atau layanan, menjelaskan manfaatnya, dan mencoba meyakinkan calon pelanggan untuk membeli.

Presentasi Penjualan

Outbound Selling Specialist akan melakukan presentasi penjualan kepada calon pelanggan. Ini melibatkan menjelaskan fitur produk atau layanan dengan jelas, menyoroti manfaatnya, dan menjawab pertanyaan atau keberatan yang mungkin muncul. Presentasi yang baik membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang produk atau layanan yang ditawarkan.

Negosiasi

Salah satu tugas penting dari seorang Outbound Selling Specialist adalah melakukan negosiasi dengan calon pelanggan. Mereka mencoba untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan, termasuk dalam hal harga, syarat pembayaran, atau pilihan paket. Kemampuan negosiasi yang baik sangat penting untuk mencapai hasil penjualan yang sukses.

Mengikuti Proses Penjualan

Outbound Sales Specialist akan memantau dan mengikuti proses penjualan dari awal hingga akhir. Hal ini mencakup mengelola catatan penjualan, memperbarui informasi pelanggan, dan mengoordinasikan dengan tim internal seperti tim pemasaran atau tim dukungan pelanggan.

Mencapai Target Penjualan

Outbound Selling Specialist bertanggung jawab untuk mencapai target penjualan yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Mereka bekerja keras untuk mencapai angka penjualan yang ditargetkan dan terus meningkatkan kinerja penjualan mereka.

Membangun Hubungan Dengan Pelanggan

Setelah berhasil menjual produk atau layanan, Outbound Selling Specialist berusaha membangun hubungan yang baik dengan pelanggan. Mereka dapat melakukan tindak lanjut, memberikan dukungan purna jual, atau memperkenalkan pelanggan kepada tim dukungan pelanggan jika diperlukan.

Strategi Melakukan Sales Outbound Dengan Efektif

Strategi melakukan outbound sales melibatkan beberapa langkah penting. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda ikuti:

Buat Buyer Persona

Langkah pertama adalah membuat profil pembeli ideal atau "buyer persona". Buyer persona adalah representasi fiksi dari calon pembeli yang merupakan target pasar Anda. Profil tersebut berisikan identifikasi demografi, minat, kebutuhan, tantangan, dan preferensi mereka. Informasi ini akan membantu Anda menyusun pesan penjualan yang tepat dan merancang kampanye outbound yang efektif.

Manfaatkan Tool

Manfaatkan alat bantu yang ada untuk mendukung upaya outbound selling Anda. Beberapa alat yang dapat Anda manfaatkan termasuk alat email marketing, alat CRM (Customer Relationship Management), atau alat analisis data. Gunakan alat-alat ini untuk mengelola kontak pelanggan, mengirim email massal, melacak prospek, dan menganalisis kinerja kampanye Anda.

Lakukan Pelatihan dan Sales Enablement

Pastikan tim penjualan Anda terlatih dengan baik dan memiliki pengetahuan yang cukup tentang produk atau layanan yang ditawarkan. Lakukan pelatihan reguler untuk meningkatkan keterampilan penjualan mereka. Selain itu, berikan dukungan penjualan melalui materi penjualan relevan, panduan penjualan, dan sumber daya lainnya yang membantu tim penjualan dalam menjalankan tugas mereka.

Tentukan Target dan Bonusnya

Tetapkan target yang jelas dan realistis untuk tim penjualan Anda. Tujuan ini harus spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan berbatas waktu. Selain itu, tawarkan insentif atau bonus yang menguntungkan untuk mendorong motivasi tim penjualan dan mencapai target yang ditetapkan. Insentif ini dapat berupa bonus finansial, pengakuan publik, atau penghargaan lainnya yang sesuai dengan kebijakan perusahaan Anda.

Tingkatkan Kinerja Outbound Sale Bisnis Bersama Mitracomm

Dunia bisnis semakin kompetitif, meningkatkan kinerja outbound sale menjadi sangat penting bagi perusahaan untuk mencapai kesuksesan. Salah satu langkah yang dapat diambil adalah bekerja sama dengan Mitracomm, perusahaan yang mengkhususkan diri dalam layanan Business Process Outsourcing. Melalui unit bisnisnya yaitu MitraComm Ekasarana Business Process Outsourcing, Mitracomm telah terbukti menjadi mitra yang andal dan terpercaya dalam meningkatkan kinerja layanan pelanggan perusahaan melalui layanannya yaitu contact center outsourcing. Mitracomm memiliki agen yang berpengalaman dan pengetahuan mendalam tentang strategi penjualan, mereka dapat membantu perusahaan mengoptimalkan layanan pelanggan perusahaan Anda. Selain itu, dengan bekerjasama dengan Mitracomm juga membantu menghemat waktu dan sumber daya internal perusahaan. Dengan mengandalkan layanan contact center outsourcing dari Mitracomm, perusahaan dapat fokus pada kegiatan inti mereka, sementara tugas outbound sales ditangani oleh spesialis yang berdedikasi. Tingkatkan kinerja outbound sales bisnis Anda sekarang bersama Mitracomm dan dapatkan keunggulan kompetitif yang dibutuhkan untuk mencapai kesuksesan di pasar yang semakin ketat. Hubungi kami melalaui marketing@phintraco.com untuk informasi lebih lanjut mengenai contact center outsourcing.

Inbound Sales: Mengubah Prospek Menjadi Pelanggan Setia

Dalam dunia pemasaran yang kompetitif saat ini, upaya untuk mempertahankan pelanggan setia menjadi sangat penting bagi kesuksesan sebuah perusahaan. Sedangkan, pendekatan pemasaran secara tradisional semakin kurang efektif untuk diterapkan oleh perusahaan.  Salah satu strategi yang terbukti efektif dalam mencapai tujuan tersebut adalah melalui pendekatan inbound sales. Inbound sales melibatkan upaya untuk memahami kebutuhan dan masalah prospek, dan menyediakan solusi yang relevan melalui konten informatif dan layanan yang personal. Dengan strategi ini, prospek menjadi lebih tertarik dan terlibat dengan bisnis, yang pada gilirannya meningkatkan peluang mereka untuk menjadi pelanggan setia. Pada artikel kali ini, penulis akan membahas lebih lanjut tentang pengertian dan cara mengoptimalkan inbound sales.

Apa itu Inbound Sales?

Inbound sales adalah pendekatan penjualan yang berfokus untuk menarik minat pelanggan dengan memberikan nilai tambah dan solusi atas masalah atau kebutuhan yang mereka miliki. Dalam penerapan inbound sales, perusahaan berusaha untuk menarik perhatian pelangan atau calon pelanggan dengan konten informatif yang relevan dan menarik, seperti artikel blog, video, atau panduan. Kemudian, perusahaan berusaha untuk mengumpulkan informasi tentang calon pelanggan melalui formulir, survei, atau interaksi lainnya. Informasi ini dapat digunakan untuk memahami kebutuhan dan preferensi calon pelanggan. Setelah itu, perusahaan dapat berfokus pada memberikan solusi dan nilai tambah kepada pelanggan melalui interaksi langsung, seperti percakapan telepon, obrolan daring, atau pertemuan tatap muka. Dalam proses ini, perusahaan berusaha untuk memahami masalah atau kebutuhan yang dihadapi oleh calon pelanggan dan menawarkan solusi yang relevan.

Inbound Sales vs Outbound Sales, Apa Bedanya?

Perbedaan antara inbound sales dan outbound sales terletak pada pendekatan, arah komunikasi yang digunakan untuk menjual produk atau layanan dan tujuan dari penerapan pendekatan tersebut.

Pendekatan

Inbound Sales mengacu pada strategi pemasaran di mana calon pelanggan mencari informasi atau solusi melalui internet, media sosial, atau platform lainnya. Tim penjualan menggunakan konten yang relevan dan menarik untuk menarik minat pelanggan potensial. Sedangkan, Outbound Sales melibatkan inisiatif proaktif dari tim penjualan untuk menghubungi calon pelanggan secara langsung. Metode yang umum digunakan dalam Outbound Sales termasuk panggilan telepon, email, atau kunjungan langsung.

Arus Komunikasi

Dalam Inbound Sales, komunikasi dimulai oleh calon pelanggan yang mengajukan pertanyaan, mengisi formulir, atau menghubungi perusahaan. Tim penjualan merespons permintaan tersebut dan menyediakan solusi atau informasi yang dibutuhkan oleh pelanggan. Sedangkan dalam Outbound Sales, tim penjualan mengambil inisiatif untuk menghubungi calon pelanggan. Mereka mengidentifikasi prospek yang mungkin berminat dan mengirim pesan penjualan atau menawarkan produk atau layanan secara langsung.

Tujuan

Tujuan utama Inbound Sales adalah untuk mengarahkan calon pelanggan melalui proses penjualan dengan memberikan jawaban yang relevan dan bermanfaat serta membangun hubungan yang kuat. Tujuan utama Outbound Sales adalah untuk menghasilkan minat dan kesadaran terhadap produk atau layanan perusahaan dan mengubah prospek menjadi pelanggan aktif.

Strategi Melaksanakan Sales Inbound dengan Efektif

Strategi melaksanakan sales inbound dengan efektif melibatkan beberapa langkah penting seperti membuat buyer journey, mengembangkan proses penjualan, personalisasi pendekatan, dan integrasi sales dan marketing. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai setiap langkah tersebut:

Membuat Buyer Journey

Buyer journey mengacu pada perjalanan yang dilakukan oleh calon pembeli mulai dari awal penemuan produk atau layanan hingga menjadi pelanggan yang loyal. Untuk melaksanakan sales inbound dengan efektif, penting untuk memahami buyer journey dan mengidentifikasi langkah-langkah kunci yang diambil oleh calon pembeli. Langkah-langkah yang dapat Anda ambil dalam membuat buyer journey yang efektif antara lain:
  • Identifikasi tahap-tahap dalam buyer journey, seperti kesadaran, pertimbangan, dan keputusan.
  • Kenali kebutuhan, tantangan, dan pertanyaan yang mungkin dihadapi oleh calon pembeli pada setiap tahap.
  • Buat konten yang relevan dan bernilai untuk setiap tahap buyer journey.
  • Pastikan konten yang dibuat dapat membantu calon pembeli memahami solusi yang ditawarkan dan mengarahkan mereka menuju pembelian.

Mengembangkan Proses Penjualan

Untuk melaksanakan sales inbound dengan efektif, penting untuk mengembangkan proses penjualan yang terstruktur dan terukur. Beberapa langkah yang dapat Anda lakukan dalam mengembangkan proses penjualan yang efektif antara lain:
  • Identifikasi tahapan-tahapan dalam proses penjualan, seperti prospek awal, kualifikasi, presentasi, negosiasi, dan penutupan.
  • Definisikan kriteria yang jelas untuk setiap tahapan, seperti kualifikasi prospek atau tindakan yang harus diambil pada setiap tahap.
  • Gunakan teknologi dan alat yang tepat untuk mendukung proses penjualan, seperti CRM (Customer Relationship Management) untuk melacak prospek dan kemajuan penjualan.
  • Lakukan analisis reguler terhadap proses penjualan untuk mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dan mencapai hasil yang lebih baik.

Personalisasi Pendekatan

personalisasi pendekatan adalah kunci dalam melaksanakan sales inbound yang efektif. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mempersonalisasi pendekatan penjualan:
  • Pelajari calon pembeli dengan mendalam, termasuk preferensi, kebutuhan, dan tantangan yang mereka hadapi.
  • Gunakan informasi yang dikumpulkan untuk memberikan rekomendasi atau solusi yang relevan dan disesuaikan dengan kebutuhan calon pembeli.
  • Berikan pengalaman yang personal dan unik kepada calon pembeli melalui komunikasi yang ramah, berfokus pada mereka, dan memberikan nilai tambah.
  • Jaga hubungan yang baik dengan calon pembeli, baik melalui tindak lanjut yang teratur, menyediakan informasi tambahan yang berguna, atau memberikan dukungan yang dibutuhkan.

Integrasi Sales dan Marketing

Integrasi sales dan marketing adalah langkah penting dalam melaksanakan sales inbound yang efektif. Dengan mengintegrasikan kedua tim ini, Anda dapat meningkatkan koordinasi dan sinergi antara upaya penjualan dan pemasaran. Beberapa cara untuk mengintegrasikan sales dan marketing antara lain:
  • Buat komunikasi dan kolaborasi yang terbuka antara tim sales dan marketing.
  • Bagikan informasi yang relevan antara kedua tim, seperti data prospek, wawasan pasar, dan hasil kampanye pemasaran.
  • Libatkan tim sales dalam pengembangan strategi pemasaran, sehingga mereka memiliki pemahaman yang lebih baik tentang tujuan dan pesan yang disampaikan.
  • Evaluasi secara bersama-sama upaya penjualan dan pemasaran untuk mengetahui apa yang berfungsi dan apa yang perlu ditingkatkan.

Tingkatkan Kinerja Sales Inbound Bisnis Bersama Mitracomm

Dalam melaksanakan pendekatan inbound sales, penting untuk memiliki mitra yang dapat membantu mengoptimalkannya secara maksimal. Salah satu mitra yang dapat Anda andalkan adalah MitraComm. MitraComm melalui unit bisnisnya yaitu MitraComm Business Process Outsourcing merupakan mitra yang ahli dalam mengoptimalkan strategi penjualan bisnis Anda. Dengan MitraComm, Anda akan mendapatkan agen yang berpengalaman dalam mengelola kampanye pemasaran. MitraComm juga akan membantu Anda mengoptimalkan situs web Anda untuk menarik lebih banyak pengunjung dan meningkatkan peringkat di mesin pencari. MitraComm juga akan mengembangkan konten yang relevan dan menarik untuk menarik minat calon pelanggan. Selain itu, MitraComm akan mengelola kampanye email pemasaran yang efektif untuk berkomunikasi secara langsung dengan prospek. Tak hanya itu, MitraComm juga dapat membantu Anda mengelola percakapan dan interaksi dengan pelanggan potensial melalui live chat dan saluran media sosial. Dengan pendekatan yang holistik dan terarah, MitraComm tentu dapat mengawasi dan menganalisis data untuk mengidentifikasi peluang baru dan meningkatkan strategi bisnis yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Jika Anda ingin meningkatkan pendekatan pemasaran bisnis Anda, MitraComm adalah mitra yang tepat. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi MitraComm melalui marketing@phintraco.com

Customer Satisfaction Score Adalah Indikator Kepuasan Pelayanan

Selama menjalankan bisnis, tentu kita harus memberikan pengalaman positif terhadap pelanggan terkait produk atau layanan yang kita tawarkan. Selain itu, pengalaman pelanggan yang baik tersebut juga dapat membentuk loyalitas pelanggan terhadap bisnis. Jika customer experience yang mereka dapatkan menyenangkan, secara tidak langsung hal itu akan mendorng kepuasan pelanggan dengan produk atau layanan yang diberikan. Dalam mengukur tingkat kepuasan pelanggan, terdapat beberapa indikator yang perlu perusahaan perhatikan. Salah satu faktor penting yang perlu perusahan perhatikan dalam layanan pelanggan bisnis Anda yaitu Customer Satisfaction Score. Nah, apa itu Customer Satisfaction Score, manfaat, dan bagaimana cara menghitungnya? Yuk, simak penjelasan lengkapnya pada artikel berikut.

Apa Itu Customer Satisfaction Score (CSAT)?

Dalam contact center, Customer Satisfaction Score atau CSAT adalah metrik KPI yang digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan terhadap produk atau layanan yang diberikan oleh suatu perusahaan. CSAT dapat memberikan gambaran tentang sejauh mana pelanggan puas dengan pengalaman mereka dalam berinteraksi bersama perusahaan. CSAT sering kali diukur melalui survei atau kuesioner yang diberikan kepada pelanggan setelah mereka menggunakan produk atau menerima layanan. Survei tersebut mungkin berisi pertanyaan tentang kepuasan pelanggan terhadap aspek-aspek tertentu seperti kualitas produk, kecepatan layanan, kejelasan komunikasi, dan responsifitas perusahaan. Hasil dari CSAT biasanya dinyatakan dalam bentuk skor atau persentase kepuasan. Skor dapat berkisar dari 1 hingga 5 atau dari 1 hingga 10, di mana skor yang lebih tinggi menunjukkan tingkat kepuasan yang lebih tinggi. Persentase kepuasan dapat dihitung dengan membagi jumlah responden yang menyatakan puas dengan jumlah total responden dan kemudian dikalikan dengan 100.

Apa Manfaat CSAT untuk Bisnis?

Customer Satisfaction Scores memiliki beberapa manfaat penting untuk bisnis. Berikut ini adalah beberapa manfaat itu diantaranya:

Internal Benchmarking

Custumer satisfaction scores dapat digunakan sebagai alat untuk membandingkan kinerja antar tim atau departemen dalam bisnis. Mengumpulkan data CSAT dari berbagai area bisa membantu bisnis mengidentifikasi perbedaan dalam kepuasan pelanggan dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk meningkatkannya. Ini memungkinkan perusahaan menetapkan standar internal yang lebih baik dan mendorong pertumbuhan keseluruhan pada kualitas pelayanan.

Quality Scores

CSAT memberikan metrik objektif untuk mengukur kepuasan pelanggan terhadap produk atau layanan yang ditawarkan. Melalui pelacakan  dari waktu ke waktu, bisnis dapat mengetahui tren kepuasan pelanggan dan melihat dampak dari perubahan yang mereka buat. Analisis tersebut mempermudah perusahaan menentukan area di mana mereka perlu meningkatkan kualitas produk atau layanan mereka untuk memenuhi harapan pelanggan.

Routing

CSAT memberkan pengaturan pelanggan menjadi lebih baik. Dengan meminta umpan balik dari pelanggan setelah interaksi atau pembelian, bisnis bisa menentukan pelanggan mana yang puas dan mana yang tidak. Informasi ini digunakan untuk merouting pelanggan ke tim atau departemen yang paling mampu memenuhi kebutuhan mereka. Bisnis akan secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional dan memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik.

Customer Retention

CSAT juga membantu perusahaan mempertahankan pelanggan yang ada. Memastikan kepuasan pelanggan membantu perusahaan meningkatkan loyalitas pelanggan dan mengurangi tingkat churn. Pengumpulan umpan balik dan perbaikan area kurang optimal memungkinkan bisnis membangun hubungan yang lebih kuat dengan pelanggan dan memastikan bahwa mereka terus menggunakan produk atau layanan yang ditawarkan.

A Proactive Strategy

CSAT juga mempercepat bisnis untuk mengadopsi strategi proaktif dalam meningkatkan kepuasan pelanggan. Mengidentifikasi tren dan pola dalam umpan balik pelanggan dapat membuat perusahaan lebih siap mengantisipasi masalah potensial dan mengambil tindakan pencegahan sebelum pelanggan mengalami kekecewaan atau ketidakpuasan. Dengan demikian, bisnis dapat merespons secara cepat dan mengurangi dampak negatif yang mungkin timbul.

Bagaimana Cara Menghitung Customer Satisfaction Score ?

Cara menghitung CSAT cukup sederhana dan melibatkan beberapa langkah sebagai berikut:

Tentukan Pertanyaan

Tentukan pertanyaan yang akan diajukan kepada pelanggan untuk mengukur kepuasan pelanggan. Contohnya, "Sejauh mana Anda puas dengan produk/layanan kami?" atau "Berapa nilai kepuasan Anda terhadap pengalaman berbelanja di toko kami?"

Pilihan Jawaban

Tetapkan pilihan jawaban yang dapat dipilih oleh pelanggan. Biasanya menggunakan skala dari 1 hingga 5 atau dari 1 hingga 10. Misalnya, 1 untuk "Tidak Puas" dan 5 untuk "Sangat Puas".

Kumpulkan Data

Ajukan pertanyaan kepada pelanggan dan catat jawaban pelanggan.

Hitung Total Skor

Jumlahkan semua skor jawaban yang diberikan oleh pelanggan.

Hitung CSAT

Bagi total skor dengan jumlah responden yang menjawab, kemudian kalikan dengan 100 untuk mendapatkan persentase CSAT. Customer Satisfaction Score Formula: CSAT = Jumlah Puas/Total Responden x 100% Misalnya, jika ada 50 responden dengan total skor 200, maka CSAT dapat dihitung sebagai berikut: CSAT = (200/50) x 100 = 4 x 100 = 80. Jadi, CSAT untuk kasus tersebut adalah 80, yang menunjukkan tingkat kepuasan pelanggan sebesar 80%.

Kapan Waktu Terbaik untuk Menghitung Customer Satisfaction Score?

Penting untuk menyesuaikan waktu penghitungan customer satisfaction scores dengan kebutuhan bisnis Anda dan mencari momen yang paling relevan untuk mendapatkan pemahaman yang akurat tentang kepuasan pelanggan. Dalam hal ini, waktu terbaik untuk menghitung CSAT sangatlah bervariasi tergantung pada jenis bisnis atau layanan yang Anda tawarkan. Namun, beberapa waktu yang umumnya dianggap baik untuk menghitung CSAT adalah setelah pelanggan selesai menggunakan produk atau layanan Anda. Menghitung  juga bisa dilakukan beberapa waktu setelah pelanggan menggunakan produk atau layanan. Menunggu beberapa waktu sebelum menghitung CSAT juga dapat memberikan gambaran yang lebih baik tentang kepuasan jangka panjang pelanggan. Selain itu, waktu terbaik untuk menghitung CSAT yaitu setelah interaksi pelanggan dengan agen layanan pelanggan bisnis Anda. Menghitung CSAT setelah pelanggan berinteraksi dengan agen tersebut dapat memberikan wawasan tentang kualitas layanan yang bisnis Anda berikan.

MitraComm Memastikan Bisnis Anda Memberi Layanan Terbaik Kepada Pelanggan

Sebagai penyedia layanan contact center outsourcing, MitraComm berkomitmen untuk membantu bisnis Anda memberikan layanan terbaik kepada pelanggan. Salah satu langkah MitraComm dalam meningkatkan KPI (Key Performance Indicator) contact center yaitu dengan melakukan analisis menyeluruh terhadap data yang dihasilkan dari operasional contact center. Sehingga dapat mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dan mengambil tindakan yang tepat untuk meningkatkan KPI. MitraComm juga menyediakan laporan rutin kepada mitra bisnis, supaya Anda dapat melihat perkembangan dan kinerja contact center secara transparan.  Tak hanya itu, MitraComm berfokus pada peningkatan KPI contact center melalui pelatihan karyawan, penggunaan teknologi canggih, peningkatan pengalaman pelanggan, dan fleksibilitas layanan. Dengan MitraComm sebagai mitra contact center outsourcing Anda, Anda memastikan bahwa bisnis Anda memberikan layanan terbaik kepada pelanggan. Hubungi kami melalui marketing@phintraco.com untuk informasi lebih lanjut terkait contact center outsourcing.

Pentingnya Service Level dalam Contact Center

Jika Anda menjadi bagian dari manajemen contact center di sebuah perusahaan, pastinya Anda tahu apa itu service level. Dalam dunia contact center, standar pelayanan untuk mengukur tingkat kualitas layanan yang diberikan kepada pelanggan dikenal dengan istilah service level. Namun, seberapa penting service level dalam contact center atau layanan pelanggan?.

Pengertian Service Level

Service Level adalah ukuran kinerja yang digunakan untuk mengevaluasi dan mengukur sejauh mana layanan yang diberikan oleh sebuah organisasi memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Ini adalah konsep yang umum digunakan dalam manajemen customer service dan memungkinkan organisasi untuk mengukur keberhasilan mereka dalam memenuhi janji layanan kepada pelanggan. SL sering kali diukur dengan menggunakan Key Performance Indicators (KPIs) yang telah ditentukan sebelumnya. KPIs ini dapat mencakup parameter seperti waktu respons, waktu penyelesaian, tingkat keberhasilan, panggilan terputus dan lain-lain, tergantung pada jenis layanan yang diberikan.

Apa Tujuan Utama Dari Service Levels?

Tujuan dari Service Levels adalah untuk memastikan bahwa organisasi atau perusahan memberikan layanan yang memenuhi atau bahkan melampaui harapan pelanggan. Dengan memiliki SL yang baik, organisasi dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, membangun reputasi yang baik, dan memperoleh keunggulan kompetitif di pasar. Oleh karena itu, untuk mencapai customer service level yang diinginkan, organisasi atau perusahaan perlu memiliki proses yang efektif dan efisien, infrastruktur yang memadai, sumber daya yang memadai, dan pemantauan yang terus-menerus terhadap kinerja layanan. Jika SL tidak tercapai, organisasi perlu mengidentifikasi penyebabnya, mengambil tindakan perbaikan, dan melakukan penyesuaian yang diperlukan untuk memastikan pemenuhan janji layanan kepada pelanggan.

Bagaimana Cara Menghitung Service Level?

Service level adalah metrik yang digunakan untuk mengukur kinerja sebuah sistem layanan terhadap tingkat kepuasan pelanggan. Untuk menghitung service level, Anda dapat menggunakan rumus berikut: SL (%) = (Jumlah permintaan yang dilayani tepat waktu / Jumlah total permintaan) x 100 Untuk menghitungnya, langkah-langkah yang dapat Anda ikuti adalah sebagai berikut:
  1. Tentukan periode waktu yang ingin Anda evaluasi, misalnya satu bulan.
  2. Catat jumlah total permintaan yang masuk selama periode waktu tersebut.
  3. Identifikasi jumlah permintaan yang dilayani tepat waktu selama periode waktu yang sama.
  4. Hitung rasio antara jumlah permintaan yang dilayani tepat waktu dengan jumlah total permintaan, kemudian kalikan dengan 100 untuk mendapatkan hasil dalam bentuk persentase.
  5. Hasil yang diperoleh adalah service level dalam persentase.
Misalnya, jika selama satu bulan terdapat 500 permintaan yang masuk dan 450 di antaranya dilayani tepat waktu, maka perhitungan service level akan sebagai berikut: SL (%) = (450 / 500) x 100 = 90% Jadi, dalam contoh ini, service level adalah 90%. Perlu dicatat bahwa service level dapat diukur dengan metode yang berbeda-beda tergantung pada jenis layanan yang Anda evaluasi. Namun, rumus di atas adalah salah satu metode umum yang digunakan untuk menghitung service level secara umum.

Bagaimana Cara Mempertahankan Service Level dalam Contact Center?

Mempertahankan tingkat layanan yang baik pada pusat kontak atau contact center sangat penting untuk memastikan kepuasan pelanggan. Untuk mempertahankan SL pada contact center, berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil:

Jumlah Agen Sesuai Kebutuhan

Penting untuk memiliki jumlah agen yang cukup untuk menangani volume panggilan yang masuk. Analisis historis panggilan dapat membantu dalam menentukan pola dan tren panggilan untuk mengoptimalkan jumlah agen yang dibutuhkan pada waktu tertentu. Mengukur dan memantau tingkat panggilan dan waktu rata-rata penanganan dapat membantu menentukan jumlah agen yang optimal.

Pengaturan jadwal/staffing yang benar

Menentukan jadwal yang tepat untuk agen sangatlah penting untuk memastikan bahwa ada agen yang tersedia saat dibutuhkan. Pertimbangkan pola panggilan yang berbeda selama hari, minggu, atau musim yang berbeda. Manfaatkan teknik pengaturan jadwal seperti perutean panggilan yang cerdas dan penugasan agen yang sesuai dengan keterampilan mereka.

Monitoring secara Real Time

Melakukan pemantauan real-time terhadap kinerja contact center adalah kunci untuk mempertahankan SL. Memantau metrik seperti waktu tanggapan, waktu rata-rata penanganan, dan tingkat layanan dapat membantu mengidentifikasi masalah dan mengambil tindakan segera jika terjadi penurunan kinerja. Gunakan sistem pelaporan dan pemantauan yang dapat memberikan data real-time tentang kinerja agen dan menghasilkan laporan analisis untuk evaluasi dan perbaikan.

Optimalkan Service Level Secara Konsisten Bersama MitraComm

Selain cara di atas, penting juga untuk melibatkan agen dengan pelatihan yang baik, memberikan umpan balik secara teratur, dan memastikan mereka memiliki sumber daya yang diperlukan untuk memberikan layanan berkualitas kepada pelanggan. MitraComm sebagai perusahaan yang berpengalaman dalam layanan contact center outsourcing tentu dapat mempertahankan service levels secara konsisten pada layanan pelanggan bisnis Anda. Hal ini karena MitraComm memiliki agen yang terlatih dan terampil dalam memberikan layanan. Selain itu, MitraComm juga menjaga komunikasi yang efektif dengan pelanggan. Dengan berkomunikasi secara proaktif, tentu hal tersebut dapat membangun kepercayaan dengan pelanggan dan memastikan bahwa pelanggan merasa didengar dan diperhatikan. Tak hanya itu saja, MitraComm berkomitmen untuk melakukan perbaikan dan peningkatan berkelanjutan dalam layanan mereka. Ini dilakukan MitraComm melalui evaluasi rutin terhadap proses, pengukuran kinerja, dan umpan balik pelanggan. Dengan semua loyalitas tersebut, tak heran jika MitraComm mampu mempertahankan service levels secara konsisten dan memberikan layanan yang unggul kepada pelanggan. Segera hubungi kami melalui marketing@phintraco.com untuk informasi lebih lanjut mengenai contact center outsourcing.

Abandoned Call: Faktor Penentu Keberhasilan Layanan

Sudah seharusnya, jika Anda memiliki layanan pelanggan, Anda perlu mengukur keberhasilan layanan tersebut. Selain sistem, Anda juga perlu memantau kinerja agent Anda baik itu saat ini, kemarin, minggu lalu maupun bulan lalu. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi campaign tertentu sebagai bahan pertimbangan sebelum mengubah proses yang sedang berjalan. Memantau keberhasilan layanan pelanggan Anda didasarkan pada banyak faktor, salah satunya yaitu pada abandoned call.

Apa Itu Abandoned Call?

Dalam contact center, abandoned call (panggilan terputus) merujuk pada situasi di mana seorang pelanggan menghubungi contact center atau layanan pelanggan, tetapi panggilannya terputus sebelum dapat dijawab oleh seorang agen contact center. Abandoned call ini dapat terjadi karena berbagai alasan, termasuk kesalahan teknis, waktu tunggu yang terlalu lama, atau pelanggan memutuskan untuk mengakhiri panggilan sebelum dapat berbicara dengan seseorang. Panggilan terputus dapat menjadi masalah bagi bisnis yang mengandalkan layanan pelanggan untuk berinteraksi dengan pelanggan mereka. Hal ini dapat mengganggu pengalaman pelanggan sehingga menyebabkan peningkatan ketidakpuasan pelanggan terhadap bisnis.

Mengapa Abandonment Call Rate dalam Contact Center Penting Diperhatikan?

Abandonment call rate sangat penting untuk diperhatikan karena mencerminkan tingkat kepuasan pelanggan dan efisiensi operasional. Abandonment rate mengacu pada persentase panggilan yang diakhiri oleh pelanggan sebelum mereka dapat terhubung dengan seorang agen atau menyelesaikan masalah mereka. Jika abandonment rate tinggi, ini menunjukkan bahwa pelanggan merasa tidak puas dengan layanan yang diberikan. Mereka mungkin merasa tidak dihargai atau tidak mendapatkan solusi yang mereka cari. Tingkat abandonment yang tinggi dapat mengakibatkan penurunan loyalitas pelanggan dan bahkan kehilangan pelanggan. Tingkat abandonment yang tinggi juga dapat menunjukkan masalah dalam efisiensi operasional contact center. Banyaknya panggilan yang ditinggalkan berarti terdapat waktu yang terbuang dan sumber daya tidak dimanfaatkan secara optimal. Hal ini dapat mengakibatkan biaya yang tinggi dan kinerja yang buruk dalam menangani panggilan pelanggan.

Bagaimana Cara Menghitung Abandoned Rate Call Center?

Rumus untuk menghitung abandoned call rate adalah

abandoned call formula

Untuk menghitung abandoned rate pada call center, Anda perlu melakukan langkah-langkah berikut:
  1. Tentukan jumlah panggilan yang Anda terima (Received Calls)
  2. Kurangi jumlah panggilan yang telah Anda tangani (Handled Calls)
  3. Bagi hasilnya dengan jumlah panggilan yang Anda terima(Received Calls)

Bagaimana Cara Menurunkan Abandoned Call?

Untuk menurunkan jumlah call abandoned, terdapat beberapa langkah yang dapat diambil oleh perusahaan:

Meningkatkan Jumlah Staf

Dengan menambah jumlah staf di contact center,  perusahaan yang menggunakan layanan dalam menjalankan bisnis dapat mengurangi waktu tunggu dan memberikan layanan lebih cepat kepada pelanggan. Dengan demikian, pelanggan akan cenderung menunggu di telepon dan tidak memutuskan panggilan mereka.

Memodifikasi Pesan Selamat Datang

Pertimbangkan untuk mengubah pesan selamat datang agar lebih informatif dan ramah. Pastikan menyebutkan estimasi waktu tunggu dan memberikan pilihan kepada pelanggan, seperti opsi untuk tetap menunggu atau menerima panggilan balik.

Meningkatkan Waktu Dering

Memperpanjang waktu dering telepon sebelum panggilan diterima oleh agen layanan pelanggan  dapat memberi pelanggan lebih banyak waktu untuk menunggu dan mengurangi kemungkinan panggilan terputus. Ini juga memberi agen waktu ekstra untuk mengambil panggilan yang masuk.

Mengubah Musik Saat Menunggu

Jika perusahaan menggunakan musik saat pelanggan menunggu di telepon, pertimbangkan untuk menggantinya dengan musik yang lebih menenangkan atau menyenangkan. Musik yang enak didengar akan membuat pelanggan lebih nyaman dan mungkin mengurangi tingkat panggilan terputus.

Memperbolehkan Pelanggan Memilih Panggilan Balik

Berikan opsi kepada pelanggan untuk memilih panggilan balik. Dengan cara ini, pelanggan dapat meninggalkan nomor telepon mereka dan meminta agar mereka dihubungi kembali saat tersedia. Hal ini dapat mengurangi frustasi dan kemungkinan panggilan terputus saat pelanggan menunggu.

Menambahkan Menu IVR

IVR (Interactive Voice Response) adalah sistem yang memungkinkan pelanggan untuk memilih opsi menggunakan keypad telepon mereka. Dengan menambahkan menu IVR yang tepat, Anda dapat membantu pelanggan menemukan informasi yang mereka butuhkan tanpa harus menunggu agen. Ini dapat mengurangi jumlah panggilan yang masuk dan meningkatkan efisiensi.

Contact Center Outsourcing Mampu Kurangi Abandoned Call

Menciptakan dan memelihara layanan pelanggan yang baik memang tidaklah mudah. Salah satu opsi yang dapat Anda pertimbangkan adalah menggunakan jasa contact center outsourcing. Menggunakan jasa Contact Center Outsourcing berarti Anda mempercayakan fungsi layanan pelanggan Anda kepada pihak ketiga yang khusus dalam menyediakan layanan tersebut. Dengan menggunakan layanan contact center outsourcing, Anda mengalihkan tugas dan tanggung jawab terkait layanan pelanggan kepada perusahaan yang telah berpengalaman dan ahli dalam bidang tersebut. Apalagi jika perusahaan Anda mengalami peningkatan volume panggilan yang tidak dapat ditangani dengan cepat oleh tim internal, contact center outsourcing MitraComm menjadi solusi yang tepat untuk Anda. MitraComm memiliki tim ahli yang terlatih secara khusus dalam mengelola panggilan masuk yang tentu akan memberikan pengalaman pelanggan yang baik. Selain itu, dengan MitraComm, perusahaan akan memiliki akses ke infrastruktur teknologi yang canggih dan sistem manajemen panggilan yang efisien. Hal ini memungkinkan panggilan masuk untuk didistribusikan dengan tepat kepada agen yang tepat. Dengan tim ahli yang telah terlatih dan didukung infrastruktur teknologi yang canggih, MitraComm secara efektif mengurangi abandoned call dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Melalui tim ahli dalam pengelolaan panggilan dan teknologi yang canggih, MitraComm merupakan mitra yang baik untuk meningkatkan kinerja contact center perusahaan Anda. Hubungi kami melalui marketing@phintraco.com untuk informasi lebih lanjut terkait layanan contact center outsourcing.

Optimalkan Average Handle Time untuk Kepuasan Pelanggan

Agent contact center merupakan orang-orang yang akan berdiri di garis depan bisnis Anda. Setiap hari, mereka akan berinteraksi secara langsung dengan konsumen, membantu memenuhi kepuasan mereka yang akan berpengaruh terhadap pendapatan perusahaan Anda. Oleh sebab itu, Anda perlu memastikan bahwa agen contact center Anda memiliki kualitas terbaik. Pengoptimalan layanan dapat dilakukan dengan mengukur kualitas contact center yang dimulai melalui penentuan Key Performance Indicator atau KPI. Salah satu KPI contact center yang perlu di optimalkan yaitu Average Handle Time. Hal ini diperlukan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan terhadap layanan contact center perusahaan Anda yang akan berpengaruh terhadap kesuksesan bisnis Anda.

Apa Itu Average Handle Time (AHT)?

Dalam contact center, Average Handle Time (AHT) merupakan metrik yang digunakan untuk mengukur rata-rata waktu yang dibutuhkan oleh seorang agen contact center untuk menangani satu interaksi atau panggilan dengan pelanggan. Metrik ini mencakup waktu yang dihabiskan untuk berbicara dengan pelanggan, mencatat informasi, memberikan solusi atau jawaban, dan menyelesaikan panggilan. AHT dihitung dengan menjumlahkan total waktu yang dihabiskan oleh agen dalam menangani panggilan atau interaksi dengan pelanggan, kemudian membaginya dengan jumlah panggilan atau interaksi yang ditangani. Hasilnya adalah rata-rata waktu yang diperlukan oleh agen untuk menyelesaikan setiap panggilan atau interaksi.

Bagaimana Cara Menghitung Average Handle Time?

Untuk menghitung Average Handle Time (AHT) dalam konteks layanan pelanggan, Anda perlu menjumlahkan total waktu penanganan semua interaksi dengan pelanggan dan membaginya dengan jumlah interaksi tersebut. Berikut adalah langkah-langkah untuk menghitung Average Handle Time atau AHT:
  1. Tentukan periode waktu yang ingin Anda hitung. Misalnya, Anda ingin menghitung AHT selama sehari, seminggu, atau sebulan.
  2. Catat waktu penanganan untuk setiap interaksi dengan pelanggan. Waktu penanganan ini mencakup waktu mulai hingga akhir interaksi. Pastikan untuk mencatat waktu dalam format yang sama untuk semua interaksi.
  3. Jumlahkan semua waktu penanganan interaksi selama periode waktu yang ditentukan.
  4. Hitung jumlah total interaksi dengan pelanggan selama periode waktu yang ditentukan.
  5. Bagi jumlah total waktu penanganan dengan jumlah total interaksi. Ini akan memberikan Anda AHT dalam unit waktu yang sama dengan waktu penanganan yang digunakan (misalnya, detik, menit, atau jam).
Berikut rumus untuk menghitung AHT: Average Handle Time Formula= (Total waktu penanganan) / (Jumlah interaksi) Setelah Anda mengikuti langkah-langkah ini dan melakukan perhitungan, Anda akan mendapatkan Average Handle Time yang dapat memberikan gambaran tentang rata-rata waktu penanganan setiap interaksi dengan pelanggan.

Mengapa AHT Penting Diperhatikan?

AHT (Average Handling Time) atau Waktu Penanganan Rata-rata adalah salah satu metrik yang penting diperhatikan dalam berbagai jenis layanan pelanggan, terutama di bidang contact center. Berikut adalah alasan mengapa AHT sangat penting:

Efisiensi Layanan Pelanggan

AHT mencerminkan seberapa efisien proses penanganan pelanggan dilakukan. Semakin rendah Average Handle Time atau AHT, semakin cepat agen layanan pelanggan dapat menyelesaikan permintaan atau masalah pelanggan. Ini mengarah pada pengalaman pelanggan yang lebih baik dan mengurangi waktu tunggu yang tidak perlu.

Kepuasan Pelanggan

Ketika AHT rendah, pelanggan cenderung merasa puas dengan layanan yang diberikan. Mereka tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan. Ini dapat meningkatkan citra merek, memperkuat loyalitas pelanggan, dan mengurangi tingkat keluhan atau tingkat keluhan yang tinggi.

Efisiensi Operasional

Dengan memantau AHT, perusahaan dapat mengidentifikasi area di mana proses penanganan pelanggan mungkin memerlukan perbaikan. Mereka dapat mengidentifikasi hambatan atau kesalahan yang menghambat efisiensi operasional dan mengambil langkah-langkah untuk mengatasinya. Ini dapat mengurangi biaya operasional yang tidak perlu dan meningkatkan produktivitas tim layanan pelanggan.

Perencanaan Sumber Daya

Dengan memahami AHT, perusahaan dapat merencanakan sumber daya mereka dengan lebih efektif. Mereka dapat menentukan jumlah agen layanan pelanggan yang diperlukan untuk memenuhi permintaan dengan baik, mengatur jadwal mereka, dan memastikan bahwa tim memiliki kapasitas yang cukup untuk menangani lonjakan permintaan.

Pengukuran Kinerja

AHT adalah salah satu metrik utama yang digunakan untuk mengukur kinerja tim layanan pelanggan. Dengan melacak AHT dari waktu ke waktu, perusahaan dapat melihat perubahan dalam efisiensi dan produktivitas mereka. Ini memungkinkan mereka untuk mengidentifikasi tren, mengevaluasi keberhasilan inisiatif perbaikan, dan mengatur target kinerja yang realistis.

Bagaimana Cara Mengurangi AHT dalam Layanan Contact Center?

Untuk mengurangi Average Handling Time (AHT) dalam layanan contact center, Anda dapat mencoba beberapa cara yang berikut:

Memberikan Otorisasi kepada Agen

Memperbolehkan agen untuk memproses permintaan langsung dari pelanggan dapat membantu mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mentransfer panggilan atau melibatkan pihak lain. Dengan memberikan otorisasi kepada agen yang terlatih dengan baik, mereka dapat secara efisien menangani masalah pelanggan dan memberikan solusi langsung.

Optimalisasi Teknologi

Menyediakan teknologi yang diperbarui dan canggih pada contact center dapat membantu mengurangi AHT.

Menyediakan Informasi yang Update pada Website Informasi Perusahaan

Memastikan bahwa informasi yang terdapat di website perusahaan Anda terbaru, detail, dan jelas dapat membantu mengurangi AHT. Pelanggan dapat mencari jawaban atas pertanyaan mereka sendiri melalui website, mengurangi jumlah panggilan yang masuk ke contact center. Pastikan informasi kontak dan panduan penggunaan produk atau layanan juga mudah diakses.

Memilih Mitra Contact Center Outsourcing yang Tepat

Jika Anda menggunakan jasa contact center dari mitra atau pihak ketiga, pastikan untuk memilih mitra yang memiliki reputasi baik dalam mengurangi AHT. Pastikan mereka memiliki staf yang terlatih dengan baik, teknologi yang diperbarui, dan sistem yang efisien untuk menangani panggilan pelanggan dengan cepat.

Wujudkan Average Handle Time yang Lebih Sedikit Bersama Mitracomm

Mengoptimalkan layanan pelanggan bukanlah hal yang mudah, selain Averge Handle Time masih banyak faktor lainnya yang akan menyulitkan perusahaan. Itulah sebabnya mengapa banyak perusahaan saat ini, memilih untuk menggunakan jasa Contact Center Outsourcing. Contact Center Outsourcing sudah menjadi pilihan umum, karena banyak perushaan yang telah mengakui bahwa menggunakan jasa Contact Center Outsourcing memberikan banyak manfaat dan keuntungan, baik dalam segi fleksibilitas, peningkatan produktivitas, dan mengurangi biaya pengeluaran perusahaan. Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang Business Process Outsourcing, Mitracomm dapat membantu perusahaan Anda dalam menghadirkan SDM untuk melakukan pekerjaan penunjang khususnya dalam layanan pelanggan. Mitracomm menghadirkan agent contact center yang berkualitas dengan beberapa pendekatan dan strategi yang efektif. Selain itu, dengan bantuan teknologi yang sesuai untuk mengotomatiskan beberapa aspek layanan pelanggan tentu dapat memaksimalkan layanan contat center perushaan Anda. Hal ini juga memungkinkan layanan pelanggan perusahaan Anda untuk dapat mengurangi Average Handle Time untuk pertanyaan umum dan memberikan pelanggan akses cepat ke informasi yang mereka butuhkan. Dengan bekerjasama dengan Mitracomm, Anda dapat mencapai AHT yang lebih sedikit dan meningkatkan kepuasan pelanggan Anda. Silakan kunjungi https://mbps.mitracomm.com/ untuk informasi lebih lengkap atau Anda dapat  hubungi kami melalui marketing@phintraco.com

e-Meterai Elektronik Perusahaan atau Enterprise Lintas Industri

Hampir semua industri dan perusahaan membutuhkan meterai untuk urusan dan transaksi sehari-hari, yang menjadi carik atau label elektronik bagi perusahaan guna memenuhi tanggung jawab bayar pajak atas administrasi dokumen secara digital. Dengan kemampuannya merampingkan proses administrasi dokumen, kehadiran e-meterai sangat membantu industri-industri berikut.

Bank dan Lembaga Keuangan Lain

Carik meterai di bank dan lembaga keuangan dibutuhkan semisal untuk melakukan proses pencairan pinjaman. E-meterai membantu memudahkan proses, memangkas waktu dan biaya yang biasanya diperlukan ketika memproses dokumen dengan meterai tempel. Melalui e-meterai, bank dan perusahaan asuransi dapat merampingkan proses orientasi bisnis, sementara perusahaan jasa keuangan dapat menjamin keamanan dan pencatatan jejak transaksi digital yang penting.

Konsultan SDM dan Agensi Freelancer

Tim HR dan agensi freelancer membuat banyak perjanjian kerja setiap harinya. Untuk meterai dalam kontrak perjanjian karyawan, e-meterai merupakan alternatif yang efisien dan praktis menggantikan meterai tempel. Melalui integrasi e-meterai bersamaan dengan tanda tangan digital, HR perusahaan dan agensi freelancer dapat mengurangi turnaround time onboarding secara drastis.

E-Meterai bagi Perusahaan Fast-Moving Consumer Goods

Bisnis di sektor ini sering melakukan proses vendor onboarding dan procurement. Dalam pembuatan dan legalisasi kontrak vendor melibatkan penyusunan bisnis FMCG, pembayaran bea meterai, dan penandatanganan perjanjian vendor atau distributor. Solusi e-meterai dapat mengurangi waktu orientasi vendor dari seminggu menjadi sehari, yang selanjutnya juga memangkas biaya operasional.

Real Estate dan Housing

Jasa penawaran properti mengakomodasi persetujuan dan penandatanganan surat berisikan syarat ketentuan sebelum menyewa kamar atau rumah untuk akomodasi. Sewa beli rumah hingga transfer properti sama-sama membutuhkan dokumen resmi. E-meterai memungkinkan penyewa, pemilik tanah, agensi real estat untuk membayar bea meterai secara online dan menghindari hambatan yang mungkin ditemukan melalui proses manual.

Firma Hukum

Meterai secara yudisial digunakan untuk persiapan dan entri yang berkaitan dengan administrasi peradilan, dan bea dikenakan dalam bentuk biaya pengadilan. Subyek hukum dalam menyusun perintah dan putusan, pengajuan pembelaan, harus di atas kertas bermeterai untuk kegiatan peradilan.

E-Meterai bagi Perusahaan Farmasi

Untuk memastikan efektivitas operasional, sektor farmasi sangat bergantung pada vendor dan pemasok eksternal, perusahaan penelitian dan pengkajian obat, perwakilan rumah sakit, pejabat penghubung peraturan, dan berbagai pemangku kepentingan. Hubungan perusahaan farmasi dengan vendor pemasok dan pemangku kepentingan ini ditentukan dan dilakukan melalui kontrak, yang mengikat dan valid hanya jika pembubuhan meterai dilakukan dengan benar.

Dapatkan e-Meterai untuk Perusahaan Anda Hanya di MitraComm!

MitraComm Ekasarana merupakan anak perusahaan Phintraco Group yang resmi sebagai distributor e-meterai di Indonesia. MitraComm selalu siap melayani pembelian e-Meterai skala perusahaan atau enterprise dari seluruh industri. Kunjungi situs web https://mitracomm.e-meterai.co.id/ atau hubungi kami di email marketing@phintraco.com untuk informasi selengkapnya seputar meterai elektronik atau e-meterai.   Baca juga: Wholesaler dan Enterprise: Pengguna e-Meterai yang Perlu Anda Ketahui

Penggunaan e-Meterai untuk Skala Perusahaan atau Enterprise

Tahukah Anda kalau penggunaan meterai komputerisasi oleh instansi perusahaan sudah tergantikan dengan e-meterai setelah 31 Desember 2021? Dengan transformasi perusahaan-perusahaan mengejar digitalisasi, prediksi penggunaan meterai elektronik diprediksi akan masif.

Penggunaan e-Meterai untuk Perusahaan atau Enterprise

Penggunaan e-Meterai untuk perusahaan biasanya untuk kebutuhan administrasi dokumen internal, ketika melaksanakan serangkaian proses bisnis dalam rangka mencapai tujuan perusahaan. Penggunaan meterai elektronik untuk kebutuhan bisnis perusahaan misalnya untuk invoice, dokumen perjanjian kerja sama jarak jauh antar dua atau lebih instansi. Bentuk dokumen perusahaan yang bisa dibubuhi e-meterai sesuai Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-26/PJ/2021 Tahun 2021 diantaranya:
  • Dokumen transaksi surat berharga
  • Surat Keterangan, Pernyataan, atau Surat Lain yang sejenis dengan rangkapnya
  • Dokumen yang menyatakan jumlah uang dengan nilai nominal lebih dari Rp5.000.000,- yang: (1) menyebutkan penerimaan uang; (2) berisi pengakuan bahwa utang seluruhnya atau sebagiannya telah dilunasi atau diperhitungkan

Manfaat Penggunaan e-Meterai untuk Perusahaan

Kehadiran e-meterai membawakan banyak manfaat bagi perusahaan-perusahaan yang dalam proses bisnis atau transaksinya memproses dokumen secara digital. Selain merampingkan proses administrasi dokumen elektronik, penggunaan e-meterai membantu tranformasi proses bisnis perusahaan ke arah digital, juga mengurangi emisi karbon dalam pelaksanaan CSR perusahaan. Keaslian, keamanan, dan kepastian hukum dokumen melalui penggunaan e-meterai juga terjamin tentunya.

Ketentuan UUD yang Melatarbelakangi Bea Meterai 10000

Dimuat dalam UU No. 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai, Pemerintah Indonesia merilis e-meterai bernilai sepuluh ribu secara resmi pada 1 Oktober 2021. Peraturan pelunasan bea meterai melalui e-meterai terdapat pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor (PMK) No.134/PMK.03/2021 yang diberlakukan dari 1 Oktober 2021. Adapun ketentuan tentang pengelolaan, pengadaan, dan penjualan meterai tercatat dalam PMK No.133/PMK.03/2021 yang diberlakukan dari 29 September 2021, dan Peraturan Pemerintah No.86 Tahun 2021 mengenai pelaksanaan e-meterai. Regulasi terkait e-meterai secara khusus tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Pasal 14 ayat 2 UU Bea Meterai. Dalam pasal 15 ayat 2 huruf a PMK 134/2021, pelunasan bea meterai elektronik terhitung sah bila pelunasan melalui sistem meterai elektronik resmi.

Sanksi Kelalaian Pelunasan Bea Meterai dan Sanksi Pemalsuan Meterai

Pasal 16 PMK 134/2021 menyatakan bahwa pembayaran bea meterai tidak sah dan dokumen dianggap tidak terbubuhi meterai dalam pemenuhan kewajiban pelunasan bea meterai jika Pasal 15 PMK 135/2021 tidak terpenuhi. Berdasarkan UU Bea Meterai, sanksi administratif berupa denda 100% dikenakan kepada pihak-pihak yang tidak atau kurang pungut dan/atau tidak atau kurang menyetorkan bea meterai. Oknum terlibat pemalsuan meterai terancam pidana berupa penjara paling lama 7 tahun atau denda paling banyak Rp500 juta. Adapula sanksi pidana kurungan paling lama 3 tahun atau denda paling banyak Rp200 juta bagi oknum yang menggunakan, melakukan jual beli, menyerahkan, menyimpan meterai palsu, atau memiliki barang yang terbubuhi meterai palsu, dan/atau dengan sengaja menghilangkan tanda, ciri tertentu pada meterai.

MitraComm Ekasarana: Mitranya Perusahaan dalam e-Meterai

MitraComm Ekasarana merupakan anak perusahaan Phintraco Group yang berperan sebagai distributor resmi e-meterai Indonesia. Untuk membantu meningkatkan efisiensi administrasi dokumen elektronik perusahaan Anda, MitraComm melayani pembelian e-Meterai skala perusahaan atau enterprise. Kunjungi situs web https://mitracomm.e-meterai.co.id/ atau hubungi kami di email marketing@phintraco.com untuk informasi selengkapnya seputar meterai elektronik atau e-meterai.   Baca juga: Wholesaler dan Enterprise: Pengguna e-Meterai yang Perlu Anda Ketahui   Related article: e-Meterai: Digital Stamps for Your Electronic Documents

Mendukung Contact Center Agent Melalui Transformasi Digital

Contact center agent berperan penting dalam memastikan pelanggan memperoleh informasi yang dibutuhkan, mengurangi kecemasan terkait permasalahan, dan mendukung perusahaan yang diwakili. Agent sekarang membutuhkan alat dan sistem pendukung memadai untuk mengakses informasi relevan yang memudahkan pekerjaan mereka.

Keseharian Contact Center Agent

Setiap harinya, agent selalu berusaha membuat pelanggan senang. Agent dipekerjakan untuk tidak hanya menjawab panggilan, tetapi juga menangani email, obrolan, dan pesan teks. Agent berada di garda terdepan perusahaan yang menghadapi kecemasan pelanggan dan terkadang membutuhkan solusi penyelesaian masalah rumit. Mereka harus menghadapi tingginya ekspektasi pelanggan, persaingan yang ketat, dan interaksi multichannel yang cepat.

Teknologi Meringankan Beban Kerja Contact Center Agent

Perkembangan transformasi digital yang terus meningkat menciptakan cara baru bagaimana contact center dapat memberikan pelayanan kepada pelanggan. Teknologi artificial intelligence memungkinkan agent mendapatkan informasi dasar yang diperlukan dalam menangani setiap permasalahan pelanggan. Kehadiran solusi omni-channel juga mampu meringankan tugas agent dalam mengidentifikasi potensi masalah pelanggan dari banyak channel sekaligus.

Tahapan Transformasi Digital Dalam Contact Center

Bicarakan Dengan Agent

Diskusikan rencana transformasi digital bersama dengan agent. Jelaskan bagaimana pemanfaatan teknologi membantu meringankan beban kerja, bukan menggantikan mereka. Sama seperti inisiatif pada umumnya, perusahaan mungkin menghadapi beberapa karyawan yang tidak menginginkan perubahan.

Memilih Partner yang Tepat

Untuk mendapatkan segala manfaat dari transformasi digital, pilihlah partner yang tepat dan terpercaya. Pastikan partner memiliki layanan dan rekam jejak yang relevan dalam dunia contact center

Melakukan Uji Coba

Mulailah melakukan uji coba hasil implementasi teknologi pada satu atau dua tim contact center. Ketika menugaskan agent ke tim uji coba, tuliskan juga beberapa karyawan yang menentang inisiatif. Hal ini akan membangun kepercayaan terhadap inisiatif dari seluruh pihak.

MitraComm Mendukung Transformasi Digital Pada Contact Center

MitraComm Ekasarana sepenuhnya mendukung pemanfaatan teknologi yang dapat meringankan beban kerja agent setiap harinya. Solusi yang kami tawarkan mampu memberikan kemudahan, efisiensi, dan fleksibilitas pengoperasian contact center. Untuk informasi lebih lanjut terkait berbagai solusi MitraComm, kunjungi halaman https://mbps.mitracomm.com/. Hubungi juga kami melalui email marketing@phintraco.com jika memiliki pertanyaan lebih lanjut.   Baca juga: Mengapa Perusahaan Perlu Memanfaatkan Business Process Outsourcing?   Related article: Things to Consider when Outsourcing a Contact Center

Meningkatkan Kualitas Contact Center Service Bank

Kualitas contact center pada bank memainkan peran penting terhadap tingkat kepuasan pelanggan. Percepatan transformasi digital secara bertahap mengubah setiap aspek yang ada di industri perbankan. Alhasil, bank dituntut untuk menghasilkan solusi yang inovatif dalam memastikan layanan terhadap pelanggan diberikan dengan optimal.

Pentingnya Contact Center Dalam Pelayanan Bank

Pengalaman pelanggan terhadap contact center mempengaruhi kepuasaan keseluruhan layanan perbankan yang digunakan. Pasalnya, contact center menjadi saluran yang paling sering digunakan pelanggan pada situasi genting seperti:
  • Melaporkan kartu yang hilang atau dicuri
  • Transaksi yang tidak sah
  • Mengajukan keluhan

Mengimplementasi Chatbot dan Virtual Assistant

Contact center pada esensinya merupakan pusat layanan pelanggan. Dibutuhkan banyak agent untuk menangani berbagai kebutuhan dan keluhan yang dialami pelanggan. Bank dapat mengimplementasikan chatbox dan asisten digital dalam menangani pertanyaan sederhana. Hal ini memungkinkan agent untuk lebih mudah melayani pelanggan dengan strategi yang tepat, sehingga kinerja agen pun meningkat.

Memanfaatkan Artificial Intelligence

Menangani setiap interaksi pelanggan dalam berbagai channel disaat bersamaan merupakan salah satu tantangan utama yang dihadapi bank. Artificial intelligence dapat dimanfaatkan untuk menangani kebutuhan ataupun keluhan pelanggan yang banyak dengan tingkat kerumitan rendah secara real-time. Selain itu, artificial intelligence mampu mengumpulkan informasi dasar yang diperlukan sehingga mempermudah kinerja agent dalam menangani setiap layanan pelanggan.

Menggunakan Contact Center Outsourcing

Memberikan pengalaman contact center yang otentik membutuhkan bank agar melatih perwakilan customer service supaya lebih memahami dan menyelesaikan masalah pelanggan masing-masing. Melakukan outsourcing pada contact center memungkinkan bank mempekerjakan karyawan yang sudah kompeten di bidang pelayanan pelanggan. Perusahaan yang menyediakan contact center outsourcing tersebut mendedikasikan upaya, waktu, dan sumber daya memadai untuk menyempurnakan agent dalam memberikan pelayanan maksimal.

Optimalkan Pelayanan Contact Center Bank Bersama MitraComm

MitraComm Ekasarana menyediakan solusi TI terbaik untuk pengoperasian contact center. Didukung oleh Phintraco Group, solusi kami memberikan skalabilitas, efisiensi, dan fleksibilitas yang lebih besar dalam contact center. Kunjungi halaman https://mbps.mitracomm.com/ untuk mengetahui informasi lebih lanjut terkait berbagai solusi yang MitraComm tawarkan. Anda juga dapat menghubungi kami melalui marketing@phintraco.com.   Baca juga: Kelebihan Contact Center Outsourcing yang Perlu Diketahui oleh Perusahaan   Related artilce: Tips to Avoid Choosing a Wrong Contact Center Outsourcing Partner

Penggunaan e-Meterai pada Dokumen Pendaftaran CPNS di SSCASN

Badan Kepegawaian Negara (BKN) resmi mengumumkan informasi terkait dibukanya portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) 2022. SSCASN merupakan situs resmi pendaftaran CPNS secara nasional sebagai pintu pendaftaran pertama seleksi CPNS ke seluruh instansi baik Pusat maupun Daerah. Sebelum melakukan pendaftaran, para pelamar perlu menyiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan. BKN sendiri memberlakukan penggunaan e-Meterai atau meterai digital pada dokumen digital yang menggunakan meterai seperti surat lamaran, surat pernyataan, dan dokumen lainnya. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai penggunaan e-Meterai pada dokumen pendaftaran CPNS di SSCASN, simak pada artikel berikut ini.

Permudah Kelengkapan Dokumen Pendaftaran CPNS di SSCASN dengan e-Meterai

Pada sistem seleksi penerimaan CPNS 2022 ini, BKN memberlakukan penggunaan e-Meterai pada dokumen yang memerlukan penggunaan meterai. Penggunaan e-Meterai memungkinkan pelamar secara langsung dapat membubuhkan meterai pada dokumen elektronik untuk pendaftaran CPNS di SSCASN. Penggunaan e-Meterai pada dokumen elektronik apa pun dinilai dapat memudahkan pelamar. Memungkinkan pelamar untuk melakukan pembubuhan pada semua jenis dokumen. Selain itu, e-Meterai dapat dibeli secara langsung melalui distributor resmi e-Meterai.

MitraComm Ekasarana, Distributor Resmi e-Meterai

Melalui unit bisnis MitraComm Ekasarana yaitu MitraComm Ekasarana Channel Solution, proses pembelian e-Meterai sangat sederhana. Berikut ini adalah tahapan pembelian hingga pembubuhan e-Meterai pada platform e-Meterai MitraComm Ekasarana:
  • Sebelum melakukan pembelian dan pembubuhan e-Meterai, pelamar terlebih dahulu diarahkan untuk melakukan pendaftaran melalui laman https://mitracomm.e-meterai.co.id/
  • Tersedia 3 kategori pengguna yang harus dipilih, pelamar hanya perlu memilih personal untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.
  • Setelah itu, pelamar dapat melengkapi form data dan informasi yang dibutuhkan, lalu klik tombol “daftar”.
  • Jika sudah memiliki akun, pilih tombol login dan masukan email serta password yang telah didaftarkan.
  • Setelah berhasil login, selanjutnya klik “Pembelian” jika sebelumnya belum melakukan pembelian.
  • Lanjutkan ke tahap “Pembubuhan”, pelamar perlu memasukkan detail informasi seperti tanggal, nomor, dan tipe dokumen yang akan dibubuhi e-Meterai.
  • Selanjutnya, unggah dokumen berformat PDF, posisikan meterai berdasarkan ketentuan yang berlaku, lalu klik “Bubuhkan Meterai” dilanjutkan dengan klik “Yes”.
  • File PDF dari dokumen yang sudah dibubuhi e-Meterai dapat langsung diunduh.
Dokumen tersebut sudah siap untuk Anda gunakan untuk kelengkapan dokumen pendaftaran CPNS di SSCASN. Walaupun menggunakan sistem digital pada proses pembubuhan, MitraComm Ekasarana sebagai anak perusahaan Phintraco Group tentu menjamin keamanan proses pembubuhan e-Meterai tersebut.   Untuk informasi lebih lanjut tentang penggunaan e-Meterai, hubungi kami melalui marketing@phintraco.com.   Selengkapnya tentang e-Meterai: e-Meterai Authorized Distributor   Beli e-Meterai di https://mitracomm.e-meterai.co.id/   Baca juga: Sekilas tentang e-Meterai yang Baru Diluncurkan Pemerintah Indonesia

Cara Dapatkan e-Meterai untuk Dokumen Elektronik Anda

Kemajuan teknologi memudahkan segala aktivitas sehari-hari kita. Jika umumnya kita membutuhkan dokumen perjanjian, dokumen tersebut haruslah dibubuhi meterai dan kemudian ditandatangani secara basah. Lain halnya dengan sekarang, kita bisa membuat dokumen perjanjian dengan orang lain tanpa membutuhkan dokumen fisik. Semua dapat dilakukan secara digital, mulai dari penandatanganan hingga pembubuhan meterai digital atau e-Meterai. Dengan adanya e-Meterai, Anda tidak perlu lagi mencetak dokumen elektronik menjadi bentuk fisik, kemudian ditempel meterai, lalu dipindai ulang menjadi dokumen digital. Anda hanya perlu membubuhkan e-meterai ke dokumen digital tersebut. Lantas, bagaimana dapatkan e-Meterai untuk dokumen elektronik Anda? Simak pada artikel berikut ini.

Cara Dapatkan e-Meterai untuk Penggunaan Perseorangan

Wajib pajak pastinya sudah tidak asing dengan penggunaan meterai pada suatu dokumen. Ketika hendak menandatangani suatu dokumen penting seperti dokumen perjanjian, terkadang kita diminta untuk membubuhi dokumen tersebut dengan materai. Fungsi utama meterai memang sebagai alat validasi dokumen-dokumen penting. Selain itu, dokumen yang menggunakan meterai berarti dokumen tersebut dipungut pajak bea oleh pemerintah. Sejalan dengan itu, meterai elektronik atau e-Meterai, resmi diluncurkan sejak tahun 2021 silam. e-Meterai merupakan bentuk komitmen dalam mendukung program Pemerintah Indonesia dalam mengakomodasi kegiatan transaksi dokumen elektronik di era digital saat ini. Cara dapatkan e-Meterai berbeda dengan cara membeli meterai tempel. Bagaimana cara dapatkan e-Meterai untuk kebutuhan dokumen elektronik Anda? Cara dapatkan e-Meterai dilakukan dengan mengunjungi laman distributor resmi e-Meterai. Salah satu distributor resmi e-Meterai yaitu MitraComm Ekasarana. Berikut ini adalah tahapan cara dapatkan e-Meterai di laman distributor resmi.
  • Kunjungi laman distributor resmi e-Meterai pada https://mitracomm.e-meterai.co.id/
  • Selanjutnya, klik Daftar, pilih Personal, isi data diri Anda, lalu unggah dokumen yang diperlukan.
  • Setelah membuat akun, klik Login kemudian masukan email serta password yang sudah didaftarkan sebelumnya.
  • Setelah Anda berhasil login, lakukan “Pembelian” kemudian lakukan “Pembubuhan” pada dokumen Anda dengan e-Meterai.

Mengapa Memilih MitraComm Ekasarana

Mengapa MitraComm Ekasarana menjadi pilihan yang tepat untuk kebutuhan meterai elektronik Anda? Ada beberapa keuntungan jika menggunakan e-Meterai dari MitraComm Ekasarana, berikut diantara-Nya:
  1. Praktis dan Efisien
Proses pembelian dokumen elektronik dapat dengan praktis dan efisien melalui MitraComm Eksarana. Dibanding harus membeli meterai kertas kemudian menempelnya pada dokumen fisik, Anda bisa membelinya secara Online melalui mitra resmi e-meterai, seperti MitraComm Ekasarana. Bahkan Anda juga sekaligus dapat melakukan pembubuhan e-Meterai pada dokumen elektronik Anda.
  1. Keaslian Terjamin
MitraComm Ekasarana telah menjadi distributor resmi yang telah tervalidasi. Dengan e-Meterai dari MitraComm Ekasarana, keaslian dan keabsahan dokumen elektronik Anda akan terjamin. e-Meterai asli memiliki beberapa ciri-ciri khusus, salah satunya yaitu kode unik yang berbentuk nomor seri. Kode unik inilah yang akan membedakan dengan e-Meterai palsu, sehingga kemungkinan untuk dipalsukan atau digunakan kembali akan sangat kecil.
  1. Keamanan Sistem Terlindungi
Dokumen-dokumen penting tentu memiliki ancaman risiko pencurian oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Melalui MitraComm Ekasarana, dokumen elektronik yang telah dibubuhi e-Meterai akan tetap tersimpan dengan aman. Selain itu, MitraComm Ekasarana juga memiliki sistem yang dapat mendeteksi adanya perubahan dalam dokumen yang sudah dibubuhi e-Meterai dan mencegah adanya penipuan. Penjelasan di atas adalah beberapa alasan mengapa MitraComm Ekasarana adalah pilihan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan meterai elektronik atau e-meterai Anda. MitraComm Ekasarana adalah anak perusahaan Phintraco Group yang menjadi salah satu distributor resmi e-Meterai yang sudah tervalidasi. Melalui unit bisnisnya yaitu MitraComm Ekasarana Channnel Solution atau MECS, MitraComm Ekasarana menyediakan layanan sistem digital berbasis web yang diperuntukkan untuk melakukan registrasi, pembelian, hingga pembubuhan dokumen dengan e-meterai. Melalui MitraComm Ekasarana, Anda secara langsung dapat membubuhkan e-Meterai pada dokumen elektronik apa pun, dan Anda dapat dengan mudah mengaksesnya melalui platform MitraComm Ekasarana.   Untuk informasi lebih lanjut mengenai e-Meterai, Anda dapat menghubungi kami melalui marketing@phintraco.com.   Selengkapnya tentang e-Meterai: e-Meterai Authorized Distributor   Beli e-Meterai di https://mitracomm.e-meterai.co.id/   Baca juga: Sekilas tentang e-Meterai yang Baru Diluncurkan Pemerintah Indonesia

Daftar PPPK Perlu e-Meterai ? Yuk Simak Langkah-langkah Penggunaannya!

Ketentuan penggunaan e-meterai dalam saat daftar PPPK tercantum pada Surat Edaran Plt Kepala BKN Nomor 9 Tahun 2021 tentang Penggunaan Meterai pada Dokumen Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara. MitraComm Ekasarana selaku distributor resmi e-meterai mendukung implementasi penggunaan meterai elektronik dalam SSCASN. Cari tahu tahapan membeli sampai membubuhkan e-meterai dalam artikel ini!

Dokumen yang Membutuhkan e-Meterai Saat Daftar PPPK

Dari guru, tenaga kesehatan, hingga tenaga teknis, sudah dimulai pemberlakuan e-meterai untuk pendaftaran CASN 2022, terutama untuk dokumen-dokumen seperti Surat Lamaran, Surat Pernyataan, hingga dokumen lain yang perlu pembubuhan meterai.

Registrasi Akun untuk Mengakses e-Meterai saat Daftar PPPK

  1. Akses website resmi dari link https://mitracomm.e-meterai.co.id untuk membeli e-meterai
  2. Teruntuk yang belum memiliki akun, tekan tombol ‘Daftar
  3. Pilih ‘Personal’ untuk jenis user atau tipe pengguna
  4. Unggah dokumen yang diperlukan, unggah foto Kartu Tanda Penduduk berukuran maksimum 1MB (dalam format PNG, JPEG, JPG, BMP)
  5. Setelah layar menampilkan keterangan “Upload berhasil”, teruskan dengan pengisian biodata yang diminta
  6. Klik ‘Daftar
  7. Periksa email dan masukkan kode OTP mengaktivasi akun
  8. Validasi akun sukses setelah muncul notif “Verifikasi berhasil
  9. Usai melakukan registrasi, tekan Login

Membeli Meterai Elektronik untuk PPPK

  1. Setelah pendaftaran akun berhasil, lakukan Login
  2. Setelah melakukan Login, akan tersedia dua pilihan menu ‘Pembelian’ dan ‘Pembubuhan
  3. Klik ‘Pembelian’ lalu ketikkan jumlah kuota e-meterai yang mau di beli
  4. Penyelesaian pembayaran bisa menggunakan scan QR Code, atau melalui metode pembayaran lain yang tersedia. Tunggu sampai muncul tampilan “Pembayaran sukses
  5. Pada akun, klik menu ‘Riwayat Pembelian’ untuk mengecek keberhasilan pembelian

Membubuhkan Meterai Elektronik untuk PPPK

  1. Setelah pembelian e-meterai berhasil, pilih menu ‘Pembubuhan’ dari dasbor utama
  2. Masukkan rincian seperti tanggal, tipe, dan nomor dokumen
  3. Unggah file dokumen yang akan dibubuhi e-meterai dalam format PDF, dengan anjuran rasio kertas A4, dan ukuran maksimal 10MB
  4. Tarik dan seret gambar e-meterai pada layar pada posisi yang sesuai ketentuan. Sebelumnya, sediakan ruang lebih di posisi pembubuhan e-meterai demi menghindari tertutupnya keterangan penting
  5. Tekan ‘Bubuhkan Meterai
  6. Tekan ‘Yes’ untuk melanjutkan
  7. Kemudian masukkan 6 digit PIN terdaftar untuk menyelesaikan proses pembubuhan
  8. File atau dokumen yang sudah dibubuhi e-meterai dapat langsung diunduh dalam format PDF, dan dapat digunakan untuk keperluan SSCASN

Aman Terpercaya, MitraComm Mitranya e-Meterai!

Daftarkan akun baru Anda sekarang di https://mitracomm.e-meterai.co.id/. Pembelian dan pembubuhan mudah dari satu platform! Kunjungi situs https://www.mitracomm.com/e-meterai-sscasn/ untuk informasi selengkapnya seputar e-meterai. MitraComm Ekasarana merupakan anak perusahaan Phintraco Group yang ditunjuk langsung sebagai distributor resmi e-meterai oleh pemerintah Indonesia. Hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com untuk menanyakan lebih lanjut tentang e-meterai..

Alasan Kenapa Daftar SSCASN Wajib Pakai e-Meterai

Daftar SSCASN tahun 2022 mengharuskan penggunaan e-Meterai pada beberapa berkas administrasi. Hal ini merupakan hasil kolaborasi BKN (Badan Kepegawaian Negara) bersama dengan Peruri dalam menyediakan sistem pendaftaran yang menggunakan meterai elektronik. Sebagai informasi, MitraComm Ekasarana merupakan salah satu distributor resmi e-Meterai. Berikut berbagai alasan kenapa implementasi e-Meterai tersebut diwajibkan pada proses daftar SSCASN.

Mengapa Daftar SSCASN 2022 Perlu Pakai e-Meterai?

Aturan Penggunaan Meterai Pada Seleksi CASN

Ketentuan penggunaan meterai selama seleksi CASN tertuang pada Surat Edaran Kepala BKN No. 9 Tahun 2022, yaitu meliputi:
  • Wajib menggunakan meterai tempel yang masih baru
  • Tidak menggunakan meterai yang menyalahi ketentuan seperti meterai hasil unduhan dan sejenisnya
Meneruskan dari surat edaran tersebut, platform SSCASN mengintegrasikan sistem Peruri dalam proses pembubuhan meterai. Pembubuhan e-Meterai dilakukan pada halaman SSCASN ataupun dari website distributor resmi.

Dokumen SSCASN yang Memerlukan e-Meterai

Pada dasarnya, e-Meterai adalah meterai berbentuk elektronik. Sehingga dokumen SSCASN yang menggunakan e-Meterai meliputi dokumen apapun yang membutuhkan meterai pada umumnya seperti Surat Pernyataan dan Surat Lamaran.

Alasan Daftar SSCASN Diwajibkan Menggunakan e-Meterai

Mengurangi Potensi Kecurangan

Tahun lalu, sejumlah peserta CASN kedapatan melakukan kecurangan dalam proses seleksi. Salah satu kecurangan tersebut adalah menggunakan meterai palsu pada dokumen administrasi ketika mendaftar. Sebagai upaya mengurangi risiko kecurangan, SSCASN 2022 menyediakan sistem yang mendukung penggunaan e-Meterai. Proses validasi keaslian e-Meterai jauh lebih mudah dilakukan ketimbang meterai tempel. Pasalnya, e-Meterai memiliki QR Code yang apabila di-scan akan memunculkan informasi mengenai:
  • Serial number
  • Tanggal dan waktu pembubuhan meterai
  • Email yang terdaftar pada portal meterai elektronik

Penyederhanaan Birokrasi

Arah kebijakan seleksi CASN pada tahun 2022 bertujuan dalam menyederhanakan birokrasi. Kebijakan ini dilakukan mengingat pandemi sudah mengubah pola kerja birokrasi dengan memanfaatkan teknologi informasi yang digunakan secara masif. Salah satu hasil dari pemanfaatan teknologi informasi itu adalah e-Meterai yang menyederhanakan pembubuhan meterai pada sistem elektronik secara nyaman dan aman.

Mempermudah Administrasi Peserta CASN

Penggunaan e-Meterai dinilai akan lebih menguntungkan dan memudahkan kelengkapan dokumen administrasi peserta seleksi CASN.Sebelumnya, peserta CASN perlu mencari meterai kemana-mana dan harus menempelkannya pada berkas yang dibutuhkan. Sekarang, peserta CASN dapat melakukan proses pembelian dan pembubuhan meterai dari mana saja dengan sistem meterai elektronik. BKN selaku penyelenggara SSCASN, bekerja sama dengan MitraComm Ekasarana untuk mendistribusikan e-Meterai di kalangan masyarakat. Kerja sama bersama dengan BKN adalah wujud komitmen kami dalam mendukung transformasi digital di Indonesia. Kunjungi halaman https://mitracomm.e-meterai.co.id/ untuk membeli dan membubuhkan dokumen persyaratan seleksi dengan meterai elektronik. Hubungi kami juga melalui email marketing@phintraco.com jika ada pertanyaan terkait e-Meterai. Info lebih lengkap mengenai penggunaan e-Meterai untuk SSCASN dapat diakses melalui https://www.mitracomm.com/e-meterai-sscasn/

Yuk Intip Tata Cara Beli dan Menggunakan E-Meterai!

Pemerintah mengumumkan pengedaran resmi bea meterai Rp 10.000 sejak 28 Januari 2021, sementara beli meterai elektronik atau yang dikenal juga sebagai e-meterai nominal Rp 10.000 dapat dilakukan mulai 1 Oktober 2021. Meterai menjadi salah satu keperluan wajib dalam validasi dokumen, yakni sebagai tanda pengenaan tarif pajak oleh pemerintah bagi administrasi dokumen tertentu. Dokumen atau surat pernyataan dengan bubuhan meterai menjadi valid sebagai alat bukti yang memiliki kekuatan hukum tetap baik secara pidana maupun perdata.

Sebelum Beli E-Meterai, Ketahui Kegunaannya Dulu!

Meterai merupakan label bernilai hukum yang bertujuan untuk menjadi bukti pembayaran pajak atas administrasi dokumen. Mulai dari surat keterangan, surat perjanjian, akta atau surat berharga, dan lainnya, bea meterai wajib terutama dalam pembuatan surat atau dokumen yang bersifat menyisipkan pernyataan atau informasi perdata, sampai dokumen yang digunakan sebagai pendukung bukti di sidang pengadilan. Meterai dalam format elektronik ini diatur dalam UU No. 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai dan PMK 133/2021 dan PMK 134/2021. E-meterai dirilis sebagai tanggapan atas modernisasi administrasi dan perpajakan dokumen dalam era serba digital, sehingga dokumen-dokumen dan surat-surat online tidak perlu repot dicetak untuk dibubuhkan materai fisik sebelum dipindai lagi dalam bentuk digital. Letak penggunaannya pun sedikit berbeda, apabila e-meterei tempel mengharuskan sentuhan tanda tangan di atas meterai fisik, e-meterai tidak dianjurkan adanya tumpang tindih tanda tangan, sebab hadir barcode unik sebagai alat validasi.

Jangan Bingung Saat Beli E-Meterai, Kenali Ciri-Cirinya!

Berikut ciri-ciri meterai elektronik senilai Rp 10.000 yang resmi beredar saat ini:
  • Terdapat lambang negara Indonesia, Garuda Pancasila
  • Angka 10000 (tidak ada tanda titik) yang menunjukkan nilai bea meterai
  • Tulisan “SEPULUH RIBU RUPIAH” (dalam huruf kapital) yang menunjukkan nilai bea meterai
  • Terdapat motif ornamen Indonesia\
  • Nomor kode unik dalam bentuk QR code
  • Tulisan “METERAI ELEKTRONIK” (dalam huruf kapital)

Yuk Intip Tata Cara Pembeliannya!

Berbeda dengan pembelian meterai seperti biasanya, beli e-meterai hanya bisa dilakukan secara online. Gimana sih caranya? Ikuti Langkah-langkah berikut.
  1. Akses situs tempat pembelian e-meterai
  2. Klik pada tombol bertuliskan “BELI E-METERAI”
  3. Tekan Login untuk akses lanjutan atau lakukan pendaftaran akun baru untuk akses pertama kali
  4. Pilih jenis user atau pemegang akun, klik personal bagi pemilik akun perseorangan
  5. Unggah foto KTP dan pastikan identitas diri terlihat jelas
  6. Isi data diri sesuai kolom tersedia dan unggah dokumen pendukung yang diminta
  7. Validasi akun dengan memasukkan kode OTP yang dikirim email terdaftar
  8. Akun berhasil terdaftar, dan bisa diarahkan ke halaman pembelian e-meterai
  9. Meterai elektronik dapat dibubuhkan secara langsung pada dokumen berformat PDF
MitraComm Ekasarana adalah distributor resmi e-meterai Indonesia. Kunjungi https://mitracomm.e-meterai.co.id/ untuk registrasi dan beli e-meterai. Hubungi kami via email ke marketing@phintraco.com untuk informasi lebih lanjut terkait e-meterai atau meterai elektronik.