Cara Live Commerce Tingkatkan Engagement dan Penjualan Bisnis

Read More

Solusi Contact Center Outsourcing Pertambangan untuk Dukungan 24/7

Read More

Strategi Manpower Outsourcing untuk Kelola Kebutuhan Tenaga Kerja

Read More

Transactional SMS untuk Bisnis: Solusi Notifikasi Cepat dan Efektif

Read More

Helpdesk: Layanan Responsif untuk Atasi Masalah Pelanggan

Pelayanan pelanggan merupakan salah satu aspek krusial bagi setiap bisnis. Bagaimana sebuah perusahaan berinteraksi dengan pelanggan dapat menentukan keberhasilan dan kegagalan mereka. Interaksi yang baik akan menciptakan pengalaman positif, yang mana berkontribusi terhadap citra positif perusahaan di mata pelanggan dan publik. Salah satu cara untuk memfasilitasi interaksi dengan pelanggan adalah melalui helpdesk. Help desk dapat diibaratkan sebagai pintu gerbang bagi pelayanan pelanggan. Sebagai sebuah platform penyedia bantuan, help desk menjadi tempat pertama di mana pelanggan berinteraksi untuk mendapatkan bantuan atau informasi yang dibutuhkan. Sebuah help desk yang efektif tidak hanya mampu memberikan solusi tepat, tetapi juga menciptakan pengalaman pelanggan yang berkesan di tiap interaksinya. Pahami lebih lanjut tentang apa itu helpdesk serta manfaatnya bagi bisnis!

Apa Itu Helpdesk?

Layanan helpdesk adalah kontak pertama pelanggan atau karyawan yang membutuhkan solusi atas masalah teknis yang sedang dihadapi. Layanan ini banyak digunakan untuk memecahkan isu teknis hingga menyelesaikan masalah terkait produk atau layanan perusahaan. Operasional helpdesk dapat dijalankan secara langsung atau virtual. Helpdesk yang dijalankan secara langsung memiliki staf call center yang mengelola pertanyaan pelanggan atau karyawan di lokasi tertentu. Sementara help desk virtual terdiri atas agen yang tersedia melalui berbagai channel, seperti telepon, email, livechat, atau media sosial. Pada pelaksanaannya, help desk menyediakan real-time support yang bersifat jangka pendek. Maka dari itu, help desk berperan penting dalam meningkatkan pengalaman pelanggan dengan menyediakan layanan yang tanggap serta penyelesaian masalah yang efisien. Lebih jauh, help desk juga berperan dalam peningkatan tingkat customer delight dan loyalitas pelanggan.

Apa Saja Tugas Helpdesk?

Tugas utama helpdesk berfokus untuk memastikan pemecahan masalah dan pemberian bantuan yang tanggap untuk pelanggan atau karyawan. Hal ini penting untuk menjaga kelancaran operasional bisnis serta kualitas pelayanan pelanggan yang tinggi. Adapun tugas-tugas helpdesk adalah:

Menanggapi Pertanyaan dan Pengaduan yang Masuk

Pelanggan dapat mendatangi helpdesk untuk menyampaikan pertanyaan atau pengaduan terkait produk atau layanan perusahaan melalui channel seperti telepon, live chat, email, hingga media sosial. Respon yang akurat dan tanggap penting untuk menjaga kepercayaan pelanggan. Pertanyaan dan pengaduan yang masuk kemudian didokumentasikan jika terjadi situasi yang sama di masa depan.

Pembuatan dan Pengelolaan Tiket

Pertanyaan dan pengaduan yang masuk umumnya dibuatkan tiket di dalam sistem. Tiket ini nantinya dapat diserahkan kepada agen yang tepat untuk menjawab pertanyaan atau pengaduan yang masuk. Selanjutnya, tiket diurutkan berdasarkan jenis masalah, tingkat keparahan, hingga urgensi. Tiket juga digunakan untuk melacak pertanyaan atau pengaduan yang sudah selesai ditanggapi, sehingga menjaga efisiensi operasional helpdesk.

Pelaporan dan Analisis

Guna mengetahui efisiensi helpdesk, pelaporan dan analisis digunakan untuk melihat metrik seperti produktivitas agen, kepuasan pelanggan, hingga first-call resolution rate. Hasil metrik ini dapat menjadi evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan selanjutnya.

Apa Perbedaan Antara Helpdesk dan Customer Service?

Baik help desk maupun customer service sama-sama bertujuan untuk membantu pemecahan masalah yang dihadapi individu. Namun, perbedaan keduanya terletak pada aspek yang ditangani serta lingkup pelayanannya. Customer service memiliki cakupan yang cenderung lebih luas. Customer service tidak hanya menangani masalah pelanggan, tetapi berfokus pada interaksi dan pengalaman pelanggan secara keseluruhan. Agen customer service berfokus dalam menanggapi pertanyaan umum, penanganan keluhan, hingga membangun hubungan dengan pelanggan. Target pelayanan customer service juga hanya ditujukan kepada pelanggan sebagai pihak eksternal. Sementara help desk lebih berorientasi pada penyelesaian masalah teknis terkait produk atau layanan perusahaan. Pertanyaan yang ditangani cenderung lebih spesifik dengan mengacu pada teknis produk atau layanan, seperti masalah software, cara pemasangan, atau troubleshooting. Help desk bertugas untuk memberikan solusi cepat agar pengguna dapat kembali menggunakan produk atau layanan tanpa hambatan. Maka dari itu, help desk berfungsi sebagai titik kontrak pertama ketika pengguna mengalami masalah teknis. Dibandingkan dengan customer service, help desk dapat ditujukan kepada pihak internal seperti karyawan atau eksternal seperti pelanggan.

Apa Manfaat Memiliki Helpdesk untuk Bisnis?

Penyediaan helpdesk dapat mempermudah pelanggan dalam menjangkau perusahaan terkait masalah teknis yang sedang dialami. Berbagai manfaat yang bisa dirasakan perusahaan dari adanya helpdesk adalah:

Mendorong Kepuasan Pelanggan

Bayangkan seorang pelanggan mengalami masalah saat menggunakan suatu produk, tetapi perusahaan tidak menyediakan layanan helpdesk. Persepsi pelanggan terhadap perusahaan dapat memburuk karena tidak adanya layanan yang siap mengatasi masalah mereka. Helpdesk sangat penting sebagai kontak utama pelanggan saat menghadapi suatu masalah. Pelayanan yang akurat dan cepat tanggap akan mengurangi rasa frustasi serta mendorong kepuasan pelanggan.

Pengelolaan Pertanyaan dan Pengaduan yang Efisien

Helpdesk berfungsi sebagai  layanan untuk mengelola pertanyaan dan pengaduan teknis dari pelanggan atau karyawan. Hal ini membuat helpdesk berguna untuk menyediakan respon secara cepat dan efisien. Helpdesk juga mengurangi waktu yang dihabiskan untuk menyelesaikan masalah dengan berbagai fitur dan teknologi otomatisasi. Agen help desk pun dapat lebih produktif dalam menanggapi pertanyaan dan pengaduan yang masuk.

Mendukung Skalabilitas Bisnis

Seiring dengan pertumbuhan bisnis, perusahaan akan membutuhkan bantuan yang memadai untuk menanggapi pertanyaan atau keluhan pelanggan. Helpdesk yang dirancang dengan baik dapat turut menjadi strategi pelayanan bisnis yang efektif. Misal, perusahaan menambahkan fitur self-service seperti FAQ atau knowledge base agar pelanggan dapat menemukan solusinya sendiri. Jadi, agen helpdesk dapat menangani peningkatan permintaan yang masuk tanpa menurunkan kualitas layanan.

MitraComm: Mitra Contact Center Outsourcing Andalan untuk Layanan Helpdesk yang Unggul

MitraComm Business Process Service (MBPS) merupakan mitra terpercaya dengan pengalaman lebih dari 12 tahun untuk menyediakan layanan contact center outsourcing. Pengalaman agen contact center kami meliputi industri perbankan, asuransi, telekomunikasi, e-commerce, hingga industri lainnya. Agen profesional dari MitraComm memastikan pelanggan Anda mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Tidak hanya itu, kami juga menjamin kualitas pelayanan yang tinggi serta konsisten di tiap interaksi dengan pelanggan. Layanan contact center outsourcing MitraComm menyediakan beberapa pilihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda. Layanan kami meliputi Partial Managed Service, Fully Managed Service, dan Labour Supply Untuk informasi lebih lanjut seputar layanan contact center outsourcing, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com. Editor: Cardila Ladini

Customer Oriented: Jadikan Pelanggan Sebagai Prioritas Utama

Saat ini, memahami kebutuhan dan ekspektasi pelanggan bukan lagi sebuah pilihan, melainkan menjadi suatu keharusan. Pelanggan berkontribusi besar dalam menggerakkan roda pendapatan dan menjaga bisnis tetap berlangsung. Maka dari itu, penting bagi perusahaan untuk menempatkan pelanggan sebagai prioritas utama dalam setiap aspek dalam operasional perusahaan. Pendekatan bisnis yang memprioritaskan pelanggan kemudian dikenal sebagai customer oriented atau berorientasi kepada pelanggan. Pendekatan yang berorientasi kepada pelanggan berpengaruh dalam membangun loyalitas pelanggan, meningkatkan pangsa pasar, dan mencapai keberhasilan jangka panjang. Kenali lebih lanjut tentang apa itu customer oriented, keuntungannya, dan cara menerapkannya di lingkup bisnis.

Apa yang Dimaksud dengan Customer-Oriented?

Customer oriented, atau berorientasi kepada pelanggan, adalah pendekatan dan strategi pelayanan bisnis yang berusaha menempatkan kebutuhan pelanggan di atas kebutuhan bisnis. Perusahaan dengan pendekatan customer oriented menyusun strategi dan operasional bisnis untuk memahami dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Pada pendekatan yang berorientasi pada pelanggan, perusahaan berfokus memecahkan masalah pelanggan dibandingkan mengejar target bisnis sendiri. Hal ini termasuk mendengarkan masukan pelanggan, memahami preferensi mereka, hingga menyesuaikan produk atau layanan dengan kebutuhan pelanggan. Hasilnya adalah pengalaman pelanggan yang positif serta meningkatnya kepuasan pelanggan terhadap perusahaan.

Apa Saja Keuntungan dari Menerapkan Customer-Oriented?

Pelanggan merupakan salah satu kunci untuk mendukung operasional perusahaan agar tetap berjalan optimal. Maka dari itu, penerapan customer oriented dibutuhkan untuk menjaga kesetiaan pelanggan serta meningkatkan keunggulan kompetitif. Pendekatan customer oriented menghadirkan serangkaian keuntungan lainnya bagi perusahaan, seperti:

Meningkatkan Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan

Pelanggan yang bahagia adalah tanda kepuasan pelanggan terhadap apa yang ditawarkan perusahaan. Hal ini dapat terjadi jika perusahaan berfokus untuk memahami dan melampaui ekspektasi pelanggan, yang nantinya akan berdampak pada peningkatan tingkat customer delight. Customer delight merupakan aspek yang berperan penting untuk menghadirkan kepuasan pelanggan. Saat pelanggan merasa dihargai dan dimengerti, mereka akan menjadi pelanggan loyal dan merekomendasikan produk secara sukarela kepada orang lain.

Keunggulan Kompetitif

Perusahaan dengan pendekatan customer oriented memprioritaskan kebutuhan pelanggan dalam tiap strategi bisnis. Artinya, perusahaan memahami target audience yang dituju dan menyesuaikan produk dengan kebutuhan pelanggan. Inovasi produk yang mampu menyelesaikan pain points pelanggan akan menghadirkan keunggulan dibandingkan dengan kompetitor.

Menciptakan Reputasi Positif

Selain melalui produk, customer oriented juga bisa ditunjukkan melalui customer service yang baik. Artinya adalah memberikan pelayanan yang responsif, solutif, serta mampu berempati dengan pelanggan. Hal ini akan berdampak pada pengalaman yang positif. Pelanggan akan secara sukarela membagikan pengalamannya di media sosial atau platform lainnya, sehingga menghasilkan reputasi perusahaan yang positif.

Seperti Apa Ciri-Ciri Bisnis yang Customer Oriented?

Perusahaan yang menerapkan pendekatan customer oriented akan selalu berfokus melibatkan kebutuhan pelanggan dalam tiap strategi bisnis. Penerapan ini berkontribusi besar dalam membangun hubungan yang kuat dan berkelanjutan dengan pelanggan. Beberapa ciri-ciri bisnis yang menerapkan pendekatan customer oriented adalah:
  • Personalisasi: Pendekatan customer oriented artinya menyesuaikan interaksi, produk, atau layanan yang ditawarkan agar sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Personalisasi ini bermanfaat untuk menciptakan pengalaman yang unik bagi tiap pelanggan.
  • Pelanggan Sebagai Landasan Pengambilan Keputusan: Setiap keputusan bisnis dibuat dengan mempertimbangkan dampaknya kepada pelanggan. Pengambilan keputusan juga dilakukan dengan memahami kebutuhan, preferensi, dan masukan pelanggan.
  • Empati Sebagai Core Value: Berempati artinya berusaha memahami masalah dari perspektif pelanggan. Menetapkan empati sebagai core value memungkinkan perusahaan untuk mengatasi masalah pelanggan dengan solutif serta membangun hubungan yang baik dengan pelanggan.
  • Kualitas Pelayanan yang Konsisten: Pelanggan tentunya mengharapkan pengalaman yang konsisten saat berinteraksi dengan perusahaan di berbagai channel. Konsistensi sangat penting untuk membangun kepercayaan dan hubungan jangka panjang dengan pelanggan.
  • Mendengarkan Feedback: Feedback pelanggan dapat berisi pengalaman mereka saat berinteraksi dengan perusahaan. Jadikan feedback sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan produk kepada pelanggan.

Bagaimana Cara Menerapkan Customer-Oriented dalam Bisnis?

Guna melaksanakan pendekatan customer oriented dengan efektif, perusahaan perlu merancang customer oriented strategy yang menempatkan pelanggan pada pusat kegiatan bisnis. Beberapa langkah untuk menerapkan customer oriented adalah:

Pahami Kebutuhan Pelanggan

Langkah pertama dalam menerapkan pendekatan customer oriented adalah memahami kebutuhan target pelanggan. Informasi atau masukan pelanggan bisa dikumpulkan melalui survei, wawancara, hingga interaksi media sosial untuk mengetahui ekspektasi dan kebutuhan pelanggan. Anda juga dapat membuat buyer persona berisi profil mendetail tentang pelanggan ideal Anda. Buyer persona mencakup demografi, tujuan yang ingin dicapai, pain points, hingga perilaku pembelian.

Bangun Tim yang Tepat

Merekrut orang-orang yang tepat diperlukan untuk menjamin keberhasilan strategi customer oriented. Karyawan yang berinteraksi dengan pelanggan haruslah orang-orang dengan sikap empati dan kepedulian yang tinggi serta kemampuan komunikasi yang kuat. Semua kualitas ini dibutuhkan untuk menciptakan interaksi yang positif dengan pelanggan. Anda juga perlu membangun lingkungan kerja yang positif di mana karyawan merasa dihargai. Karyawan yang bahagia cenderung memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan.

Tetapkan Standar yang Berorientasi Pada Pelanggan

Selanjutnya adalah menetapkan standar kualitas pelayanan berdasarkan ekspektasi pelanggan. Standar ini dapat berupa metrik seperti Customer Satisfaction Score (CSAT) atau Net Promoter Score (NPS). Metrik ini dibutuhkan untuk menguji seberapa baik pelayanan yang diberikan kepada pelanggan. Hasil metrik dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan secara berkala.

Wujudkan Pengalaman Positif untuk Pelanggan

Pengalaman pelanggan saat berinteraksi dengan perusahaan dapat membentuk persepsi terhadap perusahaan. Satu saja interaksi buruk dapat menurunkan reputasi perusahaan di mata pelanggan. Wujudkan pengalaman positif dengan cara merespon pertanyaan dan keluhan pelanggan dengan tanggap, hingga menyediakan layanan yang dipersonalisasi kepada pelanggan. Salah satu cara yang dapat diterapkan yaitu dengan menyediakan helpdesk yang fokus melayani kebutuhan dan keluhan pelanggan. 

Wujudkan Pengalaman Pelanggan yang Luar Biasa dengan Contact Center Outsourcing MitraComm!

Pelanggan yang puas menunjukkan keberhasilan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan dan ekspektasi mereka. Salah satu caranya adalah melalui contact center sebagai channel untuk berinteraksi dengan pelanggan. Kualitas pelayanan sangat berpengaruh terhadap citra perusahaan di mata pelanggan dan publik. MitraComm Business Process Service (MBPS) menawarkan contact center outsourcing yang dapat membantu bisnis Anda meningkatkan pengalaman pelanggan. Tim kami merupakan agen profesional yang terlatih dan berpengalaman. Kami dapat memastikan pelayanan yang memuaskan dan konsisten di tiap interaksi dengan pelanggan. Layanan contact center outsourcing MBPS dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda, mulai dari Partial Managed Service, Fully Managed Service, hingga Labour Supply. Jadi, tunggu apalagi? Segera hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com untuk informasi lebih lanjut seputar layanan contact center outsourcing. Editor: Cardila Ladini

Efisiensi Transaksi Pembayaran Digital dengan Biller Aggregator

Kegiatan bisnis sehari-hari tidak terlepas dari adanya transaksi pembayaran. Yang dimaksud dengan transaksi pembayaran bagi perusahaan adalah proses pembayaran yang dilakukan sebagai imbalan atas jasa atau produk yang telah diberikan kepada pelanggan. Saat ini, transaksi tidak hanya terbatas pada pembayaran secara tunai, tetapi juga secara non-tunai, seperti transfer bank, e-wallet, virtual account, kode QR, kartu kredit, kartu debit, dan sebagainya. Seiring dengan berjalannya waktu, transaksi digital mulai banyak diminati karena kemudahan dan kecepatan dalam mewadahi proses pembayaran antara bisnis dengan pelanggan. Bagi perusahaan yang menangani berbagai macam metode pembayaran, biller aggregator dapat menjadi solusi menarik untuk pengelolaan transaksi yang lebih efisien.  Biller aggregator bertindak sebagai perantara antara perusahaan dengan berbagai penyedia metode pembayaran. Ketahui lebih lanjut bagaimana biller aggregator membuat pengelolaan transaksi pembayaran digital menjadi lebih mudah dan efisien bagi perusahaan.

Bagaimana Transaksi Pembayaran Digital Diproses?

Transaksi pembayaran melibatkan serangkaian langkah untuk memindahkan dana milik pembeli ke rekening milik penjual untuk membeli suatu produk atau jasa. Proses pembayaran dapat berbeda-beda, tergantung dari faktor seperti apakah pembayaran dilakukan secara langsung atau online, channel pembayaran yang digunakan, serta metode pembayaran seperti kartu kredit , kartu debit, QRIS, e-wallet, dan sebagainya Pada awal transaksi, pelanggan akan memilih metode yang tersedia, seperti misalnya kartu debit, QRIS, kartu kredit, e-wallet, dan sebagainya. Detail informasi dari metode pembayaran yang dipilih akan dikirimkan melalui payment gateway menggunakan sistem enkripsi.  Selanjutnya, payment gateway akan mengirimkan detail transaksi ke bank milik penjual atau perusahaan. Bank tersebut akan memverifikasi apakah pelanggan memiliki dana yang cukup untuk menyelesaikan pembayaran.  Status persetujuan atau penolakan transaksi akan dikirimkan oleh bank kepada penjual atau perusahaan. Jika transaksi disetujui, maka penjual atau perusahaan dapat melanjutkan proses penjualan dengan pelanggan. Jika transaksi ditolak, kode penolakan akan dikirimkan kepada penjual atau perusahaan beserta alasan mengapa transaksi ditolak. Setelah transaksi berhasil diotorisasi, dana akan dipindahkan ke rekening penjual atau perusahaan. Dana berhasil diterima oleh penjual atau perusahaan, kemudian transaksi akan dinyatakan selesai.

Apa Manfaat dari Transaksi Pembayaran Digital?

Transaksi pembayaran digital menawarkan berbagai keuntungan dari segi kenyamanan, efisiensi, dan keamanan bagi pelanggan maupun bisnis. Jenis transaksi ini memanfaatkan alat seperti e-wallet, transfer bank, QRIS, kartu debit, hingga kartu kredit dibandingkan dengan uang tunai. Beberapa contoh manfaat dari pembayaran secara digital adalah:

Keamanan yang Lebih Tinggi

Proses pembayaran secara tunai seringkali dihadapkan dengan risiko seperti penipuan yang dapat merugikan perusahaan. Maka dari itu, pembayaran secara digital dinilai lebih aman karena memiliki fitur keamanan yang canggih, seperti fitur enkripsi untuk melindungi data pelanggan. Fitur keamanan lainnya seperti multi-factor authentication juga digunakan untuk membuktikan identitas pemilik rekening. 

Transaksi yang Lebih Cepat dan Mudah

Transaksi pembayaran digital memungkinkan pelanggan untuk melakukan transaksi tanpa harus terhalang jarak dan waktu. Hal ini sangat penting untuk memperluas jangkauan bisnis ke pelanggan di berbagai daerah atau negara. Sementara bisnis tidak perlu lagi mengelola transaksi yang masuk secara manual, sehingga meningkatkan efisiensi operasional bisnis.

Pengalaman Pelanggan yang Lebih Baik

Salah satu cara bisnis meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan adalah dengan menawarkan berbagai metode pembayaran kepada pelanggan. Transaksi secara digital digital dapat memfasilitasi metode pembayaran yang beragam, mulai dari transfer bank, virtual account, kode QR, kartu debit, e-wallet, dan sebagainya. Pelanggan pun dapat memilih metode sesuai dengan preferensi mereka.

Mengapa Memakai Biller Aggregator untuk Proses Transaksi Pembayaran Digital?

Biller aggregator merupakan layanan penting untuk memfasilitasi pengelolaan pembayaran yang praktis. Biller aggregator adalah layanan yang membantu perusahaan dalam memproses pembayaran produk mereka dari pelanggan melalui online payment. Biller aggregator berperan sebagai perantara antara perusahaan sebagai pemilik tagihan dengan pelanggan. Beberapa alasan mengapa biller aggregator diperlukan dalam proses transaksi pembayaran adalah:

Integrasi Mudah dengan Berbagai Metode Pembayaran

Biller aggregator dapat diintegrasikan dengan berbagai metode pembayaran, seperti misalnya transfer bank, QRIS, kartu kredit, kartu debit, e-wallet, dan sebagainya. Hal ini memudahkan pelanggan untuk membayar tagihan sesuai preferensi dan kebutuhan. Fleksibilitas dalam pilihan pembayaran akan berdampak pada kepuasan pelanggan. 

Pengelolaan Tagihan yang Mudah

Perusahaan menggunakan biller aggregator untuk mengumpulkan semua tagihan ke dalam satu platform terpusat. Semua tagihan tersebut dibayarkan menggunakan berbagai jenis metode pembayaran dari pelanggan. Dengan biller aggregator, perusahaan dapat mengelola tagihan dengan mudah tanpa harus berpindah ke tiap penyedia metode pembayaran. Transaksi pembayaran tagihan yang dikelola biller aggregator mencakup tagihan listrik, air, telepon, internet, TV, entertainment, dll.

Pelaporan dan Rekonsiliasi yang Mudah

Penting bagi pemilik tagihan untuk memastikan semua tagihan sudah dibayarkan oleh pelanggan. Perusahaan perlu mengecek semua pembayaran utang yang masuk karena akan berpengaruh pada kondisi finansial secara keseluruhan. Layanan biller aggregator memudahkan proses rekonsiliasi dan pelaporan untuk melacak semua transaksi pembayaran tagihan yang sudah dilakukan pelanggan.

Optimalkan Transaksi Pembayaran dengan Solusi Biller Aggregator dari MitraComm!

Sebagai penyedia layanan biller aggregator terkemuka di Indonesia, MitraComm Ekasarana Channel Solution (MECS) menawarkan platform terpusat untuk mengelola berbagai jenis transaksi pembayaran tagihan. Biller aggregator dari MitraComm menyediakan layanan untuk jenis tagihan utilitas (PLN, PDAM / PAM, PBB, Samsat,), tagihan telepon, entertainment seperti tagihan internet, TV berbayar, streaming, dan sebagainya, voucher game online, isi ulang dan paket data Telco, isi ulang e-wallet (OVO, Gopay, DANA, LinkAja), dan lain sebagainya.  Tidak hanya itu, MitraComm juga terhubung dengan lebih dari 500-an biller, lebih dari 40 bank payment point, lebih dari 20 PPOB serta beberapa e-commerce ternama. Platform terpusat dari biller aggregator MitraComm memungkinkan Anda untuk menerima transaksi dari berbagai metode pembayaran.  Hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com untuk informasi lebih lanjut seputar biller aggregator! Editor: Cardila Ladini

Automatic Call Distribution: Meningkatkan Efisiensi Contact Center

Pernahkah Anda menghubungi layanan call center suatu perusahaan dan harus menunggu sebentar hingga dihubungkan dengan agen call center? Situasi ini adalah hal yang sering ditemui dalam pelayanan pelanggan. Sebuah perusahaan dapat menerima banyak panggilan masuk setiap harinya. Tanpa sistem yang efisien, perusahaan akan sulit menangani semua panggilan dengan cepat dan tepat. Di sinilah peran penting Automatic Call Distribution (ACD) dalam mengelola panggilan masuk secara efektif. Automatic Call Distribution memanfaatkan software untuk mengelola dan mengarahkan panggilan masuk ke agen-agen call center yang tersedia secara otomatis. Hal ini tidak hanya berguna untuk mengurangi waktu tunggu pelanggan, tetapi juga meningkatkan produktivitas agen contact center. Kenali lebih jauh tentang apa itu sistem ACD serta keuntungan memakai sistem ini.

Apa Itu Automatic Call Distribution (ACD)?

Automatic Call Distribution system (ACD) adalah sistem yang menerima telepon masuk dan mendistribusikannya secara otomatis ke agen call center atau departemen tertentu berdasarkan kriteria yang sudah ditetapkan, seperti menurut kebutuhan penelpon, skill set agen, dan sebagainya. Misal, seorang pelanggan menelpon call center bank untuk mendapat layanan dalam bahasa Indonesia terkait layanan kartu kredit.  Melalui sistem ACD, panggilan masuk dari pelanggan dapat diarahkan berdasarkan ketersediaan agen. Proses transfer panggilan ke agen call center juga dilakukan secara otomatis. Hal ini berguna untuk mengurangi waktu tunggu selama queuing, sehingga pelanggan bisa segera mendapatkan layanan yang dibutuhkan. 

Bagaimana Cara Kerja Automatic Call Distribution?

Automatic Call Distribution software didesain untuk mengelola dan mendistribusikan panggilan masuk secara efisien ke agen call center yang tersedia. Cara kerja Automatic Call Distribution dalam menangani panggilan masuk mencakup langkah-langkah berikut, yaitu:

Identifikasi Panggilan Masuk

Sistem ACD akan menerima panggilan yang masuk. Selanjutnya, sistem akan mengidentifikasi penelpon menggunakan data seperti nomor telepon dan detail akun. Saat menelpon, pelanggan dapat mendengar menu self-service berupa Interactive Voice Response (IVR) untuk mengumpulkan detail kebutuhan melalui input pelanggan.

Call Queuing

Jika tidak ada agen yang tersedia, panggilan pelanggan akan ditempatkan dalam queuing atau antrian. Sistem ACD menentukan urutan antrian berdasarkan faktor seperti waktu tunggu dan jenis permintaan pelayanan. 

Call Routing

Proses terakhir adalah call routing, yaitu sistem yang secara otomatis menghubungkan panggilan masuk ke agen call center atau departemen tertentu berdasarkan kriteria input dari pelanggan. Call routing dalam sistem ACD juga dapat menghubungkan pelanggan ke agen manapun yang tersedia untuk mengurangi waktu tunggu.

Apa Bedanya Automatic Call Distribution dengan Interactive Voice Response (IVR)?

Automatic Call Distribution dan Interactive Voice Response (IVR) sama-sama merupakan komponen penting dalam operasional contact center modern. Namun, keduanya memiliki fungsi berbeda dalam meningkatkan pengalaman pelanggan saat berinteraksi dengan agen contact center. Sistem Automatic Call Distribution (ACD) bertujuan untuk mengarahkan panggilan masuk secara otomatis ke agen contact center tertentu berdasarkan kriteria yang sudah ditetapkan, seperti misalnya ketersediaan agen atau kemampuan agen. ACD juga dapat digunakan untuk menghubungkan panggilan berdasarkan input pengguna dari sistem Interactive Voice Response (IVR). Sementara Interactive Voice Response (IVR) adalah sistem otomatis yang menjawab panggilan masuk dan menyediakan menu self-service melalui instruksi suara yang sudah direkam sebelumnya. Sistem ini memungkinkan pelanggan untuk memilih menu melalui input suara atau keypad, sehingga nantinya pelanggan akan diarahkan ke agen contact center yang sesuai dengan kebutuhan mereka. 

Apa Saja Keuntungan Memakai Automatic Call Distribution?

Pengelolaan contact center dengan memanfaatkan Automatic Call Distribution (ACD) membuat agen lebih responsif dan tanggap dalam menghadapi panggilan pelanggan. Meskipun sedang terjadi lonjakan panggilan masuk, pelanggan tidak perlu khawatir tidak mendapatkan layanan dari agen contact center dengan cepat. Keuntungan lainnya dari pemakaian sistem ACD adalah:

Mengurangi Waktu Tunggu Pelanggan

Waktu tunggu yang terlalu lama hanya akan membuat pelanggan merasa frustasi karena tidak kunjung mendapatkan bantuan yang diperlukan. Di sinilah peran Automatic Call Distribution dalam mengidentifikasi dan menghubungkan panggilan masuk secara otomatis ke agen call center yang tersedia, sehingga pelanggan tidak menghabiskan banyak waktu untuk menunggu. 

Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Penanganan panggilan masuk yang efisien dengan Automatic Call Distribution berdampak penting dalam meningkatkan kepuasan pelanggan secara signifikan. Panggilan masuk akan diarahkan ke agen contact center yang tepat sesuai dengan input pelanggan, seperti ketersediaan agen, kemampuan agen, maupun prioritas panggilan. Dengan demikian, pelanggan dapat terhubung dengan agen yang bisa memenuhi kebutuhan mereka secara efektif. 

Efisiensi Penanganan Panggilan yang Lebih Tinggi

Automatic Call Distribution meningkatkan efisiensi penanganan panggilan dengan secara otomatis mengarahkan panggilan masuk ke agen yang sesuai berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan. Proses transfer panggilan tidak dilakukan secara manual, sehingga panggilan masuk bisa langsung ditangani oleh agen call center dengan kemampuan yang tepat. Sistem ACD juga memprioritaskan panggilan berdasarkan urgensi, sehingga masalah penting bisa segera ditangani.

Beban Kerja Agen yang Lebih Seimbang

Sistem distribusi panggilan yang merata melalui ACD membantu menyeimbangkan beban kerja di antara agen call center. Dengan demikian, tidak ada agen yang kewalahan akibat terlalu banyak panggilan ataupun agen yang tidak menangani panggilan apapun. Produktivitas agen call center pun bisa dioptimalkan sambil mencegah terjadinya burnout.

Percayakan Pelayanan Pelanggan Anda dengan Agen Contact Center Berkualitas dari MitraComm!

Pelayanan pelanggan yang responsif dan sigap merupakan kunci untuk memberikan pengalaman pelanggan terbaik saat berinteraksi dengan perusahaan. MitraComm Business Process Services (MBPS) dengan layanan contact center outsourcing menyediakan agen-agen contact center profesional dan berpengalaman untuk pengalaman pelanggan yang berkualitas di tiap interaksi.  Kami menawarkan layanan contact center outsourcing lengkap yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda, mulai dari Full Managed Services, Partial Managed Services, dan Labour Supply. Dengan memilih MBPS sebagai mitra contact center outsourcing, Anda tidak hanya mampu meningkatkan kepuasan pelanggan, tetapi juga mencapai tujuan bisnis.  Jadi, tunggu apalagi? Segera hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com untuk informasi lebih lanjut seputar layanan contact center outsourcing MitraComm. Editor: Cardila Ladini

Queuing: Solusi Pelayanan Pelanggan yang Lebih Cepat

Bayangkan saat Anda menghubungi contact center untuk mendapatkan bantuan terkait produk atau layanan yang digunakan. Anda mungkin perlu menunggu beberapa waktu sebelum terhubung dengan agen contact center. Proses ini dinamakan sebagai queuing atau antrian. Kehadiran antrian panggilan ini seringkali tidak bisa dihindari, terutama pada jam-jam sibuk atau saat terjadi lonjakan permintaan layanan.  Pengelolaan antrian panggilan yang efektif sangat penting untuk menjaga kepuasan pelanggan.  Dengan sistem yang baik, waktu tunggu pelanggan dapat dikurangi, serta setiap pelanggan dapat ditangani dengan cepat dan efisien. Penanganan pelanggan yang responsif akan meningkatkan reputasi perusahaan di mata pelanggan maupun publik. Kenali lebih lanjut tentang apa itu queuing serta perannya dalam contact center.

Apa Itu Queuing?

Queuing system artinya proses sistematis dengan menempatkan inbound calls dari pelanggan ke dalam queuing line virtual. Hal ini terjadi khususnya jika panggilan yang masuk melebihi jumlah agen contact center yang tersedia. Sistem ini mirip seperti menunggu di antrian, di mana pelanggan akan menunggu sebelum mendapat gilirannya.  Situasi lainnya yang memerlukan queuing adalah ketika pelanggan perlu dialihkan ke departemen atau agen tertentu. Dengan adanya sistem ini, pengelolaan panggilan yang masuk menjadi lebih efektif. Pelanggan pun tidak perlu menunggu terlalu lama sebelum diambil alih oleh agen contact center

Bagaimana Cara Kerja Queuing?

Queuing beroperasi berdasarkan langkah-langkah berikut:

Menerima Panggilan

Cara kerja queuing dimulai ketika terdapat panggilan atau permintaan pelanggan yang masuk, sedangkan semua agen contact center sedang menangani panggilan pelanggan lain. Panggilan atau permintaan dari pelanggan tersebut akan ditempatkan dalam queuing line dan menunggu adanya agen contact center yang tersedia. 

Mendengar Rekaman Pesan Selama Queuing

Saat pelanggan melakukan panggilan, mereka akan mendengar rekaman pesan yang disebut greetings. Rekaman ini meliputi informasi untuk membantu pelanggan, seperti menekan nomor untuk menuju ke agen tertentu, preferensi bahasa, maupun informasi jam kerja.

Automatic Call Distribution (ACD)

Automatic Call Distribution (ACD) adalah sistem telepon yang menerima setiap panggilan masuk dari pelanggan dan mendistribusikannya secara otomatis kepada agen contact center yang tersedia. ACD mengikuti aturan call routing untuk menghubungkan pelanggan dengan agen contact center melalui metode First In First Out (FIFO). Artinya, pelanggan di antrian pertama menjadi penelpon pertama yang diarahkan ke agen contact center.

Apa Penyebab Terjadinya Queuing Delay yang Lama?

Queuing delay merujuk pada queuing time yang dihabiskan pelanggan di dalam antrian sebelum akhirnya terhubung ke agen contact center yang tersedia. Tanpa pengelolaan panggilan yang baik, pelanggan akan menunggu semakin lama. Hal ini berisiko menurunkan kepuasan pelanggan hingga merusak reputasi perusahaan akibat penanganan yang lambat. Beberapa penyebab terjadinya queuing delay yang lama adalah:

Kurangnya Agen Contact Center

Salah satu penyebab utama dari lamanya waktu tunggu pelanggan adalah kurangnya agen contact center. Hal ini dapat terjadi jika muncul peningkatan panggilan masuk yang drastis secara tiba-tiba, sedangkan agen yang tersedia tidak mencukupi. 

Jumlah Panggilan yang Tinggi

Peningkatan jumlah panggilan dapat terjadi pada waktu-waktu tertentu, seperti misalnya saat musim liburan, mass problem atau peluncuran produk tertentu. Tanpa pengelolaan yang tepat, banyaknya panggilan ini dapat membuat agen contact center kewalahan. Hasilnya, pelanggan akan menunggu lebih lama sebelum ditangani oleh agen contact center.

Waktu Penanganan yang Lama

Average handling time (AHT) merujuk pada lama waktu yang dibutuhkan untuk menangani panggilan atau melayani pelanggan. AHT yang tinggi menandakan agen contact center membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikan panggilan pelanggan. Hal ini dapat terjadi jika agen contact center menemui masalah yang kompleks, prosedur menyelesaikan permasalahan yang kompleks, atau agen contact center yang kurang terlatih.

Mengapa Queuing Penting dalam Contact Center?

Queuing memainkan peran penting dalam contact center. Sistem ini tidak hanya mengatur urutan pelanggan yang ingin mendapatkan pelayanan, tetapi juga berfungsi meningkatkan efisiensi dan kepuasan pelanggan. Beberapa alasan mengapa queuing diperlukan dalam contact center adalah:

Meningkatkan Kualitas Pengalaman Pelanggan

Saat semua agen contact center disibukkan dengan panggilan atau permintaan pelanggan masing-masing, pelanggan diharuskan untuk menunggu hingga gilirannya tiba. Di sinilah peran penting queuing untuk memastikan pelanggan akan dilayani secara adil dan sesuai urutan. Pengelolaan queuing yang efektif juga dapat mengurangi waktu tunggu pelanggan. Hal ini akan berdampak pada meningkatnya kepuasan serta kualitas pengalaman pelanggan.

Mengoptimalkan Produktivitas Agen Contact Center

Sistem queuing memasangkan antrian panggilan yang masuk dengan agen yang tersedia secara efisien. Hal ini berguna untuk mengoptimalkan produktivitas agen serta distribusi beban kerja yang lebih efektif. Pelanggan tidak hanya puas dengan waktu respon yang cepat tanpa harus menunggu lama, serta agen contact center dapat menanggapi panggilan pelanggan dengan baik.

Call Routing yang Lebih Baik

Call routing adalah sistem di mana panggilan masuk ditempatkan dalam queuing dan diarahkan ke agen tertentu berdasarkan kriteria yang sudah ditetapkan. Pengelolaan queuing yang baik memastikan setiap pelanggan didistribusikan ke agen yang tepat sesuai dengan kebutuhan pelanggan. 

Mengurangi Call Abandon Rate

Call Abandon Rate adalah jumlah panggilan masuk yang ditutup pelanggan sebelum sempat ditangani oleh agen contact center. Angka call abandon rate yang tinggi menunjukkan ketidakpuasan pelanggan, seperti misalnya disebabkan oleh waktu tunggu yang lama. Queuing memastikan pelanggan untuk selalu terhubung dengan menyediakan pesan dipersonalisasi, musik, atau informasi tentang waktu tunggu mereka.

Temukan Layanan Pelanggan yang Cepat dan Tepat dengan Agen Contact Center Berpengalaman dari MitraComm!

Melayani pelanggan secara efektif melalui pengelolaan queuing menjadi faktor penting dalam mencapai kesuksesan bisnis serta memberikan pelayanan yang memuaskan. Sebagai penyedia layanan contact center outsourcing terdepan di Indonesia, MitraComm Business Process Services (MBPS) memahami pentingnya pengelolaan queuing yang efektif. Dengan agen contact center terlatih dan berpengalaman dari MitraComm, pelanggan Anda akan merasakan pengalaman yang konsisten dan berkualitas tinggi di setiap interaksinya. MitraComm menyediakan beberapa jenis contact center outsourcing yang bisa dipilih sesuai kebutuhan bisnis Anda, yaitu Partial Managed Services, Full Managed Services, dan Labour Supply Jadi, tunggu apalagi? Hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com untuk informasi lebih lanjut seputar layanan contact center outsourcing. Editor: Cardila Ladini

MBPS Raih Penghargaan dari BPJS-TK pada Hari Pelanggan Nasional 2024

Jakarta, 5 September 2024 - Mitracomm Business Process Services (MBPS), unit bisnis dari MitraComm Ekasarana, meraih piagam dari BPJS Ketenagakerjaan (BPJS-TK) dalam rangka peringatan Hari Pelanggan Nasional 2024. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepatuhan MBPS terhadap kebijakan pemerintah serta kontribusinya dalam mendukung program-program BPJS, terutama yang berfokus pada perlindungan pekerja. Penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan memiliki makna khusus, karena tak hanya merayakan kepuasan pelanggan eksternal, tetapi juga pelanggan internal—yaitu para karyawan perusahaan. Hari Pelanggan Nasional adalah momen untuk menghargai kontribusi perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik dan perlindungan kepada seluruh stakeholders. Dalam konteks ini, apresiasi dari BPJS-TK menegaskan bahwa MBPS tidak hanya berperan sebagai mitra bisnis, tetapi juga sebagai perusahaan yang peduli dan bertanggung jawab terhadap kesejahteraan karyawan. BPJS-TK memberikan penghargaan kepada Mitracomm Business Process Services (MBPS) atas komitmen perusahaan yang selalu mendukung dan mematuhi program BPJS. MBPS dikenal karena langkah-langkah strategisnya dalam menerapkan program inklusi bagi penyandang disabilitas, yakni menciptakan job center khusus dan mendaftarkan 31 karyawan penyandang tuna daksa ke BPJS Ketenagakerjaan. Dengan demikian, MBPS memberikan akses yang layak terhadap perlindungan sosial bagi mereka. Selain itu, MBPS turut berperan dalam melindungi para pekerja rentan melalui program “SERTAKAN” (Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda). Secara resmi telah mendaftarkan 176 pekerja, termasuk sopir dan tenaga bantu (helper), ke BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk memastikan bahwa seluruh karyawan, termasuk mereka yang rentan, mendapatkan perlindungan yang seringkali sulit diakses. Kontribusi MBPS sebagai business partner yang kooperatif dan responsif terhadap pelayanan dan operasional ketenagakerjaan. Hal ini juga merupakan bukti nyata dari upaya perusahaan dalam memastikan kesejahteraan karyawan secara holistik. Melalui kepatuhan terhadap pembayaran iuran secara rutin, serta penanganan cepat dan efisien terhadap kasus-kasus ketenagakerjaan. Dengan demikian, MBPS semakin memperkuat posisinya sebagai perusahaan yang mendukung penuh implementasi program BPJS di setiap lapisan karyawannya. Ratna Sari Nasution, Vice President Human Resources MBPS, menyatakan, "Kami sangat bangga menerima penghargaan ini. Kepatuhan terhadap regulasi dan kepedulian terhadap kesejahteraan karyawan adalah hal mendasar bagi kami. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memberikan yang terbaik, bagi karyawan maupun pelanggan, sambil tetap mendukung kebijakan pemerintah”. Penghargaan ini bukan sekedar pengakuan terhadap program-program yang dijalankan oleh MBPS, tetapi juga mencerminkan komitmen perusahaan terhadap kepatuhan regulasi dan tanggung jawab sosial. MBPS memahami bahwa dengan terus mematuhi regulasi pemerintah, memberikan perlindungan bagi pekerja rentan, serta bersikap inklusif terhadap semua karyawan. Perusahaan tidak hanya memenuhi kewajiban hukumnya, tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk keberlanjutan jangka panjang.   Media Contact Cardila Ladini   Senior Public Relations   Email: cardila.ladini@phintraco.com

Probing: Cara Efektif dalam Memahami Kebutuhan Pelanggan

Salah satu kunci dalam mewujudkan pengalaman pelanggan yang memuaskan adalah kemampuan untuk memahami permasalahan dan kebutuhan pelanggan secara mendalam. Di sinilah peran penting probing untuk menggali informasi terkait masalah atau kebutuhan pelanggan. Probing sering digunakan oleh agen contact center saat melakukan pelayanan pelanggan, yaitu dengan memberikan pertanyaan mendalam dan terbuka untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap dan akurat dari pelanggan. Strategi probing yang efektif dapat membantu agen contact center untuk memahami perspektif pelanggan serta memberikan solusi yang sesuai. Hal ini meliputi beberapa aspek, seperti pemilihan pertanyaan yang tepat hingga kemampuan mendengarkan secara aktif. Teknik probing yang tepat dapat meningkatkan kualitas layanan, kepuasan pelanggan, hingga loyalitas pelanggan. Kenali lebih lanjut tentang apa itu probing serta cara menerapkannya dengan efektif untuk pengalaman pelanggan yang optimal.

Apa yang Dimaksud dengan Probing?

Probing adalah teknik mengajukan pertanyaan secara mendetail atau mendalam kepada lawan bicara untuk menggali lebih banyak informasi. Dalam konteks customer service, probing dilakukan antara agen contact center dengan pelanggan, terutama jika pelanggan menghubungi customer service seputar masalah yang sedang dihadapi.  Agen contact center umumnya mengajukan pertanyaan yang bersifat terbuka untuk memahami lebih jauh tentang suatu topik atau situasi. Probing questions atau pertanyaan probing dirancang agar lawan bicara memberikan jawaban yang lebih rinci. Hal ini juga membantu agen contact center dalam mengklarifikasi aspek-aspek yang awalnya terlihat kompleks atau kurang jelas. 

Apa Tujuan Dilakukannya Probing?

Pada lingkup contact center, probing questions adalah aspek krusial dalam interaksi pelayanan pelanggan. Pertanyaan terbuka yang diajukan agen contact center berguna untuk mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya terkait suatu topik atau permasalahan yang sedang dihadapi. Misal, seorang pelanggan menghubungi agen contact center terkait masalah pada produk atau layanan yang sedang digunakan. Dengan menggali lebih dalam terkait masalah yang sedang dihadapi, agen contact center dapat memberikan solusi yang lebih dipersonalisasi untuk pelanggan. Tidak hanya itu, probing juga berperan penting dalam membangun kepercayaan pelanggan. Menggali informasi melalui pertanyaan probing menunjukkan kepedulian dalam menemukan solusi terbaik yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Risiko seperti kesalahpahaman juga bisa dihindari dengan mengklarifikasi poin-poin masalah yang sedang dialami. Hasilnya, pelanggan akan mendapatkan pengalaman memuaskan selama berinteraksi dengan agen contact center. Percakapan antara pelanggan dan agen contact center menjadi lebih berkualitas demi membangun hubungan yang lebih baik dengan pelanggan.

Kapan Probing Dilakukan?

Probing dilakukan dalam berbagai situasi yang memerlukan penggalian informasi mendalam. Beberapa situasi yang membutuhkan teknik probing adalah:
  • Informasi Kurang Jelas: Jika Anda merasa informasi yang disampaikan kurang jelas, pertanyaan probing dapat membantu mengklarifikasi maksud dari informasi tersebut. Misal, jika pelanggan menyampaikan bahwa “produk saya rusak,” maka Anda dapat menanyakan “Apakah Anda bisa menjelaskan masalah yang sedang dialami?”
  • Mengidentifikasi Akar Permasalahan: Seringkali masalah yang disampaikan pelanggan hanyalah bagian dari masalah yang lebih serius. Pertanyaan probing akan membantu Anda mengidentifikasi akar permasalahan dan menyediakan solusi yang lebih efektif.
  • Mengukur Kepuasan Pelanggan: Pertanyaan probing dapat membantu Anda mengukur tingkat kepuasan pelanggan. Misal, Anda dapat menanyakan “Apakah ada hal lain yang bisa kami bantu?” kepada pelanggan.
  • Proses Telesales: Telesales adalah tindakan melakukan panggilan dari perusahaan kepada pelanggan untuk kegiatan bisnis tertentu. Probing dalam proses telesales digunakan untuk memahami kebutuhan pelanggan serta mengulik ketertarikan atau hambatan pelanggan saat membeli produk yang ditawarkan.

Seperti Apa Contoh Pertanyaan Probing?

Pertanyaan dalam teknik probing haruslah berupa pertanyaan yang mendorong pelanggan untuk memberikan lebih banyak informasi. Jadi, pertanyaan tersebut tidak bisa hanya diakhiri dengan jawaban “Ya” atau “Tidak”. Beberapa contoh probing questions yang bisa diajukan kepada pelanggan adalah:
  • Kapan situasi ini pertama kali terjadi?
  • Bisakah Anda menjelaskan masalah yang sedang dialami saat memakai produk kami?
  • Apakah Anda bisa memberitahu pesan error apa yang Anda lihat?
  • Sudahkah Anda melakukan sesuatu untuk menyelesaikan masalah ini?
  • Apakah Anda bisa mendeskripsikan situasi sebelum masalah ini muncul?
  • Saya ingin mengkonfirmasi apakah masalah mulai muncul setelah Anda melakukan update software?
  • Apakah masalah ini pertama kali terjadi atau pernah terjadi sebelumnya?
  • Apa yang terjadi setelah Anda melakukan langkah ini?
  • Apakah Anda pernah menggunakan produk aplikasi sejenis sebelumnya?

Bagaimana Cara Melakukan Probing yang Efektif?

Berikut ini adalah beberapa teknik yang bisa diterapkan untuk melakukan probing yang efektif, yaitu:

Kombinasikan Pertanyaan Terbuka dan Tertutup

Meskipun dianjurkan untuk mengajukan pertanyaan terbuka selama proses probing, mengajukan pertanyaan tertutup dengan jawaban “Ya” atau “Tidak” juga diperlukan saat berinteraksi dengan pelanggan. Kombinasi kedua jenis pertanyaan ini akan membuat interaksi dengan pelanggan menjadi lebih dinamis dan memuaskan.  Pertanyaan terbuka mendorong pelanggan untuk lebih aktif berbicara dan memberikan lebih banyak informasi yang diperlukan. Misalnya adalah “Bisakah Anda menjelaskan masalah yang sedang dialami saat ini?”. Sementara pertanyaan tertutup bisa digunakan untuk mengkonfirmasi informasi atau pernyataan pelanggan. Misalnya adalah “Apakah benar ini adalah alamat rumah Anda?”.

Hindari Leading Questions

Leading questions adalah jenis pertanyaan yang mendorong lawan bicara untuk menjawab sesuai keinginan penanya. Mengajukan pertanyaan ini dapat membuat jawaban pelanggan menjadi bias dan sulit memberikan jawaban jujur. Maka dari itu, penting untuk bersikap objektif dan menggunakan pertanyaan terbuka agar pelanggan lebih leluasa saat menyampaikan masalah atau kebutuhannya.

Terapkan Proses Mendengarkan Secara Aktif

Mendengarkan secara aktif artinya meletakkan seluruh perhatian pada ucapan pelanggan, memahami kebutuhan mereka, dan menunjukan empati kepada pelanggan. Artinya, Anda tidak hanya menunggu giliran untuk berbicara, tetapi memperhatikan detail informasi yang disampaikan pelanggan.  Sikap mendengarkan secara aktif meliputi rangkuman pembicaraan yang disampaikan pelanggan, menanyakan pertanyaan terbuka untuk menggali lebih banyak informasi, hingga berempati dengan situasi yang dialami pelanggan. Hal ini penting untuk memahami perspektif pelanggan serta menawarkan solusi yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka. 

Hindari Interupsi

Tidak ada yang ingin diinterupsi saat sedang berbicara. Jika pelanggan diinterupsi saat menyampaikan masalahnya, pelanggan akan merasa tidak dihargai dan tidak mau melanjutkan percakapan. Proses probing dapat memakan waktu yang tidak sedikit. Jadi, pastikan pelanggan memiliki cukup waktu untuk menyampaikan jawaban mereka sepenuhnya.  Interupsi juga mencakup hal-hal yang mengganggu konsentrasi Anda saat berbicara dengan pelanggan. Jadi, pastikan semua bentuk interupsi seperti handphone atau benda lainnya disingkirkan saat berbicara dengan pelanggan.

MitraComm: Partner Terpercaya untuk Wujudkan Pelayanan Pelanggan Berkualitas

MitraComm Business Process Services (MBPS) merupakan mitra andalan untuk mewujudkan pengalaman yang berkualitas bagi pelanggan Anda. Dengan tim agen contact center profesional dan berpengalaman, kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman pelanggan yang konsisten dan memuaskan. Salah satu caranya adalah melakukan probing secara efektif, sehingga Anda dapat memahami kebutuhan dan preferensi secara mendalam.  Kami menawarkan 3 jenis contact center outsourcing yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda, yaitu Partial Managed Services, Full Managed Services, dan Labour Supply. Dengan memilih MitraComm sebagai partner outsourcing Anda, manfaat yang dirasakan dapat berupa peningkatan kepuasan pelanggan hingga efisiensi operasional yang lebih baik lagi. Tunggu apalagi? Segera hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com untuk informasi lebih lanjut seputar layanan contact center outsourcing. Editor: Cardila Ladini

MitraComm Ekasarana Raih Dua Penghargaan dari IOH: Best Growth Switcher Aggregator & Top Data Pack Partner

MitraComm Ekasarana Channel Solutions (MECS), unit bisnis dari MitraComm Ekasarana, berhasil meraih dua penghargaan dari PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (IOH). Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan kinerja unggulnya sebagai mitra strategis. Ajang penghargaan ini diadakan dalam event Modern & Digital Channels 2024, yang digelar pada 13-14 Agustus 2024 di Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Penghargaan pertama yang berhasil diraih MECS tahun ini adalah Best Growth Switcher Aggregator 3ID 2023, diberikan kepada mitra aggregator yang mampu menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam pengelolaan switching traffic Reload dan Paket Data 3ID antar bank. Penghargaan kedua adalah kategori Top Data Pack Partner IM3 2023, yang diberikan kepada mitra dengan kontribusi tertinggi dalam peningkatan penjualan paket data Modern Channel. Kedua kategori penghargaan ini mencerminkan dedikasi MECS dalam menyediakan layanan yang inovatif dan efisien berdasarkan performa pada tahun 2023. MECS telah menunjukkan komitmen dalam memperkuat kemitraan dengan IOH melalui layanan dan solusi yang inovatif serta berfokus pada kebutuhan pasar. Sebagai Top Data Pack Partner, MECS berhasil mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam penjualan paket data, menjadikannya sebagai mitra terdepan dalam distribusi paket data IM3. Di sisi lain, penghargaan Best Growth Switcher Aggregator 3ID 2023 menggarisbawahi pencapaian luar biasa MECS dalam mengelola dan meningkatkan switching traffic 3ID beberapa partner bank yang sudah dikelola MECS selama ini, sebuah prestasi yang menunjukkan keahlian dan kapabilitas MECS dalam layanan aggregator. [caption id="attachment_1826" align="aligncenter" width="auto" class="m-auto"]best growth switcher Desy Chris Rianty (kiri) mewakili MECS dalam Penghargaan Best Growth Switcher Aggregator 2023 Dok. Phintraco Group[/caption] Penghargaan Best Growth Switcher Aggregator 3ID 2023 ini merupakan pengakuan atas dedikasi MECS dalam menyediakan layanan bank Swicther Aggregator yang berkualitas dan mengoptimalkan pertumbuhan trafik di bank channel, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa MECS mampu menjadi pemain utama di sektor ini selama tiga tahun berturut-turut. Menanggapi keberhasilan MECS, Elly Christina selaku Direktur MECS menyampaikan “Kami merasa sangat terhormat menerima dua penghargaan dari IOH. Penghargaan ini adalah bukti kerja keras seluruh tim MECS dan komitmen kami untuk terus memberikan nilai tambah bagi mitra kami. Kami berterima kasih kepada IOH atas pengakuan ini dan akan terus berupaya untuk meningkatkan layanan kami”. [caption id="attachment_1827" align="aligncenter" width="1024" class="m-auto"]TOP PPOB Hadi Sutjipto (kanan) mewakili MECS dalam Penerimaan Penghargaan Top Data Pack Partner 2023
Dok. Phintraco Group[/caption] Hadi Sutjipto selaku Sr. Vice President IT, juga menambahkan “Penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi tim IT MECS, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus mengembangkan solusi yang inovatif dan relevan di industri ini. Kami berkomitmen untuk menjaga performa yang tinggi dan terus meningkatkan efisiensi serta keandalan layanan kami dalam mendukung pertumbuhan bisnis bersama mitra kami, terutama IOH”. MECS berharap dapat terus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis yang handal di industri teknologi informasi dan komunikasi. Dengan semangat inovasi yang tinggi dan komitmen untuk selalu beradaptasi dengan perubahan pasar, MECS bertekad untuk mengembangkan solusi digital yang lebih canggih dan efisien guna mendukung pertumbuhan bisnis para mitranya. Visi MECS adalah untuk menjadi pemimpin dalam solusi Biller dan Switcher Aggregator, serta memberikan kontribusi positif bagi perkembangan teknologi di negeri ini. Melalui kerjasama yang erat dengan seluruh mitra termasuk IOH, MECS akan terus tumbuh dan mencapai prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang. Media Contact Cardila Ladini Public Relations cardila.ladini@phintraco.com

Pastikan Dokumen Elektronik Anda Sah dengan e-Meterai

Seiring dengan berjalannya waktu, dokumen konvensional dalam bentuk kertas mulai dianggap kurang efisien, baik dari segi penyimpanan hingga pengelolaan. Maka dari itu, inovasi berupa dokumen elektronik hadir untuk menjawab permasalah tersebut. Jenis dokumen digital ini menawarkan efisiensi, kemudahan akses, penyimpanan yang tidak memakan tempat, hingga pengiriman secara real-time Berbagai jenis dokumen penting sudah dapat disimpan dan diakses secara digital, seperti misalnya KTP, Kartu Keluarga, Paspor, hingga dokumen bisnis seperti surat perjanjian, kontrak, hingga laporan keuangan. Namun, seringkali muncul pertanyaan seputar legalitas dokumen elektronik dibandingkan dengan dokumen konvensional. Salah satu solusi untuk meningkatkan keabsahan dokumen digital adalah menggunakan e-Meterai Kenali lebih lanjut tentang apa itu dokumen elektronik, keuntungan memakai jenis dokumen ini, serta peran e-Meterai dalam memastikan legalitas dokumen elektronik.

Apa yang Dimaksud dengan Dokumen Elektronik?

Dokumen elektronik adalah versi digital dari dokumen fisik yang sering dijumpai di kehidupan sehari-hari. Tidak seperti dokumen fisik berbentuk kertas, jenis dokumen ini hanya tersedia dalam format elektronik serta bisa diakses, dikelola, maupun dikirimkan secara digital.  Dokumen digital ini tidak lagi memerlukan media cetak seperti kertas, melainkan membutuhkan perangkat seperti komputer, tablet, hingga handphone untuk mengakses dokumen tersebut. Beberapa karakteristik utama dari jenis dokumen ini adalah format digital, mudah diubah dan dicari, serta lebih aman dengan fitur keamanan seperti enkripsi.

Apa Saja yang Termasuk dalam Dokumen Elektronik?

Pada dasarnya, dokumen yang termasuk dokumen elektronik dapat dibuat, dikirimkan, dilihat, atau disimpan dalam format digital. Semua dokumen yang bisa diakses melalui perangkat elektronik bisa dianggap sebagai dokumen elektronik. Beberapa contoh dokumen elektronik adalah:
  • Dokumen pribadi seperti e-KTP, Kartu Keluarga, NPWP, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan lain sebagainya
  • Dokumen bisnis seperti laporan keuangan, kontrak kerja, proposal bisnis, invoice, tagihan, hingga katalog
  • E-book atau buku digital yang diakses dan dibaca secara elektronik
  • Dokumen hukum seperti surat izin perusahaan, akta pendirian perusahaan, hak cipta, dan lain-lain
  • Surat elektronik atau email yang dikirimkan melalui jaringan internet

Apa Saja Keuntungan Memakai Dokumen Elektronik?

Penggunaan dokumen digital menawarkan berbagai keuntungan bagi individu maupun perusahaan. Beberapa kelebihan berikut ini membuat dokumen digital semakin populer digunakan:

Penyimpanan yang Mudah

Dokumen digital dapat disimpan secara digital di perangkat seperti komputer, tablet, atau smartphone ataupun di penyimpanan cloud. Jadi, Anda tidak perlu lagi menyimpan dokumen di lemari penyimpanan yang memakan banyak ruang. Penyimpanan secara digital juga memudahkan pencarian dokumen menggunakan fitur pencari yang lebih cepat dan efektif.

Lebih Aman

Dokumen fisik rentan mengalami kerusakan, seperti robek, basah, bahkan tercecer dan hilang. Dokumen yang tersimpan dalam format digital dapat terhindar dari risiko tersebut serta dapat disimpan dalam waktu yang lama. Fitur enkripsi pada dokumen digital juga berguna untuk melindungi informasi sensitif dari orang-orang yang tidak berwenang.

Mudah Dibagikan

Dokumen digital lebih mudah dibagikan secara langsung melalui email atau platform online lainnya. Hal ini juga mendukung kolaborasi secara real-time dengan rekan kerja. Hasilnya, produktivitas dan kerja sama tim yang meningkat karena kontribusi langsung dari tiap orang.

Lebih Hemat Biaya

Keuntungan lainnya dari pemakaian dokumen digital adalah biaya yang lebih hemat. Perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya untuk lemari arsip, printer, kertas, hingga tinta untuk mencetak dokumen. Di sisi lain, dokumen ini dapat disimpan secara digital di hard drive, penyimpanan cloud, dan server yang jauh lebih efisien dari segi tempat dan biaya.

 Apakah Dokumen Elektronik Dapat Menjadi Alat Bukti yang Sah?

Terlepas dari dokumen elektronik yang hanya tersedia secara digital, jenis dokumen ini tetap bisa digunakan untuk keperluan persidangan sebagai alat bukti yang sah. Menurut Undang-Undang No. 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008, informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik beserta hasil cetaknya merupakan alat bukti hukum yang sah.  Jenis dokumen digital ini menjadi perluasan alat bukti sesuai dengan Hukum Acara yang berlaku di Indonesia. Perluasan yang dimaksud adalah menambah jenis alat bukti yang diatur dalam Hukum Acara Pidana (KUHAP) atau memperluas cakupan dari alat bukti yang telah diatur dalam KUHAP. Guna mendukung keabsahan dokumen digital, meterai digital atau e-Meterai digunakan untuk memberikan kekuatan hukum yang sama seperti dokumen konvensional. e-Meterai juga dapat mencegah risiko pemalsuan dokumen digital karena adanya 3 fitur keamanan tambahan, yaitu kode barcode unik (overt), segel khusus dari Peruri (covert), serta pembuktian forensik langsung. Akan tetapi, penting untuk membeli e-Meterai di distributor resmi dan terpercaya untuk menjamin keaslian meterai digital.

Jangan Sampai Dokumen Penting Anda Tidak Sah Secara Hukum! Dapatkan E-Meterai dari MitraComm Sekarang Juga!

Salah satu cara untuk memberikan kekuatan hukum pada dokumen elektronik adalah dengan memakai e-Meterai. Sebagai pengganti meterai fisik yang sudah digunakan selama bertahun-tahun, e-Meterai memastikan dokumen digital Anda memiliki kekuatan hukum yang sama dengan dokumen fisik yang ditempelkan meterai fisik.  Akan tetapi, Anda tidak bisa membeli e-Meterai sembarangan. Memilih penyedia e-Meterai terpercaya sangat penting untuk menghindari risiko pemalsuan e-Meterai. Di sinilah peran MitraComm Ekasarana sebagai mitra resmi dan terpercaya yang menyediakan e-Meterai berkualitas dengan keamanan terjamin. E-Meterai dari MitraComm akan membuat dokumen elektronik Anda sah di mata hukum serta terhindar dari risiko penyalahgunaan. MitraComm juga menawarkan layanan pembelian dan pembubuhan e-Meterai yang mudah dan praktis, sehingga Anda bisa mendapatkan meterai yang dibutuhkan dengan cepat dan efisien. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com atau kunjungi website https://mitracomm.e-meterai.co.id/ untuk mulai membeli dan membubuhkan e-Meterai secara resmi dan terpercaya. Editor: Cardila Ladini

Frontliner: Wujudkan Interaksi Memuaskan untuk Pelanggan

Saat mengunjungi minimarket atau bank, Anda mungkin menemui beberapa karyawan yang melayani secara langsung saat berbelanja maupun hendak melakukan transaksi penting. Karyawan yang berinteraksi secara langsung dengan pelanggan ini dapat disebut sebagai frontliner atau frontline worker. Mereka adalah garda terdepan yang menjalankan operasional bisnis secara langsung melalui pelayanan yang ramah dan solutif untuk pelanggan.

Akan tetapi, peran frontline tidak hanya sebatas melayani saja, tetapi juga menjadi jembatan antara perusahaan dan pelanggan. Melalui interaksi dengan pelanggan, frontliner juga berperan pentin dalam membentuk citra perusahaan di mata pelanggan. Kenali lebih lanjut tentang apa itu frontliner, tugas dan kemampuan yang perlu dimiliki, serta alasan pentingnya frontliner bagi keberlangsungan perusahaan.

Apa itu Frontliner?

Frontliner atau frontline worker artinya tenaga profesional yang berinteraksi langsung dengan pelanggan untuk memberikan layanan maupun bantuan yang dibutuhkan. Pekerjaan frontliner termasuk ke dalam sektor pekerjaan customer service. Mengingat keharusan untuk berkomunikasi langsung dengan pelanggan, frontline worker juga berperan sebagai representasi perusahaan di muka publik.  Berbagai sektor industri yang bersentuhan langsung dengan pelanggan banyak menggunakan frontline worker untuk melayani pelanggan. Contohnya adalah retail, kesehatan, food and beverages (FnB), perbankan, dan sebagainya. Kasir di toko retail, suster yang berjaga di rumah sakit, hingga teller bank merupakan contoh frontliner yang dapat ditemukan dalam bisnis sehari-hari.

Apa Perbedaan Frontliner dan Customer Service?

Meskipun sama-sama berfokus dalam melayani pelanggan, terdapat beberapa perbedaan antara frontliner dan customer service yang perlu Anda perhatikan. Frontliner didefinisikan sebagai tenaga profesional yang berinteraksi dan melayani pelanggan secara langsung. Hal ini membuat seorang frontline worker sebagai garda terdepan perusahaan dalam memberikan pelayanan yang sigap dan solutif untuk pelanggan. Hal tersebut dilakukan dengan menyelesaikan masalah atau kebutuhan pelanggan, hingga menyediakan informasi terkait produk dan layanan yang diperlukan pelanggan. Sementara customer service dapat merujuk pada konsep pemberian bantuan dan layanan dari perusahaan kepada pelanggannya. Hal ini dilakukan dari sebelum, selama, hingga setelah proses pembelian berlangsung. Frontliner termasuk ke dalam lingkup pekerjaan customer service. Customer service juga dapat diartikan sebagai tenaga profesional yang memberikan pelayanan dan bantuan kepada pelanggan. Bantuan customer service dapat diberikan melalui berbagai saluran, seperti telepon, email, media sosial, live chat, hingga interaksi langsung. Jadi, dapat dikatakan bahwa frontliner merupakan bagian dari customer service yang berfokus dalam memberikan layanan melalui interaksi secara langsung. Keduanya sama-sama bertujuan untuk mewujudkan pengalaman berkualitas serta memastikan kepuasan pelanggan terhadap perusahaan.

Apa Saja Tugas Seorang Frontliner?

Jobdesk seorang frontliner dapat dibedakan menurut sektor industrinya masing-masing. Namun, beberapa tugas dan tanggung jawab yang umum dilakukan seorang frontliner adalah:
  • Berinteraksi dengan Pelanggan: Frontliner dapat menjadi pihak pertama yang dijangkau pelanggan untuk ditanyakan terkait produk atau layanan. Maka dari itu, penting untuk memiliki kemampuan komunikasi yang baik agar menciptakan kesan pertama yang positif.
  • Membantu Penyelesaian Masalah: Frontline worker bertanggung jawab dalam penanganan keluhan pelanggan serta menyediakan solusi yang tepat untuk menjawab keluhan tersebut.
  • Memberikan Pelayanan yang Baik: Pelayanan yang baik kepada pelanggan dapat mencakup penyambutan yang ramah, menghubungkan pelanggan dengan pihak terkait untuk masalah-masalah tertentu, membantu proses pembelian dan pembayaran, hingga menjawab pertanyaan pelanggan secara solutif dan tepat.

Kemampuan Apa yang Diperlukan Seorang Frontliner?

Seorang frontliner perlu menguasai beberapa kemampuan berikut ini agar mampu memberikan pelayanan yang baik hingga menciptakan pengalaman pelanggan yang positif:
  • Kemampuan Komunikasi: Pekerjaan frontliner menekankan kemampuan komunikasi yang efektif agar mampu menjalin hubungan dengan pelanggan serta menyelesaikan masalah yang muncul secara optimal. Berkomunikasi dengan efektif tidak hanya menyampaikan informasi secara jelas, tetapi juga mendengarkan pertanyaan atau keluhan pelanggan dengan baik. Hal ini akan membantu frontliner menyediakan solusi yang memadai untuk pelanggan.
  • Penyelesaian Masalah: Seorang frontline worker harus mampu mengidentifikasi penyebab masalah serta memberikan jalan keluar yang memuaskan semua pihak. Kemampuan penyelesaian masalah yang efektif juga memerlukan kemampuan lain, seperti bersikap tenang dan profesional, mendengarkan secara aktif, hingga bernegosiasi dengan adil.
  • Empati: Sifat empati adalah salah satu kemampuan yang perlu dimiliki berbagai pekerja di sektor pelayanan, termasuk frontline worker. Sifat ini artinya berusaha melihat situasi dari perspektif pelanggan, sehingga frontline worker dapat memahami situasi yang dialami pelanggan dengan lebih baik.
  • Sikap Ramah: Sikap ramah merupakan komponen penting dalam menyajikan pelayanan yang memuaskan untuk pelanggan. Pelanggan pun akan merasa nyaman dan memiliki kesan pertama yang positif terhadap frontline worker tersebut serta perusahaan secara keseluruhan.

Mengapa Perusahaan Memerlukan Frontliner?

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa perusahaan memerlukan frontliner dalam operasional bisnis sehari-hari, yaitu:

Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Frontline worker berperan sebagai penghubung langsung antara perusahaan dengan pelanggan. Sebagai pihak pertama yang berinteraksi dengan pelanggan, frontline worker dapat mempengaruhi kepuasan pelanggan terhadap perusahaan melalui tiap interaksi yang dilakukan. Frontline worker yang baik akan meningkatkan pengalaman pelanggan menjadi lebih positif, yang juga turut berdampak pada loyalitas serta retensi pelanggan yang meningkat.

Mendukung Image Perusahaan di Mata Publik

Interaksi frontliner dengan pelanggan dapat turut membentuk citra perusahaan di mata pelanggan maupun publik. Mereka adalah wajah perusahaan yang pertama kali dilihat oleh konsumen, sehingga sangat penting bagi frontliner untuk memberikan kesan yang baik. Maka dari itu, sikap ramah, komunikatif, dan profesionalisme berperan penting dalam merepresentasikan identitas serta nilai perusahaan.

Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas Sehari-hari

Operasional bisnis yang efisien dapat diwujudkan melalui tenaga frontline worker yang handal. Sebagai contoh, frontline worker di toko retail menjaga display produk selalu terisi dan tertata dengan baik. Frontline worker di rumah sakit memastikan semua pasien yang datang untuk segera mendapatkan perawatan yang dibutuhkan. Hal-hal seperti ini akan berdampak langsung pada produktivitas perusahaan.

Butuh Tenaga Kerja Handal untuk Kelancaran Bisnis Anda? Percayakan Pada Mitracomm!

Frontliner merupakan garda terdepan untuk menentukan kesan pertama pelanggan terhadap perusahaan. MitraComm, melalui salah satu unit bisnisnya yaitu MitraComm Business Process Solution (MBPS), bergerak di bidang outsourcing untuk menyediakan berbagai tenaga kerja berpengalaman dan handal di bidangnya. Kami menyalurkan tenaga kerja ke berbagai perusahaan besar Indonesia untuk memenuhi kebutuhan operasional sehari-hari, seperti customer service, contact center, customer care, frontliner, dan lain sebagainya. Dengan pengalaman bertahun-tahun serta komitmen untuk menyediakan layanan berkualitas, MitraComm selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi para kliennya. Tenaga outsourcing berkualitas dari MitraComm, dapat menjadi aset berharga bagi bisnis Anda serta membantu tercapainya tujuan bisnis. Segera hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com sekarang juga untuk informasi lebih lanjut tentang layanan outsourcing MitraComm. Editor: Cardila Ladini

Panduan Lengkap Bea Meterai dan Cara Membayarnya

Meterai telah menjadi alat yang sangat penting untuk meresmikan berbagai dokumen penting. Sejak nominal meterai 3000, 6000, hingga nominal baru sebesar 10000, meterai telah berperan untuk memberikan keabsahan dan kekuatan hukum pada sebuah dokumen penting. Setiap meterai memiliki bea, yaitu biaya yang dikenakan untuk materai tersebut.  Penerapan bea meterai umumnya bertujuan untuk menghindari penyalahgunaan dokumen, meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, hingga menjadi sumber pendapatan pemerintah. Mulai dari meterai fisik hingga meterai digital menekankan adanya bea meterai sebagai bentuk pajak yang dikenakan pada sebuah dokumen. Kenali lebih lanjut tentang apa itu bea meterai serta cara pelunasan bea materai yang benar!

Apa yang Dimaksud dengan Bea Meterai?

Pengertian bea meterai adalah bentuk pajak yang dikenakan pada dokumen, baik dokumen berbentuk cetak maupun elektronik, yang bisa digunakan sebagai alat bukti atau keterangan. Dokumen ini menjadi terutang sejak ditandatangani oleh pihak yang berkepentingan, atau ketika dokumen selesai dibuat oleh satu pihak dan diserahkan kepada pihak lain. Saat ini, bea meterai yang berlaku adalah materai 10000 yang menggantikan bea sebelumnya, yaitu bea 3000 dan 6000. Fungsi dari bea meterai adalah untuk memberikan kekuatan hukum pada dokumen jika ada subjek, pihak yang membuat dokumen, serta pihak lain yang terlibat. Dasar hukum tentang bea meterai diatur dalam UU No. 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai, serta Peraturan Menteri Keuangan No. 4/PMK.03/2021 tentang Pembayaran Bea Meterai, Ciri Umum dan Ciri Khusus Meterai Tempel, Meterai dalam Bentuk Lain, dan Penentuan Keabsahan Meterai, Serta Pemeteraian Kemudian.

Berapa Tarif Bea Meterai?

Tarif bea meterai diatur dalam Pasal 5 UU No. 10 Tahun 2020, di mana tarifnya ditetapkan sebesar Rp10.000 (sepuluh ribu rupiah) per lembar dokumen sejak tanggal 1 Januari 2021. Besar tarif dapat disesuaikan berdasarkan kondisi perekonomian nasional dan tingkat pendapatan masyarakat.

Bea Materai Dibebankan Kepada Siapa?

Bea materai biasanya dibebankan kepada pihak yang membuat atau menandatangani dokumen yang memerlukan pengesahan melalui bea materai. Sebagai contoh, dalam sebuah surat perjanjian atau kontrak, bea materai dapat dibebankan kepada pihak yang membuat dokumen tersebut. Namun, jika dokumen memberikan manfaat finansial atau hukum kepada seseorang, bea materai dapat dibebankan kepada penerima manfaat tersebut. Sebagai contoh, dalam kasus kwitansi pembayaran, penerima uang (sebagai pihak yang mengeluarkan kwitansi) dapat dikenakan bea materai. Pada kasus tertentu, kedua pihak yang terlibat dalam dokumen dapat menyepakati siapa yang akan menanggung bea materai. Kesepakatan ini dapat dituangkan dalam klausul khusus pada dokumen kesepakatan tersebut.  Beberapa jenis dokumen dan situasi tertentu memiliki peraturan khusus tentang siapa yang dibebankan bea meterai. Hal ini bisa diatur lebih lanjut dalam peraturan pelaksana atau kebijakan perusahaan terkait.

Dokumen Apa Saja yang Menjadi Objek Bea Meterai?

Objek bea meterai merujuk pada jenis dokumen yang dikenakan pajak dari meterai. Dokumen yang dikenakan bea meterai adalah dokumen untuk menerangkan kejadian yang bersifat perdata, serta dokumen yang digunakan sebagai alat bukti di pengadilan. Adapun rincian jenis dokumen yang bersifat perdata adalah:
  • Surat perjanjian, surat keterangan, surat pernyataan, atau surat lainnya yang sejenis beserta rangkapnya
  • Akta notaris dengan grosse, salinan, dan kutipannya
  • Akta Pejabat Pembuat Akta Tanah dengan salinan dan kutipannya
  • Dokumen transaksi surat berharga, termasuk dokumen transaksi kontrak berjangka dengan nama dan bentuk apapun
  • Dokumen lelang berupa kutipan risalah lelang, minuta risalah lelang, salinan risalah lelang, dan grosse risalah lelang
  • Dokumen yang menyatakan jumlah uang sebesar lebih dari Rp5.000.000, di mana dokumen menyebutkan penerimaan uang atau berisi pengakuan bahwa utang seluruhnya atau sebagiannya telah dilunasi atau diperhitungkan
  • Dokumen yang ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah
Sementara contoh dokumen lainnya yang tidak dikenakan bea materai adalah:
  • Dokumen terkait lalu lintas orang dan barang, seperti surat penyimpanan barang, angkutan penumpang dan barang, konosemen, bukti pengiriman dan penerimaan barang, dan lain-lain
  • Segala bentuk ijazah
  • Tanda terima pembayaran gaji, uang tunggu, pensiun, tunjangan, dan pembayaran lainnya yang berkaitan dengan hubungan kerja
  • Tanda bukti penerimaan uang negara dan kas negara, kas pemerintah daerah, bank, dan lembaga lainnya
  • Kuitansi
  • Tanda terima uang untuk keperluan internal organisasi
  • Dokumen berisi simpanan uang atau surat berharga
  • Surat gadai
  • Tanda pembagian keuntungan, bunga, atau imbal hasil dari surat berharga
  • Dokumen yang diterbitkan oleh Bank Indonesia untuk melaksanakan kebijakan moneter

Bagaimana Jika Bea Meterai Tidak Dilunasi?

Bea materai yang tidak atau kurang dilunasi akan dikenakan pemeteraian kemudian. Dalam hal ini, pemeteraian kemudian merujuk pada cara pelunasan bea materai yang dilakukan oleh Pejabat Pos dari permintaan pemegang dokumen yang pajak beanya masih belum dilunasi. Selanjutnya, bea materai yang belum dilunasi akan ditambah dengan denda administratif sebesar 100% dari bea terutang. Denda tersebut akan dibebankan kepada pihak pemungut bea materai. Jika denda bea materai tidak kunjung dilunasi, maka dokumen tersebut dianggap tidak sah untuk digunakan dalam proses hukum.

Bagaimana Cara Pelunasan Bea Meterai?

Bea meterai dapat dilunasi menggunakan meterai ataupun surat setoran pajak. Pelunasan bea meterai dapat melalui materai elektronik, tempel, atau materai dalam bentuk lain yang dibuat dengan mesin teraan materai digital, sistem komputerisasi, teknologi percetakan, dan sistem atau teknologi lainnya. Meterai elektronik adalah jenis materai digital dengan kode unik dan keterangan tertentu yang dibeli dan dibubuhkan secara digital melalui platform resmi distributor e-Meterai. Sedangkan meterai tempel adalah jenis meterai fisik yang mengandung ciri seperti gambar lambang Garuda Pancasila, frasa “Meterai Tempel”, dan angka yang menunjukkan nominal materai. Bentuk pelunasan bea meterai lainnya adalah melalui surat setoran pajak. Cara ini dilakukan jika pembayaran bea materai dengan materai tempel maupun elektronik tidak bisa dilakukan (karena ketersediaan materai atau kegagalan sistem). Alasan lainnya adalah jika jumlah dokumen mencapai lebih dari 50 buah. Untuk surat setoran pajak, pembayaran bea materai dilakukan paling lama 30 hari kalender sejak terutang bea materai.

Lengkapi Legalitas Dokumen Elektronik Anda dengan E-Meterai!

Perkembangan teknologi yang kian modern membuat segala transaksi dan kebutuhan administrasi menjadi serba digital. Meterai elektronik atau e-Meterai telah hadir sebagai inovasi modern dan canggih dari meterai fisik. Jika sebelumnya Anda harus menempelkan meterai fisik di dokumen, e-Meterai memungkinkan semua proses pembelian dan pembubuhan dilakukan secara online menggunakan perangkat ponsel, laptop, atau komputer. Namun, Anda tentunya harus membeli meterai elektronik dari sumber terpercaya untuk menjamin legalitas dan keaslian meterai digital yang dibeli. MitraComm Ekasarana telah ditunjuk sebagai distributor resmi untuk memfasilitasi pembelian dan pembubuhan e-Meterai untuk dokumen digital Anda. MitraComm memastikan kemudahan, efisiensi, dan kecepatan dalam setiap tahapan pemakaian e-Meterai cukup melalui platform website. Selain melalui MitraComm, Anda juga bisa mendapatkan e-Meterai asli melalui partner resmi MitraComm, seperti Sprint Asia Technology, Enforce Advisory Indonesia, Integra Mitra Sejati, Satulink, Mitrajasa Teleservice, Mitralink Integra Semesta, hingga Fokus Edukasi Indonesia. Jadi, tunggu apalagi? Yuk langsung beli e-Meterai di MitraComm sekarang juga! Segera kunjungi website https://mitracomm.e-meterai.co.id/ untuk mulai membeli dan membubuhkan meterai di tempat yang terpercaya. Editor: Cardila Ladini

7 Strategi Jitu Meningkatkan Customer Experience

Pelanggan yang puas dan bahagia merupakan kunci mendorong kesuksesan bisnis di tengah persaingan bisnis yang kian ketat. Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah melalui pengalaman pelanggan yang baik. Customer experience atau pengalaman pelanggan mengacu pada kesan yang dialami pelanggan dari setiap interaksinya dengan perusahaan.  Selain kesan, pengalaman pelanggan juga membentuk hubungan jangka panjang, loyalitas, hingga reputasi dan kredibilitas positif. Kenali lebih lanjut tentang pengertian customer experience, alasan pentingnya customer experience, hingga strategi untuk meningkatkan kualitas customer experience.

Apa Itu Customer Experience?

Customer experience atau pengalaman pelanggan artinya semua kesan yang didapatkan pelanggan terhadap perusahaan. Kesan ini dibangun melalui berbagai interaksi yang dilakukan pelanggan. Hal ini dapat dilakukan sejak pelanggan pertama kali mengetahui brand Anda. melakukan pembelian, menggunakan produk atau layanan, hingga kembali melakukan pembelian.  Persepsi pelanggan terhadap perusahaan turut dipengaruhi oleh pengalaman pelanggan, mulai dari persepsi positif maupun negatif. Customer experience juga melandasi terbangunnya hubungan antara pelanggan dan perusahaan. Pengalaman yang positif tentunya dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan terhadap perusahaan, sementara pengalaman positif berisiko memperburuk kedua aspek tersebut.

Apa Saja Indikator Customer Experience?

Indikator pada customer experience merujuk pada metrik dan key performance indicator (KPI) untuk mengukur kualitas pengalaman yang dimiliki pelanggan. Beberapa contoh indikator tersebut adalah:
  • Net Promoter Score (NPS): Metrik ini mengukur kesetiaan pelanggan dengan menanyakan seberapa besar keinginan pelanggan untuk merekomendasikan bisnis Anda ke orang lain dari skala 0-10.
  • Customer Satisfaction (CSAT): Indikator CSAT mengukur tingkat kepuasan pelanggan terhadap perusahaan serta bagaimana perusahaan dapat memenuhi ekspektasi pelanggan dalam skala tertentu.
  • Customer Churn & Retention: Customer churn merujuk pada persentase pelanggan yang berhenti membeli produk atau layanan perusahaan, sementara customer retention adalah persentase pelanggan yang kembali melakukan pembelian.
  • Conversion Rate: Indikator conversion rate lebih digunakan sebagai KPI untuk telesales jika pelanggan bersedia untuk melanjutkan proses pembelian.
  • Customer Effort Score (CES): Indikator ini mengukur upaya yang dilakukan pelanggan untuk berinteraksi dengan perusahaan dari skala mudah hingga sulit. Angka CES biasanya dilakukan dengan memberikan survey kepada pelanggan.

Mengapa Customer Experience Sangat Penting?

Seiring dengan persaingan bisnis yang kian ketat, pelanggan tidak lagi hanya mementingkan kualitas produk atau layanan, tetapi juga pengalaman yang dirasakan saat berinteraksi dengan perusahaan. Tidak jarang customer experience menjadi keunggulan kompetitif yang membedakan perusahaan Anda dari kompetitor.  Saat pelanggan mendapatkan pengalaman yang positif dari sebuah brand, pelanggan cenderung lebih setia dan memilih untuk terus membeli produk dari brand tersebut. Hal ini menjadi pondasi dari hubungan pelanggan yang kuat. Sebaliknya, satu pengalaman buruk berisiko menghancurkan persepsi pelanggan terhadap sebuah brand. Hasilnya, pelanggan akan beralih ke kompetitor yang mampu memberikan customer experience memuaskan. Hal yang tidak kalah penting adalah peran customer experience dalam membangun reputasi yang baik di mata pelanggan maupun calon pelanggan. Kepuasan dari customer experience yang baik akan mendorong pelanggan untuk merekomendasikan brand Anda secara sukarela. Hasilnya, calon pelanggan Anda tertarik dengan testimoni positif yang mereka dengar. Customer experience berkaitan erat dengan proses akuisisi pelanggan, retensi, hingga loyalitas pelanggan. Jadi, penting bagi perusahaan untuk menghadirkan customer experience yang memuaskan.

Bagaimana Cara Meningkatkan Customer Experience?

Ikut beberapa langkah berikut ini untuk meningkatkan kualitas pengalaman yang didapatkan pelanggan Anda:

Berikan Pelayanan yang Baik dan Berkelanjutan

Salah satu cara dalam upaya meningkatkan kualitas customer experience adalah melalui pelayanan pelanggan (customer service) yang baik dan berkelanjutan. Artinya, agent customer service Anda harus mampu melayani pelanggan dengan empati, memahami kebutuhan pelanggan, hingga menyelesaikan pertanyaan atau masalah pelanggan dengan baik. Agen customer service tidak hanya perlu memberikan jawaban yang solutif, tetapi juga sigap dan ramah, sehingga pelanggan dapat merasakan pengalaman yang memuaskan.

Perhatikan Feedback dari Pelanggan

Feedback dari pelanggan, baik yang positif maupun negatif, merupakan insight menarik untuk meningkatkan kualitas produk maupun customer service yang diberikan kepada pelanggan. Penting bagi perusahaan untuk mendengarkan serta menerapkan feedback tersebut. Hal ini akan membuat pelanggan merasa didengar dan dihargai. Feedback pelanggan juga memudahkan Anda dalam memahami kebutuhan pelanggan.

Ciptakan Pengalaman yang Dipersonalisasi

Personalized customer experience dapat dibangun melalui konten marketing yang ditarget ke audiens yang tepat, rekomendasi produk sesuai preferensi atau pembelian sebelumnya, atau menyapa pelanggan dengan menyebutkan namanya. Cara ini berguna tidak hanya untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang positif, tetapi juga mendorong engagement pelanggan dengan perusahaan.

Perhatikan Kesejahteraan Karyawan

Selain dari faktor pelanggan, Anda juga perlu memperhatikan faktor karyawan dalam memberikan customer experience yang baik. Karyawan yang dilengkapi teknologi memadai hingga training dalam menangani pelanggan akan mendorong pelayanan pelanggan yang optimal. Dengan sumber daya yang mencukupi, karyawan akan termotivasi untuk melayani dengan baik, sehingga menciptakan interaksi serta pengalaman pelanggan yang baik.

Lakukan Strategi Omnichannel 

Strategi omnichannel adalah upaya untuk memberikan pengalaman konsisten, memuaskan, serta tanpa cela kepada pelanggan melalui berbagai channel komunikasi. Omnichannel memungkinkan pelanggan untuk menjangkau perusahaan melalui channel manapun sesuai preferensi mereka, seperti misalnya melalui live chat, media sosial, aplikasi, email, contact center, dan sebagainya. Selain itu, dengan adanya omnichannel, perusahaan dapat memonitor customer journey di setiap channel komunikasi.

Gunakan Teknologi yang Tepat

Teknologi seperti chatbot dan AI automation telah dikembangkan untuk memberikan respon otomatis yang lebih cepat, dipersonalisasi, serta efisien kepada pelanggan. Teknologi lainnya seperti customer relationship management (CRM) juga dapat dimanfaatkan untuk menyimpan berbagai data pelanggan dan meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan berdasarkan analisis data pelanggan. 

Lakukan Monitoring dan Evaluasi Strategi 

Hal yang tidak kalah penting adalah implementasi metrik untuk memantau efektivitas strategi customer experience yang sudah dijalankan melalui key performance indicator (KPI). Metrik seperti Net Promoter Score (NPS) hingga Customer Satisfaction Score (CSAT) bisa digunakan untuk menghitung persentase kepuasan pada customer experience. Anda pun dapat mengevaluasi aspek yang perlu ditingkatkan untuk menciptakan pengalaman pelanggan secara efektif. Hasil metrik dapat menjadi acuan untuk perkembangan berkelanjutan jika KPi-nya sudah mencapai standar yang ditentukan.

Ciptakan Pengalaman Pelanggan yang Unggul Bersama MitraComm!

Salah satu cara untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang unggul dan memuaskan adalah melalui pelayanan pelanggan yang berkualitas. MitraComm memahami kebutuhan ini untuk membantu bisnis Anda dalam menarik dan mempertahankan pelanggan. Dalam hal ini, layanan contact center outsourcing dari MitraComm dapat menjadi solusi untuk mengoptimalkan pengalaman pelanggan.  Agen contact center MitraComm merupakan tenaga profesional dan berpengalaman dalam melayani pelanggan dari berbagai sektor industri. Contact center outsourcing MitraComm mendukung peningkatan kualitas pengalaman pelanggan tanpa harus berinvestasi besar pada waktu dan sumber daya untuk menyajikan pelatihan dan pengelolaan tim. Tidak hanya itu, MitraComm juga telah menjadi partner terpercaya dengan pengalaman lebih dari 15 tahun dalam menyediakan layanan contact center outsourcing Segera hubungi MitraComm melalui email marketing@phintraco.com atau melalui halaman “Contact Us” untuk ciptakan pengalaman pelanggan yang tak terlupakan! Editor: Cardila Ladini

Panduan Lengkap untuk Penanganan Keluhan yang Efektif

Seiring dengan berkembangnya bisnis, keluhan pelanggan menjadi hal yang tidak bisa dihindarkan. Keluhan dapat muncul karena berbagai alasan, seperti misalnya kualitas produk atau layanan yang tidak sesuai harapan pelanggan hingga masalah produk. Hasilnya adalah pengalaman yang kurang menyenangkan bagi pelanggan. Penanganan keluhan pelanggan yang efektif penting untuk mengoptimalkan retensi pelanggan hingga mendorong reputasi bisnis Anda. Kenali lebih lanjut tentang apa itu penanganan keluhan serta cara menanganinya secara efektif.

Apa yang Dimaksud dengan Penanganan Keluhan?

Penanganan keluhan adalah proses menyelesaikan keluhan yang dihadapi oleh pelanggan. Keluhan biasanya menunjukkan masalah yang terjadi pada produk atau layanan perusahaan yang digunakan oleh pelanggan. Keluhan pelanggan menunjukkan adanya ketidakpuasan hingga ekspektasi pelanggan yang tidak terpenuhi dari produk atau layanan yang digunakan.  Meskipun keluhan dapat bersifat negatif, Anda dapat memanfaatkan keluhan sebagai upaya untuk menonjolkan kualitas customer service serta memenangkan hati pelanggan yang kecewa. Dengan keluhan pelanggan, Anda dapat melihat aspek yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan. Maka dari itu, penanganan keluhan yang tepat sangat diperlukan untuk menjaga kepuasan dan kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan.

Mengapa Perusahaan Perlu Menyediakan Layanan Keluhan Pelanggan?

Menjaga pelanggan tetap bahagia dan puas adalah kunci keberhasilan bisnis dalam jangka waktu panjang. Namun, ada kalanya pelanggan mengalami pengalaman yang kurang menyenangkan saat berinteraksi dengan perusahaan, sehingga menimbulkan rasa kecewa. Hal ini juga dapat terjadi jika ekspektasi pelanggan tidak sejalan dengan pengalaman yang dirasakan.  Layanan keluhan pelanggan yang efektif diperlukan untuk mengembalikan kepuasan dan kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan. Penanganan yang tepat menunjukkan bahwa bisnis Anda dapat diandalkan. Pelanggan pun merasa yakin untuk kembali mempercayai Anda dan menjadi pelanggan setia. Tidak hanya itu, penanganan keluhan yang baik berguna untuk mencegah munculnya reputasi negatif.  Hal yang tidak kalah penting adalah bagaimana keluhan pelanggan menjadi feedback berharga terkait aspek-aspek yang tidak terlihat perusahaan. Dengan demikian, perusahaan dapat meningkatkan kualitas produk, layanan, atau operasional bisnis berdasarkan feedback tersebut.

Mengapa Penting untuk Menangani Keluhan Pelanggan dengan Baik?

Keluhan yang ditangani dengan baik dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan memperbaiki citra perusahaan. Sebaliknya, jika keluhan pelanggan diabaikan atau tidak ditangani dengan baik, hal tersebut dapat berdampak buruk bagi reputasi perusahaan dan dapat membuat pelanggan beralih ke kompetitor.  Maka dari itu, penting untuk selalu memberikan penyelesaian yang tepat dalam menghadapi setiap keluhan pelanggan yang muncul. Hal ini tentunya berguna untuk menjaga hubungan baik dengan pelanggan dan memastikan kelangsungan bisnis dalam jangka waktu yang panjang.

Skill Apa yang Harus Dimiliki dalam Menangani Keluhan Pelanggan?

Berikut ini adalah beberapa skill yang perlu dimiliki untuk menangani keluhan pelanggan secara efektif:
  • Empati: Bersikap empati artinya mampu menempatkan diri di posisi pelanggan. Sikap ini bertujuan untuk memahami situasi dan masalah yang dihadapi pelanggan.
  • Problem Solving: Kemampuan ini bertujuan untuk menemukan solusi terbaik atas masalah yang dihadapi pelanggan. Solusi ini turut mempertimbangkan aspek seperti kebutuhan dan preferensi pelanggan. Maka dari itu, kemampuan problem solving bisa dipadukan dengan sikap kreatif dan fleksibel dalam menemukan alternatif lainnya.
  • Komunikasi: Kemampuan berkomunikasi bukan hanya tentang berbicara, tetapi menyediakan respon dengan tanggap dan logis terhadap keluhan pelanggan. Kemampuan ini juga meliputi sikap tenang saat menghadapi pelanggan yang marah atau kecewa.
  • Mendengarkan Secara Aktif: Kemampuan ini bertujuan untuk mendengarkan dan memahami masalah yang dihadapi pelanggan. Kemampuan mendengarkan yang baik akan membantu dalam mengungkap akar permasalahan dari keluhan pelanggan.
  • Negosiasi: Dalam penanganan keluhan, penting untuk mencapai kesepakatan yang sama-sama memuaskan kedua belah pihak. Dalam hal ini, negosiasi juga memerlukan sikap kooperatif dan adil untuk memberikan hasil yang saling menguntungkan.

Bagaimana Tips Penanganan Keluhan Pelanggan Secara Efektif?

Ikuti panduan berikut ini untuk menangani keluhan pelanggan Anda secara tepat dan efektif:

Simak Keluhan dengan Seksama

Langkah pertama dalam penanganan keluhan yang efektif adalah menyimak keluhan pelanggan dengan seksama. Pelanggan yang mengeluh artinya memiliki ketidakpuasan pada perusahaan Anda. Jadi, penting untuk mendengarkan dengan baik agar tidak memperburuk situasi yang dialami pelanggan. Pada langkah ini, sikap mendengarkan secara aktif diperlukan untuk memahami masalah yang dialami pelanggan serta memberikan solusi yang tepat. 

Tunjukan Sikap Empati Kepada Pelanggan

Sikap empati berperan vital dalam penanganan keluhan pelanggan yang efektif. Berempati artinya mampu menempatkan diri dalam perspektif pelanggan untuk memahami keluhan yang disampaikan. Selain itu, sampaikan juga permintaan maaf yang tulus atas kejadian yang dialami pelanggan. Hal ini akan membantu meredakan kemarahan atau kekecewaan pelanggan. Dengan demikian, pelanggan akan berkenan untuk bekerja sama dalam menemukan solusi terbaik.

Kumpulkan Informasi Penting Terkait Keluhan

Langkah selanjutnya adalah mengumpulkan informasi terkait keluhan yang dialami pelanggan. Hal ini sangat penting untuk memahami akar permasalahan yang ditemui pelanggan serta menyajikan solusi terbaik. Pastikan juga untuk mengklarifikasi informasi tersebut dengan pelanggan agar Anda benar-benar memahami keluhan yang disampaikan.

Hubungi Pihak-Pihak Terkait

Anda dapat menghubungi pihak lain untuk menyelesaikan keluhan pelanggan dengan lebih akurat. Misalnya, jika terjadi kesalahan pada stok barang, Anda dapat berkomunikasi dengan pihak gudang untuk memastikan stok barang yang tersedia. Langkah ini juga berguna untuk mencegah kesalahan yang sama terulang lagi.

Berikan Respon yang Solutif dan Tanggap

Selanjutnya, berikan solusi yang tepat untuk menjawab keluhan pelanggan. Pastikan Anda tidak meninggalkan pelanggan berhari-hari dengan keluhan yang tidak terjawab. Hal ini hanya akan memperburuk persepsi pelanggan dengan respon yang lambat. Selain itu, pastikan solusi yang ditawarkan sesuai dengan SOP penanganan keluhan yang sudah ditetapkan. Anda juga dapat bersikap fleksibel dalam menawarkan alternatif solusi atas keluhan pelanggan.

Lakukan Follow-up

Proses penanganan keluhan tidak selesai pada pemberian solusi saja. Anda dapat melakukan follow-up untuk memastikan bahwa pelanggan tidak mengalami keluhan lagi serta merasa puas dengan solusi yang diberikan. Untuk melakukannya, Anda dapat mengirimkan survei kepuasan pelanggan untuk mengukur keberhasilan dari solusi yang ditawarkan.

Buat Dokumentasi Tentang Keluhan Pelanggan

Langkah yang tidak boleh dilupakan dalam penanganan keluhan pelanggan adalah membuat dokumentasi terkait keluhan. Jadi, Anda dapat mendokumentasikan dan mengarsipkan segala keluhan yang masuk beserta cara penyelesaiannya. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi feedback demi meningkatkan kualitas produk, layanan, dan pengalaman pelanggan secara keseluruhan. Dokumentasi ini juga dapat mempermudah Anda jika muncul keluhan serupa di lain waktu.

MitraComm: Penyedia Agen Contact Center Terlatih untuk Tangani Keluhan Pelanggan dengan Efektif

Penanganan keluhan pelanggan yang tanggap dan solutif adalah kesempatan perusahaan untuk mengubah pengalaman negatif menjadi pengalaman mengesankan. Anda tidak hanya dapat mendorong reputasi positif perusahaan, tetapi juga mempertahankan kepercayaan dan loyalitas pelanggan. Salah satu cara untuk memaksimalkan penanganan keluhan pelanggan adalah melalui agen contact center berpengalaman dari MitraComm. Layanan contact center outsourcing MitraComm telah bergelut di bidang pelayanan pelanggan selama lebih dari 15 tahun dalam menyajikan pengalaman pelanggan yang unggul. Tim agent contact center kami siap untuk menjawab berbagai masalah dan keluhan yang dihadapi pelanggan dengan ramah, professional, serta efisien.  Untuk informasi lebih lanjut seputar contact center outsourcing, Anda dapat menghubungi kami melalui email marketing@phintraco.com Editor: Cardila Ladini

Customer Care: Investasi Cerdas untuk Kepuasan Pelanggan

Tak dapat dipungkiri bahwa pelanggan adalah salah satu aspek penting dalam menjaga keberlangsungan sebuah bisnis. Cara perusahaan melayani pelanggan akan menentukan kesan dan pengalaman yang dibuat. Pelayanan pelanggan yang ramah sangat penting untuk mendukung kepuasan pelanggan serta menciptakan loyalitas yang kuat. Salah satu upaya untuk melayani pelanggan adalah melalui customer care. Kualitas pelayanan pelanggan dapat menjadi faktor yang membedakan perusahaan dari kompetitor. Keunggulan kompetitif dari kualitas pelayanan ini akan membuat perusahaan lebih menonjol dibandingkan kompetitornya. Namun, konsep pelayanan pelanggan berupa customer care seringkali disalah artikan sebagai customer service. Kenali lebih lanjut tentang apa itu customer care serta cara ampuh untuk meningkatkan kualitas customer care di perusahaan Anda!

Apa itu Customer Care?

Customer care adalah cara perusahaan memperlakukan pelanggannya saat berinteraksi dengan brand, produk, atau layanan perusahaan. Hal ini bukan hanya tentang menjalin hubungan dengan pelanggan, tetapi bagaimana membangun hubungan emosional hingga meninggalkan kesan yang kuat. Maka dari itu, sangat penting bagi perusahaan untuk melayani pelanggannya dengan baik sehingga dapat menghasilkan pengalaman pelanggan yang memuaskan. 

Apa Bedanya Customer Service dan Customer Care?

Baik customer service maupun customer care adalah konsep serupa dalam hal melayani pelanggan. Keduanya juga memiliki target yang sama, yaitu untuk meningkatkan kepuasan dan retensi pelanggan. Namun, terdapat beberapa aspek yang membedakan dua konsep ini. Customer service merupakan tindakan perusahaan untuk membantu pelanggan terkait pembelian, pemakaian, atau masalah pada produk dan layanan yang digunakan. Customer service berfokus dalam menyelesaikan isu yang dialami pelanggan melalui satu interaksi.  Sementara customer care berperan dalam membangun hubungan emosional dengan pelanggan, yang mana mencakup semua interaksi pelanggan dengan perusahaan, mulai dari sebelum hingga setelah proses pembelian. Dengan demikian, perusahaan dapat membangun kepuasan dan loyalitas pelanggan melalui interaksi yang menyenangkan.

Apa Tugas Seorang Customer Care?

Beberapa tugas customer care meliputi tindakan dalam menangani interaksi dengan pelanggan, seperti:
  • Berinteraksi dengan Pelanggan: Interaksi pelanggan adalah salah satu wadah untuk menjalin hubungan yang kuat dengan pelanggan. Dalam interaksi tersebut, penting untuk menjawab berbagai pertanyaan hingga menyelesaikan permasalahan pelanggan dengan ramah dan terbuka. Hal ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang mengesankan.
  • Menangani Feedback: Feedback dari pelanggan dapat menjadi masukan bagi perusahaan untuk berkembang. Customer care officer perlu menanggapi keluhan dan feedback pelanggan secara terbuka dan menganalisisnya untuk meningkatkan kualitas produk atau layanan.
  • Mendengarkan Komplain Pelanggan: Tugas lainnya adalah mendengarkan komplain pelanggan dan menawarkan solusi yang tepat atas komplain tersebut. Dalam hal ini, sikap mendengarkan secara aktif diperlukan untuk mengidentifikasi akar permasalahan dan memberikan jalan keluar yang sesuai.
  • Mengukur Kepuasan Pelanggan: Selain menjalin interaksi dan membangun hubungan dengan pelanggan, customer care officer juga perlu melihat keberhasilan pelayanan yang diberikan. Hal ini dilakukan dengan mengukur tingkat kepuasan pelanggan terhadap perusahan melalui survei atau wawancara.

Mengapa Customer Care Itu Penting?

Bagi sebuah bisnis, pelanggan merupakan faktor vital untuk mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan. Pelanggan adalah sosok yang menggerakkan perkembangan bisnis melalui pembelian yang mereka lakukan. Oleh karena itu, saat pelanggan berinteraksi dengan perusahaan, penting untuk memberikan kesan positif dan mengesankan. Melalui proses interaksi tersebut, perusahaan dapat menjalin hubungan emosional dengan pelanggan, yang nantinya akan berdampak pada kepuasan dan loyalitas pelanggan. Customer care adalah salah satu upaya dalam membangun dan memelihara hubungan emosional dengan pelanggan. Saat pelanggan merasa dihargai dan didukung secara optimal, besar kemungkinan pelanggan akan melakukan pembelian berulang dan mempromosikan bisnis secara sukarela. Perusahaan juga dapat membentuk reputasi positif dari pelayanan yang memuaskan. Aspek-aspek ini akan berdampak pada meningkatnya penjualan perusahaan hingga memberikan keunggulan kompetitif yang menguntungkan.

Bagaimana Cara Meningkatkan Kualitas Pelayanan Terhadap Pelanggan?

Ikuti strategi berikut ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan Anda terhadap pelanggan:

Manfaatkan Teknologi

Upaya menjangkau dan melayani pelanggan menjadi semakin mudah dengan hadirnya berbagai teknologi canggih untuk mengelola interaksi dengan pelanggan. Teknologi seperti customer relationship management (CRM) dapat dimanfaatkan untuk memantau data historical berisi interaksi pelanggan. Dengan demikian, agen pelayanan pelanggan dapat memberikan pengalaman memuaskan dan berkualitas. 

Coba Lampaui Ekspektasi Pelanggan

Pelanggan tentunya memiliki ekspektasi tersendiri terhadap perusahaan. Melalui customer care, perusahaan perlu mencoba untuk melampaui ekspektasi tersebut. Upaya seperti ini sangat dihargai oleh pelanggan dan berpotensi memperkuat loyalitas terhadap perusahaan. Misalnya, saat pelanggan mengajukan pertanyaan atau keluhan, Anda dapat melampaui ekspektasi pelanggan dengan bersikap proaktif dan sigap dalam merespon hal tersebut.

Buat Saluran Pelayanan Omnichannel

Omnichannel adalah salah satu strategi untuk memberikan pelayanan melalui berbagai saluran, seperti misalnya live chat, email, hingga media sosial. Omnichannel memudahkan pelanggan untuk menjangkau perusahaan melalui saluran yang diinginkan. Dengan memberikan bantuan yang dipersonalisasi di berbagai saluran berbeda, Anda dapat menciptakan pengalaman positif bagi pelanggan.

Bersikap Terbuka Terhadap Feedback

Feedback dari pelanggan dapat memberikan insight menarik seputar kualitas pelayanan pelanggan. Hal ini bermanfaat untuk mengetahui aspek-aspek yang perlu dikembangkan atau diperbaiki. Feedback tersebut dapat bersifat positif atau negatif, sehingga penting untuk menanggapinya secara terbuka. Anda dapat mengumpulkan feedback melalui survei atau wawancara dengan pelanggan. 

Latih Sikap Mendengarkan Secara Aktif

Fokus dari customer care adalah memastikan kepuasan dan kebahagiaan pelanggan serta menjalin hubungan positif dengan pelanggan. Untuk melakukannya, diperlukan kemampuan mendengarkan secara aktif agar pelanggan merasa dihargai saat berinteraksi dengan perusahaan. Kemampuan ini mencakup memperhatikan pembicaraan pelanggan, berempati dengan situasi pelanggan, hingga tidak menginterupsi pelanggan.

Menerima Kesalahan Secara Terbuka

Kesalahan adalah sesuatu yang tidak akan terhindarkan saat menjalankan bisnis. Anda mungkin pernah melakukan kesalahan yang membuat pelanggan mengajukan komplain. mengakui kesalahan tersebut dan berjanji untuk memperbaikinya. Perusahaan perlu menerima komplain secara terbuka serta mengakui kesalahan tersebut. Tidak hanya itu, perusahaan perlu berjanji untuk memperbaikinya. Hal ini juga menjadi peluang untuk menonjolkan sisi humanis dari bisnis Anda.

Percayakan Kualitas Layanan Pelanggan Anda pada Mitra Berpengalaman, MitraComm!

Customer care berkualitas adalah kunci membangun hubungan positif dengan pelanggan hingga meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap perusahaan. Jadi, perusahaan dapat menjamin pengalaman pelanggan yang memuaskan di sepanjang interaksi. Ekspektasi pelanggan yang selalu meningkat membuat perusahaan perlu berinvestasi lebih pada pelayanan customer care. Di sinilah peran MitraComm sebagai penyedia contact center outsourcing terpercaya untuk menjawab kebutuhan investasi dalam pelayanan customer care. MitraComm memiliki rekam jejak yang solid dalam menyediakan pelayanan pelanggan yang unggul. MitraComm didukung oleh tim profesional yang berpengalaman serta teknologi terkini untuk membantu Anda menciptakan pengalaman pelanggan yang tidak terlupakan. Mengandalkan MitraComm untuk kebutuhan customer care tidak hanya akan meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memberikan nilai tambah yang signifikan bagi bisnis Anda. Kami telah melayani berbagai klien untuk memenuhi kebutuhan customer care, mulai dari Traveloka, Blibli, hingga Halo BCA.  Jangan ragu untuk mencoba pelayanan pelanggan yang unggul dari MitraComm. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi email marketing@phintraco.com Editor: Cardila Ladini

7 Cara Jitu Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan

Kepercayaan pelanggan telah menjadi salah satu keunggulan kompetitif yang cukup menguntungkan bagi bisnis. Saat pelanggan mencari sebuah produk, pelanggan dapat dihadapkan oleh berbagai brand yang menawarkan produk serupa. Pelanggan tentunya memilah-milah produk mana yang paling tepat dan dapat memenuhi kebutuhannya.  Terlebih lagi, pesatnya perkembangan internet membuat dominasi toko online kian merajalela, sehingga pelanggan memiliki akses yang lebih luas terhadap informasi dan pilihan produk atau layanan. Hasilnya, pelanggan menjadi lebih kritis dalam menentukan brand mana yang kualitasnya dapat dipercaya. Kepercayaan bukan hanya tentang kepuasan pelanggan terhadap perusahaan, tetapi juga tentang konsistensi dalam berkomunikasi serta menjaga hubungan jangka panjang. Kenali lebih lanjut tentang apa itu kepercayaan pelanggan dan bagaimana cara terbaik meningkatkannya.

Apa yang Dimaksud dengan Kepercayaan Pelanggan?

Kepercayaan pelanggan atau customer trust adalah keyakinan atau rasa percaya yang dimiliki pelanggan terhadap perusahaan. Rasa percaya ini bukan sesuatu yang terjadi dalam sekejap, tetapi melalui upaya yang konsisten saat berinteraksi dengan pelanggan. Melalui rasa percaya tersebut, perusahaan dapat membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan, yang selanjutnya akan mendorong loyalitas terhadap perusahaan.  Pelanggan yang setia kepada perusahaan Anda akan kembali membeli produk atau layanan Anda hingga mempromosikan perusahaan secara sukarela. Sikap ini didasarkan oleh rasa percaya terhadap kualitas yang diberikan perusahaan Anda. Tidak hanya itu, pelanggan juga menaruh keyakinan atas komitmen perusahaan dalam memenuhi harapan serta melakukan yang terbaik untuk pelanggan.

Apa Saja Indikator Kepercayaan Pelanggan?

Indikator kepercayaan pelanggan merujuk pada faktor-faktor yang mengukur tingkat kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan. Beberapa indikator tersebut adalah:
  • Ulasan Pelanggan: Ulasan yang positif dari pelanggan yang puas terhadap kualitas produk atau layanan Anda dapat berkontribusi dalam membangun rasa percaya pelanggan terhadap perusahaan. Ulasan seperti ini dapat ditemukan di website e-commerce atau media sosial.
  • Rating: Sebuah bisnis yang mendapatkan rating tinggi dari pelanggan menunjukkan tingginya kepuasan dan rasa percaya pelanggan atas kualitas produk atau layanan yang diberikan. 
  • Referral: Referral atau rekomendasi dari teman, keluarga, atau sumber terpercaya lainnya dapat menjadi indikator rasa percaya pelanggan yang kuat. Rekomendasi ini biasanya didasarkan pada pengalaman pribadi orang tersebut.
  • Penghargaan: Pengakuan resmi dari organisasi terkemuka atau acara penghargaan industri tertentu dapat menjadi indikator kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan.

Mengapa Kepercayaan Pelanggan Sangat Penting Bagi Perusahaan?

Membangun kepercayaan pelanggan berperan sebagai pondasi hubungan jangka panjang yang sehat antara pelanggan dengan perusahaan. Ketika perusahaan dinilai kredibel dan dapat dipercaya oleh pelanggan, perusahaan dapat membangun rasa percaya tersebut, sehingga terciptalah hubungan antara perusahaan dan pelanggan. Adanya hubungan jangka panjang akan berkontribusi pada tumbuhnya loyalitas pelanggan terhadap perusahaan. Pelanggan yang setia akan lebih memilih produk Anda dibandingkan kompetitor. Pelanggan loyal Anda juga mempromosikan perusahaan secara sukarela. Bisnis Anda pun dapat menumbuhkan reputasi dan kredibilitas dari rasa percaya pelanggan. Faktor-faktor ini dapat berdampak positif pada meningkatnya penjualan perusahaan. Perusahaan tidak hanya perlu membangun kepercayaan pelanggan, tetapi juga mempertahankan dan meningkatkan rasa percaya tersebut. Sebuah perusahaan yang merusak rasa percaya pelanggan dapat menghancurkan reputasi dan kredibilitas yang sudah dibangun. Hasilnya, pelanggan akan lebih memilih bisnis lain yang dapat mereka percaya.

Bagaimana Cara Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan?

Rasa percaya dari pelanggan dibangun melalui konsistensi pada ucapan dan perilaku, kemampuan untuk menonjolkan kualitas, testimoni positif dari pelanggan, hingga praktik bisnis yang etis. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan Anda kepada perusahaan adalah:

Buat Produk atau Layanan yang Berkualitas

Produk atau layanan yang berkualitas dapat menjadi keunggulan kompetitif yang membedakan Anda dari kompetitor. Fitur produk atau layanan yang ditawarkan haruslah mampu memenuhi kebutuhan target pelanggan Anda. Hasilnya, pelanggan akan merasa puas dengan apa yang mereka dapatkan. Pengalaman positif seperti ini akan berdampak pada peningkatan kepercayaan terhadap perusahaan, di mana pelanggan merasa yakin dan percaya diri atas kualitas produk atau layanan yang mereka terima. Hal ini juga akan memicu pelanggan untuk kembali melakukan pembelian hingga menyarankan produk Anda kepada orang lain.

Bersikap Transparan

Sikap transparan mencakup keterbukaan dan kejujuran yang ditunjukkan perusahaan kepada pelanggan. Sikap ini sangat penting untuk membuahkan kepercayaan pelanggan. Transparansi perusahaan dapat dilakukan dengan mempublikasikan informasi detail tentang produk Anda, menunjukkan bagaimana perusahaan beroperasi di balik layar, hingga menampilkan kisah dari karyawan perusahaan. 

Ciptakan Hubungan yang Kuat dengan Pelanggan

Kepercayaan pelanggan dibangun melalui hubungan yang kuat dengan pelanggan. Untuk menciptakan relasi yang kuat, Anda dapat berinteraksi secara konsisten dengan pelanggan melalui berbagai channel, seperti misalnya media sosial. Anda juga dapat membuka banyak opsi agar selalu terhubung dengan pelanggan. Misalnya, selain media sosial, pelanggan dapat menjangkau Anda melalui email atau live chat di website

Prioritaskan Customer Service yang Luar Biasa

Selain kualitas produk, kualitas customer service yang optimal akan berdampak positif pada kepercayaan pelanggan. Pastikan agen customer service Anda selalu siap membantu, solutif, serta mampu merespon dengan tangkas. Tidak hanya itu, agen customer service perlu memperlakukan pelanggan layaknya individu, sehingga penting untuk merespon dengan empati dan kepedulian. Kualitas layanan yang baik dari customer service akan turut menciptakan pengalaman pelanggan yang baik. Hasilnya, rasa percaya pelanggan akan meningkat secara signifikan dari kualitas pelayanan yang baik.

Bagikan Ulasan Pelanggan

Ulasan positif pelanggan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan. Anda dapat mempublikasikan ulasan positif di website atau media sosial. Ulasan ini merupakan bentuk kepuasan pelanggan saat memakai produk atau layanan Anda. Menonjolkan testimoni positif dari pelanggan asli berpotensi membuat pelanggan lain mempercayai bisnis Anda. Cara ini juga dapat memperkuat kredibilitas perusahaan di mata pelanggan hingga masyarakat umum.

Merespon Feedback Pelanggan

Cara lainnya untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan adalah dengan mendengarkan dan merespon feedback pelanggan secara positif. Hal ini menunjukkan bagaimana perusahaan menghargai opini pelanggan dan berkomitmen untuk selalu meningkatkan diri. Cara merespon feedback juga sangat penting, terutama jika berhadapan dengan kritik. Dalam hal ini, Anda perlu memahami akar permasalahan yang dialami pelanggan serta menyelesaikan masalah tersebut.

Bersikap Konsisten

Bersikap konsisten di setiap interaksi dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan. Konsistensi perlu dipertahankan pada customer service, komunikasi, serta keseluruhan penyampaian pesan kepada pelanggan.  Sikap konsisten juga dapat ditunjukkan saat perusahaan selalu memenuhi apa yang sudah dijanjikan dan mempertahankan brand image yang sama di semua titik interaksi dengan pelanggan. Hal ini menunjukkan komitmen untuk memenuhi ekspektasi pelanggan, sehingga meningkatkan rasa percaya terhadap perusahaan.

MitraComm: Partner Terpercaya untuk Tingkatkan Kepercayaan Pelanggan Melalui Contact Center

Kepercayaan pelanggan adalah elemen penting untuk mendukung reputasi dan kredibilitas perusahaan. Salah satu upaya efektif untuk meningkatkan rasa percaya pelanggan terhadap perusahaan adalah melalui customer service yang memuaskan. Untuk menjawab kebutuhan ini, MitraComm Business Process Solution (MBPS) dapat menjadi pilihan terbaik untuk bisnis Anda.  MBPS menghadirkan contact center outsourcing handal dan berpengalaman untuk menciptakan pengalaman yang memuaskan bagi pelanggan Anda. MBPS memastikan pelanggan mendapatkan pengalaman positif saat berinteraksi dengan perusahaan Anda. Dengan demikian, pelanggan dapat meletakkan rasa percaya dan menumbuhkan loyalitas pada perusahaan Anda. Untuk informasi lebih lanjut seputar contact center outsourcing serta bagaimana layanan kami dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan, Anda dapat menghubungi kami melalui email marketing@phintraco.com. Editor: Cardila Ladini

Jangan Salah! Ini Dia Tips Pembubuhan e-Meterai yang Benar

Meterai telah menjadi segel penting yang ditempatkan pada dokumen resmi atau surat berharga. Meterai memegang peranan vital dalam menjaga keabsahan dan keamanan dokumen penting. Jika dulu meterai masih berbentuk fisik, kini inovasi baru berupa meterai elektronik atau e-Meterai telah muncul dalam bentuk digital. Inovasi ini memudahkan proses pembelian dan pembubuhan e-meterai untuk dilakukan secara digital. Pembubuhan e-Meterai mengharuskan peletakan meterai sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Meskipun dibubuhkan secara digital, e-Meterai dipakai untuk menggantikan meterai fisik yang harus ditempelkan secara manual. Dengan demikian, proses pembubuhan menjadi lebih efisien. Pahami lebih lanjut tentang cara membubuhkan e-Meterai yang tepat!

Mengapa Pembubuhan e-Meterai Gagal Terus?

Sebagai bentuk meterai digital, e-Meterai berperan sebagai inovasi baru yang menggantikan meterai fisik untuk ditempelkan di dokumen resmi. Terlepas dari kemudahan dan efisiensi yang ditawarkan, tidak jarang pengguna mengalami pembubuhan e-Meterai yang gagal terus. Hal ini dapat terjadi meskipun pengguna sudah membeli e-Meterai secara legal dari platform resmi.  Pembubuhan e-Meterai yang gagal dapat disebabkan oleh beberapa alasan. Salah satunya adalah konsentrasi traffic yang cukup tinggi pada platform pembubuhan meterai digital resmi. Banyaknya pengguna yang mengakses platform pembubuhan meterai di waktu yang sama membuat kinerja website menjadi lambat. Hal ini memicu terjadinya ketidakstabilan dalam proses pembubuhan Penyebab lainnya dari gagalnya proses pembubuhan adalah masalah pada jaringan internet. Dalam hal ini, jika internet pengguna terdeteksi tidak stabil atau lambat, proses pembubuhan meterai elektronik berpotensi gagal. Maka dari itu, penting untuk memastikan jaringan internet tetap stabil selama proses pembubuhan. Faktor penyebab lainnya yang memicu kegagalan pembubuhan adalah kapasitas dan jenis dokumen unggahan yang tidak sesuai. Dokumen yang diunggah untuk dibubuhkan e-Meterai harus berkapasitas kurang dari 4 MB serta dalam format PDF. Dokumen yang tidak diunggah sesuai format ini akan menyebabkan gagalnya proses pembubuhan. 

Berapa Lama Proses Pembubuhan e-Meterai?

Setelah membeli e-Meterai secara online, pengguna mungkin bertanya-tanya berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membubuhkan meterai elektronik. Pembubuhan e-Meterai hanya membutuhkan dokumen sudah diunggah dan akan diberikan meterai, jaringan internet yang memadai, serta e-Meterai yang sudah dibeli.  Selanjutnya, proses pembubuhan paling cepat hanya memakan waktu dalam hitungan detik. Pengguna dapat segera melakukan pembubuhan setelah membeli e-Meterai. Prosesnya yang terbilang singkat membuat e-Meterai menjadi solusi efisien bagi pengguna yang memerlukan meterai sebagai bentuk validasi dokumen.

Apakah Pembubuhan e-Meterai Bisa Diulang?

Jika pengguna mengalami kegagalan saat membubuhkan meterai, maka proses pembubuhan dapat diulang. Pembubuhan ulang tidak mengharuskan pengguna membeli e-Meterai lagi serta tidak mengurangi kuota yang dimiliki. Untuk melakukannya, pengguna cukup mengecek Riwayat Pembubuhan untuk mengecek riwayat pembubuhan yang sudah dilakukan. Beberapa langkah untuk mengulang proses pembubuhan adalah:
  1. Kunjungi https://mitracomm.e-meterai.co.id/ 
  2. Klik nama pengguna di bagian kanan atas
  3. Klik menu “Riwayat Pembubuhan” untuk mengecek riwayat pembubuhan yang pernah dilakukan
  4. Klik dokumen yang sudah diunggah
  5. Klik tombol “Bubuhkan Ulang”.
Proses pembubuhan ulang dapat dilakukan maksimal 2x24 jam hingga selanjutnya melakukan proses pengajuan refund kuota. Jika cara ini masih belum berhasil, pengguna dapat menghubungi platform tempat e-Meterai itu dibeli. 

Bagaimana Cara Pembubuhan e-Meterai yang Benar?

Cara membubuhkan e-Meterai yang benar dilakukan sepenuhnya secara digital tanpa harus mencetak dokumen apapun. Beberapa langkah yang bisa ditempuh untuk membubuhkan e-Meterai adalah:
  1. Kunjungi https://mitracomm.e-meterai.co.id/.
  2. Jika belum membuat akun, buat terlebih dahulu dengan mendaftarkan diri di tombol “Daftar” di pojok kanan atas. Selanjutnya, lakukan login ke akun yang sudah dibuat.
  3. Setelah login, akan ditemukan opsi “Pembelian” dan “Jika belum memiliki meterai elektronik, Anda dapat memilih opsi “Pembelian” untuk melanjutkan proses pembelian kuota e-Meterai.
  4. Kembali ke halaman awal dan pilih opsi “Pembubuhan” untuk memulai proses pembubuhan e-Meterai.
  5. Masukkan data yang dibutuhkan sesuai kolom yang tersedia. Lalu, unggah dokumen dalam format PDF dengan ukuran maksimal 4 MB.
  6. Posisikan e-Meterai yang akan dibubuhkan pada dokumen sesuai ketentuan yang berlaku. Selanjutnya, klik “Bubuhkan e-Meterai”. Contoh pembubuhan e-Meterai yang benar sebaiknya berada di samping kiri kolom tanda tangan agar tidak terkena coretan tanda tangan digital.
  7. Apabila baru pertama kali melakukan pembubuhan meterai elektronik, Anda akan diminta membuat PIN dengan 6-digit angka. PIN ini termasuk ke dalam proses autentikasi. Kemudian, klik “Lanjutkan” jika sudah memasukkan PIN.
  8. Jika sudah melakukan pembubuhan, Anda akan melihat tampilan e-Meterai yang sudah dibubuhkan pada dokumen.
  9. Dokumen yang sudah dibubuhkan akan dikirimkan secara otomatis ke email pengguna. Dokumen juga dapat langsung diunduh dengan menekan tombol “Unduh”. Jika masih belum menerima dokumen via email, Anda dapat menekan tombol “Kirim Ulang Email”.

MitraComm: Penyedia Layanan yang Tepat untuk Kebutuhan e-Meterai Anda!

Penggunaan e-Meterai telah menjadi alternatif modern yang menawarkan kemudahan dan keamanan dalam proses legalisasi dokumen. e-Meterai menghilangkan kerepotan dalam mengurus dan memakai meterai fisik untuk dokumen Anda. Namun, sangat penting untuk memastikan keresmian e-Meterai yang digunakan. Bagi Anda yang mencari e-Meterai, MitraComm sebagai distributor resmi e-Meterai dapat dipercaya untuk membeli dan membubuhkan meterai digital dengan mudah.  MitraComm menyediakan layanan e-Meterai yang terintegrasi untuk kemudahan dan fleksibilitas untuk penggunanya, mulai dari pendaftaran, pembelian, hingga pembubuhan e-Meterai yang serba mudah dan cepat. e-Meterai resmi dari MitraComm juga akan menghindarkan Anda dari risiko pemalsuan meterai yang sering terjadi pada meterai fisik. Jadi, jangan ragu untuk gunakan e-Meterai resmi dari MitraComm! Anda juga bisa mendapatkan e-Meterai asli melalui partner resmi MitraComm, seperti Sprint Asia Technology, Enforce Advisory Indonesia, Integra Mitra Sejati, Satulink, Mitrajasa Teleservice, Mitralink Integra Semesta, hingga Fokus Edukasi Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat mengunjungi website https://mitracomm.e-meterai.co.id/ untuk mulai membeli dan membubuhkan e-Meterai secara resmi dan terpercaya. Editor: Cardila Ladini

SMS LBA: Jangkau Pelanggan Secara Efektif di Lokasi yang Tepat

Menjalankan strategi marketing yang kuat dan membekas adalah langkah penting untuk mendukung perkembangan bisnis berkelanjutan. Melalui upaya marketing, perusahaan dapat meningkatkan brand awareness hingga menjalin hubungan yang kuat dengan pelanggan. Channel digital seperti media sosial dan website populer digunakan dalam menerapkan strategi marketing. Namun, bukan berarti channel seperti SMS turut ditinggalkan dalam taktik marketing yang strategis. Salah satu jenis SMS yang digunakan adalah SMS LBA. SMS LBA menjadi salah satu strategi marketing yang efektif dalam mengkomunikasikan pesan kepada audiens yang dituju. Jenis SMS ini memungkinkan perusahaan untuk menargetkan pesan promosi kepada pelanggan di lokasi tertentu. Dengan demikian, pengguna akan menerima informasi yang sesuai dengan lokasi tempat tinggal atau lokasi yang sedang dikunjungi. Simak lebih lanjut tentang apa itu SMS LBA, keuntungan memakainya, serta tips memilih provider yang tepat untuk bisnis Anda.

Apa itu SMS LBA?

SMS LBA, yang merupakan singkatan dari Location Based Advertising, adalah strategi SMS marketing yang memanfaatkan layanan pesan singkat untuk mengirimkan pesan langsung ke ponsel pengguna sesuai dengan lokasi geografisnya.  Sebagai salah satu metode SMS gateway, metode ini digunakan untuk mengirimkan informasi promosi, pengumuman, atau pengingat yang hanya tersedia di lokasi tertentu saja. Perusahaan bekerja sama dengan penyedia layanan SMS LBA untuk mengirimkan pesan kepada target audiens yang lebih spesifik, sehingga efektivitas iklan dapat meningkat.

Bagaimana Cara Kerja SMS LBA?

SMS Location Based Advertising bekerja dengan mengirimkan pesan singkat berisi promosi berdasarkan lokasi geografis target pelanggan. Provider SMS LBA memanfaatkan teknologi seperti GPS atau jaringan seluler untuk melacak lokasi pengguna dan mengirimkan iklan yang relevan berdasarkan informasi tersebut. Misal, jika Anda ingin mempromosikan toko baru di sebuah daerah, maka layanan SMS ini akan menargetkan pengguna di daerah tersebut. Setelah data lokasi dikumpulkan, operator telekomunikasi bekerja sama dengan penyedia layanan SMS untuk mengirimkan pesan teks sesuai dengan lokasi pengguna. Dengan demikian, pesan promosi yang disampaikan dapat sampai ke audiens yang diharapkan. 

Apa Keuntungan Menggunakan Jasa SMS LBA?

Terlepas dari popularitas upaya marketing yang kini serba digital, layanan SMS masih menjadi opsi media marketing yang banyak digunakan. SMS yang bersifat singkat dengan jumlah kata yang terbatas membuat pesan promosi dapat tersampaikan dengan ringkas dan jelas. Adapun keuntungan lain dari menggunakan jasa SMS Location Based Advertising adalah:

Kampanye Marketing yang Tepat Sasaran

Salah satu keuntungan utama dari pemanfaatan layanan SMS ini adalah penargetan pesan ke pelanggan secara spesifik berdasarkan lokasi geografis. Metode ini akan memudahkan kampanye marketing yang lebih relevan untuk tertuju pada target pelanggan yang tepat. Hal ini memungkinkan penjangkauan target pasar yang lebih spesifik. Hasilnya, interaksi dan konversi dapat tercipta dari kampanye marketing yang dilakukan melalui jenis SMS ini. Contohnya adalah penawaran spesial khusus area tertentu. 

Meningkatkan Engagement Pelanggan

Keuntungan lainnya adalah meningkatkan engagement pelanggan. Jenis SMS ini memungkinkan perusahaan untuk mengirimkan informasi atau promosi yang disesuaikan dengan lokasi pelanggan. Pesan promosi yang ditujukan ke target pelanggan yang sesuai berpotensi besar untuk meningkatkan engagement dan respon pelanggan terhadap bisnis Anda.

Mendorong Traffic 

Salah satu layanan SMS marketing ini memiliki fitur untuk mengatur jadwal pengiriman pesan untuk hasil yang optimal. Misal, sebuah restoran mengirimkan promo makan siang sebelum jam makan siang. Contoh lainnya adalah penawaran spesial selama masa gajian. Pelanggan pun akan tertarik melakukan pembelian karena pesan ringkas dan padat berisi promosi yang dikirimkan melalui layanan SMS ini.

Meningkatkan Retensi Pelanggan

Pelanggan akan kembali melakukan pembelian jika merasa puas dengan apa yang didapatkan dari bisnis Anda, termasuk salah satunya penawaran atau promosi menarik. Terlebih lagi, layanan SMS ini memastikan penawaran dan promosi yang dikirimkan menyasar pada audiens yang tepat, sehingga meningkatkan retensi hingga loyalitas pelanggan terhadap perusahaan.

Tips Memilih Jasa SMS LBA untuk Bisnis Anda

Memanfaatkan banyak channel untuk mempromosikan bisnis Anda adalah salah satu strategi yang perlu dipertimbangkan. Selain channel digital seperti media sosial dan website, SMS LBA dapat digunakan untuk memperluas jangkauan Anda ke target pelanggan.  Namun, dengan banyaknya penyedia jasa SMS LBA di pasar, penting untuk melakukan riset dan memilih yang terbaik untuk kebutuhan bisnis Anda. Berikut ini adalah beberapa tips memilih penyedia yang tepat untuk bisnis Anda:

Kumpulkan Opsi Penyedia Jasa

Langkah pertama adalah melakukan riset terkait penyedia layanan SMS LBA. Simak profil penyedia layanan serta pengalaman dalam menjalankan layanan SMS ini. Jangan lupa mengecek testimonial dari klien sebelumnya. Anda juga dapat meminta referensi tentang penyedia layanan SMS ini dari pebisnis lainnya.

Tentukan Kebutuhan Bisnis Anda

Selanjutnya, tentukan kebutuhan bisnis seperti apa yang perlu dipenuhi melalui layanan SMS ini. Misal, Anda ingin meningkatkan interaksi dengan pelanggan, promosi bisnis, atau pemberitahuan transaksi. Dengan demikian, Anda dapat menimbang provider dengan fitur yang dapat memenuhi kebutuhan bisnis tersebut.

Evaluasi Fitur dan Tarif yang Dimiliki

Berbagai penyedia jasa SMS LBA memiliki fitur dengan tarif yang beragam. Pastikan fitur yang mereka miliki sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda dan bandingkan tarif mereka dengan penyedia lain untuk mendapatkan penawaran terbaik. Anda juga perlu mengevaluasi kebijakan privasi dan keamanan yang dimiliki untuk melindungi data dan informasi bisnis.

MitraComm: Bantu Bisnis Anda Berkembang dengan SMS Gateway!

Mengoptimalkan fungsi SMS LBA dapat membuka pintu baru bagi bisnis untuk berinteraksi dengan pelanggan secara efektif. SMS LBA merupakan bagian dari SMS Gateway, di mana jenis layanan ini menggunakan aplikasi untuk mengirim atau menerima pesan teks yang berhubungan dengan keperluan bisnis. MitraComm memahami betapa pentingnya alat komunikasi yang efektif untuk memperluas jangkauan bisnis Anda. Dengan layanan SMS Gateway dari MitraComm, Anda dapat mengoptimalkan potensi SMS LBA untuk memenuhi berbagai target bisnis secara optimal. Sebagai mitra Anda dalam pertumbuhan bisnis, MitraComm menawarkan solusi yang tepat untuk mengintegrasikan SMS LBA ke dalam strategi marketing dan layanan pelanggan Anda. Anda dapat mengelola kampanye SMS dengan mudah, menganalisis hasil dari SMS LBA secara real-time, dan meningkatkan efisiensi komunikasi. Untuk informasi lebih lanjut seputar SMS Gateway dan SMS LBA, Anda dapat menghubungi melalui email marketing@phintraco.com Editor: Cardila Ladini

5 Langkah Tingkatkan Customer Value untuk Kesuksesan Bisnis

Berbagai inovasi produk muncul untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang kian beragam. Agar bertahan di tengah peliknya persaingan bisnis, perusahaan perlu memperhatikan nilai yang diberikan pelanggan terhadap produk atau layanan yang ditawarkan. Semakin tinggi nilai yang diberikan pada sebuah produk, besar kemungkinan pelanggan akan selalu membeli produk tersebut. Hal inilah yang disebut customer value. Customer value memungkinkan perusahaan untuk mengetahui apa yang dianggap berharga oleh pelanggan dan bagaimana cara memberikan nilai tambah yang signifikan. Dengan demikian, perusahaan dapat mempertahankan loyalitas pelanggan dan mendapatkan keunggulan kompetitif. Kenali lebih lanjut tentang apa itu customer value serta strategi ampuh untuk meningkatkan value perusahaan Anda di mata pelanggan.

Apa Itu Customer Value?

Customer value atau nilai pelanggan adalah persepsi nilai yang dimiliki seorang pelanggan terhadap sebuah produk atau layanan. Konsep ini menunjukkan bagaimana pelanggan mendapatkan manfaat atau nilai yang sepadan dengan biaya yang dikeluarkan untuk sebuah produk atau layanan. Nilai pelanggan cenderung bersifat subjektif. Artinya, setiap pelanggan akan menemukan nominal harga yang sama untuk sebuah produk, tetapi nilai yang diberikan pelanggan terhadap produk akan berbeda-beda. Misalnya, pelanggan menganggap sebuah produk bernilai tinggi karena harganya yang cocok dengan budget atau fungsinya yang sesuai kebutuhan. Konsistensi value Anda di mata pelanggan mempengaruhi loyalitas pelanggan serta berpotensi menarik pelanggan-pelanggan baru.

Mengapa Customer Value Penting?

Memahami value perusahaan di mata pelanggan sangat penting untuk menunjang kesuksesan bisnis dalam jangka waktu panjang. Dalam hal ini, perlu dimengerti alasan pelanggan melihat perusahaan Anda lebih bernilai dibandingkan kompetitor. Alasan ini adalah nilai yang perlu dipertahankan, sehingga pelanggan dapat lebih loyal kepada perusahaan serta menarik potensi pelanggan baru. Dengan adanya customer value, perusahaan dapat mengerti kebutuhan dan keinginan pelanggan dengan lebih baik, sehingga produk atau layanan yang dihasilkan sesuai dengan harapan pelanggan Pemahaman terhadap customer value juga membantu Anda dalam menjangkau pelanggan baru serta meningkatkan loyalitas pelanggan lama. Misalnya, nilai produk Anda terletak pada bahan berkualitas tinggi. Jika Anda menawarkan produk baru dengan harga yang sama tetapi kualitas bahannya lebih buruk, pelanggan akan beralih ke kompetitor yang konsisten menciptakan produk berkualitas tinggi. 

Bagaimana Cara Mengukur Customer Value?

Perusahaan mengukur customer value untuk menentukan produk mana yang paling menguntungkan dari segi penjualan. Berdasarkan pengukuran ini, perusahaan dapat memutuskan untuk melanjutkan produksi produk dengan value tertinggi atau menghapus produk dengan customer value yang rendah.  Rumus menghitung customer value adalah:

Customer ValueKeuntungan yang Diterima Pelanggan – Biaya yang Dikeluarkan Pelanggan

Keuntungan ini dapat berupa kualitas produk, image perusahaan, pengalaman pelanggan, kualitas pelayanan pelanggan, hingga keuntungan lainnya yang tidak diberikan kompetitor. Sementara biaya yang dikeluarkan pelanggan termasuk biaya produk, biaya pengiriman, hingga biaya tambahan seperti biaya pemasangan dan biaya pemeliharaan. Keuntungan yang diterima perlu melebihi biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan customer value yang tinggi. 

Apa Saja Faktor yang Mempengaruhi Value Pelanggan?

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, customer value merupakan konsep yang subjektif karena melibatkan beberapa faktor yang beragam. Faktor ini dapat muncul dari sisi produk dan layanan serta dari sisi pelanggan. Beberapa faktor tersebut adalah:
  • Pelayanan Pelanggan: Pelanggan sangat menghargai agen pelayanan pelanggan yang mampu menanggapi pertanyaan atau isu dengan responsif. Semakin baik kualitas pelayanan yang diberikan, maka semakin tinggi nilai yang pelanggan rasakan dari suatu produk atau layanan.
  • Fitur Produk: Memiliki fitur yang unik, inovatif, serta menjawab kebutuhan pelanggan dapat menonjolkan nilai produk tersebut di mata pelanggan. Fitur tersebut juga harus sesuai dengan harga yang dikeluarkan pelanggan.
  • Kualitas Produk atau Layanan: Produk atau layanan berkualitas berperan penting dalam meningkatkan kepuasan pelanggan. Hasilnya, pelanggan akan merasa mendapatkan nilai yang sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.
  • Harga: Faktor harga menjadi bahan pertimbangan penting dalam memilih sebuah produk. Pelanggan tentunya akan memilih produk dengan harga terbaik serta memastikan harga tersebut sepadan dengan kualitas yang didapatkan.
  • Unique Selling Point: Unique selling point (USP) adalah pernyataan tentang bagaimana produk Anda berbeda dari kompetitor. USP umumnya menonjolkan berbagai kelebihan produk yang dipandang lebih bernilai oleh pelanggan. 
  • Tingkat Pendapatan Pelanggan: Besar pendapatan yang dimiliki dapat mempengaruhi bagaimana pelanggan menilai sebuah produk. Pelanggan dengan tingkat pendapatan yang lebih tinggi cenderung lebih siap membayar lebih untuk produk atau layanan yang memiliki nilai tambah.

Bagaimana Cara Meningkatkan Value Pelanggan?

Customer value bukan hanya tentang mempertahankan pelanggan lama, tetapi juga menciptakan hubungan yang dalam dengan pelanggan, sehingga dapat membawa manfaat bagi pertumbuhan bisnis perusahaan. Proses meningkatkan customer value dapat disebut sebagai customer value management. Beberapa cara berikut ini dapat diterapkan untuk meningkatkan customer value, seperti:

Pertimbangkan Aspek Selain Harga

Bukan hal yang aneh jika pelanggan lebih memilih produk dengan harga yang relatif lebih murah dibandingkan harga produk lainnya. Namun, menurunkan harga menjadi lebih rendah dibandingkan harga pasaran tidak selalu menjadi solusi terbaik.  Penting untuk selalu mempertimbangkan aspek lain yang dapat menjadi nilai tambah di mata pelanggan. Misalnya, pelanggan dapat membayar lebih jika mendapatkan fitur dan kualitas yang lebih bagus dalam sebuah produk. Hasilnya, pelanggan dapat merasakan manfaat lebih dari produk yang mereka dapatkan.

Optimalkan Pelayanan Pelanggan

Kualitas pelayanan pelanggan dapat mempengaruhi value pelanggan terhadap perusahaan. Pelanggan menyukai tanggapan yang responsif atas isu atau masalah yang sedang dihadapi. Hal ini akan mempengaruhi tingkat kepuasan pelanggan serta bagaimana pelanggan menilai perusahaan. Selain melalui interaksi, pelayanan ini dapat berupa pengiriman pesan berisi tanda terima kasih setelah proses pembelian, hingga menyelipkan stiker atau catatan terima kasih pada produk yang akan dikirimkan.

Berikan Layanan Bernilai Tambah

Menawarkan layanan baru dapat menjadi nilai tambah bagi perusahaan Anda di mata pelanggan. Nilai tambah ini dapat berupa manfaat tambahan yang didapatkan setelah membeli produk Anda. Misalnya, Anda dapat menawarkan layanan pemasangan gratis setelah pembelian sebuah produk. Layanan bernilai tambah ini juga membuat produk Anda lebih menonjol ketimbang produk kompetitor, sehingga berperan dalam menarik pelanggan baru dan mempertahankan pelanggan loyal.

Dengarkan Masukan Pelanggan

Masukan pelanggan dapat berisi berbagai peningkatan yang dapat diterapkan pada produk atau layanan Anda. Masukan ini dapat dikumpulkan melalui survey pelanggan atau melalui interaksi dengan agen pelayanan pelanggan. Dengan mendengarkan masukan pelanggan, Anda dapat mengidentifikasi fitur yang paling bernilai di mata pelanggan hingga yang kurang bernilai, serta menerapkan peningkatan yang sekiranya diperlukan. Hal ini akan mendukung kepuasan pelanggan, yang selanjutnya juga berdampak pada meningkatnya value pelanggan terhadap perusahaan.

Fokus Pada Pelanggan yang Loyal

Pelanggan yang loyal telah menaruh nilai tinggi pada perusahaan Anda. Loyalitas ini dibangun atas dasar kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan. Untuk mempertahankan loyalitas pelanggan, Anda dapat menerapkan program loyalitas berisi berbagai keuntungan menarik. Misalnya, pelanggan bisa mendapatkan hadiah atau diskon setelah melakukan jumlah pembelian tertentu secara rutin.  Program loyalitas merupakan hadiah untuk pelanggan loyal atas pembelian rutin yang telah dilakukan. Hal ini akan memperdalam hubungan pelanggan dengan perusahaan serta memperlihatkan nilai yang tidak ditemukan di kompetitor.

Mulai Pelayanan Pelanggan Berkualitas untuk Tingkatkan Customer Value dengan Contact Center Outsourcing!

Meningkatkan customer value adalah upaya penting untuk menunjang kesuksesan bisnis dalam jangka panjang. Salah satu cara untuk meningkatkan customer value adalah melalui kualitas pelayanan pelanggan yang konsisten. Layanan contact center outsourcing dari MitraComm dapat menjadi solusi untuk memfasilitasi langkah ini. Contact center outsourcing dari MitraComm menyalurkan para tenaga ahli yang berpengalaman untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang memuaskan serta meningkatkan loyalitas pelanggan. Selanjutnya, hal ini akan berdampak baik pada value pelanggan terhadap perusahaan.  Jangan ragu untuk menghubungi MitraComm melalui email marketing@phintraco.com untuk informasi lebih lanjut seputar contact center outsourcing. Editor: Cardila Ladini