Blog
Latest Blog from Mitracomm
Pentingnya Collecting Agent untuk Kelola Tagihan yang Efektif
20 August 2024
Blog
Salah satu upaya untuk mendukung dan menunjang pertumbuhan bisnis adalah pengelolaan pembayaran yang efektif. Berurusan dengan berbagai jenis metode pembayaran, bank, pelanggan yang tersebar di berbagai tempat, serta melakukan rekonsiliasi data ke bank, dapat menghabiskan waktu, biaya, dan sumber daya yang tidak sedikit. Untuk mengatasi tantangan ini, layanan collecting agent muncul sebagai solusi efektif untuk pengelolaan pembayaran atau tagihan perusahaan.
Collecting agent (CA), atau dikenal juga sebagai loket pembayaran, adalah pihak yang bertanggung jawab menerima dan mengumpulkan pembayaran milik biller dari pelanggan. Biller sendiri merujuk pada perusahaan yang memiliki tagihan rutin bulanan kepada pelanggannya. Kehadiran collecting agent atau loket pembayaran sangat penting untuk memastikan penagihan ke pelanggan selalu tepat waktu serta dapat dikelola dengan baik.
Biller aggregator turut berperan sebagai collecting agent untuk mengelola berbagai tagihan dari metode atau channel pembayaran yang berbeda-beda. Kenali lebih lanjut tentang kegunaan collecting agent atau loket pembayaran untuk bisnis serta bagaimana biller aggregator sebagai collecting agent membuat penagihan menjadi lebih efisien.
Read More
Apa Pentingnya Collecting Agent untuk Bisnis?
Bagi perusahaan yang memiliki tagihan rutin bulanan kepada pelanggannya, menggunakan collecting agent atau loket pembayaran sangat penting untuk memastikan semua tagihan dibayarkan sesuai tenggat waktunya. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penumpukan tagihan yang dapat memicu terjadinya kerugian pada kondisi keuangan perusahaan. Collecting agent bisa menerima pembayaran tagihan dari berbagai sistem pembayaran, seperti channel bank, payment point, kantor pos, maupun jaringan minimarket. Dalam prosesnya, biller atau perusahaan pemilik tagihan melakukan rekonsiliasi data dan dana ke collecting agent yang menerima pembayaran tagihan dari pelanggan. Rekonsiliasi atau tindakan verifikasi ini bertujuan untuk memastikan tagihan berhasil dibayarkan. Kehadiran collecting agent atau loket pembayaran juga berperan vital terhadap arus kas perusahaan. Dengan memastikan tagihan sudah dibayarkan, arus kas perusahaan pun dapat tetap stabil serta terhindar dari risiko kerugian. Arus kas yang sehat sangat penting untuk membiayai operasional bisnis sehari-hari, investasi, maupun pengembangan bisnis. Akan tetapi, proses pengelolaan tagihan dapat menjadi tidak efektif jika biller perlu melakukan verifikasi terpisah ke tiap collecting agent yang menerima metode pembayaran tertentu. Hal ini akan memakan waktu dan tenaga yang tidak sedikit. Solusi untuk masalah ini adalah memanfaatkan biller aggregator yang turut berperan sebagai collecting agent yang mengumpulkan tagihan dari berbagai sumber di platform terpusat.Bagaimana Biller Aggregator Membuat Penagihan Menjadi Lebih Efisien?
Layaknya collecting agent, biller aggregator berperan sebagai perantara antara perusahaan pemilik tagihan dengan pelanggan. Biller aggregator memungkinkan pengelolaan tagihan dari berbagai layanan penyedia pembayaran dalam satu platform terpadu. Hal ini dapat menyederhanakan proses pengelolaan penagihan tanpa harus mengakses portal pembayaran yang berbeda-beda. Kehadiran biller aggregator juga memudahkan perusahaan pemilik tagihan untuk mendapatkan informasi pembayaran secara real-time. Informasi tagihan secara terpusat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang total tagihan yang harus dibayarkan pelanggan serta jatuh temponya. Jenis tagihan yang dikelola juga beragam, mulai dari tagihan utilitas seperti listrik, air, telepon, internet, TV kabel, hingga asuransi. Tidak hanya itu, efisiensi penagihan turut meningkat karena biller aggregator menawarkan opsi pembayaran yang luas untuk pelanggan, seperti misalnya kartu kredit, debit, e-wallet, dan sebagainya. Pelanggan pun dapat memilih metode pembayaran sesuai preferensi. Sementara itu, perusahaan pemilik tagihan dapat mengumpulkan pembayaran tagihan dari berbagai metode pembayaran dalam satu tempat terpusat dengan mudah.Nikmati Kemudahan Pengelolaan Tagihan dengan Solusi Biller Aggregator MitraComm
Pengelolaan tagihan yang kompleks seringkali menjadi tantangan bagi banyak perusahaan. Guna mengelola pembayaran tagihan dari berbagai jenis metode atau saluran, penting untuk memiliki sistem untuk meningkatkan efisiensi operasional. Di sinilah peran MitraComm Ekasarana Channel Solution (MECS) dengan layanan biller aggregator untuk menjawab kebutuhan pengelolaan transaksi yang efektif. Sebagai salah satu penyedia biller aggregator terbaik di Indonesia, MitraComm membantu Anda dalam mengumpulkan, memproses, dan mengelola tagihan dari berbagai sumber ke dalam satu platform terintegrasi. Beberapa manfaat yang bisa Anda rasakan dari biller aggregator MitraComm adalah:- Efisiensi Optimal: Sistem biller aggregator MitraComm membuat proses rekonsiliasi dan pembayaran dari pelanggan menjadi otomatis. Jadi, Anda dapat menghemat waktu, biaya, dan tenaga dalam mengelola tagihan.
- Koneksi Luas: MitraComm terhubung dengan lebih dari 500 biller, 40 bank, 20 mitra PPOB, serta empat e-commerce ternama. Pelanggan dapat memilih metode pembayaran sesuai preferensi mereka.
- Integrasi yang Mudah: Platform biller aggregator dapat diintegrasikan ke sistem Anda dengan mudah. Jadi, Anda dapat menerima pembayaran tagihan dengan mudah.
- Fitur Keamanan yang Tinggi: Biller aggregator MitraComm dilengkapi dengan fitur keamanan yang tinggi untuk melindungi data sensitif pelanggan maupun transaksi pembayaran Anda.
- Pelayanan Pelanggan Optimal: Jika Anda mengalami kendala atau memiliki pertanyaan seputar biller aggregator, MitraComm menyediakan tim customer support profesional untuk memastikan kelancaran selama memakai layanan kami.
Permudah Proses Merchant Payment dengan Biller Aggregator
13 August 2024
Blog
Guna mendukung kemudahan dalam transaksi bisnis, banyak bisnis mulai beralih ke pembayaran elektronik untuk transaksi pembayaran yang lebih mudah, cepat, dan aman. Baik pelanggan maupun pebisnis atau merchant mulai beralih ke merchant payment untuk transaksi efisien berbasis elektronik.
Merchant payment services adalah salah satu inovasi dalam sistem pembayaran modern. Metode pembayaran yang biasa digunakan dalam merchant payment system dapat berupa kartu kredit, debit, e-wallet, dan alat pembayaran lainnya yang berbasis elektronik. Akan tetapi, tidak jarang merchant menerima transaksi pembayaran dari rekening bank yang berbeda-beda.
Daripada harus membuka banyak akun bank berbeda, biller aggregator dapat menjadi solusi terbaik untuk memproses berbagai jenis pembayaran melalui satu tempat terpusat. Simak selengkapnya tentang cara biller aggregator mempermudah pembayaran merchant untuk transaksi sehari-hari!
Read More
Bagaimana Biller Aggregator Membantu Merchant dalam Proses Transaksi Pembayaran Mereka?
Biller aggregator berperan sebagai perantara antara merchant dengan berbagai penyedia layanan pembayaran. Beberapa manfaat yang bisa dirasakan merchant saat memakai biller aggregator adalah:Pengelolaan Pembayaran di Satu Platform
Sebagai perantara, biller aggregator memudahkan merchant dalam menerima berbagai metode pembayaran melalui satu platform terintegrasi. Jadi, merchant tidak perlu lagi membuka akun rekening bank terpisah untuk menerima pembayaran dari bank lain. Hal ini tidak hanya penting untuk menyederhanakan proses transaksi, tetapi juga mengurangi waktu dan biaya yang dikeluarkan untuk mengurus proses pembayaran.Opsi Pembayaran yang Lebih Luas untuk Pelanggan
Melalui biller aggregator, merchant dapat menawarkan pilihan pembayaran yang lebih luas kepada pelanggan. Dengan demikian, pelanggan dapat memilih opsi pembayaran apapun yang diinginkan. Cara ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan bagi pelanggan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan jumlah transaksi yang berhasil.Transaksi yang Lebih Aman
Merchant payment menggunakan biller aggregator dijamin aman karena memakai teknologi keamanan yang canggih agar data sensitif pelanggan tetap terlindungi. Keuntungan ini tidak hanya memberikan rasa aman bagi merchant, tetapi juga pelanggan. Hasilnya, pelanggan pun akan lebih percaya untuk melakukan transaksi digital melalui platform yang disediakan.Sistem Pelaporan yang Mudah untuk Merchant
Biller aggregator menawarkan sistem pelaporan yang canggih untuk merchant. Jadi, merchant dapat melacak transaksi yang terjadi secara real-time dengan mudah. Hal ini penting untuk memastikan semua transaksi sudah masuk ke rekening merchant.MitraComm Ekasarana: Pionir Biller Aggregator di Indonesia
Sebagai salah satu penyedia layanan biller aggregator terkemuka di Indonesia, MitraComm Ekasarana telah membantu banyak perusahaan dalam mewujudkan transaksi pembayaran yang mudah dan efisien melalui satu platform terpadu. MitraComm berperan sebagai perantara yang terhubung dengan lebih dari 320 biller, 60 bank payment point, serta lebih dari 10 PPOB dan 4 e-commerce ternama. Dengan memakai biller aggregator dari MitraComm, merchant dapat mengelola transaksi pembayaran dari berbagai metode dengan mudah. MitraComm juga menyediakan platform untuk mengintegrasikan layanan biller aggregator dengan sistem Anda. Jadi, Anda dapat menerima berbagai pembayaran digital dengan cepat dan mudah. Dengan memakai biller aggregator MitraComm, merchant juga bisa mengotomatisasi proses pembayaran dan rekonsiliasi, sehingga menghemat waktu dan biaya yang dikeluarkan untuk mengelola pembayaran. Jika merchant mengalami masalah atau ingin bertanya seputar biller aggregator, MitraComm menyediakan tim support profesional dan berpengalaman yang siap membantu Anda dalam meningkatkan efisiensi pembayaran. Hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com untuk informasi lebih lanjut seputar layanan biller aggregator MitraComm.FAQ
Apa itu Merchant Payment?
Merchant payment adalah proses pembayaran yang diterima bisnis sebagai merchant dari pelanggan menggunakan kartu kredit, kartu debit, maupun alat pembayaran elektronik lainnya. Merchant payment processing biasa dilakukan melalui merchant account, yaitu rekening bank khusus yang dibuat untuk menerima pembayaran elektronik.Apa Saja Jenis-Jenis Merchant Payment?
Beberapa jenis metode pembayaran merchant yang digunakan untuk transaksi pembayaran adalah:- Kartu debit: Menggunakan dana langsung dari rekening bank
- Kartu kredit: Menggunakan kredit yang diberikan bank
- E-wallet: Memakai aplikasi pembayaran digital seperti GoPay, DANA, ShopeePay, OVO
- Virtual account: Memakai nomor rekening virtual untuk pembayaran
- QR Code: Memindai kode QR untuk melakukan pembayaran
Bagaimana Cara Merchant Payment Bekerja?
Proses merchant payment dimulai ketika pelanggan melakukan pembelian dengan menggunakan metode pembayaran yang dipilih, seperti misalnya kartu kredit, debit, e-wallet, QRIS, dan sebagainya. Pada tahap ini, informasi pembayaran pelanggan akan dikirimkan ke sistem pembayaran untuk diproses. Merchant sebagai pihak yang menerima pembayaran perlu memiliki akun yang terdaftar pada penyedia layanan pembayaran. Setelah informasi pembayaran diterima, terdapat proses pengamanan dan verifikasi data transaksi, termasuk pemeriksaan saldo dan otorisasi dari bank penerbit kartu. Jika berhasil, dana akan dialihkan dari rekening pelanggan ke rekening merchant dalam waktu cepat. Setelah dana berhasil ditransfer, merchant akan menerima konfirmasi pembayaran terkait transaksi yang sudah dilakukan.Apa Saja Keuntungan dari Memakai Merchant Payment?
Merchant payment menawarkan keuntungan dengan membuat proses pembayaran menjadi lebih efisien dan akurat. Keuntungan ini penting untuk mengurangi potensi kesalahan manusia yang dapat terjadi pada transaksi manual. Merchant payment juga menerima pilihan pembayaran yang luas, di mana hal ini akan memberikan pengalaman yang memuaskan dengan tidak membatasi pilihan pembayaran untuk pelanggan. Keuntungan lainnya adalah keamanan yang lebih baik pada setiap transaksi. Pembayaran digital dalam merchant payment seringkali dilengkapi dengan fitur keamanan yang canggih, seperti misalnya enkripsi dan two-factor authentication. Fitur ini melindungi data sensitif pelanggan dan transaksi dari risiko penipuan atau kejahatan lainnya. Editor: Cardila Ladini
5 Tahapan Penting dalam Customer Life Cycle
06 August 2024
Blog
Pernahkah Anda tertarik dengan suatu produk karena iklan atau promosi di media sosial? Situasi ini adalah bagian dari tahap awareness atau kesadaran pada siklus customer life cycle. Pada perspektif bisnis, siklus customer life cycle merujuk pada perjalanan yang dilewati pelanggan saat berinteraksi dengan perusahaan.
Perjalanan dalam customer life cycle mencakup tiap titik interaksi antara pelanggan dan perusahaan, mulai dari kesadaran terhadap brand, proses pembelian, hingga pasca proses pembelian. Siklus ini juga mendeskripsikan bagaimana hubungan pelanggan dan perusahaan berkembang seiring berjalannya waktu. Kenali lebih lanjut tentang apa itu customer life cycle serta masing-masing tahapannya!
Read More
Apa yang Dimaksud dengan Customer Life Cycle?
Customer life cycle, atau yang juga dikenal dengan siklus hidup pelanggan, adalah model siklus yang dilalui pelanggan sebelum, selama, dan sesudah melakukan transaksi pembelian. Proses tersebut mencakup tahap sejak pelanggan mengetahui keberadaan brand hingga menjadi pelanggan setia. Siklus hidup pelanggan melihat berkembangnya hubungan antara pelanggan dan perusahaan seiring berjalannya waktu. Pada siklus ini, terdapat customer life cycle management, yaitu upaya melacak dan menganalisis tiap tahap di dalam siklus hidup pelanggan. Terdapat 5 tahap dalam siklus hidup pelanggan, yaitu awareness (kesadaran), acquisition (akuisisi), konversi, retensi, dan loyalitas. Dengan memahami kelima tahap dalam customer life cycle, perusahaan dapat mengoptimasi strategi marketing hingga meningkatkan kepuasan pelanggan. Strategi customer life cycle dapat membantu Anda mengukur customer lifetime value, yaitu metrik yang mengukur total keuntungan dari seorang pelanggan selama durasi hubungan yang terjalin dengan perusahaan.Apa Saja 5 Tahapan dalam Customer Life Cycle?
Customer life cycle memetakan siklus berkelanjutan sejak mendapatkan perhatian pelanggan, mengubah mereka menjadi pelanggan yang membeli, hingga menjaga kesetiaan pelanggan. Beberapa tahap dalam siklus tersebut adalah:Awareness
Pada tahap awareness, calon pelanggan mulai mengembangkan kesadaran tentang produk dan layanan perusahaan Anda. Kesadaran ini dapat berasal dari media sosial, iklan, hingga promosi dari mulut ke mulut. Strategi marketing yang efektif sangat penting untuk menarik perhatian calon pelanggan terhadap produk atau layanan perusahaan yang ditawarkan. Keberhasilan tahap awareness dapat diukur dari peningkatan trafik website, following media sosial, hingga sentimen positif terkait brand perusahaan.Acquisition
Pelanggan yang mulai tertarik di tahap awareness akan mencari tahu seputar produk atau layanan perusahaan di tahap acquisition. Calon pelanggan mulai menimbang nilai produk Anda dan membandingkannya dengan produk kompetitor. Calon pelanggan juga akan mempertimbangkan apakah produk Anda dapat memenuhi kebutuhan mereka. Salah satu tanda kesuksesan dalam tahap akuisisi adalah meningkatnya conversion rate dan lead generation.Konversi
Tahap konversi adalah tahap di mana pelanggan membeli produk atau layanan Anda. Pada tahap ini, penting untuk mempermudah proses pembelian, sehingga pelanggan tidak berubah pikiran akibat proses yang berbelit. Misal, Anda dapat membuat proses pembelian berlangsung sesingkat mungkin atau menawarkan banyak opsi pembayaran.Retensi
Setelah berhasil mendapatkan pelanggan yang membeli di tahap konversi, langkah selanjutnya adalah menjaga kepuasan pelanggan terhadap perusahaan. Hal ini bertujuan agar pelanggan kembali membeli produk atau layanan Anda. Di sinilah proses membangun hubungan antara pelanggan dan perusahaan terjadi. Untuk mewujudkan retensi pelanggan, dapat dilakukan strategi seperti mengirimkan email newsletter, mengirimkan kupon dan diskon, mempromosikan program loyalitas, dan lain-lain.Loyalitas
Pelanggan yang mencapai tahap loyalitas adalah pelanggan yang puas dan akan berlanjut menggunakan produk atau layanan Anda. Kepuasan ini akan mendorong pelanggan untuk merekomendasikan produk atau layanan Anda kepada orang lain dan menjadi brand advocates secara sukarela. Salah satu cara untuk menghargai kesetiaan pelanggan adalah dengan menawarkan program loyalitas bertingkat. Nantinya, pelanggan akan mendapat hadiah atau diskon tertentu dari kelipatan pembelian yang dilakukan atau promosi melalui media sosial.Mengapa Penting untuk Memahami Customer Life Cycle?
Proses dalam customer life cycle adalah proses berkelanjutan pada setiap pelanggan yang tertarik pada produk atau layanan Anda. Pemahaman yang baik tentang siklus ini sangat penting untuk kesuksesan dan pertumbuhan bisnis. Siklus hidup pelanggan juga harus dilihat sebagai satu kesatuan. Misal, jika Anda hanya berfokus pada tahap awal seperti awareness dan acquisition tanpa memperhatikan tahap selanjutnya, Anda hanya berhasil menarik pelanggan baru tanpa bisa mempertahankan mereka dalam jangka panjang. Mengoptimalkan strategi di tiap tahap customer life cycle juga penting untuk mempertahankan retensi dan kepuasan pelanggan. Dengan menyajikan pengalaman memuaskan tanpa celah di tiap tahapan siklus, pelanggan semakin yakin untuk membeli produk Anda dan menjadi loyal. Hal ini akan berdampak langsung pada pendapatan perusahaan yang meningkat secara signifikan.Tips Mengelola Customer Life Cycle Secara Efektif
Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengelola siklus hidup pelanggan secara efektif adalah:Tentukan Pelanggan Ideal Anda
Langkah pertama dalam mengelola customer life cycle adalah menentukan siapa calon pelanggan yang ingin Anda jangkau. Calon pelanggan ini dapat disebut sebagai pelanggan ideal. Berbagai bidang usaha memiliki gambaran pelanggan ideal yang berbeda-beda. Namun, perusahaan dapat mengidentifikasi pelanggan ideal yang tepat berdasarkan karakteristik tertentu, seperti:- Pain points
- Demografi (umur, pekerjaan, jenis kelamin, ras, dan lain-lain)
- Kemampuan untuk membayar produk atau layanan Anda
- Kebiasaan dalam membeli
- Kebutuhan yang dipenuhi dari produk atau layanan Anda.
Petakan Perjalanan Pelanggan
Setelah menentukan calon pelanggan ideal, Anda dapat memetakan perjalanan yang dilalui pelanggan sejak tahap kesadaran awal hingga menjadi pelanggan setia. Perjalanan ini meliputi tahapan dalam siklus hidup pelanggan yang terdiri atas awareness, akuisisi, konversi, retensi, hingga loyalitas. Langkah ini bertujuan untuk memahami emosi, opini, dan pain points pelanggan. Anda juga dapat memprediksi kebutuhan pelanggan dan menyesuaikan interaksi di tiap tahap siklus.Prioritaskan Pelayanan Pelanggan
Sebelum melakukan pembelian, pelanggan dapat menanyakan beberapa informasi seputar produk atau layanan yang Anda tawarkan. Pastikan pelanggan Anda mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan melalui channel apapun. Maka dari itu, penting bagi agen customer service untuk melayani dan menanggapi pertanyaan pelanggan dengan ramah. Pelayanan yang responsif juga berguna untuk mempertahankan kesetiaan pelanggan Anda dalam jangka panjang.Ciptakan Pengalaman Pelanggan yang Luar Biasa Bersama MitraComm!
Memberikan pelayanan pelanggan berkualitas adalah salah satu strategi mengelola customer life cycle yang efektif. Kualitas pelayanan yang baik berperan penting dalam menjaga kepuasan dan loyalitas pelanggan serta meningkatkan reputasi perusahaan. Di sinilah peran MitraComm dengan layanan contact center outsourcing untuk membantu Anda mewujudkan pengalaman luar biasa bagi pelanggan. Agen contact center dari MitraComm merupakan agen ahli dan berpengalaman dalam memastikan kebutuhan pelanggan terpenuhi dengan baik. Agen kami memastikan interaksi yang positif dan memuaskan untuk pelanggan, sehingga Anda dapat menjalin hubungan yang baik dengan pelanggan dan meningkatkan loyalitas mereka. Hubungi MitraComm melalui email marketing@phintraco.com untuk informasi lebih lanjut tentang contact center outsourcing. Editor: Cardila Ladini
5 Manfaat Utama Pembayaran Host to Host dalam Transaksi Bisnis
23 July 2024
Blog
Para pelaku bisnis yang menjalankan usaha tentunya sering bekerja sama dengan berbagai bank atau lembaga keuangan lainnya untuk mengurus pembayaran, gaji, arus kas, dan sebagainya. Dari banyaknya metode pembayaran yang tersedia, muncul sebuah inovasi modern bernama sistem host-to-host. Sistem ini menjadi menghubungkan sistem dari dua lembaga keuangan secara real-time dan langsung tanpa menggunakan perantara.
Sistem pembayaran host-to-host membuat transaksi antar bank seperti transfer uang, pembayaran, hingga rekonsiliasi dilakukan dengan cepat, akurat, dan otomatis. Jadi, perusahaan tidak perlu lagi melalui proses transaksi manual yang rentan akan kesalahan serta memakan waktu. Kenali lebih lanjut tentang apa itu pembayaran melalui host-to-host serta keuntungan memakai sistem ini untuk transaksi bisnis Anda.
Read More
Apa itu Pembayaran Secara Host-to-Host?
Host-to-host payment (H2H payment) artinya melakukan proses pembayaran melalui sistem yang menghubungkan dua entitas, seperti antar bank, tanpa adanya perantara. Sistem ini banyak digunakan untuk berbagai transaksi keuangan, seperti payroll, pembayaran invoice, hingga transaksi bisnis lainnya. Saat proses pembayaran H2H melalui bank, perusahaan memilih format file, protokol jaringan, dan standar keamanan yang diinginkan untuk mentransfer data. Host-to-host payment memungkinkan berbagai proses pertukaran data secara otomatis selama berlangsungnya proses transfer. Hasilnya, tidak ada waktu yang terbuang sia-sia layaknya transfer yang dilakukan secara manual. Host-to-host service juga digunakan untuk melakukan transfer dalam jumlah besar, seperti misalnya pembayaran untuk klien, kontraktor, karyawan, dan sebagainya.Bagaimana Proses Pembayaran Secara Host-to-Host?
Pembayaran secara host-to-host (H2H) dilakukan melalui channel yang aman seperti electronic data interchange (EDI) atau application programming interfaces (API). Koneksi yang aman memastikan data finansial yang sensitif tetap terlindungi selama proses transmisi data. Berikut ini adalah cara kerja pembayaran secara H2H:- Integrasi Sistem: Sistem keuangan perusahaan berintegrasi dengan sistem bank, Integrasi dapat dilakukan melalui metode seperti API, secure file transfer protocol (FTP/SFTP), atau web services.
- Membuat Koneksi yang Aman: Koneksi yang aman antar dua sistem dapat dilakukan melalui VPN atau channel yang aman lainnya untuk memastikan keamanan data perusahaan selama proses transaksi.
- Pertukaran Data: Begitu koneksi berhasil dibuat, sistem keuangan perusahaan Anda akan bertukar berbagai jenis data keuangan dengan bank, seperti instruksi pembayaran, saldo rekening, detail transaksi, hingga informasi rekening.
- Proses Autentikasi: Mekanisme autentikasi yang kuat dibutuhkan untuk memastikan keamanan selama proses transaksi berlangsung. Proses autentikasi meliputi kredensial login yang aman, enkripsi, serta tindakan keamanan lainnya untuk memastikan keaslian identitas perusahaan dan bank.
- Proses Transaksi: Sistem finansial perusahaan mengeluarkan instruksi pembayaran atau transaksi keuangan lainnya yang ditransfer ke bank melalui koneksi yang sudah dibuat. SIstem bank menerima dan memproses instruksi pembayaran tersebut.
- Konfirmasi dan Pelaporan: Setelah memproses transaksi, bank mengeluarkan pesan konfirmasi atau laporan yang akan dikirimkan ke sistem keuangan perusahaan.
Apa Manfaat Pembayaran Host-to-Host dalam Transaksi Bisnis?
Beberapa manfaat yang bisa dirasakan perusahaan dari pemakaian sistem pembayaran H2H untuk berbagai transaksi bisnis adalah:Meningkatkan Efisiensi
Koneksi H2H membuat seluruh proses transaksi berlangsung secara otomatis dari awal hingga akhir. Tidak hanya itu, H2H memungkinkan perusahaan untuk berintegrasi dengan mudah ke berbagai mitra perbankan. Dalam hal ini, perusahaan cukup menggunakan satu channel khusus untuk melakukan pembayaran ke berbagai bank. Hal ini sangat penting untuk meningkatkan efisiensi serta menyederhanakan proses transaksi.Meminimalisir Kesalahan
Proses pembayaran H2H dilakukan secara langsung melalui sistem, sehingga minim terjadinya intervensi manusia. Risiko kesalahan akibat input data secara manual pun dapat dihindari. Hal ini juga meningkatkan akurasi data transaksi serta mengurangi potensi masalah terkait pembayaran.Proses Transaksi yang Cepat
Transaksi pembayaran H2H umumnya dilakukan dengan cepat dibandingkan dengan metode pembayaran tradisional. Proses transaksi digital yang dilakukan secara real-time membuat Anda tidak perlu menunggu lama untuk menyelesaikan pembayaran. Transaksi diproses secara langsung tanpa harus mengalami penundaan yang disebabkan oleh proses manual atau perantara.Manajemen Risiko yang Lebih Baik
Pembayaran H2H tidak hanya membuat transaksi Anda menjadi lebih efisien, tetapi juga mengontrol risiko selama proses transaksi dengan lebih baik. H2H menawarkan fitur keamanan yang kuat, sehingga dapat mengurangi risiko tindakan penipuan serta mencegah akses tanpa izin ke data keuangan yang sensitif.Menghemat Biaya dan Waktu
Proses pembayaran H2H dilakukan secara otomatis, sehingga perusahaan dapat menghemat waktu dan biaya yang berhubungan dengan transaksi secara manual maupun kesalahan akibat transaksi manual tersebut.Tingkatkan Efisiensi dan Keamanan Transaksi Bisnis Anda bersama MitraComm Ekasarana Channel Solution!
Host-to-host adalah metode pembayaran yang menawarkan efisiensi dan keamanan tinggi dalam transaksi bisnis, Namun, integrasi dengan berbagai sistem pembayaran dari banyak bank dapat menjadi kompleks dan memakan waktu. Di sinilah peran MitraComm Ekasarana Channel Solution (MECS) sebagai jawaban untuk mengatasi tantangan tersebut. MitraComm Ekasarana Channel Solution menawarkan solusi biller aggregator untuk mengintegrasikan berbagai metode pembayaran ke sistem bisnis Anda. Dengan biller aggregator kami, Anda akan merasakan kemudahan pengelolaan transaksi, peningkatan kecepatan proses, serta pengurangan risiko kesalahan. Kami juga menggunakan teknologi terkini untuk melindungi data dan transaksi keuangan Anda selama proses berlangsung. Tunggu apalagi? Segera hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com dan temukan bagaimana solusi biller aggregator kami dapat meningkatkan efisiensi transaksi bisnis Anda! Editor: Cardila Ladini
Hotline: Senjata Ampuh Jaga Kepuasan Pelanggan
16 July 2024
Blog
Hotline adalah salah satu saluran komunikasi langsung melalui telepon yang disediakan oleh sebuah perusahaan atau organisasi untuk memberikan informasi, bantuan, dan dukungan kepada pelanggan maupun pihak lain yang membutuhkan. Hotline hadir sebagai salah satu wadah perusahaan dalam menjaga kepuasan pelanggan dan membangun reputasi yang baik. Caranya adalah melalui respon pertanyaan, keluhan, maupun permintaan bantuan yang cepat dan tangkas. Kenali lebih lanjut tentang apa itu nomor hotline serta pentingnya memiliki nomor ini untuk menunjang pelayanan pelanggan yang lebih baik.
Read More
Apa yang Dimaksud dengan Hotline?
Hotline, dikenal juga sebagai access number atau kode akses, artinya jalur komunikasi berupa nomor telepon yang digunakan untuk menghubungi sebuah organisasi terkait masalah tertentu. Tenaga profesional mengoperasikan hotline untuk menyediakan bantuan atau informasi yang dibutuhkan, mulai dari pencegahan krisis, customer support, hingga informasi publik lainnya. Penggunaan access number banyak digunakan oleh lembaga pemerintah agar masyarakat dapat terhubung secara otomatis untuk menyampaikan masalah atau pengaduan tertentu. Misal, jika terjadi kebakaran, masyarakat dapat segera menghubungi access number untuk meminta bantuan. Beberapa accsess number dapat bersifat bebas pulsa dan tersedia 24/7, tetapi ada pula nomor berbayar tarif premium, seperti misalnya BCA (1500888) dan CIMB (14041). Perusahaan juga dapat memasang access number sebagai sarana untuk mempermudah pelanggan dalam menyampaikan keluhan, saran, maupun pertanyaan. Nomor ini masih menjadi salah satu channel utama perusahaan dalam melayani pelanggan di samping alternatif lain seperti live chat, email, media sosial dan sebagainya.Bagaimana Cara Kerja Nomor Hotline?
Saat seseorang menelepon access number, ia akan terhubung dengan pesan otomatis atau live operator hingga disambungkan ke agen contact center yang sesuai. Begitu terhubung dengan agen tersebut, penelpon dapat menanyakan pertanyaan atau menjelaskan situasi yang sedang terjadi. Selanjutnya, agen contact center akan menyediakan bantuan yang dibutuhkan penelpon, mulai dari pencegahan krisis, penyediaan informasi, atau pemecahan masalah. Penelpon hotline umumnya bersifat anonim. Begitu masalah terselesaikan, interaksi melalui hotline pun selesai dan telepon ditutup.Mengapa Perusahaan Memerlukan Nomor Hotline?
Penting bagi sebuah perusahaan untuk menyediakan berbagai alternatif saluran komunikasi pelanggan. Banyaknya alternatif ini memudahkan pelanggan untuk menjangkau perusahaan sesuai preferensi saluran komunikasi yang diinginkan. Berikut ini adalah alasan mengapa perusahaan memerlukan nomor hotline:Menjawab Kebutuhan Pelanggan dengan Cepat
Access number memberikan akses langsung dan cepat bagi pelanggan untuk mendapatkan bantuan ataupun informasi yang dibutuhkan. Respon yang cepat dan efektif terhadap pertanyaan atau keluhan pelanggan turut berdampak pada kepuasan pelanggan, membangun kepercayaan terhadap perusahaan, hingga loyalitas pelanggan. Komunikasi langsung melalui telepon juga memungkinkan interaksi yang lebih personal dengan pelanggan, sehingga memunculkan kesan pertama yang positif serta menjalin hubungan yang lebih kuat dengan pelanggan.Meningkatkan Loyalitas Pelanggan
Saat pelanggan mendapatkan pelayanan yang ramah dan solutif melalui access number, tingkat kepuasan pelanggan kepada perusahaan akan meningkat secara signifikan. Hal ini berdampak langsung pada loyalitas pelanggan. Pelayanan yang baik membuat pelanggan merasa didengar dan dihargai, terlebih dengan penyediaan solusi yang memadai. Kepuasan terhadap pelayanan ini akan membuat pelanggan lebih setia kepada perusahaan.Memunculkan Keunggulan Kompetitif
Selain melalui produk berkualitas, perusahaan juga dapat menonjolkan diri melalui pelayanan pelanggan yang handal melalui access number. Hal ini dapat menjadi nilai tambah yang membedakan Anda dari kompetitor. Dengan memberikan layanan yang cepat, responsif, serta berkualitas, perusahaan akan lebih mudah dalam menarik dan mempertahankan pelanggan.Membangun Kepercayaan dan Kredibilitas
Penyediaan access number menunjukkan komitmen perusahaan terhadap pelayanan pelanggan dan kesediaan untuk membantu. Keberadaan access number yang mudah diakses juga memberikan kesan profesional serta kredibel kepada pelanggan. Hal ini sangat penting untuk meningkatkan reputasi perusahaan serta membangun kepercayaan di mata pelanggan, mitra bisnis, hingga publik.Apa Saja Jenis-Jenis Nomor Hotline?
Nomor hotline dapat terbagi berdasarkan tujuan dan tipe layanan yang ditawarkan. Beberapa contoh jenis nomor hotline tersebut adalah:- Hotline Darurat: Nomor ini digunakan untuk situasi darurat seperti kebakaran, kecelakaan, ataupun kejahatan yang membutuhkan bantuan segera.
- Hotline Kesehatan: Nomor ini ditujukan untuk mendapatkan bantuan medis darurat, seperti ambulans atau pertolongan pertama.
- Customer Support: Jenis nomor ini disediakan oleh perusahaan sebagai wadah untuk memfasilitasi pertanyaan atau keluhan yang dialami pelanggannya.
- Hotline Kepolisian: Nomor ini digunakan untuk melaporkan kejadian kriminal atau meminta bantuan kepada polisi.
- Hotline Bantuan Psikologis: Nomor ini ditujukan untuk orang-orang yang membutuhkan bantuan atau konseling psikologis. Misalnya adalah untuk pencegahan bunuh diri hingga bantuan untuk masalah psikologis lainnya.
- Hotline Bencana Alam: Nomor hotline ini digunakan untuk melaporkan dan meminta bantuan saat terjadi bencana alam seperti gempa bumi, banjir, dan sebagainya.
MitraComm, Mitra Bisnis Andalan untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Pelanggan
Hotline merupakan salah satu saluran komunikasi yang penting untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada pelanggan. Namun, mengelola hotline secara efektif membutuhkan sumber daya yang kompeten untuk memastikan kebutuhan pelanggan terpenuhi dengan baik. MitraComm Ekasarana hadir sebagai solusi untuk mengatasi tantangan tersebut. MitraComm Ekasarana menawarkan layanan contact center outsourcing berisi berbagai agen contact center handal yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan Anda. Agen contact center kami merupakan tenaga berpengalaman dalam menangani berbagai interaksi pelanggan, termasuk salah satunya interaksi dari hotline. Kami yakin bahwa tenaga ahli MitraComm mampu memberikan respons yang cepat, tepat, dan ramah. Percayakan penanganan hotline Anda dengan contact center outsourcing dari MitraComm. Kami berkomitmen untuk menjadi mitra bisnis terpercaya dalam meningkatkan kepuasan pelanggan serta mencapai tujuan bisnis dengan optimal. Untuk informasi lebih lanjut seputar layanan contact center outsourcing, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com. Editor: Cardila LadiniFrontliner: Wujudkan Interaksi Memuaskan untuk Pelanggan
09 July 2024
Blog
Saat mengunjungi minimarket atau bank, Anda mungkin menemui beberapa karyawan yang melayani secara langsung saat berbelanja maupun hendak melakukan transaksi penting. Karyawan yang berinteraksi secara langsung dengan pelanggan ini dapat disebut sebagai frontliner atau frontline worker. Mereka adalah garda terdepan yang menjalankan operasional bisnis secara langsung melalui pelayanan yang ramah dan solutif untuk pelanggan.
Akan tetapi, peran frontline tidak hanya sebatas melayani saja, tetapi juga menjadi jembatan antara perusahaan dan pelanggan. Melalui interaksi dengan pelanggan, frontliner juga berperan pentin dalam membentuk citra perusahaan di mata pelanggan. Kenali lebih lanjut tentang apa itu frontliner, tugas dan kemampuan yang perlu dimiliki, serta alasan pentingnya frontliner bagi keberlangsungan perusahaan.Apa itu Frontliner?
Frontliner atau frontline worker artinya tenaga profesional yang berinteraksi langsung dengan pelanggan untuk memberikan layanan maupun bantuan yang dibutuhkan. Pekerjaan frontliner termasuk ke dalam sektor pekerjaan customer service. Mengingat keharusan untuk berkomunikasi langsung dengan pelanggan, frontline worker juga berperan sebagai representasi perusahaan di muka publik. Berbagai sektor industri yang bersentuhan langsung dengan pelanggan banyak menggunakan frontline worker untuk melayani pelanggan. Contohnya adalah retail, kesehatan, food and beverages (FnB), perbankan, dan sebagainya. Kasir di toko retail, suster yang berjaga di rumah sakit, hingga teller bank merupakan contoh frontliner yang dapat ditemukan dalam bisnis sehari-hari.Apa Perbedaan Frontliner dan Customer Service?
Meskipun sama-sama berfokus dalam melayani pelanggan, terdapat beberapa perbedaan antara frontliner dan customer service yang perlu Anda perhatikan. Frontliner didefinisikan sebagai tenaga profesional yang berinteraksi dan melayani pelanggan secara langsung. Hal ini membuat seorang frontline worker sebagai garda terdepan perusahaan dalam memberikan pelayanan yang sigap dan solutif untuk pelanggan. Hal tersebut dilakukan dengan menyelesaikan masalah atau kebutuhan pelanggan, hingga menyediakan informasi terkait produk dan layanan yang diperlukan pelanggan. Sementara customer service dapat merujuk pada konsep pemberian bantuan dan layanan dari perusahaan kepada pelanggannya. Hal ini dilakukan dari sebelum, selama, hingga setelah proses pembelian berlangsung. Frontliner termasuk ke dalam lingkup pekerjaan customer service. Customer service juga dapat diartikan sebagai tenaga profesional yang memberikan pelayanan dan bantuan kepada pelanggan. Bantuan customer service dapat diberikan melalui berbagai saluran, seperti telepon, email, media sosial, live chat, hingga interaksi langsung. Jadi, dapat dikatakan bahwa frontliner merupakan bagian dari customer service yang berfokus dalam memberikan layanan melalui interaksi secara langsung. Keduanya sama-sama bertujuan untuk mewujudkan pengalaman berkualitas serta memastikan kepuasan pelanggan terhadap perusahaan.Apa Saja Tugas Seorang Frontliner?
Jobdesk seorang frontliner dapat dibedakan menurut sektor industrinya masing-masing. Namun, beberapa tugas dan tanggung jawab yang umum dilakukan seorang frontliner adalah:- Berinteraksi dengan Pelanggan: Frontliner dapat menjadi pihak pertama yang dijangkau pelanggan untuk ditanyakan terkait produk atau layanan. Maka dari itu, penting untuk memiliki kemampuan komunikasi yang baik agar menciptakan kesan pertama yang positif.
- Membantu Penyelesaian Masalah: Frontline worker bertanggung jawab dalam penanganan keluhan pelanggan serta menyediakan solusi yang tepat untuk menjawab keluhan tersebut.
- Memberikan Pelayanan yang Baik: Pelayanan yang baik kepada pelanggan dapat mencakup penyambutan yang ramah, menghubungkan pelanggan dengan pihak terkait untuk masalah-masalah tertentu, membantu proses pembelian dan pembayaran, hingga menjawab pertanyaan pelanggan secara solutif dan tepat.
Kemampuan Apa yang Diperlukan Seorang Frontliner?
Seorang frontliner perlu menguasai beberapa kemampuan berikut ini agar mampu memberikan pelayanan yang baik hingga menciptakan pengalaman pelanggan yang positif:- Kemampuan Komunikasi: Pekerjaan frontliner menekankan kemampuan komunikasi yang efektif agar mampu menjalin hubungan dengan pelanggan serta menyelesaikan masalah yang muncul secara optimal. Berkomunikasi dengan efektif tidak hanya menyampaikan informasi secara jelas, tetapi juga mendengarkan pertanyaan atau keluhan pelanggan dengan baik. Hal ini akan membantu frontliner menyediakan solusi yang memadai untuk pelanggan.
- Penyelesaian Masalah: Seorang frontline worker harus mampu mengidentifikasi penyebab masalah serta memberikan jalan keluar yang memuaskan semua pihak. Kemampuan penyelesaian masalah yang efektif juga memerlukan kemampuan lain, seperti bersikap tenang dan profesional, mendengarkan secara aktif, hingga bernegosiasi dengan adil.
- Empati: Sifat empati adalah salah satu kemampuan yang perlu dimiliki berbagai pekerja di sektor pelayanan, termasuk frontline worker. Sifat ini artinya berusaha melihat situasi dari perspektif pelanggan, sehingga frontline worker dapat memahami situasi yang dialami pelanggan dengan lebih baik.
- Sikap Ramah: Sikap ramah merupakan komponen penting dalam menyajikan pelayanan yang memuaskan untuk pelanggan. Pelanggan pun akan merasa nyaman dan memiliki kesan pertama yang positif terhadap frontline worker tersebut serta perusahaan secara keseluruhan.
Mengapa Perusahaan Memerlukan Frontliner?
Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa perusahaan memerlukan frontliner dalam operasional bisnis sehari-hari, yaitu:Meningkatkan Kepuasan Pelanggan
Frontline worker berperan sebagai penghubung langsung antara perusahaan dengan pelanggan. Sebagai pihak pertama yang berinteraksi dengan pelanggan, frontline worker dapat mempengaruhi kepuasan pelanggan terhadap perusahaan melalui tiap interaksi yang dilakukan. Frontline worker yang baik akan meningkatkan pengalaman pelanggan menjadi lebih positif, yang juga turut berdampak pada loyalitas serta retensi pelanggan yang meningkat.Mendukung Image Perusahaan di Mata Publik
Interaksi frontliner dengan pelanggan dapat turut membentuk citra perusahaan di mata pelanggan maupun publik. Mereka adalah wajah perusahaan yang pertama kali dilihat oleh konsumen, sehingga sangat penting bagi frontliner untuk memberikan kesan yang baik. Maka dari itu, sikap ramah, komunikatif, dan profesionalisme berperan penting dalam merepresentasikan identitas serta nilai perusahaan.Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas Sehari-hari
Operasional bisnis yang efisien dapat diwujudkan melalui tenaga frontline worker yang handal. Sebagai contoh, frontline worker di toko retail menjaga display produk selalu terisi dan tertata dengan baik. Frontline worker di rumah sakit memastikan semua pasien yang datang untuk segera mendapatkan perawatan yang dibutuhkan. Hal-hal seperti ini akan berdampak langsung pada produktivitas perusahaan.Butuh Tenaga Kerja Handal untuk Kelancaran Bisnis Anda? Percayakan Pada Mitracomm!
Frontliner merupakan garda terdepan untuk menentukan kesan pertama pelanggan terhadap perusahaan. MitraComm, melalui salah satu unit bisnisnya yaitu MitraComm Business Process Solution (MBPS), bergerak di bidang outsourcing untuk menyediakan berbagai tenaga kerja berpengalaman dan handal di bidangnya. Kami menyalurkan tenaga kerja ke berbagai perusahaan besar Indonesia untuk memenuhi kebutuhan operasional sehari-hari, seperti customer service, contact center, customer care, frontliner, dan lain sebagainya. Dengan pengalaman bertahun-tahun serta komitmen untuk menyediakan layanan berkualitas, MitraComm selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi para kliennya. Tenaga outsourcing berkualitas dari MitraComm, dapat menjadi aset berharga bagi bisnis Anda serta membantu tercapainya tujuan bisnis. Segera hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com sekarang juga untuk informasi lebih lanjut tentang layanan outsourcing MitraComm. Editor: Cardila LadiniPanduan Lengkap Bea Meterai dan Cara Membayarnya
02 July 2024
Blog
Meterai telah menjadi alat yang sangat penting untuk meresmikan berbagai dokumen penting. Sejak nominal meterai 3000, 6000, hingga nominal baru sebesar 10000, meterai telah berperan untuk memberikan keabsahan dan kekuatan hukum pada sebuah dokumen penting. Setiap meterai memiliki bea, yaitu biaya yang dikenakan untuk materai tersebut.
Penerapan bea meterai umumnya bertujuan untuk menghindari penyalahgunaan dokumen, meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, hingga menjadi sumber pendapatan pemerintah. Mulai dari meterai fisik hingga meterai digital menekankan adanya bea meterai sebagai bentuk pajak yang dikenakan pada sebuah dokumen. Kenali lebih lanjut tentang apa itu bea meterai serta cara pelunasan bea materai yang benar!
Read More
Apa yang Dimaksud dengan Bea Meterai?
Pengertian bea meterai adalah bentuk pajak yang dikenakan pada dokumen, baik dokumen berbentuk cetak maupun elektronik, yang bisa digunakan sebagai alat bukti atau keterangan. Dokumen ini menjadi terutang sejak ditandatangani oleh pihak yang berkepentingan, atau ketika dokumen selesai dibuat oleh satu pihak dan diserahkan kepada pihak lain. Saat ini, bea meterai yang berlaku adalah materai 10000 yang menggantikan bea sebelumnya, yaitu bea 3000 dan 6000. Fungsi dari bea meterai adalah untuk memberikan kekuatan hukum pada dokumen jika ada subjek, pihak yang membuat dokumen, serta pihak lain yang terlibat. Dasar hukum tentang bea meterai diatur dalam UU No. 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai, serta Peraturan Menteri Keuangan No. 4/PMK.03/2021 tentang Pembayaran Bea Meterai, Ciri Umum dan Ciri Khusus Meterai Tempel, Meterai dalam Bentuk Lain, dan Penentuan Keabsahan Meterai, Serta Pemeteraian Kemudian.Berapa Tarif Bea Meterai?
Tarif bea meterai diatur dalam Pasal 5 UU No. 10 Tahun 2020, di mana tarifnya ditetapkan sebesar Rp10.000 (sepuluh ribu rupiah) per lembar dokumen sejak tanggal 1 Januari 2021. Besar tarif dapat disesuaikan berdasarkan kondisi perekonomian nasional dan tingkat pendapatan masyarakat.Bea Materai Dibebankan Kepada Siapa?
Bea materai biasanya dibebankan kepada pihak yang membuat atau menandatangani dokumen yang memerlukan pengesahan melalui bea materai. Sebagai contoh, dalam sebuah surat perjanjian atau kontrak, bea materai dapat dibebankan kepada pihak yang membuat dokumen tersebut. Namun, jika dokumen memberikan manfaat finansial atau hukum kepada seseorang, bea materai dapat dibebankan kepada penerima manfaat tersebut. Sebagai contoh, dalam kasus kwitansi pembayaran, penerima uang (sebagai pihak yang mengeluarkan kwitansi) dapat dikenakan bea materai. Pada kasus tertentu, kedua pihak yang terlibat dalam dokumen dapat menyepakati siapa yang akan menanggung bea materai. Kesepakatan ini dapat dituangkan dalam klausul khusus pada dokumen kesepakatan tersebut. Beberapa jenis dokumen dan situasi tertentu memiliki peraturan khusus tentang siapa yang dibebankan bea meterai. Hal ini bisa diatur lebih lanjut dalam peraturan pelaksana atau kebijakan perusahaan terkait.Dokumen Apa Saja yang Menjadi Objek Bea Meterai?
Objek bea meterai merujuk pada jenis dokumen yang dikenakan pajak dari meterai. Dokumen yang dikenakan bea meterai adalah dokumen untuk menerangkan kejadian yang bersifat perdata, serta dokumen yang digunakan sebagai alat bukti di pengadilan. Adapun rincian jenis dokumen yang bersifat perdata adalah:- Surat perjanjian, surat keterangan, surat pernyataan, atau surat lainnya yang sejenis beserta rangkapnya
- Akta notaris dengan grosse, salinan, dan kutipannya
- Akta Pejabat Pembuat Akta Tanah dengan salinan dan kutipannya
- Dokumen transaksi surat berharga, termasuk dokumen transaksi kontrak berjangka dengan nama dan bentuk apapun
- Dokumen lelang berupa kutipan risalah lelang, minuta risalah lelang, salinan risalah lelang, dan grosse risalah lelang
- Dokumen yang menyatakan jumlah uang sebesar lebih dari Rp5.000.000, di mana dokumen menyebutkan penerimaan uang atau berisi pengakuan bahwa utang seluruhnya atau sebagiannya telah dilunasi atau diperhitungkan
- Dokumen yang ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah
- Dokumen terkait lalu lintas orang dan barang, seperti surat penyimpanan barang, angkutan penumpang dan barang, konosemen, bukti pengiriman dan penerimaan barang, dan lain-lain
- Segala bentuk ijazah
- Tanda terima pembayaran gaji, uang tunggu, pensiun, tunjangan, dan pembayaran lainnya yang berkaitan dengan hubungan kerja
- Tanda bukti penerimaan uang negara dan kas negara, kas pemerintah daerah, bank, dan lembaga lainnya
- Kuitansi
- Tanda terima uang untuk keperluan internal organisasi
- Dokumen berisi simpanan uang atau surat berharga
- Surat gadai
- Tanda pembagian keuntungan, bunga, atau imbal hasil dari surat berharga
- Dokumen yang diterbitkan oleh Bank Indonesia untuk melaksanakan kebijakan moneter
Bagaimana Jika Bea Meterai Tidak Dilunasi?
Bea materai yang tidak atau kurang dilunasi akan dikenakan pemeteraian kemudian. Dalam hal ini, pemeteraian kemudian merujuk pada cara pelunasan bea materai yang dilakukan oleh Pejabat Pos dari permintaan pemegang dokumen yang pajak beanya masih belum dilunasi. Selanjutnya, bea materai yang belum dilunasi akan ditambah dengan denda administratif sebesar 100% dari bea terutang. Denda tersebut akan dibebankan kepada pihak pemungut bea materai. Jika denda bea materai tidak kunjung dilunasi, maka dokumen tersebut dianggap tidak sah untuk digunakan dalam proses hukum.Bagaimana Cara Pelunasan Bea Meterai?
Bea meterai dapat dilunasi menggunakan meterai ataupun surat setoran pajak. Pelunasan bea meterai dapat melalui materai elektronik, tempel, atau materai dalam bentuk lain yang dibuat dengan mesin teraan materai digital, sistem komputerisasi, teknologi percetakan, dan sistem atau teknologi lainnya. Meterai elektronik adalah jenis materai digital dengan kode unik dan keterangan tertentu yang dibeli dan dibubuhkan secara digital melalui platform resmi distributor e-Meterai. Sedangkan meterai tempel adalah jenis meterai fisik yang mengandung ciri seperti gambar lambang Garuda Pancasila, frasa “Meterai Tempel”, dan angka yang menunjukkan nominal materai. Bentuk pelunasan bea meterai lainnya adalah melalui surat setoran pajak. Cara ini dilakukan jika pembayaran bea materai dengan materai tempel maupun elektronik tidak bisa dilakukan (karena ketersediaan materai atau kegagalan sistem). Alasan lainnya adalah jika jumlah dokumen mencapai lebih dari 50 buah. Untuk surat setoran pajak, pembayaran bea materai dilakukan paling lama 30 hari kalender sejak terutang bea materai.Lengkapi Legalitas Dokumen Elektronik Anda dengan E-Meterai!
Perkembangan teknologi yang kian modern membuat segala transaksi dan kebutuhan administrasi menjadi serba digital. Meterai elektronik atau e-Meterai telah hadir sebagai inovasi modern dan canggih dari meterai fisik. Jika sebelumnya Anda harus menempelkan meterai fisik di dokumen, e-Meterai memungkinkan semua proses pembelian dan pembubuhan dilakukan secara online menggunakan perangkat ponsel, laptop, atau komputer. Namun, Anda tentunya harus membeli meterai elektronik dari sumber terpercaya untuk menjamin legalitas dan keaslian meterai digital yang dibeli. MitraComm Ekasarana telah ditunjuk sebagai distributor resmi untuk memfasilitasi pembelian dan pembubuhan e-Meterai untuk dokumen digital Anda. MitraComm memastikan kemudahan, efisiensi, dan kecepatan dalam setiap tahapan pemakaian e-Meterai cukup melalui platform website. Selain melalui MitraComm, Anda juga bisa mendapatkan e-Meterai asli melalui partner resmi MitraComm, seperti Sprint Asia Technology, Enforce Advisory Indonesia, Integra Mitra Sejati, Satulink, Mitrajasa Teleservice, Mitralink Integra Semesta, hingga Fokus Edukasi Indonesia. Jadi, tunggu apalagi? Yuk langsung beli e-Meterai di MitraComm sekarang juga! Segera kunjungi website https://mitracomm.e-meterai.co.id/ untuk mulai membeli dan membubuhkan meterai di tempat yang terpercaya. Editor: Cardila Ladini
7 Strategi Jitu Meningkatkan Customer Experience
25 June 2024
Blog
Pelanggan yang puas dan bahagia merupakan kunci mendorong kesuksesan bisnis di tengah persaingan bisnis yang kian ketat. Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah melalui pengalaman pelanggan yang baik. Customer experience atau pengalaman pelanggan mengacu pada kesan yang dialami pelanggan dari setiap interaksinya dengan perusahaan.
Selain kesan, pengalaman pelanggan juga membentuk hubungan jangka panjang, loyalitas, hingga reputasi dan kredibilitas positif. Kenali lebih lanjut tentang pengertian customer experience, alasan pentingnya customer experience, hingga strategi untuk meningkatkan kualitas customer experience.
Read More
Apa Itu Customer Experience?
Customer experience atau pengalaman pelanggan artinya semua kesan yang didapatkan pelanggan terhadap perusahaan. Kesan ini dibangun melalui berbagai interaksi yang dilakukan pelanggan. Hal ini dapat dilakukan sejak pelanggan pertama kali mengetahui brand Anda. melakukan pembelian, menggunakan produk atau layanan, hingga kembali melakukan pembelian. Persepsi pelanggan terhadap perusahaan turut dipengaruhi oleh pengalaman pelanggan, mulai dari persepsi positif maupun negatif. Customer experience juga melandasi terbangunnya hubungan antara pelanggan dan perusahaan. Pengalaman yang positif tentunya dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan terhadap perusahaan, sementara pengalaman positif berisiko memperburuk kedua aspek tersebut.Apa Saja Indikator Customer Experience?
Indikator pada customer experience merujuk pada metrik dan key performance indicator (KPI) untuk mengukur kualitas pengalaman yang dimiliki pelanggan. Beberapa contoh indikator tersebut adalah:- Net Promoter Score (NPS): Metrik ini mengukur kesetiaan pelanggan dengan menanyakan seberapa besar keinginan pelanggan untuk merekomendasikan bisnis Anda ke orang lain dari skala 0-10.
- Customer Satisfaction (CSAT): Indikator CSAT mengukur tingkat kepuasan pelanggan terhadap perusahaan serta bagaimana perusahaan dapat memenuhi ekspektasi pelanggan dalam skala tertentu.
- Customer Churn & Retention: Customer churn merujuk pada persentase pelanggan yang berhenti membeli produk atau layanan perusahaan, sementara customer retention adalah persentase pelanggan yang kembali melakukan pembelian.
- Conversion Rate: Indikator conversion rate lebih digunakan sebagai KPI untuk telesales jika pelanggan bersedia untuk melanjutkan proses pembelian.
- Customer Effort Score (CES): Indikator ini mengukur upaya yang dilakukan pelanggan untuk berinteraksi dengan perusahaan dari skala mudah hingga sulit. Angka CES biasanya dilakukan dengan memberikan survey kepada pelanggan.
Mengapa Customer Experience Sangat Penting?
Seiring dengan persaingan bisnis yang kian ketat, pelanggan tidak lagi hanya mementingkan kualitas produk atau layanan, tetapi juga pengalaman yang dirasakan saat berinteraksi dengan perusahaan. Tidak jarang customer experience menjadi keunggulan kompetitif yang membedakan perusahaan Anda dari kompetitor. Saat pelanggan mendapatkan pengalaman yang positif dari sebuah brand, pelanggan cenderung lebih setia dan memilih untuk terus membeli produk dari brand tersebut. Hal ini menjadi pondasi dari hubungan pelanggan yang kuat. Sebaliknya, satu pengalaman buruk berisiko menghancurkan persepsi pelanggan terhadap sebuah brand. Hasilnya, pelanggan akan beralih ke kompetitor yang mampu memberikan customer experience memuaskan. Hal yang tidak kalah penting adalah peran customer experience dalam membangun reputasi yang baik di mata pelanggan maupun calon pelanggan. Kepuasan dari customer experience yang baik akan mendorong pelanggan untuk merekomendasikan brand Anda secara sukarela. Hasilnya, calon pelanggan Anda tertarik dengan testimoni positif yang mereka dengar. Customer experience berkaitan erat dengan proses akuisisi pelanggan, retensi, hingga loyalitas pelanggan. Jadi, penting bagi perusahaan untuk menghadirkan customer experience yang memuaskan.Bagaimana Cara Meningkatkan Customer Experience?
Ikut beberapa langkah berikut ini untuk meningkatkan kualitas pengalaman yang didapatkan pelanggan Anda:Berikan Pelayanan yang Baik dan Berkelanjutan
Salah satu cara dalam upaya meningkatkan kualitas customer experience adalah melalui pelayanan pelanggan (customer service) yang baik dan berkelanjutan. Artinya, agent customer service Anda harus mampu melayani pelanggan dengan empati, memahami kebutuhan pelanggan, hingga menyelesaikan pertanyaan atau masalah pelanggan dengan baik. Agen customer service tidak hanya perlu memberikan jawaban yang solutif, tetapi juga sigap dan ramah, sehingga pelanggan dapat merasakan pengalaman yang memuaskan.Perhatikan Feedback dari Pelanggan
Feedback dari pelanggan, baik yang positif maupun negatif, merupakan insight menarik untuk meningkatkan kualitas produk maupun customer service yang diberikan kepada pelanggan. Penting bagi perusahaan untuk mendengarkan serta menerapkan feedback tersebut. Hal ini akan membuat pelanggan merasa didengar dan dihargai. Feedback pelanggan juga memudahkan Anda dalam memahami kebutuhan pelanggan.Ciptakan Pengalaman yang Dipersonalisasi
Personalized customer experience dapat dibangun melalui konten marketing yang ditarget ke audiens yang tepat, rekomendasi produk sesuai preferensi atau pembelian sebelumnya, atau menyapa pelanggan dengan menyebutkan namanya. Cara ini berguna tidak hanya untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang positif, tetapi juga mendorong engagement pelanggan dengan perusahaan.Perhatikan Kesejahteraan Karyawan
Selain dari faktor pelanggan, Anda juga perlu memperhatikan faktor karyawan dalam memberikan customer experience yang baik. Karyawan yang dilengkapi teknologi memadai hingga training dalam menangani pelanggan akan mendorong pelayanan pelanggan yang optimal. Dengan sumber daya yang mencukupi, karyawan akan termotivasi untuk melayani dengan baik, sehingga menciptakan interaksi serta pengalaman pelanggan yang baik.Lakukan Strategi Omnichannel
Strategi omnichannel adalah upaya untuk memberikan pengalaman konsisten, memuaskan, serta tanpa cela kepada pelanggan melalui berbagai channel komunikasi. Omnichannel memungkinkan pelanggan untuk menjangkau perusahaan melalui channel manapun sesuai preferensi mereka, seperti misalnya melalui live chat, media sosial, aplikasi, email, contact center, dan sebagainya. Selain itu, dengan adanya omnichannel, perusahaan dapat memonitor customer journey di setiap channel komunikasi.Gunakan Teknologi yang Tepat
Teknologi seperti chatbot dan AI automation telah dikembangkan untuk memberikan respon otomatis yang lebih cepat, dipersonalisasi, serta efisien kepada pelanggan. Teknologi lainnya seperti customer relationship management (CRM) juga dapat dimanfaatkan untuk menyimpan berbagai data pelanggan dan meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan berdasarkan analisis data pelanggan.Lakukan Monitoring dan Evaluasi Strategi
Hal yang tidak kalah penting adalah implementasi metrik untuk memantau efektivitas strategi customer experience yang sudah dijalankan melalui key performance indicator (KPI). Metrik seperti Net Promoter Score (NPS) hingga Customer Satisfaction Score (CSAT) bisa digunakan untuk menghitung persentase kepuasan pada customer experience. Anda pun dapat mengevaluasi aspek yang perlu ditingkatkan untuk menciptakan pengalaman pelanggan secara efektif. Hasil metrik dapat menjadi acuan untuk perkembangan berkelanjutan jika KPi-nya sudah mencapai standar yang ditentukan.Ciptakan Pengalaman Pelanggan yang Unggul Bersama MitraComm!
Salah satu cara untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang unggul dan memuaskan adalah melalui pelayanan pelanggan yang berkualitas. MitraComm memahami kebutuhan ini untuk membantu bisnis Anda dalam menarik dan mempertahankan pelanggan. Dalam hal ini, layanan contact center outsourcing dari MitraComm dapat menjadi solusi untuk mengoptimalkan pengalaman pelanggan. Agen contact center MitraComm merupakan tenaga profesional dan berpengalaman dalam melayani pelanggan dari berbagai sektor industri. Contact center outsourcing MitraComm mendukung peningkatan kualitas pengalaman pelanggan tanpa harus berinvestasi besar pada waktu dan sumber daya untuk menyajikan pelatihan dan pengelolaan tim. Tidak hanya itu, MitraComm juga telah menjadi partner terpercaya dengan pengalaman lebih dari 15 tahun dalam menyediakan layanan contact center outsourcing. Segera hubungi MitraComm melalui email marketing@phintraco.com atau melalui halaman “Contact Us” untuk ciptakan pengalaman pelanggan yang tak terlupakan! Editor: Cardila LadiniPanduan Lengkap untuk Penanganan Keluhan yang Efektif
18 June 2024
Blog
Seiring dengan berkembangnya bisnis, keluhan pelanggan menjadi hal yang tidak bisa dihindarkan. Keluhan dapat muncul karena berbagai alasan, seperti misalnya kualitas produk atau layanan yang tidak sesuai harapan pelanggan hingga masalah produk. Hasilnya adalah pengalaman yang kurang menyenangkan bagi pelanggan. Penanganan keluhan pelanggan yang efektif penting untuk mengoptimalkan retensi pelanggan hingga mendorong reputasi bisnis Anda. Kenali lebih lanjut tentang apa itu penanganan keluhan serta cara menanganinya secara efektif.
Read More
Apa yang Dimaksud dengan Penanganan Keluhan?
Penanganan keluhan adalah proses menyelesaikan keluhan yang dihadapi oleh pelanggan. Keluhan biasanya menunjukkan masalah yang terjadi pada produk atau layanan perusahaan yang digunakan oleh pelanggan. Keluhan pelanggan menunjukkan adanya ketidakpuasan hingga ekspektasi pelanggan yang tidak terpenuhi dari produk atau layanan yang digunakan. Meskipun keluhan dapat bersifat negatif, Anda dapat memanfaatkan keluhan sebagai upaya untuk menonjolkan kualitas customer service serta memenangkan hati pelanggan yang kecewa. Dengan keluhan pelanggan, Anda dapat melihat aspek yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan. Maka dari itu, penanganan keluhan yang tepat sangat diperlukan untuk menjaga kepuasan dan kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan.Mengapa Perusahaan Perlu Menyediakan Layanan Keluhan Pelanggan?
Menjaga pelanggan tetap bahagia dan puas adalah kunci keberhasilan bisnis dalam jangka waktu panjang. Namun, ada kalanya pelanggan mengalami pengalaman yang kurang menyenangkan saat berinteraksi dengan perusahaan, sehingga menimbulkan rasa kecewa. Hal ini juga dapat terjadi jika ekspektasi pelanggan tidak sejalan dengan pengalaman yang dirasakan. Layanan keluhan pelanggan yang efektif diperlukan untuk mengembalikan kepuasan dan kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan. Penanganan yang tepat menunjukkan bahwa bisnis Anda dapat diandalkan. Pelanggan pun merasa yakin untuk kembali mempercayai Anda dan menjadi pelanggan setia. Tidak hanya itu, penanganan keluhan yang baik berguna untuk mencegah munculnya reputasi negatif. Hal yang tidak kalah penting adalah bagaimana keluhan pelanggan menjadi feedback berharga terkait aspek-aspek yang tidak terlihat perusahaan. Dengan demikian, perusahaan dapat meningkatkan kualitas produk, layanan, atau operasional bisnis berdasarkan feedback tersebut.Mengapa Penting untuk Menangani Keluhan Pelanggan dengan Baik?
Keluhan yang ditangani dengan baik dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan memperbaiki citra perusahaan. Sebaliknya, jika keluhan pelanggan diabaikan atau tidak ditangani dengan baik, hal tersebut dapat berdampak buruk bagi reputasi perusahaan dan dapat membuat pelanggan beralih ke kompetitor. Maka dari itu, penting untuk selalu memberikan penyelesaian yang tepat dalam menghadapi setiap keluhan pelanggan yang muncul. Hal ini tentunya berguna untuk menjaga hubungan baik dengan pelanggan dan memastikan kelangsungan bisnis dalam jangka waktu yang panjang.Skill Apa yang Harus Dimiliki dalam Menangani Keluhan Pelanggan?
Berikut ini adalah beberapa skill yang perlu dimiliki untuk menangani keluhan pelanggan secara efektif:- Empati: Bersikap empati artinya mampu menempatkan diri di posisi pelanggan. Sikap ini bertujuan untuk memahami situasi dan masalah yang dihadapi pelanggan.
- Problem Solving: Kemampuan ini bertujuan untuk menemukan solusi terbaik atas masalah yang dihadapi pelanggan. Solusi ini turut mempertimbangkan aspek seperti kebutuhan dan preferensi pelanggan. Maka dari itu, kemampuan problem solving bisa dipadukan dengan sikap kreatif dan fleksibel dalam menemukan alternatif lainnya.
- Komunikasi: Kemampuan berkomunikasi bukan hanya tentang berbicara, tetapi menyediakan respon dengan tanggap dan logis terhadap keluhan pelanggan. Kemampuan ini juga meliputi sikap tenang saat menghadapi pelanggan yang marah atau kecewa.
- Mendengarkan Secara Aktif: Kemampuan ini bertujuan untuk mendengarkan dan memahami masalah yang dihadapi pelanggan. Kemampuan mendengarkan yang baik akan membantu dalam mengungkap akar permasalahan dari keluhan pelanggan.
- Negosiasi: Dalam penanganan keluhan, penting untuk mencapai kesepakatan yang sama-sama memuaskan kedua belah pihak. Dalam hal ini, negosiasi juga memerlukan sikap kooperatif dan adil untuk memberikan hasil yang saling menguntungkan.