SMS Token: Metode Autentikasi yang Cepat, Aman, dan Praktis

Read More

Strategi SMS Profiling untuk Campaign yang Lebih Tepat Sasaran

Read More

Keunggulan Outsourcing untuk Kebutuhan Host Live Streaming

Read More

Cara Live Commerce Tingkatkan Engagement dan Penjualan Bisnis

Read More

Peran RTFM dalam Mengawasi Operasional Contact Center

Pelayanan pelanggan yang prima dan berkualitas adalah salah satu kunci dalam menjaga kepuasan dan loyalitas pelanggan. Contact center atau call center menjadi salah satu garda terdepan dalam menangani segala pertanyaan maupun keluhan pelanggan. Namun, dalam operasionalnya, agen contact center dapat menangani volume panggilan yang begitu banyak. Di sinilah peran real-time floor monitoring (RTFM) dalam memantau kapasitas operasional agen contact center agar bekerja produktif, memiliki beban kerja yang seimbang, serta memberikan pelayanan berkualitas dengan efisien.  Kenali lebih jauh tentang apa itu RTFM, tugasnya, serta pentingnya dalam operasional contact center.

Apa Itu Real-Time Floor Monitoring?

Real-time floor monitoring (RTFM) adalah sosok penting yang menjaga operasional contact center berlangsung produktif dan efektif. Seorang RTFM bertanggung jawab mengawasi dan melacak kinerja agen contact center selama durasi jam kerjanya. Hal ini mencakup produktivitas agen, waktu respons, average handling time, hingga kepatuhan agen terhadap protokol yang berlaku. Sosok ini memastikan interaksi pelanggan yang masuk dapat terdistribusi dengan baik, sehingga tidak menimbulkan antrian yang terlalu panjang atau terlalu sedikit di satu agen. RTFM memantau keseluruhan alur operasional layanan contact center secara real-time, baik layanan inbound maupun outbound, agar mampu menghasilkan layanan berkualitas secara optimal. RTFM memanfaatkan software untuk memantau data secara real-time, termasuk data performa agen, volume panggilan, hingga interaksi dengan pelanggan. Jika terjadi lonjakan panggilan atau memasuki periode sibuk, RTFM dapat mengatur overtime atau menambah agen call center

Apa Saja Tugas Real-Time Floor Monitoring?

Real-time floor monitoring (RTFM) memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi operasional contact center serta memastikan beban kerja agen contact center terdistribusi dengan baik. Beberapa tugas yang dilakukan seorang real-time floor monitoring adalah:

Pelacakan Traffic Incoming dan Ketersediaan Agen

Seorang real-time floor monitoring secara berkelanjutan melacak volume panggilan yang masuk dan ketersediaan agen untuk memastikan level pelayanan terjaga dengan baik. Jika terjadi lonjakan panggilan, real-time floor monitoring perlu melakukan tindakan, seperti realokasi agen atau menyesuaikan jadwal istirahat, untuk mencegah waktu tunggu yang terlalu lama.

Pelacakan Status Agen

Salah satu tugas real-time floor monitoring adalah melacak status agen secara real-time, baik saat sedang tersedia, saat menerima panggilan, atau saat istirahat. Hal ini sangat penting untuk memastikan kecukupan agen yang tersedia untuk menangani panggilan pelanggan yang masuk. Jika terlalu banyak agen contact center beristirahat secara simultan, real-time floor monitoring dapat melakukan penyesuaian untuk mencegah gangguan selama aktivitas contact center berlangsung.

Memantau Performa Agen

Real-time floor monitoring memantau performa tiap agen untuk memastikan efisiensi dan kualitas pelayanan yang diberikan. Aspek-aspek yang dipantau mencakup key performance indicator seperti average handling time, first call resolution, customer satisfaction score, dan sebagainya. Jika terjadi penurunan performa, real-time floor monitoring perlu bertindak cepat agar pelayanan pelanggan tetap berjalan optimal.

Menangani Eskalasi dan Permintaan Bantuan

Agen contact center seringkali membutuhkan bantuan dalam menangani masalah pelanggan yang rumit. Di sinilah peran real-time floor monitoring dalam memberikan bantuan kepada agen yang membutuhkan, termasuk menangani eskalasi tiket dan berkoordinasi dengan pihak yang lebih ahli. Langkah ini memastikan masalah terselesaikan dengan baik dan akurat.

Apa Pentingnya Real-Time Floor Monitoring dalam Contact Center?

Real-time floor monitoring (RTFM) berperan penting dalam menjaga efisiensi dan kualitas pelayanan di dalam contact center. Peran ini berfokus mengawasi kegiatan agen contact center, mengatasi masalah agen, serta membuat keputusan untuk mengoptimasi performa contact center. Berikut adalah beberapa alasan lain mengapa real-time floor monitoring sangat penting dalam operasional contact center:

Memastikan Kepatuhan Terhadap SLA

Call center beroperasi dalam metrik yang sudah ditentukan, seperti average handling time, call resolution rates, dan queue waiting times. Metrik-metrik ini merupakan bagian dari service-level agreements (SLA), di mana RTFM perlu memastikan SLA tersebut dapat terpenuhi dengan baik. Jika terjadi pelanggaran pada SLA, seperti penurunan performa, RTFM dapat mengatur ulang beban kerja atau mengalokasikan tenaga tambahan.

Meningkatkan Kualitas Pengalaman Pelanggan

RTFM turut berkontribusi dalam memastikan interaksi pelanggan yang berkualitas tinggi. Dengan memantau waktu respon antara agen dan pelanggan, RTFM dapat memastikan bahwa pelanggan mendapatkan bantuan yang dibutuhkan dengan akurat dan tepat waktu. RTFM juga memastikan setiap agen memiliki beban kerja yang seimbang, sehingga mampu menghadirkan pelayanan prima kepada pelanggan.

Alokasi Beban Kerja yang Lebih Baik

RTFM memantau produktivitas agen contact center dengan memastikan setiap agen menangani panggilan dengan beban yang sama. Jika terjadi lonjakan panggilan, RTFM dapat mengalokasikan agen tambahan untuk mencegah waktu tunggu yang terlalu lama. Hal ini juga bermanfaat untuk mencegah burnout dan kelelahan pada agen. Jika terjadi penurunan volume panggilan, agen dapat dialokasikan untuk mengerjakan pekerjaan lain. Cara ini bertujuan untuk pemakaian sumber daya yang optimal.

Mendukung Pengambilan Keputusan Berbasis Data

RTFM dapat melihat data berharga yang bisa dimanfaatkan untuk membuat keputusan strategis berbasis data. Mereka dapat menganalisis pola dalam performa agen, interaksi pelanggan, serta hambatan operasional. Data ini dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi operasional contact center untuk keberhasilan dalam jangka panjang.

Temukan Layanan Contact Center Terlengkap untuk Kebutuhan Bisnis Anda Bersama MitraComm!

Pelayanan pelanggan berkualitas merupakan salah satu pilar kesuksesan sebuah bisnis. Namun, hal ini akan sulit diwujudkan tanpa tenaga kerja yang memadai untuk memberikan pelayanan tersebut. Guna menjawab kebutuhan ini, MitraComm Business Process Solution (MBPS) menghadirkan layanan contact center outsourcing untuk memberikan interaksi mengesankan dan memuaskan bagi pelanggan Anda. MBPS menyediakan layanan contact center outsourcing lengkap yang bisa dipilih berdasarkan kebutuhan bisnis Anda. Layanan kami mencakup:
  • Full Managed Service: MBPS mengelola segala kebutuhan contact center untuk Anda, mulai dari agen, tempat, teknologi, hingga managing operation
  • Partial Managed Service: Sebagian kebutuhan contact center (agen, tempat, teknologi, atau managing operation) akan dipenuhi oleh MBPS untuk menjalankan operasional contact center Anda.
  • Labour Supply: MBPS menyediakan tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan bisnis.
MBPS telah berpengalaman selama lebih dari 12 tahun dalam melayani kebutuhan bisnis perusahaan dari berbagai industri, mulai dari perbankan, asuransi, telekomunikasi, hingga e-commerce. Dengan dukungan agen yang terlatih serta sistem yang canggih, MBPS akan membantu Anda dalam meningkatkan kepuasan pelanggan serta menjalin hubungan yang lebih kuat dengan pelanggan Anda. Untuk informasi lebih lanjut seputar layanan contact center outsourcing, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com Editor: Irnadia Fardila

Payment Aggregator: Solusi Praktis untuk Kelola Transaksi Bisnis

Salah satu upaya yang dilakukan perusahaan agar mampu bersaing di tengah kompetisi bisnis yang ketat adalah dengan menyediakan metode pembayaran yang beragam untuk pelanggan. Namun, mengelola berbagai saluran pembayaran secara terpisah dapat menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi bisnis yang menginginkan operasional bisnis efisien. Di sinilah peran payment aggregator untuk menjawab kebutuhan bisnis dalam mengelola berbagai transaksi pembayaran dengan mudah. Payment aggregator sendiri merupakan teknologi yang memungkinkan bisnis menerima berbagai metode pembayaran, seperti kartu kredit, transfer bank, e-wallet, hingga QRIS melalui satu platform terintegrasi. Kenali lebih lanjut tentang teknologi payment aggregator hingga keuntungan memakai teknologi ini untuk bisnis.

Apa Itu Payment Aggregator?

Payment aggregator atau aggregator pembayaran adalah teknologi yang bertujuan untuk membantu bisnis menerima transaksi pembayaran secara elektronik dengan lebih mudah. Bill payment aggregator berperan sebagai perantara antara bisnis dengan penyedia layanan pembayaran, sehingga bisnis dapat menerima pembayaran dari berbagai metode modern payment channel, mulai dari kartu debit, kartu kredit, transfer bank, hingga e-wallet Adanya aggregator pembayaran sangat penting bagi bisnis kecil hingga menengah untuk menerima pembayaran secara efisien tanpa harus membangun infrastruktur pembayaran yang rumit. Bisnis pun dapat memberikan pilihan pembayaran yang lebih luas, sehingga pelanggan dapat memilih metode pembayaran sesuai preferensi mereka.

Bagaimana Cara Kerja Payment Aggregator?

Sebelum dapat menggunakan payment aggregator, bisnis perlu mendaftarkan diri dengan menyediakan beberapa informasi yang diperlukan serta menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku.  Setelah mendaftarkan diri, payment aggregator akan menyediakan alat integrasi, seperti API atau plugin, yang memungkinkan bisnis untuk memasukkan fitur pembayaran ke website atau aplikasi mereka. Integrasi ini akan memudahkan pelanggan untuk membayar dengan berbagai metode yang tersedia. Saat pelanggan memulai transaksi, payment aggregator akan mengumpulkan dan mengenkripsi informasi pembayaran sebelum mengalihkannya ke penyedia layanan pembayaran untuk diverifikasi. Jika disetujui, dana akan diambil dari akun rekening pelanggan. Payment aggregator akan memotong biaya yang berlaku dari jumlah transaksi sebelum menyimpan dana di akun milik bisnis. Selanjutnya, payment aggregator akan mengelola proses penyelesaian pembayaran. Hal ini bertujuan untuk memastikan dana dari transaksi yang diproses segera ditransfer ke rekening bank bisnis. 

Apa Saja Contoh Bisnis yang Memakai Payment Aggregator?

Payment aggregator digunakan oleh berbagai jenis karena perannya dalam memudahkan proses transaksi keuangan secara elektronik. Beberapa contoh bisnis yang memakai payment aggregator adalah:
  • E-Commerce: Bisnis e-commerce mengintegrasikan aggregator pembayaran untuk memfasilitasi berbagai metode pembayaran, termasuk kartu kredit, kartu debit, transfer bank, dan e-wallet. Hal ini bertujuan untuk memfasilitasi transaksi pembayaran yang lebih mudah dan cepat untuk para penjual di e-commerce tersebut.
  • Layanan Berbasis Langganan: Layanan berbasis langganan memakai aggregator pembayaran untuk mengelola tagihan serta mengotomatisasi proses berlangganan untuk pelanggan.
  • Aplikasi Mobile: Developer aplikasi mobile, seperti aplikasi gaming dan e-learning, mengintegrasikan aggregator pembayaran untuk memfasilitasi pembelian di dalam aplikasi.
  • Bisnis Retail: Banyak toko retail memanfaatkan aggregator pembayaran untuk menerima berbagai metode pembayaran yang disukai pelanggan.
  • Freelancer dan Penyedia Jasa: Banyak freelancer dan bisnis penyedia jasa memanfaatkan aggregator pembayaran untuk menerima pembayaran dari klien dengan aman dan mudah.

Payment Aggregator vs Payment Gateway, Apa Bedanya?

Payment aggregator dan payment gateway adalah komponen penting dalam infrastruktur online payment. Namun, keduanya memiliki pengertian dan fungsi yang berbeda. Aggregator pembayaran menyediakan layanan komprehensif untuk mengelola pembayaran bagi bisnis. Aggregator pembayaran berperan sebagai perantara yang mengkonsolidasi berbagai metode pembayaran. Dengan teknologi ini, bisnis dapat dengan mudah menerima pembayaran dari berbagai metode tanpa perlu membuat akun rekening terpisah untuk tiap metode pembayaran. Aggregator pembayaran berfokus menyederhanakan sistem pembayaran untuk bisnis, khususnya usaha kecil dan menengah yang mungkin tidak memiliki sumber daya untuk mengelola beberapa akun pembayaran. Sementara payment gateway adalah alat yang berfungsi sebagai jembatan antara rekening pelanggan dengan akun milik bisnis. Payment gateway bertujuan untuk memastikan transaksi yang aman dan efisien dengan mengenkripsi informasi pembayaran yang sensitif selama proses pembayaran.

Apa Keuntungan Memakai Payment Aggregator untuk Bisnis?

Menggunakan teknologi payment aggregator menawarkan keuntungan berlimpah bagi bisnis, di mana mereka dapat mempermudah pemrosesan pembayaran serta efisiensi operasional secara keseluruhan. Beberapa keuntungan tersebut adalah:

Efisiensi Biaya

Aggregator pembayaran memungkinkan bisnis untuk mengurangi biaya operasional yang terkait dengan pemrosesan pembayaran. Dibandingkan harus mengelola beberapa akun bisnis dengan biaya bulanan dan biaya transaksi yang bervariasi, bisnis dapat menggunakan satu platform yang menawarkan tarif lebih kompetitif. Hal ini akan berdampak pada efisiensi biaya dalam jangka panjang.

Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Saat ini, pelanggan lebih menyukai bisnis yang mampu menyediakan berbagai opsi pembayaran. Dengan menggunakan aggregator pembayaran, bisnis dapat menawarkan opsi pembayaran yang lebih luas. Pelanggan pun dapat memilih opsi yang mereka sukai, sehingga berpotensi besar meningkatkan kepuasan pelanggan.

Menghindari Birokrasi Bank yang Rumit

Melalui aggregator pembayaran, bisnis tidak perlu lagi mengurusi proses pendaftaran di berbagai bank untuk kerja sama dalam menyediakan sistem pembayaran. Aggregator pembayaran memungkinkan bisnis untuk terhubung dengan berbagai penyedia layanan pembayaran sekaligus, sehingga dapat menghemat waktu dan biaya.

Biller Aggregator dari MitraComm: Satu Solusi untuk Berbagai Jenis Pembayaran

Kemudahan dan keandalan dalam mengelola pemrosesan pembayaran menjadi kebutuhan utama bagi bisnis. Sebagai salah satu penyedia layanan biller aggregator terkemuka di Indonesia, MitraComm Ekasarana Channel Solution (MECS) menghadirkan solusi pembayaran yang terintegrasi untuk mengelola berbagai jenis tagihan dan transaksi dari pelanggan.  Sebagai layanan biller aggregator yang komprehensif, kami terhubung ke lebih dari 320 biller, 60 bank, 10 PPOB, dan 4 e-commerce. Kami memastikan bisnis untuk meningkatkan efisiensi transaksi pembayaran dengan menawarkan opsi pembayaran yang lebih luas dan fleksibel kepada pelanggan. Mulai dari pembayaran utilitas publik seperti PLN, PDAM/Aetra, Telkom, dan PBB Samsat, hingga produk telekomunikasi, asuransi BPJS Kesehatan, tiket KAI, cicilan, serta voucher game online UNPIN, semua dapat dikelola dalam satu sistem yang andal. Dengan solusi biller aggregator dari MECS, bisnis Anda dapat menghadirkan pengalaman pembayaran yang lebih mudah, cepat, dan terpercaya bagi pelanggan. Untuk informasi lebih lanjut seputar solusi biller aggregator, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com Editor: Irnadia Fardila

Pastikan Keamanan Digital Invoice Bisnis dengan E-Meterai

Saat ini, penggunaan digital invoice atau invoice elektronik menjadi semakin diminati dibandingkan invoice fisik karena kemudahan dan efisiensinya dalam proses transaksi. Digital invoice memungkinkan perusahaan untuk mengirim, menerima, dan menyimpan faktur secara elektronik tanpa harus mencetak dokumen fisik. Digital invoice yang disimpan secara elektronik juga dapat disimpan di dalam sistem dengan lebih terorganisir. Pemakaian digital invoice menjadi sangat menguntungkan, khususnya bagi perusahaan yang berurusan dengan transaksi dalam jumlah besar setiap harinya. Terlepas dari keunggulan tersebut, penggunaan digital invoice juga memiliki tantangan, terutama dalam aspek keabsahan dan keamanannya. Risiko pemalsuan hingga perubahan isi dokumen tanpa izin dapat terjadi jika digital invoice tidak dilengkapi dengan perlindungan yang memadai. Di sinilah peran e-Meterai untuk membuktikan keabsahan invoice digital, terutama yang mengandung nominal besar. Kenali lebih lanjut tentang pentingnya digital invoice dalam operasional bisnis serta peran e-Meterai dalam memperkuat keamanan dokumen tersebut.

Apa Keunggulan Memakai Digital Invoice untuk Bisnis?

Seiring dengan berkembangnya teknologi, banyak perusahaan mulai beralih dari pembuatan invoice fisik ke digital invoice. Jenis invoice elektronik ini tidak hanya menawarkan kemudahan dalam membuat dan mengirim tagihan, tetapi juga membantu meningkatkan efisiensi operasional bisnis. Beberapa contoh keunggulan dari pemakaian digital invoice untuk bisnis adalah:

Menghemat Biaya

Salah satu keunggulan utama dari pemakaian invoice digital adalah menghemat biaya. Dengan invoice digital, perusahaan dapat mengurangi pengeluaran terkait kertas, percetakan, maupun penyimpanan fisik yang akan terus bertambah seiring berjalannya waktu. Invoice digital dapat disimpan secara elektronik tanpa memakan banyak tempat serta mudah dikelola menggunakan teknologi yang tepat.

Meningkatkan Efisiensi

Proses pembuatan, pengiriman, dan pengelolaan invoice digital jauh lebih cepat dan mudah dibandingkan invoice fisik. Hal ini dapat menguntungkan bagi perusahaan yang mengurus dan menerima invoice dalam jumlah besar. Pengiriman invoice melalui email juga dapat dilakukan secara instan, sehingga menghemat waktu bagi pengirim dan penerima.

Keamanan yang Lebih Baik

Invoice fisik cenderung rentan mengalami kerusakan seperti robek, basah, tercecer, bahkan hilang. Invoice yang diproses dan disimpan secara digital dapat terhindar dari risiko kerusakan tersebut. Tidak hanya itu, invoice digital juga dapat dilengkapi dengan fitur keamanan tambahan seperti enkripsi, sehingga tidak dapat diakses oleh orang-orang yang tidak berwenang.

Mengapa Memakai E-Meterai untuk Digital Invoice?

Pada kebutuhan digital invoice tertentu, perusahaan perlu membubuhkan e-meterai untuk memberikan kekuatan hukum pada dokumen elektronik tersebut. Hal ini menjadi sangat penting dalam konteks transaksi bisnis, di mana keabsahan dokumen dapat mempengaruhi hubungan antara pihak-pihak yang terlibat. 

Legalitas dan Kepatuhan Regulasi

E-Meterai atau meterai digital memiliki fungsi serupa dengan meterai fisik, yaitu untuk memberikan kekuatan hukum pada sebuah dokumen. Pemakaian e-Meterai pada invoice digital akan memastikan dokumen tersebut sah di mata hukum serta dapat digunakan sebagai bukti dalam proses transaksi bisnis maupun audit pajak.

Menghindari Risiko Pemalsuan

Sebuah invoice digital, terutama dengan nominal yang besar, dapat menjadi target pemalsuan. E-Meterai dapat menghindari risiko pemalsuan ini karena adanya tiga fitur keamanan, yaitu kode barcode unik (overt), segel khusus dari Peruri (covert), dan pembuktian forensik langsung. Hal ini penting untuk meningkatkan keamanan dalam transaksi bisnis dan mengurangi risiko penyalahgunaan dokumen.

Mudah Dibubuhkan

Dibandingkan meterai fisik, e-Meterai jauh lebih mudah dibubuhkan pada invoice elektronik karena tidak perlu dicetak terlebih dahulu. Perusahaan dapat membeli dan membubuhkan e-Meterai langsung di website distributor resmi e-Meterai seperti MitraComm. Namun, pembubuhan e-Meterai dianjurkan untuk dilakukan pada dokumen yang sudah siap dan tidak akan mengalami perubahan agar kode QR e-Meterai tetap terbaca.

Bagaimana Ketentuan Penggunaan E-Meterai untuk Digital Invoice?

Ketentuan tentang penggunaan e-Meterai untuk invoice elektronik tercantum dalam Pasal 3 Undang-Undang No. 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai. Dalam pasal tersebut, diterangkan bahwa dokumen yang dikenakan bea meterai (pajak dari meterai) adalah dokumen yang bersifat perdata serta dokumen yang dipakai sebagai alat bukti di pengadilan. Beberapa jenis dokumen yang bersifat perdata tersebut adalah:
  • Surat perjanjian, surat keterangan, surat pernyataan, atau surat lainnya yang sejenis beserta rangkapnya
  • Akta notaris dengan grosse, salinan, dan kutipannya
  • Akta Pejabat Pembuat Akta Tanah dengan salinan dan kutipannya
  • Dokumen transaksi surat berharga, termasuk dokumen transaksi kontrak berjangka dengan nama dan bentuk apapun
  • Dokumen lelang berupa kutipan risalah lelang, minuta risalah lelang, salinan risalah lelang, dan grosse risalah lelang
  • Dokumen yang menyatakan jumlah uang sebesar lebih dari Rp5.000.000, di mana dokumen menyebutkan penerimaan uang atau berisi pengakuan bahwa utang seluruhnya atau sebagiannya telah dilunasi atau diperhitungkan
  • Dokumen yang ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah
Salah satu dari dokumen di atas menyatakan bahwa dokumen yang menyatakan jumlah uang lebih dari Rp5.000.000 wajib diberikan meterai. Dokumen tersebut termasuk invoice elektronik, faktur, kwitansi, dan dokumen lainnya yang berhubungan dengan penerimaan uang. Maka dari itu, invoice elektronik dengan total transaksi lebih dari Rp5.000.000 wajib memiliki e-Meterai.

Bagaimana Cara Menggunakan E-Meterai untuk Digital Invoice?

Pembelian dan penggunaan e-Meterai untuk invoice dapat dilakukan sepenuhnya secara elektronik melalui website Peruri atau distributor resmi e-Meterai seperti MitraComm. Berikut adalah langkah menggunakan e-Meterai untuk invoice elektronik:
  1. Kunjungi website https://mitracomm.e-meterai.co.id
  2. Jika belum memiliki akun, buat akun terlebih dahulu dengan mendaftarkan diri pada tombol “Daftar” di pojok kanan atas. Selanjutnya, lakukan login ke akun yang sudah dibuat.
  3. Setelah login, akan ditemukan opsi “Pembelian”. Jika belum memiliki meterai elektronik, pilih opsi “Pembelian” untuk membeli kuota e-Meterai.
  4. Selanjutnya, kembali ke halaman awal dan pilih opsi “Pembubuhan” untuk memulai proses pembubuhan e-Meterai.
  5. Masukkan data yang dibutuhkan sesuai kolom yang tersedia. Kemudian, unggah invoicedalam format PDF dengan ukuran maksimal 4 MB.
  6. Posisikan e-Meterai yang akan dibubuhkan pada invoice elektronik sesuai ketentuan yang berlaku. Selanjutnya, klik “Bubuhkan e-Meterai”. E-Meterai sebaiknya dibubuhkan di samping kiri kolom tanda tangan agar tidak terkena coretan tanda tangan.
  7. Jika baru pertama kali melakukan pembubuhan, website akan meminta pembuatan PIN dengan 6-digit angka. PIN ini termasuk ke dalam proses autentikasi. Klik “Lanjutkan” jika sudah memasukkan PIN.
  8. Setelah melakukan pembubuhan, tampilan e-Meterai yang sudah dibubuhkan di invoice elektronik akan muncul di layar.
  9. Invoice elektronik yang sudah dibubuhkan akan dikirimkan secara otomatis ke email pengguna. Dokumen juga bisa diunduh langsung dengan menekan tombol “Unduh”. Jika masih belum menerima dokumen via email, pilih tombol “Kirim Ulang Email”.

Temukan Kemudahan Pemakaian E-Meterai Hanya di MitraComm!

Sebagai distributor resmi e-Meterai, MitraComm Ekasarana Channel Solution (MECS) menghadirkan solusi terpercaya untuk memenuhi kebutuhan e-Meterai Anda. Kami menyediakan layanan pembelian dan pembubuhan e-Meterai yang mudah dan aman untuk berbagai kalangan, mulai dari pemungut/WAPU, reseller, perusahaan, hingga pengguna individu. MitraComm menjamin keaslian e-Meterai serta pengalaman pemakaian e-Meterai tanpa kendala untuk semua masyarakat. Dengan memakai e-Meterai resmi dari MitraComm, risiko seperti pemalsuan yang dapat terjadi pada meterai fisik pun dapat dihindari. Segera kunjungi https://mitracomm.e-meterai.co.id/ untuk mulai membeli dan membubuhkan e-Materai yang resmi dan terpercaya. Editor: Irnadia Fardila

Strategi Customer Focus untuk Tingkatkan Loyalitas Pelanggan

Pelanggan merupakan bagian penting untuk mendukung pertumbuhan dan kesuksesan jangka panjang sebuah bisnis. Hal ini turut didukung dengan hadirnya media sosial yang membuat setiap opini dan pengalaman pelanggan dapat menyebar dengan cepat, sehingga mempengaruhi reputasi sebuah bisnis. Review positif dapat menjadi promosi gratis yang sangat efektif, sementara review negatif berisiko menghancurkan citra perusahaan. Di sinilah peran strategi customer focus untuk membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan hingga meningkatkan kepercayaan dan loyalitas pelanggan. Kenali lebih lanjut tentang apa itu customer focus serta strategi menerapkannya untuk bisnis Anda.

Apa yang Dimaksud dengan Customer Focus?

Customer focus atau fokus kepada pelanggan merupakan pendekatan bisnis yang dilakukan perusahaan dengan memprioritaskan kebutuhan, preferensi, dan kepuasan pelanggan dalam segala aspek operasionalnya. Sebuah bisnis yang menerapkan customer focus strategy selalu menempatkan masalah pelanggan sebagai fokus utama, menempatkan diri sebagai pelanggan, serta mengevaluasi keputusan bisnis dari perspektif pelanggan.  Pendekatan customer focus juga berusaha melibatkan pelanggan dengan aktif mendengarkan masukan serta bertindak berdasarkan feedback dari pelanggan. Feedback dapat berasal dari online survey, user testing, media sosial, dan platform review. Dengan strategi ini, perusahaan dapat menyesuaikan strategi dan produk dengan kebutuhan dan harapan pelanggan.

Apa Pentingnya Menerapkan Customer Focus Bagi Bisnis?

Kesuksesan sebuah bisnis berkaitan erat dengan keberhasilan memenuhi kebutuhan dan ekspektasi pelanggan, yang nantinya akan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan. Beberapa manfaat dari penerapan strategi customer focus adalah:

Meningkatkan Loyalitas dan Retensi Pelanggan

Manfaat utama dari penerapan customer focus adalah mampu meningkatkan loyalitas dan retensi pelanggan. Melalui customer focus, pelanggan merasa dihargai dan diperhatikan, sehingga menghasilkan pengalaman pelanggan yang menyenangkan. Pelanggan pun menjadi lebih percaya dan loyal serta secara sukarela merekomendasikan produk dan perusahaan kepada pelanggan lain.

Meningkatkan Pendapatan Bisnis

Strategi customer focus sangat penting untuk meningkatkan loyalitas pelanggan. Pembelian dari pelanggan loyal berdampak besar pada pendapatan bisnis, di mana mereka lebih sering menghabiskan uang untuk produk dan perusahaan yang disukai. Pelanggan yang puas juga cenderung melakukan pembelian berulang maupun merekomendasikan produk kepada pelanggan baru. 

Mendukung Reputasi Bisnis

Perusahaan dengan strategi customer focus yang kuat umumnya menghasilkan reputasi bisnis yang positif. Pelanggan yang merasa puas akan menyebarkan pengalaman positif mereka kepada orang lain, baik melalui word-of-mouth maupun melalui platform digital, seperti platform review atau media sosial. Hal ini tidak hanya meningkatkan visibilitas perusahaan, tetapi juga membangun kepercayaan dan kredibilitas bisnis di mata pelanggan baru.

Bagaimana Strategi Menerapkan Customer Focus dengan Optimal?

Guna menerapkan customer focus, perusahaan perlu mengembangkan strategi yang terstruktur serta berorientasi pada kebutuhan dan harapan pelanggan. Beberapa strategi yang bisa Anda jalankan adalah:

Pelajari Tentang Pelanggan Anda

Langkah pertama dalam strategi fokus pelanggan adalah mempelajari segala aspek tentang pelanggan Anda. Hal ini termasuk memahami preferensi, pain points, dan motivasi pembelian pelanggan melalui survey, pertanyaan media sosial, dan review. Lakukan profiling pelanggan secara mendetail, termasuk demografi, minat, hingga perilaku pembelian. Profiling juga mencakup segmentasi pelanggan berdasarkan nilai bisnis, seperti misalnya VIP atau reguler, atau berdasarkan program yang digunakan. Pemahaman yang mendalam dapat memberikan pengalaman yang personal dan relevan untuk pelanggan Anda. 

Pelajari Customer Journey Pelanggan Anda

Mempelajari proses customer journey bertujuan untuk mengidentifikasi semua touchpoint dan channel tempat pelanggan Anda berinteraksi. Dengan cara ini, Anda dapat memahami pengalaman pelanggan secara keseluruhan, termasuk melihat aspek yang sudah berjalan baik maupun aspek yang perlu ditingkatkan. Anda pun dapat menyelesaikan potensi masalah dengan lebih proaktif dan berkesempatan meningkatkan pengalaman pelanggan menjadi lebih baik lagi.

Terapkan Proses Feedback Loop

Proses feedback loop adalah proses sistematis untuk mengumpulkan, menganalisis, dan bertindak berdasarkan masukan pelanggan. Segala masukan, baik yang positif maupun negatif, dapat menjadi acuan untuk meningkatkan kualitas produk atau layanan perusahaan Anda. Penerapan feedback loop dapat menunjukkan bagaimana Anda menghargai masukan pelanggan.

Fokus Memberikan Pelayanan Berkualitas

Kualitas pelayanan merupakan salah satu faktor penting untuk menjaga loyalitas pelanggan terhadap perusahaan Anda. Tidak jarang pelanggan meninggalkan bisnis setelah satu pengalaman buruk yang mereka alami. Karyawan harus dilatih untuk memberikan pelayanan yang ramah dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan. Terapkan standar pelayanan yang jelas serta memberikan insentif kepada karyawan yang berhasil memberikan pengalaman positif bagi pelanggan. Hal ini bermanfaat untuk meningkatkan kepuasan pelanggan hingga loyalitas jangka panjang.

Jalankan Proses Bisnis yang Berorientasi Pelanggan

Perusahaan yang menerapkan customer focus harus memprioritaskan pelanggan di segala aspek bisnis. Artinya, proses bisnis perlu didesain untuk meningkatkan pengalaman pelanggan. Contohnya adalah marketing campaign yang dipersonalisasi, customer support yang proaktif, hingga interaksi brand yang konsisten di berbagai saluran komunikasi. 

Bangun Komunikasi Efektif

Komunikasi yang efektif dengan pelanggan meliputi penyampaian informasi yang jelas dan transparan mengenai produk, layanan, dan kebijakan perusahaan. Anda juga perlu menyediakan berbagai saluran komunikasi yang mudah diakses pelanggan, seperti melalui telepon, email, hingga media sosial. Dengan cara ini, pelanggan dapat memilih saluran komunikasi sesuai preferensi mereka.

Bagaimana Cara Mengukur Efektivitas Strategi Customer Focus?

Setelah menerapkan strategi customer focus, Anda perlu mengukur seberapa efektif strategi yang sudah dijalankan. Beberapa contoh key performance indicator (KPI) yang bisa digunakan untuk mengukur keberhasilan strategi customer focus adalah:
  • Customer Satisfaction Score (CSAT): Metrik Customer Satisfaction Score mengukur seberapa puas pelanggan terhadap produk atau layanan Anda setelah sebuah interaksi. Metrik ini umumnya diukur menggunakan pertanyaan survei berdasarkan skala angka (seperti skala 1 hingga 10)
  • Net Promoter Score: Metrik Net Promoter Score melihat loyalitas pelanggan dengan menanyakan seberapa besar keinginan pelanggan untuk merekomendasikan bisnis Anda kepada pelanggan lain. Angka yang tinggi dapat menunjukkan kepuasan pelanggan terhadap produk atau layanan yang sudah diberikan.
  • Customer Retention Rate: Metrik Customer Retention Rate mengukur persentase pelanggan yang melakukan pembelian berulang pada periode waktu tertentu. Persentase yang tinggi dapat mengindikasikan kepuasan pelanggan terhadap perusahaan.
  • Customer Feedback dan Testimonial: Anda dapat mengumpulkan dan menganalisis feedback dan testimoni dari pelanggan melalui survei, wawancara, atau focus group. Cara ini bermanfaat untuk memahami persepsi dan pengalaman pelanggan dengan lebih mendalam.
  • Social Media Monitoring: Metode social media listening adalah proses memantau dan menganalisis percakapan di media sosial atau platform review. Melalui metode ini, perusahaan mendapatkan insight seputar sentimen dan preferensi pelanggan hingga mengidentifikasi tingkat kepuasan pelanggan terhadap bisnis.

Jadikan Pelanggan Anda Prioritas Utama Bersama MitraComm!

Customer focus menjadi strategi penting bagi perusahaan yang ingin menjalin hubungan yang kuat dengan pelanggan serta mencapai kesuksesan dalam jangka panjang. Salah satu cara untuk menerapkannya adalah melalui pelayanan pelanggan yang berkualitas. Guna menjawab kebutuhan ini, MitraComm Business Process Services (MBPS) menghadirkan layanan contact center outsourcing untuk membantu perusahaan dari berbagai sektor dalam menyajikan pelayanan pelanggan yang optimal. MitraComm memiliki pengalaman lebih dari 12 tahun dalam memberikan pengalaman pelanggan berkualitas tinggi dan konsisten di tiap interaksi. Agen contact center profesional dari MitraComm telah melayani klien dari berbagai industri, mulai dari e-commerce, telekomunikasi, layanan keuangan dan perbankan, transportasi, dan sebagainya. Anda dapat memilih layanan contact center outsourcing yang sesuai dengan kebutuhan bisnis, mulai dari Fully Managed Service, Partial Managed Service, dan Labour Supply. Untuk informasi lebih lanjut seputar layanan contact center outsourcing, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com Editor: Irnadia Fardila

Churn Rate: Cara Menghitung dan Strategi Menguranginya

Bayangkan seorang pelanggan berlangganan bulanan di layanan streaming film atau musik, kemudian memutuskan untuk berhenti berlangganan karena menemukan alternatif layanan yang lebih murah. Tindakan berhenti berlangganan ini merupakan bagian dari churn rate. Metrik churn rate mengukur persentase pelanggan yang berhenti menggunakan produk atau layanan perusahaan dalam periode waktu tertentu.  Persentase churn rate yang tinggi mengindikasikan adanya masalah dalam mempertahankan pelanggan yang disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kualitas produk hingga kualitas pelayanan pelanggan. Kenali lebih lanjut tentang apa itu churn rate serta strategi mengurangi persentase ini.

Apa Itu Churn Rate?

Churn rate, atau dikenal juga sebagai customer churn, adalah metrik yang mengukur seberapa banyak pelanggan yang berhenti menggunakan produk perusahaan dalam periode waktu tertentu. Customer churn dapat terjadi karena pengalaman pelanggan yang buruk, produk bermasalah, ketidakpahaman dalam memakai produk, hingga masalah harga.  Persentase customer churn menjadi indikator penting terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan. Persentase yang terlalu tinggi dapat menunjukkan adanya masalah dalam kualitas produk atau layanan ditawarkan serta ketidakpuasan pelanggan terhadap pengalaman yang mereka terima. 

Bagaimana Cara Menghitung Churn Rate?

Guna menghitung persentase customer churn, Anda akan membutuhkan data jumlah pelanggan yang hilang di akhir periode waktu yang ditentukan, serta total pelanggan yang dimiliki pada awal periode. Angka customer churn yang baik dapat berbeda-beda tergantung dari sektor industri maupun model bisnis.  Formula umum untuk menghitung persentase customer churn, yaitu:

Churn Rate = (Jumlah Pelanggan yang Hilang / Total Pelanggan di Akhir Periode) x 100

Sebagai contoh, perusahaan A menghitung customer churn untuk periode waktu per bulan. Di awal bulan, perusahaan A memiliki 2.000 pelanggan dan 50 pelanggan yang berhenti menggunakan produk di akhir bulan. Mengikuti formula churn rate, maka persentase customer churn perusahaan A menjadi:

Churn Rate = (50 Pelanggan / 2.000 Total Pelanggan) x 100 = 2,5%

Apa Dampak Negatif Churn Rate yang Tinggi Terhadap Bisnis?

Setiap perusahaan dalam berbagai sektor bisnis memiliki persentase customer churn yang berbeda-beda. Namun, Anda perlu mewaspadai persentase yang terlalu tinggi atau terus bertambah di tiap periodenya. Adapun dampak negatif dari customer churn yang terlalu tinggi terhadap bisnis Anda adalah:

Kondisi Finansial yang Memburuk

Persentase yang tinggi dapat berdampak langsung pada pendapatan bisnis. Selain berkurangnya pendapatan yang masuk, biaya untuk mendapatkan pelanggan baru juga akan meningkat. Perusahaan Anda perlu mengeluarkan lebih banyak biaya untuk menarik pelanggan baru, sementara pendapatan yang dihasilkan dari pelanggan yang hilang tidak bisa tergantikan dengan cepat. 

Merusak Reputasi Perusahaan

Tingginya persentase customer churn dapat menunjukkan adanya ketidakpuasan terhadap produk atau pelayanan perusahaan Anda. Hal ini dapat mencakup kualitas produk yang buruk, pelayanan pelanggan yang tidak memuaskan, hingga adanya alternatif produk yang lebih baik. Ketidakpuasan ini dapat merusak reputasi perusahaan karena pelanggan cenderung membagikan pengalaman buruk yang dialami melalui media sosial atau platform review lainnya.

Tantangan Pertumbuhan Bisnis dalam Jangka Panjang

Tanpa pengelolaan customer churn yang efektif, perusahaan Anda berisiko mengalami stagnan. Artinya, Anda lebih berfokus menggantikan pelanggan yang hilang tanpa mencapai pertumbuhan bisnis. Kondisi stagnan ini dapat menghambat peluang Anda untuk ekspansi bisnis karena lebih fokus untuk bertahan dibandingkan berinovasi dan memperluas jangkauan bisnis.

Churn Rate VS Attrition Rate VS Retention Rate, Apa Bedanya?

Baik churn rate, attrition rate, dan retention rate merupakan tiga metrik penting untuk mengevaluasi kondisi perusahaan secara keseluruhan.  Churn rate berfokus dalam mengukur persentase pelanggan yang berhenti memakai produk perusahaan dalam periode waktu tertentu. Metrik ini seringkali menjadi indikator utama perusahaan dalam mengevaluasi kepuasan pelanggan. Persentase churn rate yang tinggi dapat menunjukkan masalah pada pelayanan atau kualitas produk yang perlu segera diatasi. Sementara attrition rate adalah metrik yang mengukur seberapa banyak karyawan yang meninggalkan perusahaan, baik secara sukarela maupun tidak. Persentase attrition rate yang tinggi dapat mengindikasikan adanya masalah pada budaya kerja, manajemen, atau kompensasi yang ditawarkan kepada karyawan. Di sisi lain, retention rate mengukur seberapa baik perusahaan mempertahankan pelanggan dalam periode waktu tertentu. Tingkat retensi yang tinggi menunjukkan bagaimana perusahaan berhasil membangun loyalitas pelanggan. Hal ini memperlihatkan bagaimana pelanggan menyukai produk atau layanan perusahaan, sehingga mereka menjadi loyal dan melakukan pembelian secara berulang.

Bagaimana Strategi Mengurangi Churn Rate yang Efektif?

Upaya mengurangi persentase churn rate yang terlalu tinggi dibutuhkan untuk mencegah hilangnya lebih banyak pelanggan serta meningkatkan profitabilitas. Beberapa strategi yang bisa Anda lakukan adalah:

Identifikasi Penyebab Churn

Langkah pertama dalam upaya menurunkan persentase churn rate adalah menganalisis terjadinya churn rate. Misal, Anda melihat adanya pola churn rate pada pelanggan setelah 30, 60, atau 90 hari setelah pertama kali menggunakan produk atau layanan. Anda juga dapat mengumpulkan feedback melalui survey atau berkomunikasi langsung dengan pelanggan.  

Tingkatkan Proses Customer Onboarding

Customer onboarding merupakan tahap awal yang krusial dalam customer journey. Proses onboarding yang informatif dan efektif diperlukan untuk memastikan pelanggan memahami fitur dan nilai yang ditawarkan produk Anda. Hal ini mencakup penyediaan tutorial, panduan penggunaan, hingga bantuan teknis yang memadai. 

Hadirkan Pelayanan Pelanggan Prima

Tidak jarang pelanggan meninggalkan perusahaan karena satu pengalaman customer service yang buruk. Maka dari itu, pelayanan prima sangat penting untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang berkesan dan memuaskan di tiap interaksi. Sikap responsif dan pelayanan berkualitas tinggi dapat menjaga kepuasan dan loyalitas pelanggan terhadap perusahaan Anda.

Terapkan Feedback Loop

Penerapan feedback loop memungkinkan pelanggan untuk memberikan masukan secara berkelanjutan. Melalui masukan tersebut, Anda bisa mendapatkan insight dari perspektif pelanggan saat berinteraksi dengan produk, layanan, atau perusahaan Anda. Dengan cara ini, Anda dapat terus memperbaiki produk dan layanan berdasarkan kebutuhan dan ekspektasi pelanggan.

Terapkan Program Retensi Pelanggan

Program retensi pelanggan yang dirancang dengan baik dapat mengurangi churn rate. Program ini menghadiahkan pelanggan atas pembelian berulang yang sudah dilakukan. Misal, setelah total pembelian tertentu, pelanggan akan mengumpulkan poin yang bisa ditukarkan dengan produk gratis.

MitraComm: Solusi Contact Center Terbaik untuk Pelayanan Pelanggan Berkualitas

Salah satu strategi untuk menurunkan dan menjaga angka churn rate berada di tingkat normal adalah melalui pelayanan pelanggan yang berkualitas. Guna menjawab kebutuhan ini, MitraComm Business Process Solution (MBPS) hadir untuk membantu Anda mewujudkan pelayanan prima untuk pelanggan Anda.  MitraComm menyediakan solusi contact center outsourcing yang komprehensif untuk menjawab berbagai kebutuhan bisnis Anda, mulai dari Partial Managed Service, Full Managed Service, hingga Labour Supply.  MitraComm telah membangun reputasi sebagai penyedia business services outsourcing sejak tahun 2007. MBPS memiliki pengalaman selama bertahun-tahun dalam menyediakan layanan contact center outsourcing yang efisien dan dapat diandalkan. MitraComm telah melayani perusahaan dari berbagai sektor, mulai dari sektor perbankan, telekomunikasi, e-commerce, dan lain sebagainya. Dengan tim contact center yang terlatih, MitraComm memastikan setiap interaksi pelanggan dengan perusahaan Anda dijalankan dengan standar kualitas tinggi.  Dengan mempercayakan layanan customer service Anda kepada MitraComm, Anda dapat berfokus dalam strategi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Untuk informasi lebih lanjut seputar layanan contact center outsourcing, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com Editor: Irnadia Fardila

Peran Service Desk dalam Meningkatkan Layanan Pelanggan

Berbagai perusahaan modern yang beroperasi secara digital banyak bergantung pada sistem teknologi yang handal untuk mendukung kelancaran operasional bisnis. Namun, ketika masalah teknis terjadi, dibutuhkan solusi yang cepat dan efektif untuk menjaga produktivitas tetap optimal. Di sinilah peran penting layanan service desk sebagai pusat bantuan untuk menangani berbagai permintaan dan permasalahan pengguna. Manfaat implementasi layanan ini meliputi peningkatan efisiensi operasional, penyelesaian masalah yang lebih cepat, hingga kualitas pengalaman pengguna yang lebih baik. Kenali lebih lanjut tentang pengertian layanan service desk serta mengapa perusahaan perlu menerapkan layanan ini dalam operasional bisnis mereka.

Apa yang Dimaksud dengan Service Desk?

Layanan service desk adalah layanan komunikasi terpusat yang berperan sebagai single point of contact antara perusahaan dengan penggunanya, termasuk pelanggan, karyawan, dan mitra bisnis. Sebagai bagian dari customer service, fungsi service desk adalah untuk memfasilitasi komunikasi yang efektif serta menangani segala pertanyaan, masalah, serta permintaan dari pengguna.  Selain mengelola permintaan dari pengguna, layanan juga mengelola knowledge base untuk kebutuhan self-service, sehingga pengguna dapat menyelesaikan masalah yang umum secara mandiri. Salah satu contoh implementasi layanan ini adalah ketika nasabah bank tidak bisa mengakses mobile banking, sehingga menghubungi service desk melalui call center. Selanjutnya, agen call center dapat memberikan panduan untuk memecahkan masalah tersebut.

Service Desk vs Helpdesk, Apa Bedanya?

Baik service desk maupun helpdesk sama-sama merupakan istilah dalam pelayanan pelanggan yang sering digunakan secara bergantian. Keduanya berfokus dalam menyajikan bantuan yang dibutuhkan pengguna. Namun, terdapat beberapa aspek yang membedakan kedua aspek ini. Service desk memiliki cakupan pelayanan yang lebih luas dan komprehensif. Selain menangani insiden dan permintaan layanan, service desk juga menyampaikan layanan secara proaktif. Dengan pendekatan yang lebih strategis, layanan ini berupaya memahami kebutuhan bisnis dan memberikan solusi yang lebih terintegrasi, yang mencakup pengelolaan hubungan pelanggan dan peningkatan layanan secara berkelanjutan. Sementara helpdesk memiliki cakupan yang lebih sempit dengan hanya berfokus pada penyelesaian masalah yang masuk dari pengguna. Tujuan utamanya adalah untuk memecahkan isu teknis hingga menyelesaikan masalah terkait produk atau layanan perusahaan. Helpdesk menyediakan real-time support yang bersifat jangka pendek untuk mengatasi masalah yang dialami pengguna.

Apa Saja Tugas Service Desk?

Service desk berfungsi sebagai titik kontak terpusat untuk pengguna melaporkan masalah, meminta layanan, hingga mengakses informasi yang dibutuhkan. Adapun beberapa tugas yang dilakukan adalah:

Manajemen Insiden

Tugas pertama berfokus dalam melacak, mengelola, dan menyelesaikan insiden yang dilaporkan pengguna, sehingga dapat meminimalisir gangguan pada layanan IT yang digunakan pengguna. Insiden yang masuk nanti dikategorikan berdasarkan tingkat keparahan dan jenisnya untuk mempermudah proses penanganan ke staf support yang tepat serta proses pelaporan yang lebih efektif.

Penanganan Permintaan

Tugas ini meliputi pemrosesan berbagai permintaan yang masuk dari pengguna. Permintaan tersebut dicatat sebagai tiket di dalam sistem ticketing serta diurutkan berdasarkan prioritas. Hal ini mempermudah proses pelacakan dan pengelolaan permintaan, sehingga dapat memastikan setiap permintaan ditangani dengan tepat waktu dan efisien.

Bantuan Pengguna

Tugas selanjutnya adalah memberikan bantuan teknis kepada pengguna. Tim service desk harus mampu memberikan solusi atau langkah pemecahan yang sesuai. Jika masalah tidak bisa diselesaikan secara langsung, tim dapat menindaklanjuti dengan mengarahkan masalah tersebut ke tim IT untuk penanganan lebih lanjut.

Manajemen Informasi

Mengembangkan dan memelihara knowledge base sangat penting untuk membantu pengguna menyelesaikan masalah sederhana secara independen melalui layanan self-service. Service desk mengelola sistem knowledge base untuk manajemen informasi yang komprehensif, sehingga dapat mengurangi beban tim layanan dengan tetap menjaga kepuasan pengguna.

Mengapa Perusahaan Perlu Memiliki Service Desk?

Keberadaan service desk menawarkan berbagai keuntungan penting yang mampu meningkatkan efisiensi operasional bisnis, meningkatkan kepuasan pelanggan, serta mempersingkat proses IT support. Beberapa alasan lain mengapa perusahaan perlu menerapkan layanan ini adalah:

Titik Kontak Terpusat

Layanan service desk berfungsi sebagai titik kontak utama antara pengguna dan penyedia layanan, baik dalam konteks teknologi informasi maupun layanan lainnya. Keberadaan layanan ini memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional, merespons kebutuhan pengguna dengan lebih cepat, serta mengelola insiden dan permintaan dengan lebih terstruktur. Dengan demikian, perusahaan dapat mengurangi waktu downtime yang disebabkan oleh masalah teknis, sehingga layanan IT perusahaan dapat tetap berjalan dengan optimal.

Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Implementasi layanan ini memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Melalui layanan ini, pelanggan dapat dengan mudah melaporkan masalah atau mendapatkan informasi yang dibutuhkan melalui satu sistem terpusat. Respon yang cepat dan solusi efektif dapat meningkatkan kepuasan pelanggan serta menciptakan nilai tambah dari kualitas pelayanan yang diberikan.

Mendukung Pengambilan Keputusan Berbasis Data

Service desk mengumpulkan data-data berharga terkait insiden, permintaan, hingga performa sistem. Dengan memantau permintaan-permintaan yang masuk, perusahaan dapat menganalisis pola permintaan atau masalah yang muncul, mendukung pengambilan keputusan bisnis strategis, hingga mengidentifikasi aspek yang perlu ditingkatkan.

Manajemen Insiden yang Lebih Baik

Layanan service desk dirancang untuk menangani insiden sebagai gangguan tidak terduga dan permintaan layanan sebagai tugas rutin. Manajemen insiden yang efektif memastikan masalah diselesaikan dengan baik, sehingga dapat menjaga kualitas pelayanan yang diberikan kepada pelanggan. Layanan sistematis ini membantu perusahaan mencegah masalah sebelum menjadi lebih buruk.

MitraComm: Partner Andalan untuk Hadirkan Pengalaman Pelanggan yang Berkualitas

MitraComm Business Process Service (MBPS) hadir sebagai partner andalan untuk perusahaan yang ingin menghadirkan pengalaman terbaik untuk pelanggan mereka. Melalui layanan contact center outsourcing, agen professional dari MBPS memastikan pelanggan mendapatkan segala bantuan yang diperlukan. Layanan contact center outsourcing dari MBPS memiliki pengalaman lebih dari 12 tahun dalam membantu perusahaan dari berbagai industri, mulai dari industri perbankan, asuransi, telekomunikasi, serta industri lainnya. Layanan contact center outsourcing MitraComm menyediakan beberapa pilihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda. Layanan kami meliputi Partial Managed Service, Fully Managed Service, dan Labour Supply Untuk informasi lebih lanjut seputar layanan contact center outsourcing, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com. Editor: Irnadia Fardila

Canvassing: Cara Efektif Tingkatkan Penjualan Bisnis

Canvassing merupakan salah satu metode yang sering digunakan dalam lingkup politik, bisnis, dan penelitian sosial untuk mengumpulkan informasi dan opini dari masyarakat. Dalam konteks bisnis, canvassing merujuk pada upaya aktif untuk menjangkau pelanggan sasaran secara langsung, baik melalui kunjungan langsung hingga melalui telepon.  Canvassing menjadi peluang untuk memperkenalkan produk kepada calon pelanggan hingga membangun hubungan dengan calon pelanggan. Kenali lebih lanjut tentang apa itu canvassing, manfaatnya, serta cara efektif melakukan canvassing.

Apa Itu Canvassing?

Canvassing atau canvas sales adalah salah satu aktivitas dalam marketing atau sales di mana perusahaan melakukan kontak langsung dengan calon pelanggan yang belum pernah berinteraksi sebelumnya. Tujuan dilakukannya canvassing adalah untuk mempromosikan produk atau layanan, meningkatkan brand awareness, hingga mengumpulkan feedback untuk meningkatkan kualitas layanan atau produk. Keberhasilan canvassing tergantung pada keterampilan komunikasi, kemampuan menjalin hubungan, serta pemahaman yang baik terhadap calon pelanggan dan kebutuhan mereka.

Apa Saja Jenis-Jenis Canvassing?

Terdapat beberapa jenis metode dalam canvassing untuk menjangkau pelanggan. Beberapa jenis metode tersebut adalah:

Cold Call

Cold call adalah strategi untuk mencari dan menghubungi calon pelanggan yang belum pernah berinteraksi dengan perusahaan sebelumnya. Nomor calon pelanggan untuk menjalankan cold call biasanya didapatkan dari pihak ketiga.  Melalui cold calling, agen perusahaan dapat memperkenalkan produk atau layanan mereka kepada calon pelanggan. Cold call sangat cocok untuk menghasilkan penjualan langsung melalui kontak pertama dengan pelanggan. Namun, jika penjualan tidak terjadi, cold call juga bisa dimanfaatkan untuk membangun hubungan yang baik dengan pelanggan.

Email

Jenis metode lainnya adalah melalui email. Dalam hal ini, perusahaan mengirimkan email promosi atau penawaran melalui email calon pelanggan. Metode email memberikan pelanggan waktu lebih untuk mempertimbangkan penawaran yang dikirimkan dibandingkan metode telepon. Email yang dikirimkan dapat berisi informasi tentang masalah yang dihadapi pelanggan serta bagaimana perusahaan dapat mengatasi masalah tersebut melalui produk atau layanan mereka.

Networking

Metode networking melibatkan aktivitas untuk menghadiri acara dan mendatangi calon pelanggan di acara tersebut. Seringkali metode networking tidak berfokus pada melakukan penjualan, tetapi menemui calon pelanggan dan mempelajari kebutuhan mereka. Perusahaan dapat menyelenggarakan acara mereka sendiri dan mengundang orang-orang yang berpotensi menjadi pelanggan.

Apa Saja Keuntungan Canvassing untuk Bisnis?

Penerapan canvassing dapat menjadi langkah strategis bagi perusahaan yang ingin memperluas jangkauan bisnisnya dan memahami lebih dalam kebutuhan pelanggan mereka. Beberapa keuntungan tersebut adalah:

Membangun Customer Base

Salah satu kelebihan canvassing adalah memudahkan perusahaan untuk menjangkau calon pelanggan dalam jumlah besar, khususnya calon pelanggan yang sesuai dengan persona pelanggan ideal mereka. Perusahaan memiliki peluang untuk menghasilkan lead, meningkatkan brand awareness, hingga membangun customer base. Dengan semakin banyak orang mengetahui manfaat produk dan layanan perusahaan, maka akan berdampak pada angka pendapatan yang naik signifikan.

Memahami Pelanggan Lebih Dalam

Canvassing dapat menjadi kesempatan riset pasar untuk perusahaan. Dalam hal ini, perusahaan dapat memahami lebih jauh preferensi pelanggan tujuan serta masalah yang sedang dihadapi. Perusahaan dapat mengumpulkan masukan berharga untuk menyesuaikan produk dan strategi marketing agar menyasar pelanggan tujuan dengan lebih baik lagi.

Meningkatkan Penjualan

Upaya canvassing dapat membantu meningkatkan penjualan dari pelanggan yang dihubungi. Interaksi langsung melalui metode canvassing seringkali menciptakan rasa urgensi dan kepercayaan yang mendorong pelanggan untuk melakukan pembelian. Metode ini juga menjadi kesempatan untuk menjelaskan langsung fitur dan manfaat produk kepada pelanggan, sehingga mengatasi keraguan yang mungkin dimiliki pelanggan tersebut.

Bagaimana Cara Melakukan Canvassing yang Efektif?

Berikut adalah strategi yang bisa ditempuh perusahaan untuk menerapkan canvassing yang efektif:

Tentukan Target Audience

Target audience merujuk pada sekelompok pelanggan yang menjadi target dari produk atau layanan buatan perusahaan. Dalam menentukan target audience, perusahaan perlu mengetahui jenis pelanggan yang bisa dibantu dengan produk atau layanan yang dibuat. Hal ini termasuk menentukan rentang usia, jenis kelamin, pekerjaan, hingga jumlah pendapatan. Perusahaan dapat menyesuaikan pesan yang disampaikan dengan kondisi calon pelanggan saat melakukan canvassing.

Siapkan Elevator Pitch yang Menarik

Elevator pitch yang menarik sangat penting untuk membuat kesan pertama yang kuat saat melakukan proses canvassing. Isi elevator pitch umumnya menjelaskan fitur dan manfaat dari produk yang ditawarkan. Perusahaan juga dapat menyebutkan masalah yang mungkin dialami pelanggan serta menjelaskan bagaimana produk mereka dapat menyelesaikan masalah tersebut. 

Terapkan Metode Multichannel

Guna memaksimalkan hasil dari proses canvassing, perusahaan dapat mencoba metode multichannel untuk menjangkau pelanggan dari berbagai saluran. Misal, perusahaan menggabungkan metode cold call, email, dan networking untuk memperluas jangkauan ke calon pelanggan. 

Siapkan Visual yang Menarik

Pada beberapa metode canvassing, seperti misalnya email dan networking, elemen visual dalam bentuk brosur, flyer, atau sampel produk dapat membantu proses canvassing menjadi lebih jelas dan menarik. Elemen visual ini dapat menarik perhatian pelanggan serta memberikan gambaran jelas tentang produk yang ditawarkan.

Buat Rencana Cadangan

Perlu diketahui bahwa saat melakukan canvassing, tidak semua pelanggan bersedia untuk langsung melakukan pembelian. Penting untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi penolakan dan menawarkan peluang untuk kembali berkomunikasi di lain waktu. Misal, perusahaan dapat menawarkan pelanggan untuk bergabung dengan mailing list dan mendapatkan penawaran eksklusif.

MitraComm: Mitra Terpercaya untuk Tingkatkan Interaksi dan Penjualan Bisnis Anda

Menerapkan strategi canvassing memungkinkan Anda untuk mendekatkan bisnis Anda ke pelanggan sasaran serta memperkenalkan produk yang ditawarkan. Namun, pelaksanaan strategi ini membutuhkan mitra yang handal dengan pengalaman yang matang di bidangnya. Guna menjawab kebutuhan ini, MitraComm Business Process Solution (MBPS) hadir sebagai solusi terpercaya untuk mendukung kebutuhan bisnis Anda. Berdiri sejak tahun 2007, MBPS memiliki pengalaman yang luas dan keahlian yang teruji sebagai business process outsourcing (BPO) provider. Salah satu layanan MBPS adalah layanan transactional process outsourcing yang dirancang untuk mengoptimalkan proses bisnis Anda. Layanan transactional process outsourcing meliputi walk-in customer service, proses asesmen, data entry, loyalty management, direct sales, serta berbagai layanan outbound calls seperti telesurvey, data cleansing, welcome call, telesales, dan telecollection. Semua layanan ini dikembangkan untuk mendukung interaksi pelanggan yang lebih efektif dan membantu bisnis Anda mencapai hasil maksimal. Untuk informasi lebih lanjut seputar layanan transactional process outsourcing, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com Editor: Irnadia Fardila

Bisnis PPOB: Peluang Baru dalam Layanan Pembayaran Digital

Pembayaran tagihan adalah salah satu transaksi keuangan yang rutin dilakukan oleh masyarakat. Salah satu sistem pembayaran yang banyak digunakan untuk membayar tagihan adalah PPOB atau Payment Point Online Bank. PPOB memungkinkan pelanggan untuk membayar berbagai tagihan secara online tanpa harus datang langsung ke lokasi fisik. Hal ini memunculkan adanya peluang bisnis PPOB untuk membantu pembayaran tagihan berbagai kalangan masyarakat. Bisnis PPOB menjadi peluang usaha yang menarik karena modal yang relatif terjangkau serta mampu menjangkau pasar yang luas. Kenali lebih lanjut tentang apa itu bisnis PPOB dan cara memulai peluang usaha ini!

Apa Itu Bisnis PPOB?

Bisnis PPOB adalah sebuah model usaha yang menghadirkan layanan sistem pembayaran elektronik untuk melakukan pembayaran berbagai jenis tagihan secara online. Transaksi pembayaran yang ditangani usaha PPOB meliputi pembayaran tagihan air, listrik, internet, TV berlangganan, pembelian pulsa, hingga cicilan seperti kredit kendaraan atau rumah. Peluang usaha PPOB memungkinkan individu atau badan usaha yang menjalankan bisnis ini untuk membantu masyarakat membayar tagihan mereka tanpa harus datang langsung ke kantor atau loket. 

Apa Saja Produk dalam Bisnis PPOB?

Bisnis PPOB meliputi berbagai macam produk yang mencakup banyak kebutuhan masyarakat. Beberapa contoh produk dalam bisnis PPOB adalah:
  • Pulsa dan Paket Data: Seiring dengan meningkatnya pengguna smartphone, kebutuhan pulsa dan paket data juga turut meningkat. Usaha PPOB dapat memfasilitasi pembelian pulsa dan paket data untuk masyarakat yang membutuhkan.
  • Tagihan Listrik: Usaha PPOB memberikan kemudahan untuk melakukan pembayaran tagihan listrik, sehingga tidak perlu datang langsung ke kantor PLN.
  • Top-up Uang Elektronik: Uang elektronik atau e-money banyak digunakan untuk kebutuhan seperti transportasi umum atau membayar tol. Usaha PPOB memudahkan proses top-up e-money untuk berbagai kalangan masyarakat.
  • Tagihan Air PDAM: Salah satu tagihan utilitas seperti tagihan air juga dapat dibayarkan melalui usaha PPOB, sehingga pelanggan tidak perlu datang ke kantor PDAM untuk melakukan pembayaran.
  • Tagihan BPJS Kesehatan: Pembayaran iuran BPJS Kesehatan dapat dilakukan melalui usaha PPOB, sehingga lebih praktis bagi masyarakat dalam menunaikan kewajiban pembayaran mereka.

Mengapa Bisnis PPOB Menjadi Peluang Menjanjikan?

Bisnis PPOB menjadi peluang usaha menjanjikan karena perannya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan pembayaran yang cepat dan efisien. Keuntungan bisnis PPOB tidak hanya terletak pada kemudahan akses yang ditawarkan, tetapi juga potensi keuntungan yang dirasakan pelaku bisnis. Beberapa alasan mengapa jenis usaha PPOB menjadi bisnis yang menjanjikan adalah:

Kebutuhan Masyarakat yang Tinggi

Masyarakat modern semakin membutuhkan kemudahan dalam melakukan transaksi keuangan, termasuk pembayaran tagihan. Dengan usaha PPOB, masyarakat dapat membayar berbagai tagihan tanpa harus mengantri di bank atau loket pembayaran fisik. Hampir semua orang membutuhkan layanan ini secara rutin, sehingga dipastikan adanya pasar yang luas dan stabil untuk bisnis ini.

Modal yang Tidak Terlalu Besar

Menjalankan usaha PPOB tidak memerlukan modal yang terlalu besar. Pelaku usaha PPOB cukup menyiapkan perangkat seperti komputer, laptop, dan smartphone, jaringan internet yang stabil, serta modal uang. Pelaku usaha PPOB bahkan tidak perlu menyewa toko dan dapat menjalankan bisnisnya di rumah. 

Peluang Passive Income

Saat menjalankan usaha PPOB, pelaku usaha bisa mendapatkan komisi dari setiap transaksi pembayaran tagihan yang berhasil dilakukan. Komisi ini nantinya dapat menjadi passive income. Semakin banyak transaksi tagihan yang ditangani, maka semakin besar pula passive income yang akan didapatkan.

Mudah Dijalankan

Saat ini, terdapat banyak penyedia layanan PPOB yang bisa dijadikan sebagai mitra usaha PPOB. Pelaku usaha yang tertarik dengan bisnis ini dapat bermitra dengan penyedia layanan PPOB terpercaya. Tidak hanya itu, semua orang dapat menjalankan bisnis ini dengan perangkat apapun yang terhubung dengan internet. 

Banyaknya Layanan yang Ditawarkan

Bisnis PPOB tidak terbatas pada pembayaran tagihan saja, tetapi juga layanan lain seperti pembelian tiket transportasi, pembayaran asuransi, pembelian voucher game, dan lain sebagainya. Hal ini memungkinkan pelaku usaha untuk menyesuaikan layanan PPOB yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Bagaimana Cara Memulai Bisnis PPOB?

Bagi Anda yang berminat menjalankan usaha PPOB, berikut ini adalah cara memulai bisnis PPOB untuk pemula:

Siapkan Modal

Langkah pertama adalah menyiapkan modal yang Anda perlukan untuk menjalankan usaha PPOB. Modal ini meliputi perangkat seperti komputer atau smartphone yang memadai serta jaringan internet untuk memproses transaksi usaha PPOB. Anda juga perlu menyiapkan modal deposit awal yang akan digunakan untuk transaksi PPOB. Deposit ini umumnya dimulai dari Rp100.000. 

Pilih Mitra PPOB yang Tepat

Selanjutnya, pilihlah mitra vendor PPOB yang tepat untuk menunjang usaha PPOB Anda. Pastikan mitra Anda memiliki reputasi yang baik serta menghadirkan layanan yang lengkap. Setiap vendor PPOB menawarkan fitur dan kemudahan yang berbeda-beda, jadi pilihlah mitra yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Lakukan pendaftaran dan penuhi persyaratan yang diperlukan untuk bermitra dengan vendor tersebut.

Tetapkan Lokasi Bisnis PPOB

Meskipun usaha PPOB dapat dijalankan secara online tanpa memandang lokasi, Anda akan memerlukan tempat tertentu untuk memfasilitasi transaksi dengan pelanggan. Misal, Anda dapat membuka usaha PPOB di rumah atau menyewa ruko kecil untuk mengoperasikan usaha PPOB. Pastikan Anda memilih lokasi yang strategis, mudah diakses, serta mendukung jaringan internet yang tinggi.

Lakukan Promosi

Tanpa promosi yang konsisten, usaha PPOB Anda akan sulit diketahui oleh pelanggan tujuan. Promosi dengan strategi marketing yang tepat diperlukan untuk menarik pelanggan baru serta mempertahankan pelanggan lama Anda. Misalnya, media sosial dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan usaha PPOB Anda.

Mulai Bisnis PPOB Tanpa Hambatan dengan Solusi Biller Aggregator dari MitraComm!

Sebagai penyedia layanan biller aggregator terkemuka di Indonesia, MitraComm Ekasarana Channel Solution (MECS) telah dipercaya membantu banyak perusahaan dalam mewujudkan transaksi pembayaran yang mudah dan efisien melalui satu platform terpadu.  MitraComm terhubung dengan lebih dari 500 biller, 40 bank payment point, 40 PPOB dan modern channel, serta beberapa e-commerce ternama. Anda akan lebih mudah menerima dan mengelola transaksi dari berbagai metode pembayaran yang disukai pelanggan. Fitur lainnya seperti otomatisasi proses pembayaran dan rekonsiliasi platform biller aggregator akan membantu Anda menghemat waktu dan biaya dalam mengelola transaksi tagihan sehari-hari. Untuk informasi lebih lanjut seputar layanan biller aggregator, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com Editor: Irnadia Fardila

Peluang Bisnis Produk Digital Untuk Hasilkan Keuntungan Besar

Perkembangan teknologi dan tren digitalisasi telah membuka peluang bisnis yang tidak terbatas. Salah satu peluang bisnis menjanjikan dari perkembangan teknologi ini adalah penjualan produk digital atau digital products. Mulai dari aplikasi mobile, software, hingga konten digital seperti e-book dan kursus onlinedigital products menawarkan potensi keuntungan yang sangat menarik. Dengan biaya operasional yang rendah, jangkauan pasar yang luas, hingga potensi mendapatkan passive income, digital products menjadi peluang bisnis yang banyak diminati oleh para pelaku usaha. Kenali lebih lanjut tentang apa itu bisnis produk digital serta cara efektif menjual produk digital agar menghasilkan untung besar.

Apa Itu Bisnis Produk Digital?

Bisnis produk digital atau digital products adalah penjualan produk dalam format digital yang bersifat non-fisik dan tidak berwujud. Jenis produk ini dapat dibuat sekali dan dijual berkali-kali tanpa memerlukan media penyimpanan fisik, sehingga dapat menjadi sumber passive income. Pelaku usaha bisnis ini melakukan transaksi secara digital, di mana pelanggan dapat mengunduh produk atau mengaksesnya secara online. Contoh produk digital dapat berupa e-book, stock photos, website, software, hingga kursus online

Apa Saja Kelebihan Berbisnis Produk Digital?

Sebagai salah satu inovasi bisnis modern, menjalankan bisnis digital products menawarkan banyak kelebihan, khususnya bagi para pengusaha pemula yang ingin menjalankan bisnis secara online. Beberapa kelebihan tersebut adalah:

Biaya Operasional yang Lebih Rendah

Penjualan digital products umumnya menghabiskan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan barang fisik karena tidak membutuhkan mesin produksi, media penyimpanan fisik, atau biaya pengiriman. Pembuatan dan penjualan produk ini juga bisa dilakukan di mana saja, termasuk di rumah, sehingga tidak perlu menyewa toko atau kantor untuk melakukan operasional bisnis. 

Jangkauan Pasar Global 

Mengingat bisnis digital products berlangsung melalui internet, jangkauan pasar tidak lagi terhambat oleh batasan geografis. Maka dari itu, bisnis digital products dapat menjangkau pelanggan dari daerah lain bahkan hingga luar negeri. Pelaku bisnis digital products pun dapat memperluas jangkauan hingga ke ranah global serta ke berbagai jenis segmen pelanggan. 

Margin Keuntungan yang Lebih Besar

Mengingat digital products memiliki biaya operasional yang lebih rendah, maka margin keuntungan yang dihasilkan juga lebih besar. Bisnis digital products juga memungkinkan barang untuk dibuat sekali dan dijual berkali-kali tanpa memerlukan upaya marketing yang masif. Misalnya, stock photo yang dijual di website dapat terus menghasilkan keuntungan tiap kali seseorang membeli produk tersebut.

Jenis Produk yang Beragam

Variasi digital products yang ditawarkan sangatlah beragam, mulai dari stock photo, e-book, hingga sampel musik. Hal ini membuka peluang bagi para pelaku bisnis yang ingin merambah ke penjualan digital products. Keberagaman ini juga memudahkan pelaku bisnis untuk memenuhi kebutuhan dan ekspektasi pelanggan dengan efektif.

Apa Saja Peluang Bisnis Produk Digital yang Menguntungkan?

Bagi Anda yang tertarik menjalankan bisnis produk digital, terdapat beberapa ide produk digital menarik yang bisa Anda jual, seperti:

E-Meterai

Sebagai alternatif dari meterai fisik, e-Meterai memungkinkan pemakaian meterai digital untuk berbagai dokumen elektronik. Bisnis e-Meterai dapat ditujukan kepada pengguna individu yang memerlukannya untuk kebutuhan pribadi atau badan usaha yang membutuhkannya untuk legalitas dokumen perusahaan mereka. 

Aplikasi Web dan Mobile

Semakin masifnya transaksi bisnis secara online membuat kebutuhan akan aplikasi yang inovatif dan fungsional terus meningkat. Jika Anda mahir dalam membuat aplikasi web dan mobile, digital products berupa aplikasi dapat diperjualbelikan untuk memenuhi kebutuhan spesifik pengguna.  Banyak individu dan perusahaan mencari jasa pembuatan aplikasi web dan mobile untuk memenuhi kebutuhan profesional atau bisnis. 

Kursus atau Training Online

Penjualan kursus atau training online dapat menjadi peluang bisnis digital products lainnya. Anda dapat membuat presentasi atau video penjelasan berdasarkan topik-topik yang banyak diminati, seperti materi pemrograman, digital marketing, hingga data analytics. Target peluang bisnis ini dapat berupa individu yang ingin mengasah skill atau perusahaan yang ingin meningkatkan skill karyawan mereka.

Bagaimana Tips Sukses Menjalankan Bisnis Produk Digital?

Setelah mengetahui berbagai ide produk digital yang menarik, berikut adalah beberapa tips agar bisnis produk digital Anda menghasilkan keuntungan besar:

Tentukan Target Pasar Anda

Kepada siapa produk Anda akan dijual? Pertanyaan inilah yang perlu dijawab saat akan menjual produk digital. Pahami kebutuhan target pasar Anda dan masalah yang dapat diselesaikan dengan produk tersebut. Pertimbangkan juga minat dan keahlian yang Anda miliki saat mengembangkan produk digital. Misal, jika Anda berpengalaman dalam industri customer service, Anda dapat membuat kursus online tentang cara mengembangkan kemampuan terkait customer service.

Pilih Platform yang Tepat

Selanjutnya, tentukan platform yang tepat untuk memfasilitasi transaksi jual beli produk Anda. Platform ini dapat berupa situs web, media sosial, hingga marketplace. Pilihlah platform yang sesuai dengan produk digital Anda. Pertimbangkan juga faktor biaya serta kemudahan pemakaian dari platform yang dipilih.

Optimalkan Strategi Digital Marketing

Strategi digital marketing yang tepat sangat penting untuk mempromosikan produk Anda agar sampai ke pelanggan sasaran. Hal ini juga bermanfaat untuk meningkatkan brand awareness serta menghasilkan konversi. Anda dapat mencoba strategi seperti search engine optimization (SEO), iklan media sosial, hingga email marketing. 

Sediakan Metode Pembayaran yang Beragam

Tidak jarang pelanggan memutuskan untuk batal membeli karena terbatasnya sistem pembayaran yang tersedia. Maka dari itu, Anda perlu menghadirkan sistem pembayaran yang bervariasi. Hal ini sangat penting jika Anda hendak memperluas penjualan hingga ke luar negeri. Pelanggan pun dapat memilih sistem pembayaran sesuai dengan preferensi mereka.

Lancarkan Bisnis Produk Digital, Terima Pembayaran dari Mana Saja dengan Payment Channel MitraComm

Menghadirkan berbagai macam metode pembayaran merupakan salah satu cara untuk mendukung keberhasilan bisnis produk digital Anda. Untuk mendukung bisnis Anda dalam mencapai tujuan tersebut, MitraComm Ekasarana Channel Solution (MECS) hadir sebagai penyedia payment channel untuk memperluas opsi pembayaran Anda kepada pelanggan.  MECS berpengalaman dalam menyediakan payment channel untuk pelaku usaha dan perusahaan dari berbagai industri. Kami tidak hanya menghubungkan bisnis Anda dengan berbagai bank terkemuka seperti Mandiri, BCA, BRI, BNI, dan Danamon, tetapi juga metode pembayaran lainnya seperti e-wallet (OVO, GoPay, DANA), virtual account, QRIS, Indomaret, Alfamart, dan PPOB. Dengan menggunakan solusi payment channel dari MitraComm, Anda akan lebih mudah menerima pembayaran dari berbagai sumber serta memudahkan pelanggan untuk memilih opsi pembayaran sesuai preferensi mereka. Dengan cara ini, Anda tidak hanya meningkatkan kepuasan pelanggan, tetapi juga pendapatan bisnis. Untuk informasi lebih lanjut seputar payment channel, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com Editor: Irnadia Fardila

Peran Feedback Loop untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Bisnis

Feedback loop adalah suatu proses berkelanjutan yang dilakukan perusahaan untuk meningkatkan kualitas produk atau pelayanan berdasarkan feedback dari pelanggan. Proses ini semakin penting mengingat peran pelanggan terhadap keberlanjutan sebuah bisnis yang semakin kuat seiring berjalannya waktu. Pengalaman positif atau negatif yang dibagikan pelanggan bisa berdampak signifikan terhadap reputasi perusahaan di mata pelanggan lainnya. Maka dari itu, penting bagi perusahaan untuk tidak hanya mendengarkan, tetapi juga merespon dan bertindak berdasarkan feedback dari pelanggan. Kenali lebih lanjut tentang apa itu feedback loop serta cara menerapkannya secara efektif untuk memaksimalkan manfaat yang dirasakan. 

Apa yang Dimaksud dengan Feedback Loop?

Pada konsep customer service, feedback loop atau siklus umpan balik artinya proses sistematis yang digunakan perusahaan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan bertindak berdasarkan masukan dari pelanggan. Melalui masukan tersebut, perusahaan bisa mendapatkan insight dari perspektif pelanggan saat berinteraksi dengan produk, layanan, atau perusahaan itu sendiri.  Proses ini tidak hanya berguna untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, tetapi juga mendorong loyalitas dengan membuat pelanggan merasa dihargai.

Apa Saja Jenis-Jenis Feedback Loop?

Secara garis besar, terdapat dua jenis feedback loop berdasarkan karakteristik masukan yang disampaikan oleh pelanggan. Adapun kedua jenis tersebut adalah:

Positive Feedback Loop

Positive feedback loop adalah proses di mana perusahaan menerima masukan positif dari pelanggan dan mencatat keberhasilan yang sudah dicapai berdasarkan masukan tersebut. Contohnya, jika pelanggan merasa puas dengan fitur baru sebuah produk, perusahaan dapat memutuskan untuk mempertahankan atau mengembangkan fitur tersebut berdasarkan masukan dari pelanggan. 

Negative Feedback Loop

Negative feedback loop adalah siklus di mana pelanggan memberikan masukan negatif tentang masalah saat menggunakan produk atau layanan perusahaan. Masukan ini bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki produk atau layanan yang dimaksud, sehingga masalah serupa tidak terjadi lagi di masa depan. Misalnya, pelanggan dapat melaporkan error atau bug pada produk software yang digunakan. Perusahaan menerima masukan tersebut dan memperbaikinya sesuai masukan. 

Bagaimana Cara Kerja Feedback Loop?

Feedback loop adalah siklus berkelanjutan yang melibatkan pelanggan dan perusahaan. Proses ini dimulai dengan pengumpulan feedback pelanggan melalui berbagai sumber, seperti survei, review produk, wawancara, interaksi customer service, atau platform media sosial. Data yang sudah terkumpul kemudian dianalisis untuk melihat pola, tren, serta aspek yang perlu ditingkatkan atau diperbaiki.  Setelah proses analisis, langkah berikutnya adalah menerapkan perubahan atau peningkatan berdasarkan masukan yang diberikan. Hal ini termasuk menyempurnakan proses, menambah fitur baru, dan tindakan lain yang ditujukan untuk meningkatkan keseluruhan kualitas pengalaman pelanggan. Perusahaan dapat melakukan follow-up kepada pelanggan terkait perubahan yang sudah dilakukan.

Apa Manfaat dari Penerapan Feedback Loop?

Menerapkan proses feedback loop sangat penting untuk meningkatkan kualitas produk atau layanan yang ditawarkan kepada pelanggan. Proses ini juga diperlukan agar produk atau layanan perusahaan tetap relevan dengan kebutuhan dan ekspektasi pelanggan yang selalu berubah. Beberapa manfaat dari implementasi proses feedback loop adalah:

Meningkatkan Retensi dan Loyalitas Pelanggan

Saat pelanggan melihat masukan mereka dihargai dan mengarah pada perubahan signifikan, pelanggan cenderung menjadi loyal kepada perusahaan. Hal ini menunjukkan bagaimana pelanggan merasa dilibatkan dalam pengembangan produk atau layanan. Di samping meningkatkan loyalitas, retensi pelanggan juga akan turut meningkat. Potensi pelanggan berpindah ke kompetitor menjadi jauh berkurang.

Mendorong Kepuasan Pelanggan

Salah satu cara menjaga kepuasan pelanggan adalah dengan mengumpulkan dan bertindak menurut masukan atau keluhan yang disampaikan. Melalui masukan atau keluhan tersebut, perusahaan dapat meningkatkan kualitas produk atau layanan yang diberikan. Hal ini nantinya akan berdampak pada peningkatan kepuasan pelanggan.

Meningkatkan Kualitas Produk atau Layanan

Pelanggan dapat menemukan masalah pada produk atau layanan yang tidak terdeteksi sebelumnya. Sebagai pihak yang menggunakan produk atau layanan, pelanggan juga dapat mengalami berbagai masalah atau menemukan aspek yang bisa ditingkatkan. Masukan dari pelanggan berasal dari pengalaman tersebut, yang nantinya bisa dipakai sebagai insight untuk kualitas produk yang lebih baik lagi.

Bagaimana Cara Efektif Menerapkan Feedback Loop?

Implementasi feedback loop semakin dibutuhkan untuk mengoptimalkan kualitas produk atau layanan yang ditawarkan serta menjaga loyalitas pelanggan terhadap perusahaan Anda. Berikut adalah tips yang bisa Anda ikuti untuk menerapkan feedback loop secara efektif:

Kumpulkan Feedback Secara Sistematis

Langkah pertama adalah mengumpulkan feedback pelanggan secara sistematis untuk memahami pengalaman mereka dengan produk atau layanan yang ditawarkan. Dalam hal ini, penting untuk mengumpulkan feedback dari berbagai saluran untuk hasil yang lebih komprehensif. Contohnya adalah melalui survei, media sosial, wawancara, dan lain sebagainya. Jika Anda mengumpulkan feedback melalui survei atau wawancara, penawaran hadiah seperti promo atau diskon bisa diberikan untuk meningkatkan partisipasi pelanggan.

Analisis Feedback yang Masuk

Proses analisis feedback mencakup pengelompokan dan pengkategorian feedback berdasarkan tema tertentu. Dengan cara ini, Anda akan lebih mudah mengidentifikasi tren dan pola dalam perilaku pelanggan. Hal ini juga memudahkan Anda dalam menemukan pola masalah yang dialami oleh beberapa pelanggan. Anda juga dapat memprioritaskan feedback berdasarkan dampaknya terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan.

Terapkan Feedback 

Setelah proses analisis, Anda dapat mulai bertindak untuk menerapkan perubahan berdasarkan feedback yang diterima. Anda dapat memulai perubahan kecil dan mengujinya sebelum menerapkan perubahan yang lebih besar. Perubahan ini dapat berupa pengembangan fitur baru, perbaikan layanan pelanggan, hingga perubahan strategi pemasaran. 

Lakukan Follow-up Kepada Pelanggan

Hal yang tidak kalah penting adalah mengkomunikasikan perubahan yang sudah dilakukan kepada pelanggan. Langkah ini menunjukkan bagaimana perusahaan menghargai setiap masukan yang diterima dan bertindak berdasarkan masukan tersebut. 

Optimalkan Feedback Loop untuk Pengalaman Pelanggan yang Positif Bersama MitraComm!

Feedback loop telah menjadi strategi penting untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang positif dan berkelanjutan. Dengan memanfaatkan feedback pelanggan secara efektif, perusahaan dapat meningkatkan pelayanan dan memahami kebutuhan pelanggan dengan lebih baik lagi. Sebagai penyedia layanan contact center outsourcing terpercaya sejak tahun 2007, MitraComm Business Process Solution (MBPS) hadir untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan proses feedback loop. Kami menyediakan layanan contact center outsourcing lengkap, termasuk Partial Managed Service, Full Managed Service, dan Labour Supply yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda. Kami menghadirkan agen profesional dan pengalaman untuk menjamin tiap interaksi dengan pelanggan dilakukan secara konsisten serta berkualitas tinggi.  Bersama MitraComm, Anda tidak hanya mendapatkan solusi operasional, tetapi juga mitra strategis untuk meningkatkan pengalaman pelanggan. Untuk informasi lebih lanjut seputar layanan contact center outsourcing, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com Editor: Irnadia Fardila

Pelayanan Prima: Pengertian, Manfaat, Contoh & Strategi

Pelayanan prima merupakan salah satu konsep krusial bagi perusahaan yang berorientasi kepada pelanggan. Hal ini tidak hanya mencakup penyediaan layanan yang cepat dan efisien, tetapi juga memastikan kualitas pelayanan yang diberikan. Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, pelayanan prima menjadi faktor pembeda untuk membantu perusahaan agar unggul dibandingkan kompetitor.  Kenali lebih lanjut tentang apa itu pelayanan prima serta cara menerapkannya dengan optimal.

Apa yang Dimaksud dengan Pelayanan Prima?

Pelayanan prima adalah upaya perusahaan untuk memberikan layanan terbaik kepada pelanggan melalui interaksi yang cepat, tepat, profesional, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan. Pada bidang customer service, pelayanan prima, atau yang juga dikenal sebagai service excellence, adalah konsep pelayanan yang diberikan perusahaan kepada pelanggannya dengan standar yang tinggi. Beberapa contoh sikap dalam pelayanan prima adalah sikap ramah saat melayani pelanggan, perhatian terhadap detail, serta respons cepat terhadap permintaan pelanggan.  Konsep pelayanan prima tidak hanya berfokus untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, tetapi juga melampaui ekspektasi pelanggan. Tujuan dari implementasi pelayanan prima adalah menghasilkan kepuasan bagi pelanggan serta mewujudkan pengalaman positif saat berinteraksi dengan perusahaan. 

Apa Saja Konsep Pelayanan Prima?

Elemen dalam konsep pelayanan prima dikenal sebagai 7A+S, yaitu kerangka kerja yang dirancang untuk menghadirkan kualitas pelayanan yang optimal kepada pelanggan. Adapun elemen-elemen tersebut adalah:

Attitude (Sikap)

Karyawan perlu menghadirkan sikap positif saat melayani pelanggan, seperti sikap ramah, sopan, dan antusias. Hal ini akan membuat pelanggan merasa dihargai, sehingga menciptakan kesan yang baik dari pelanggan.

Ability (Kemampuan)

Kemampuan yang memadai dibutuhkan untuk melayani pelanggan dengan baik. Hal ini termasuk kemampuan pemecahan masalah, pemahaman terkait produk dan layanan perusahaan, hingga komunikasi efektif.

Attention (Perhatian)

Sikap perhatian memastikan permintaan maupun keluhan pelanggan ditangani dengan baik. Hal ini termasuk mendengarkan dengan seksama, memahami kebutuhan pelanggan, serta bersikap proaktif dalam memberikan bantuan.

Action (Tindakan)

Agen customer service perlu bertindak cepat dan tepat saat melayani pelanggan. Artinya, mereka harus mampu menyelesaikan permintaan pelanggan dengan efisien dan memberikan solusi yang sesuai.

Appearance (Penampilan)

Penampilan berkontribusi dalam membentuk kesan pertama, khususnya jika pelayanan dilakukan secara langsung. Agen customer service perlu menjaga kebersihan diri dan berpakaian sesuai standar perusahaan.

Accountability (Akuntabilitas)

Akuntabilitas merujuk pada sikap tanggung jawab dan komitmen untuk melayani dengan optimal. Misalnya, agen customer service perlu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu serta kemampuan menerima masukan dengan terbuka.

Affirmation (Afirmasi)

Sikap afirmasi bisa dilakukan dengan mengucapkan terima kasih, pujian, serta selalu berusaha untuk membuat pelanggan merasa senang dan puas. Gunakan juga bahasa yang positif dan optimis saat berinteraksi dengan pelanggan.

Sympathy (Simpati)

Simpati adalah elemen penting untuk mewujudkan interaksi yang berkesan. Artinya, agen customer service perlu memahami perasaan dan kebutuhan pelanggan serta memberikan dukungan yang diperlukan. Baca Juga: Strategi Pelayanan: Cara Hadirkan Kepuasan Pelanggan Tanpa Batas

Tujuan Pelayanan Prima

Tujuan pelayanan prima tidak hanya untuk melayani pelanggan dengan baik, tetapi juga mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Beberapa tujuan utama pelayanan prima meliputi:

  • Meningkatkan kepuasan pelanggan melalui pengalaman layanan yang positif.
  • Membangun loyalitas pelanggan dan mendorong pembelian berulang.
  • Memperkuat hubungan jangka panjang antara pelanggan dan perusahaan.
  • Mengurangi keluhan yang berulang serta meningkatkan kualitas pelayanan.
  • Mendukung reputasi perusahaan sebagai brand yang berorientasi pada pelanggan.
  • Meningkatkan Customer Satisfaction (CSAT) sebagai indikator keberhasilan layanan.

Ketika tujuan-tujuan tersebut tercapai, perusahaan akan lebih mudah mempertahankan pelanggan sekaligus memperoleh pelanggan baru melalui rekomendasi positif.

Manfaat Pelayanan Prima bagi Perusahaan dan Pelanggan

Pelayanan prima memberikan manfaat yang signifikan bagi kedua belah pihak, baik perusahaan maupun pelanggan.

Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Pelanggan yang memperoleh solusi dengan cepat dan profesional akan merasa lebih puas terhadap layanan perusahaan. Tingkat kepuasan yang tinggi berkontribusi terhadap keberhasilan bisnis dalam jangka panjang.

Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

Pelayanan yang konsisten dapat membangun Customer Retention yang lebih baik. Pelanggan yang loyal cenderung melakukan transaksi berulang dan lebih sulit dipengaruhi oleh kompetitor.

Mengurangi Churn Rate

Salah satu penyebab utama pelanggan berpindah ke kompetitor adalah pengalaman layanan yang buruk. Dengan menerapkan pelayanan prima, perusahaan dapat mengurangi tingkat kehilangan pelanggan atau churn rate.

Meningkatkan Reputasi Perusahaan

Pengalaman positif yang dirasakan pelanggan akan membantu membangun citra perusahaan yang profesional, responsif, dan dapat dipercaya.

Meningkatkan Efisiensi Layanan

Proses layanan yang terstruktur, didukung SOP yang jelas serta teknologi yang tepat, memungkinkan perusahaan menangani permintaan pelanggan secara lebih cepat dan efisien.

Contoh Pelayanan Prima dalam Dunia Bisnis

Memahami teori pelayanan prima akan lebih mudah jika melihat penerapannya secara langsung dalam berbagai industri.

Pelayanan Prima di Contact Center

Seorang pelanggan menghubungi contact center karena mengalami kendala transaksi. Agen customer service segera merespons, memahami masalah pelanggan, memberikan solusi yang jelas, serta memastikan masalah terselesaikan hingga tuntas. Interaksi tersebut menunjukkan penerapan pelayanan prima yang berorientasi pada kepuasan pelanggan.

Pelayanan Prima di Perbankan

Petugas layanan nasabah membantu pelanggan membuka rekening dengan ramah, menjelaskan seluruh proses secara detail, serta memberikan informasi yang dibutuhkan tanpa membuat pelanggan merasa bingung. Pelayanan yang profesional seperti ini dapat meningkatkan kepercayaan nasabah terhadap institusi perbankan.

Pelayanan Prima di E-Commerce

Ketika pelanggan mengalami keterlambatan pengiriman, tim customer service secara proaktif memberikan informasi status pesanan, menawarkan solusi, serta melakukan tindak lanjut hingga produk diterima pelanggan.

Pelayanan Prima di Retail

Karyawan toko membantu pelanggan menemukan produk yang sesuai, memberikan rekomendasi berdasarkan kebutuhan pelanggan, serta memastikan pengalaman berbelanja berlangsung nyaman dan menyenangkan.

Baca Juga: Outsourcing Customer Service untuk Kualitas Pelayanan Optimal

Mengapa Pelayanan Prima Penting untuk Bisnis?

Persaingan bisnis saat ini tidak lagi hanya berfokus pada produk dan harga. Banyak perusahaan menawarkan produk yang serupa, sehingga pengalaman pelanggan atau Customer Experience (CX) menjadi pembeda utama.

Pelayanan prima membantu perusahaan membangun hubungan yang lebih kuat dengan pelanggan. Ketika pelanggan merasa didengarkan, dihargai, dan dibantu secara profesional, mereka akan lebih percaya terhadap perusahaan dan cenderung melakukan pembelian berulang.

Selain meningkatkan loyalitas pelanggan, pelayanan prima juga berkontribusi terhadap reputasi brand. Pelanggan yang puas biasanya akan memberikan ulasan positif, merekomendasikan perusahaan kepada orang lain, bahkan menjadi pendukung setia brand tersebut.

Sebaliknya, pelayanan yang buruk dapat menyebabkan pelanggan berpindah ke kompetitor meskipun produk yang ditawarkan sebenarnya berkualitas. Oleh karena itu, investasi pada kualitas layanan bukan hanya sekadar biaya operasional, tetapi bagian penting dari strategi pertumbuhan bisnis.

Bagaimana Cara Menerapkan Pelayanan Prima?

Guna menerapkan pelayanan prima, penting untuk berfokus pada tindakan yang memprioritaskan kepuasan pelanggan serta mendukung hubungan yang kuat dengan pelanggan. Adapun teknik untuk menerapkan pelayanan prima adalah:

Pahami Kebutuhan Pelanggan dengan Baik

Memahami kebutuhan pelanggan dengan baik diperlukan untuk menyediakan tanggapan yang sesuai dengan ekspektasi mereka. Dalam hal ini, penting untuk mendengarkan pelanggan dengan aktif serta memahami situasi yang dialami pelanggan. Hal ini menunjukkan kepedulian terhadap masalah yang dimiliki pelanggan, sehingga pelanggan akan merasa dihargai atas permintaan atau keluhan yang mereka miliki.

Bersikap Responsif dan Tanggap

Tidak ada pelanggan yang ingin menunggu lama setelah menyampaikan pertanyaan atau keluhan kepada perusahaan. Tindakan yang lama dan kurang cekatan dari agen customer service hanya akan memunculkan citra buruk dari pelanggan kepada perusahaan.  Setiap interaksi dengan pelanggan harus ditangani dengan cepat dan efisien, sehingga pelanggan merasa diprioritaskan. Penting bagi perusahaan untuk melatih agen customer service dalam memberikan respons yang cepat tanggap, serta menggunakan sistem untuk mengelola interaksi yang masuk dengan efektif.

Buat Strategi untuk Tangani Keluhan Pelanggan

Sebagus apapun produk atau layanan perusahaan, keluhan adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari. Nyatanya, perusahaan tidak bisa memuaskan seluruh pelanggan mereka. Maka dari itu, strategi penanganan keluhan perlu dikembangkan untuk memastikan setiap keluhan dapat teratasi dengan baik, sehingga tidak merusak citra perusahaan.

Lakukan Evaluasi

Evaluasi secara berkala dilakukan untuk memantau kualitas pelayanan agar sesuai dengan standar yang ditetapkan. Perusahaan dapat meminta feedback dari pelanggan melalui survei atau percakapan langsung untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan serta mengidentifikasi masalah dalam pelayanan. 

Sajikan Pelayanan Prima untuk Pengalaman Pelanggan Menakjubkan Bersama MitraComm!

Nyatanya, pelayanan pelanggan yang berkualitas turut berkontribusi dalam mewujudkan kesuksesan bisnis. Maka dari itu, MitraComm Business Process Solution (MBPS) hadir sebagai solusi terpercaya untuk membantu perusahaan Anda menyajikan pelayanan prima melalui layanan contact center outsourcing yang komprehensif. Dengan tim agen contact center yang terlatih, MBPS memastikan setiap interaksi pelanggan dengan perusahaan Anda dijalankan dengan standar kualitas tinggi. Kami menyediakan berbagai solusi contact center yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda, mulai dari Partial Managed Service, Full Managed Service, hingga Labour Supply MBPS telah membangun reputasi sebagai penyedia business services provider sejak tahun 2007. MBPS memiliki pengalaman selama bertahun-tahun dalam menyediakan layanan contact center outsourcing yang efisien dan dapat diandalkan. Kami telah melayani perusahaan dari berbagai sektor, mulai dari sektor perbankan, telekomunikasi, e-commerce, dan lain sebagainya. Untuk informasi lebih lanjut seputar layanan contact center outsourcing, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com Editor: Irnadia Fardila

Talent Pool adalah Strategi Penyediaan Tenaga Kerja Berkualitas

Salah satu faktor keberhasilan perusahaan adalah tenaga kerja berkualitas yang mendukung efisiensi operasional bisnis. Namun, proses menyaring dan merekrut tenaga kerja ini dapat berlangsung panjang serta memakan biaya yang tidak sedikit. Guna menghadapi hal ini, strategi seperti pembuatan talent pool dilakukan untuk mengumpulkan kandidat dengan kompetensi dan pengalaman yang relevan. Proses talent pooling bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dalam jangka pendek maupun jangka panjang.  Kenali lebih lanjut tentang apa itu talent pool, pentingnya untuk bisnis, serta cara membuatnya untuk bisnis Anda.

Apa yang Dimaksud dengan Talent Pool?

Talent pool artinya database berisi kandidat yang tertarik untuk bekerja di sebuah perusahaan. Database ini dapat mencakup karyawan saat ini, kandidat yang pernah melamar, hingga kandidat yang didapatkan dari berbagai sumber, seperti kegiatan networking, kerja sama dengan institusi pendidikan, hingga portal pekerjaan dan website seperti Jobstreet dan LinkedIn. Talent pool mengumpulkan kandidat dengan kompetensi dan pengalaman yang diperlukan untuk kebutuhan bisnis di masa kini maupun masa depan. Terdapat dua jenis talent pool, yaitu talent pool internal dan eksternal. Talent pooling internal merujuk pada daftar karyawan internal yang dianggap berpotensi mengisi posisi baru di perusahaan. Sementara talent pooling eksternal terdiri atas kandidat yang pernah melamar ke perusahaan tetapi tidak langsung direkrut. Namun, kandidat tersebut masih memiliki kompetensi yang relevan.  Perusahaan juga dapat mengakses talent pool yang lebih luas melalui kerja sama dengan pihak ketiga seperti outsourcing. Sebagai contoh, untuk mengisi posisi contact center, perusahaan dapat mengakses talent pool dari outsourcing dengan kompetensi dan pengalaman yang dibutuhkan untuk bidang pelayanan pelanggan. 

Apa Manfaat Memiliki Talent Pool untuk Bisnis?

Talent pool menawarkan berbagai manfaat untuk bisnis, khususnya dalam meningkatkan efisiensi rekrutmen serta keseluruhan talent management. Beberapa manfaat yang bisa dirasakan perusahaan dari proses talent pooling adalah:

Mempercepat Proses Rekrutmen

Proses rekrutmen dapat memakan waktu yang tidak sedikit, khususnya dalam menemukan kandidat yang tepat untuk mengisi posisi yang diperlukan. Dengan adanya database dari talent pooling, perusahaan dapat mempersingkat waktu yang dihabiskan dalam proses rekrutmen. Talent pooling mengumpulkan kandidat dengan skill dan pengalaman yang relevan, sehingga perusahaan dapat segera mengisi posisi yang kosong tanpa harus memulai proses rekrutmen dari awal. 

Menghemat Biaya

Proses talent pooling juga dapat menghemat biaya terkait iklan lowongan kerja atau biaya agensi rekrutmen. Melalui talent pooling, perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar untuk iklan lowongan kerja serta mengurangi waktu dalam menyortir kandidat yang tidak sesuai. Pihak ketiga seperti perusahaan outsourcing juga berperan dalam penghematan biaya ini. Outsourcing dapat memberikan akses langsung ke talent pool yang lebih luas serta berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan bisnis. Perusahaan pun dapat menemukan tenaga kerja yang tepat tanpa harus terhalang biaya yang tinggi.

Memudahkan Pencarian Kandidat Berkualitas

Talent pooling memudahkan perusahaan dalam menemukan kandidat berkualitas sejak dini, bahkan ketika belum adanya kebutuhan untuk mengisi posisi di dalam perusahaan. Dengan talent pooling, perusahaan dapat melakukan pencocokan yang lebih efektif antara kebutuhan perusahaan dan kualifikasi kandidat. Hal ini berguna dalam menciptakan tim yang lebih kompeten dan beragam untuk operasional bisnis yang lebih efisien.

Bagaimana Cara Membangun Talent Pool?

Proses talent pooling merupakan tindakan proaktif untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Beberapa cara yang bisa diterapkan untuk membuat talent pool adalah:

Identifikasi Tujuan Perusahaan

Mengidentifikasi tujuan dan kebutuhan perusahaan sebelum membangun talent pool dibutuhkan untuk menemukan kandidat yang sesuai dengan tujuan dan kebutuhan tersebut. Misal, jika perusahaan ingin mengoptimalkan proses pelayanan pelanggan, Anda dapat membangun talent pool berisi kandidat yang relevan untuk mengisi banyak posisi contact center.

Cari Kandidat yang Dibutuhkan

Perusahaan dapat memanfaatkan berbagai sumber untuk mencari kandidat yang akan ditambahkan ke talent pool. Contohnya adalah website portal kerja, platform media sosial, job fair, acara industri, hingga kerja sama dengan institusi pendidikan. Kerja sama dengan pihak ketiga seperti outsourcing juga akan memudahkan Anda dalam menemukan kandidat yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Buat Halaman Khusus

Perusahaan dapat membuat halaman khusus di website resmi untuk menarik kandidat mengisi daftar talent pooling.  Halaman tersebut dapat berisi sejarah perusahaan, budaya kerja, hingga keuntungan bergabung dengan talent pooling perusahaan. Halaman khusus harus mencantumkan kolom pendaftaran untuk memasukkan resume atau informasi kontak mereka.

Buat Segmentasi untuk Talent Pool

Informasi kandidat yang sudah masuk di talent pooling perlu diatur menurut beberapa faktor. Contohnya adalah faktor kompetensi, pengalaman, lokasi, dan faktor lainnya. Cara ini akan memudahkan perusahaan dalam mencari kandidat untuk mengisi posisi yang dibutuhkan. Misal, perusahaan yang perlu mengisi posisi call center dapat menyortir kandidat berdasarkan pemahaman dalam memakai aplikasi call center dan CRM.

Perbarui Talent Pool Secara Berkala

Talent pooling hanya akan bermanfaat jika database yang ada bersifat akurat. Pastikan daftar talent pooling yang dimiliki diperbarui dengan menambahkan kandidat baru dan menghapus kandidat lama yang sudah tidak relevan. Hal ini penting untuk memastikan kandidat di dalam database masih sesuai dengan kebutuhan bisnis saat ini. Misal, kandidat yang melamar ke perusahaan untuk posisi project manager dapat mengalami perubahan karir menjadi business development. 

Contact Center Outsourcing MitraComm: Solusi Talenta Berkualitas untuk Pelayanan Pelanggan Optimal

MitraComm Business Process Solution (MBPS) hadir sebagai solusi unggul untuk memenuhi kebutuhan layanan pelanggan melalui layanan contact center outsourcing. Layanan outsourcing kami menyediakan talent pool yang luas berisi agen contact center berkualitas dan berpengalaman untuk melayani pelanggan Anda. Dengan pengalaman lebih dari 12 tahun melayani berbagai industri seperti perbankan, asuransi, telekomunikasi, hingga e-commerce, kami memastikan pengalaman pelanggan yang konsisten dan mengesankan di tiap interaksinya. Kami menyediakan layanan contact center outsourcing yang lengkap, mulai dari Partial Managed Service, Full Managed Service, hingga Labour Supply yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda. Dengan dukungan agen terlatih dan sistem yang canggih, MitraComm siap membantu perusahaan meningkatkan kepuasan pelanggan serta menjalin hubungan yang lebih kuat dengan pelanggan mereka. Mulai bermitra dengan MitraComm Business Process Solution untuk menikmati pelayanan pelanggan yang unggul untuk pertumbuhan bisnis optimal. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com Editor: Irnadia Fardila

Modern Channel: Inovasi Transaksi Pembayaran yang Efisien

Sistem pembayaran modern berevolusi dengan mengikuti perkembangan teknologi yang kian pesat. Metode pembayaran tradisional yang sebelumnya mendominasi kini telah mengalami perubahan signifikan dengan adanya modern channel sebagai metode pembayaran modern. Modern channel memungkinkan transaksi pembayaran yang lebih cepat, aman, dan efisien.  Perubahan ini tidak hanya mempengaruhi cara pelanggan berbelanja, tetapi juga bagaimana perusahaan mengelola arus kas masuk dan keluar. Kenali lebih lanjut tentang macam-macam metode pembayaran melalui modern channel serta faktor yang perlu dipertimbangkan saat menyediakan modern channel dalam operasional bisnis Anda.

Apa Saja Metode Pembayaran Melalui Modern Channel?

Metode pembayaran melalui modern channel telah menjadi salah satu solusi yang memudahkan transaksi pembayaran antara pelanggan dan bisnis. Beberapa contoh metode pembayaran melalui modern channel yang populer digunakan adalah:

E-Wallet

E-wallet atau dompet digital menjadi opsi modern payment channel yang populer di kalangan masyarakat. Sifat dompet digital yang praktis dan efisien membuatnya disukai oleh banyak kalangan karena mampu menyimpan uang serta melakukan transaksi dalam hitungan detik saja.  Popularitas e-wallet juga didukung dengan pemakaiannya yang cukup melalui handphone pelanggan tanpa memerlukan alat tambahan. Sistem pembayaran modern ini tidak hanya memudahkan pelanggan, tetapi juga menghindarkan risiko penerimaan uang palsu untuk bisnis. E-wallet juga memudahkan fitur pelacakan untuk transaksi bisnis yang sudah dilakukan.

Kartu Debit dan Kredit

Metode pembayaran melalui modern channel lainnya adalah kartu debit dan kredit. Dalam transaksi yang memakai kartu debit, saldo rekening akan langsung dikurangi selama transaksi berlangsung. Sementara pada kartu kredit, transaksi pembayaran akan dipenuhi terlebih dahulu oleh bank atau penerbit kartu, kemudian pelanggan sebagai pemegang kartu wajib melunasi pembayaran sesuai nominal dan jangka waktu yang sudah ditentukan. Dengan hanya menggunakan kartu, kartu debit dan kredit menghilangkan kebutuhan untuk membawa uang tunai untuk melakukan transaksi pembayaran.

QRIS

Tren transaksi digital semakin populer dengan kehadiran QRIS. Metode pembayaran melalui QRIS memungkinkan pelanggan untuk cukup memindai kode QR menggunakan aplikasi pembayaran yang terintegrasi. Semua sektor bisnis dapat memanfaatkan QRIS sebagai metode pembayaran yang efisien, praktis, dan mudah digunakan. 

Transfer Virtual Account (VA)

Metode modern payment channel menggunakan transfer Virtual Account (VA) memungkinkan pelanggan untuk memindahkan sejumlah uang dari pengirim kepada penerima. Metode transfer Virtual Account (VA) pun dapat dilakukan melalui internet banking, mobile banking, SMS banking, dan ATM untuk memudahkan proses transaksi secara real-time.

Apa Keunggulan Memakai Modern Channel untuk Transaksi Bisnis?

Pembayaran melalui metode modern channel memiliki serangkaian keunggulan yang berguna untuk membantu bisnis meningkatkan efisiensi operasional serta kualitas pengalaman pelanggan. Beberapa keunggulan tersebut adalah:

Transaksi yang Lebih Cepat dan Praktis

Transaksi pembayaran melalui metode modern payment diproses dengan lebih cepat dan praktis dibandingkan metode pembayaran tradisional seperti uang tunai. Pelanggan tidak perlu membawa banyak uang tunai, sedangkan penjual atau bisnis tidak lagi kebingungan jika tidak ada uang kembalian untuk pelanggan. Metode modern payment membuat proses transaksi menjadi lebih cepat dan praktis, baik untuk pelanggan maupun penjual.

Opsi Pembayaran yang Lebih Banyak

Banyaknya opsi pembayaran yang tersedia cenderung lebih disukai. Pelanggan dapat memilih opsi pembayaran sesuai preferensi, sehingga pelanggan akan cenderung menyelesaikan transaksi pembeliannya. Hal ini juga penting untuk menarik lebih banyak pelanggan dengan banyaknya metode pembayaran yang ada.

Transaksi Pembayaran yang Lebih Aman

Metode modern payment dilengkapi dengan fitur keamanan yang kuat untuk menjaga data sensitif serta transaksi pembayaran yang dilakukan. Fitur keamanan ini dapat berupa otentikasi ganda, enkripsi data, atau deteksi penipuan untuk memverifikasi data selama transaksi berlangsung. Jadi, bisnis tidak perlu lagi khawatir dengan risiko keamanan transaksi seperti menerima uang palsu. 

Apa yang Perlu Diperhatikan dalam Menyediakan Modern Payment Channel?

Beberapa faktor yang perlu diperhatikan saat menyediakan modern payment channel untuk transaksi bisnis Anda adalah:

Keamanan

Tiap metode modern payment dilengkapi dengan fitur keamanan yang berbeda-beda untuk menjaga data sensitif pelanggan maupun bisnis. Pastikan metode pembayaran yang Anda sediakan dapat melindungi data-data sensitif yang tersimpan maupun memverifikasi transaksi yang dilakukan untuk mencegah risiko pencurian data maupun transaksi tidak resmi.

Biaya Operasional

Aspek lainnya yang perlu dipertimbangkan adalah biaya operasional. Penyedia modern payment channel dapat menetapkan biaya operasional yang berbeda-beda. Jadi, pastikan tidak ada biaya tersembunyi yang tiba-tiba muncul sebelum atau sesudah pemasangan metode pembayaran tersebut. Pertimbangan biaya operasional dibutuhkan untuk menghitung berapa pengeluaran yang dibutuhkan selama memakai metode modern payment.

Customer Service

Transaksi pembayaran melalui modern channel juga tidak lepas dari risiko munculnya masalah, seperti misalnya dana yang dibayarkan tidak kunjung masuk. Layanan customer service yang cepat tanggap dan siap dihubungi diperlukan untuk membantu pemecahan masalah-masalah tersebut. 

Skalabilitas

Pertimbangan lainnya adalah skalabilitas, di mana Anda perlu memilih modern channel yang mampu memfasilitasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Jadi, pastikan modern channel yang disediakan memiliki sistem yang tangguh dan dapat menangani peningkatan volume transaksi secara efektif.

Perluas Pilihan Metode Pembayaran untuk Pelanggan Anda Bersama MitraComm!

Menyediakan berbagai pilihan modern payment channel menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kepuasan pelanggan. Guna mendukung bisnis dalam mencapai tujuan tersebut, MitraComm Ekasarana Channel Solution (MECS) menghadirkan solusi payment gateway untuk memperluas opsi pembayaran bagi pelanggan Anda. MitraComm memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam menyediakan payment gateway untuk berbagai jenis industri. Kami tidak hanya menghubungkan Anda dengan berbagai bank terkemuka seperti Mandiri, BCA, Danamon, BRI, dan BNI, tetapi juga metode pembayaran melalui Indomaret, Alfamart, dan PPOB. Dengan memanfaatkan layanan MitraComm, Anda dapat memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk melakukan pembayaran sesuai keinginan. Jadi, Anda tidak hanya meningkatkan kepuasan pelanggan, tetapi juga pendapatan bisnis.  Untuk informasi lebih lanjut seputar layanan payment gateway, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com. Editor: Irnadia Fardila

Multi Payment: Satu Solusi untuk Berbagai Transaksi Pembayaran

Anda mungkin familiar dengan perilaku pembelian pelanggan yang tidak lagi bergantung pada uang tunai, melainkan memanfaatkan metode pembayaran secara digital seperti QRIS, e-wallet. Virtual account, dll. Perilaku pembelian ini mengharuskan bisnis untuk beradaptasi dengan menyajikan lebih dari satu metode pembayaran untuk pelanggan. Cara ini memberikan fleksibilitas bagi bisnis untuk menerima berbagai jenis metode pembayaran dari pelanggan mereka. Untuk mewujudkannya, konsep multi payment muncul sebagai metode untuk bisnis mengelola transaksi dari berbagai metode pembayaran.  Konsep multi payment memudahkan bisnis untuk memantau transaksi pembayaran dari berbagai sumber melalui satu aplikasi terpusat. Hal ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan kemudahan saat bertransaksi, tetapi juga menarik lebih banyak pelanggan karena banyaknya opsi pembayaran yang tersedia. Kenali lebih lanjut tentang apa itu multi payment serta keuntungan implementasinya untuk bisnis.

Apa yang Dimaksud dengan Multi Payment?

Multi payment atau multiple payment artinya konsep yang mengumpulkan berbagai jenis transaksi pembayaran ke dalam satu aplikasi. Konsep multi payment memungkinkan perusahaan untuk memproses pembayaran kewajiban finansial seperti tagihan utilitas seperti listrik, air, internet, dan sebagainya di satu aplikasi. Tujuannya adalah untuk menyederhanakan pengelolaan transaksi tanpa harus mengecek masing-masing aplikasi yang berbeda.  Sebagai contoh, pelanggan dapat memilih salah satu multiple payment method dari banyaknya metode yang tersedia. Metode pembayaran tersebut dapat berupa kartu kredit atau debit, e-wallet, QRIS, transfer bank, virtual account, PayLater, dan sebagainya. 

Bagaimana Cara Kerja Multi Payment?

Sistem pembayaran secara multi payment bekerja dengan memanfaatkan satu aplikasi terpadu untuk melakukan berbagai transaksi pembayaran. Untuk melakukannya, perusahaan bekerja sama dengan penyedia layanan payment gateway untuk menghubungkan ke berbagai metode pembayaran.  Payment gateway akan memfasilitasi opsi multiple payment untuk memproses tiap metode pembayaran secara terpisah. Sistem perusahaan akan diintegrasikan dengan API ke tiap payment gateway. Pelanggan dapat memilih berbagai metode pembayaran untuk dilanjutkan dengan proses verifikasi dan otorisasi. Setelah dikonfirmasi, transaksi pembayaran akan diselesaikan dan dikonfirmasi kembali ke penyedia layanan pembayaran. Perusahaan dapat menggunakan dashboard dari aplikasi pengelola multi platform untuk melacak tiap transaksi yang sudah dilakukan. Dashboard akan menampilkan berbagai data, mulai dari jumlah transaksi, total pendapatan, metode pembayaran, dan laporan keuangan lainnya. Metode multi payment memungkinkan perusahaan untuk menyamakan data transaksi di sistem perusahaan dan di payment gateway. Hal ini penting untuk memastikan semua transaksi tercatat dengan baik. 

Apa Saja Keuntungan Memakai Multi Payment untuk Bisnis?

Menyajikan berbagai pilihan pembayaran untuk pelanggan adalah salah satu strategi untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Metode multi payment tidak hanya menguntungkan pelanggan, tetapi juga perusahaan. Beberapa contoh keuntungan dari pemakaian multi payment adalah:

Meningkatkan Kualitas Pengalaman Pelanggan

Sistem multi payment memungkinkan bisnis Anda untuk menyediakan berbagai opsi pembayaran untuk pelanggan. Hasilnya, pelanggan akan memilih pilihan pembayaran sesuai preferensi mereka. Hal ini akan berdampak pada pengalaman pelanggan yang lebih baik saat bertransaksi dengan bisnis Anda. 

Meningkatkan Angka Penjualan

Saat pelanggan mendapati opsi pembayaran favorit mereka tersedia saat melakukan transaksi, pelanggan cenderung menyelesaikan proses pembayaran tersebut. Tidak jarang pelanggan memilih meninggalkan proses transaksi jika tidak ada opsi pembayaran sesuai preferensi mereka. Maka dari itu, penyediaan sistem pembayaran secara multi payment dapat meningkatkan angka penjualan untuk bisnis Anda.

Mendukung Keunggulan Kompetitif

Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, perusahaan selalu mencari cara agar lebih unggul dibandingkan kompetitornya. Salah satu caranya adalah dengan menyediakan pilihan pembayaran secara multi payment. Cara ini dapat menarik pelanggan yang mengutamakan efisiensi dan kemudahan dalam memilih opsi pembayaran yang disukai.

Mendukung Kredibilitas Perusahaan

Metode multi payment menawarkan opsi pembayaran yang tidak hanya banyak, tetapi juga aman dan banyak dikenal oleh pelanggan. Hal ini dapat membangun rasa percaya dari pelanggan serta mendukung kredibilitas bisnis di mata pelanggan. 

Bagaimana Biller Aggregator Memudahkan Pengelolaan Multi Payment?

Implementasi multi payment akan lebih mudah jika Anda menggunakan teknologi yang tepat untuk memfasilitasi metode pembayaran ini. Di sinilah peran biller aggregator sebagai platform terintegrasi untuk mengelola transaksi pembayaran dari berbagai sumber. Biller aggregator tidak hanya dibutuhkan untuk mempercepat proses transaksi, tetapi juga untuk meminimalisir risiko kesalahan dari pengelolaan transaksi di sistem yang berbeda-beda. Biller aggregator memungkinkan perusahaan untuk mengumpulkan semua transaksi pembayaran yang dilakukan pelanggan ke dalam satu tempat terpusat. Perusahaan dapat menerima transaksi dari metode pembayaran seperti kartu kredit, debit, transfer bank, e-wallet, dan sebagainya. Jadi, perusahaan tidak perlu berpindah dari satu platform ke platform lainnya untuk memantau semua transaksi yang dilakukan. Teknologi biller aggregator juga dilengkapi dengan sistem pelaporan yang canggih. Perusahaan dapat melacak semua transaksi pembayaran secara real-time dengan mudah. Hal ini diperlukan untuk memastikan semua transaksi sudah terselesaikan tanpa masalah. Keamanan dalam biller aggregator juga bermanfaat untuk melindungi transaksi pembayaran serta data-data sensitif pelanggan.

Kelola Berbagai Tagihan dalam Satu Platform dengan Biller Aggregator dari MitraComm!

Bagi bisnis yang menyediakan berbagai jenis metode pembayaran, memakai aplikasi yang tepat sangat penting untuk mengelola semua pembayaran dengan lebih efisien dan praktis. Di sinilah peran platform biller aggregator sebagai solusi untuk menangani berbagai tagihan dalam satu platform terintegrasi.  MitraComm Ekasarana Channel Solution (MECS) merupakan salah satu biller aggregator terkemuka di Indonesia yang terhubung dengan lebih dari 500 biller, lebih dari 40 bank payment point, lebih dari 20 PPOB dan modern channel serta beberapa e-commerce ternama. Anda akan lebih mudah menerima dan mengelola transaksi dari berbagai metode pembayaran yang disukai pelanggan. Platform biller aggregator MitraComm juga dapat diintegrasikan dengan sistem perusahaan Anda, sehingga memudahkan pengelolaan dan pemantauan semua transaksi pembayaran. Fitur lainnya seperti otomatisasi proses pembayaran dan rekonsiliasi data dalam platform biller aggregator akan membantu Anda menghemat waktu dan biaya operasional sehari-hari. Untuk informasi lebih lanjut seputar platform biller aggregator dari MitraComm, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com Editor: Irnadia Fardila

SMS A2P: Strategi Menjangkau Banyak Pelanggan Lewat SMS

SMS A2P adalah jenis layanan SMS yang sering ditemukan di kehidupan sehari-hari. Jika dulu SMS biasa digunakan sebagai komunikasi personal, kini layanan komunikasi ini berperan sebagai alat strategis dalam dunia bisnis. Misal, saat Anda baru saja membuat akun baru di sebuah aplikasi e-wallet, SMS berisi nomor OTP dikirimkan untuk memverifikasi akun yang baru saja dibuat. Pesan ini merupakan salah satu bentuk SMS A2P yang dikirimkan perusahaan e-wallet melalui sistem otomatis. Persaingan bisnis yang semakin kompetitif membuat perusahaan bersaing dalam menyampaikan informasi penting secara real-time kepada pelanggan. Di sinilah peran SMS A2P sebagai salah satu channel komunikasi untuk menjangkau pelanggan secara langsung dan efisien. Kenali lebih lanjut tentang apa itu SMS A2P, contoh penerapan, serta keuntungannya bagi bisnis.

Apa Itu SMS A2P?

SMS A2P (application-to-person) adalah jenis layanan pesan singkat yang dikirimkan dari aplikasi software untuk dikirimkan ke perangkat handphone milik individu. Jenis SMS ini banyak digunakan bisnis untuk menjangkau pelanggan mereka melalui koneksi jaringan mobile. Alur komunikasi yang dilakukan melalui SMS ini umumnya bersifat satu arah, di mana penerima pesan tidak diharuskan oleh membalas pesan tersebut.  Perusahaan menggunakan layanan SMS ini untuk kampanye marketing, notifikasi transaksi pembayaran, hingga notifikasi keamanan dan otentikasi. Beberapa contoh industri yang memanfaatkan layanan ini adalah industri retail, perbankan, food and beverages, layanan kesehatan, hingga travel.

Bagaimana Cara Kerja SMS A2P?

SMS A2P bekerja dengan mengirimkan pesan dari aplikasi ke perangkat handphone milik individu. Aplikasi tersebut akan memulai pengiriman pesan berdasarkan kriteria tertentu atau interaksi pelanggan. Isi dari SMS dibuat di aplikasi dengan mencakup teks pesan, elemen multimedia, atau komponen interaktif.  Pesan dari aplikasi kemudian diarahkan ke SMS gateway yang berperan sebagai perantara antara aplikasi dengan penyedia jaringan mobile. Selanjutnya, pesan akan dikirimkan ke perangkat handphone individu melalui jaringan mobile. Begitu pesan diterima, individu akan menerima pemberitahuan dalam bentuk pesan singkat yang ditampilkan di layar handphone mereka. 

Apa Perbedaan Antara SMS A2P dan SMS P2P?

Perbedaan antara SMS A2P dan P2P terletak pada target penerima serta cara implementasinya.

SMS A2P

Jenis SMS A2P biasa digunakan oleh bisnis untuk mengirim pesan otomatis ke pelanggan mereka. Penerapan jenis SMS ini mulai dari kampanye marketing, notifikasi kode verifikasi, hingga security alert. Jenis SMS ini didesain untuk komunikasi dalam jumlah besar seperti SMS bulk, sehingga memudahkan perusahaan untuk menjangkau pelanggan dengan lebih efektif. Pengirimannya juga memanfaatkan SMS gateway sebagai perantara untuk pengiriman otomatis ke perangkat handphone pelanggan.

SMS P2P

SMS P2P (person-to-person) adalah jenis SMS yang berfokus pada komunikasi personal antara dua individu. Jenis SMS ini banyak ditemukan dalam kegiatan sehari-hari, seperti misalnya mengirim pesan ke teman atau keluarga. SMS P2P cenderung lebih informal dan kasual tanpa memerlukan proses otomatisasi seperti SMS A2P. Proses pengiriman pesannya juga dilakukan secara langsung antara dua perangkat melalui layanan SMS standar tanpa memerlukan perantara apapun.

Seperti Apa Contoh Implementasi SMS A2P?

Contoh implementasi SMS A2P dapat ditemukan di berbagai industri yang memanfaatkan teknologi komunikasi untuk meningkatkan interaksi dengan pelanggan. Beberapa contoh penerapannya adalah:
  • Kampanye Marketing dan Promosi: Perusahaan memanfaatkan layanan SMS untuk memfasilitasi SMS marketing dengan mengirimkan promo atau diskon menarik secara masif kepada pelanggan mereka. 
  • Security Alert: Saat terdapat percobaan masuk mencurigakan ke akun pelanggan, pesan A2P dapat dikirimkan sebagai tanda security alert kepada pemilik akun. Cara ini penting untuk mencegah risiko pencurian akun, khususnya pada akun dengan informasi yang sensitif.
  • Fitur Keamanan dan Otentikasi: Pesan A2P banyak digunakan untuk memfasilitasi proses two-factor authentication dengan mengirim nomor OTP (one-time pin code). Nomor ini biasa digunakan untuk memverifikasi transaksi atau akses masuk ke akun pelanggan.
  • Notifikasi Pengiriman: Perusahaan e-commerce memanfaatkan pesan A2P untuk menginformasikan pelanggan tentang status pemesanan dan pengiriman mereka. Hal ini termasuk notifikasi dan konfirmasi pengiriman. Transparansi ini dapat membangun kepercayaan pelanggan hingga meningkatkan kepuasan pelanggan dan tingkat customer delight.

Apa Saja Keuntungan dari Memakai SMS A2P?

Terlepas dari adanya saluran komunikasi lain yang lebih modern, layanan SMS masih populer digunakan oleh berbagai jenis bisnis untuk berinteraksi dengan pelanggan. Layanan seperti SMS A2P menghadirkan berbagai keuntungan menarik yang bisa dirasakan perusahaan, yaitu:

Efisiensi dan Otomatisasi

SMS A2P memproses pengiriman pesan secara otomatis, sehingga dapat mempersingkat proses komunikasi ke banyak pelanggan. Sistem otomatis juga dapat mengirimkan konfirmasi, pengingat, dan peringatan tanpa harus diawasi oleh manusia. Hal ini berperan penting untuk meningkatkan efisiensi operasional bisnis serta memastikan informasi penting mencapai pelanggan dengan tepat waktu.

Jangkauan yang Luas

Perusahaan dapat memperluas jangkauan ke pelanggan dengan memanfaatkan layanan SMS A2P. Jenis SMS ini dapat mencapai pelanggan di demografi dan lokasi geografis yang berbeda. Terlebih lagi, layanan SMS ini tidak mengharuskan pelanggan untuk memasang aplikasi layaknya media sosial untuk mendapatkan pesan otomatis dari perusahaan. Perusahaan juga dapat menerapkan strategi SMS LBA (Location Based Advertising) yang bisa mengirimkan SMS ke ponsel pelanggan berdasarkan lokasi geografisnya.

Open Rate yang Tinggi

Open rate merujuk pada jumlah pelanggan yang membuka dan membaca pesan dari total pesan yang sudah dikirimkan. Layanan SMS umumnya memiliki angka open rate yang lebih tinggi dibandingkan channel komunikasi lain seperti email. Hal ini menunjukkan tingginya peluang bagi pelanggan membaca pesan yang dikirimkan melalui SMS A2P.

Jangkauan Secara Instan

Selain memperluas jangkauan, SMS A2P juga memungkinkan perusahaan untuk menjangkau pelanggan secara instan. Hal ini sangat penting untuk mengirimkan pesan promosi, notifikasi, atau peringatan dengan jangka waktu yang terbatas. Layanan SMS ini juga memastikan SMS diterima oleh pengguna dengan tepat waktu.

Perluas Cakupan Pesan Bisnis Anda Tanpa Hambatan Bersama MitraComm!

MitraComm Ekasarana Channel Solution (MECS) menghadirkan solusi SMS Gateway untuk memfasilitasi pengiriman pesan yang masif dengan cakupan luas ke pelanggan Anda. Sebagai penyedia layanan SMS Gateway terkemuka di Indonesia, MitraComm terhubung langsung dengan seluruh perusahaan telekomunikasi di Indonesia. Maka dari itu, kami memastikan pesan bisnis Anda dapat mencapai pelanggan tanpa banyak hambatan.  MitraComm menawarkan solusi SMS lengkap untuk segala kebutuhan bisnis Anda. Layanan kami meliputi Push & Pull SMS, SMS Broadcast atau Bulk SMS, SMS Online Transactions, hingga SMS Advertising seperti LBA dan Profiling. Tidak hanya itu, platform SMS Gateway MitraComm terbukti handal dan mampu menangani pengiriman SMS dalam jumlah besar dengan tingkat uptime yang tinggi. Jadi, tunggu apalagi? Untuk informasi lebih lanjut seputar layanan SMS Gateway, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com Editor: Cardila Ladini

Pastikan Legalitas Dokumen Perusahaan dengan E-Meterai

Pengelolaan dan operasional suatu entitas bisnis tidak bisa lepas dari kehadiran dokumen perusahaan. Jenis dokumen ini mencakup berbagai jenis catatan resmi yang dipakai untuk mendokumentasikan aktivitas, kebijakan, prosedur, dan transaksi yang berlaku di dalam perusahaan. Mulai dari kontrak bisnis, perjanjian kerja, hingga Nomor Induk Berusaha (NIB), setiap dokumen memiliki peran strategis dalam memastikan transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap hukum yang berlaku.  Akan tetapi, dalam memastikan legalitas dokumen perusahaan, dibutuhkan e-Meterai untuk mengesahkan dokumen tersebut di mata hukum. Kenali lebih lanjut dokumen apa saja yang termasuk dokumen perusahaan serta keuntungan memakai e-Meterai untuk dokumen perusahaan.

Apa Saja yang Termasuk Dokumen Perusahaan?

Dokumen perusahaan, baik yang berbentuk dokumen elektronik ataupun fisik, memegang peranan penting dalam melangsungkan operasional bisnis, menjadi bukti berdirinya suatu perusahaan, menjaga relasi dengan partner bisnis, hingga memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Adapun beberapa contoh dokumen perusahaan adalah:

Kontrak Bisnis

Perusahaan melakukan kerja sama bisnis dengan perusahaan lainnya karena alasan seperti transaksi penjualan dan pembelian, aliansi bisnis, maupun jenis kerja sama lainnya. Detail penting terkait kerja sama ini dicatat dalam kontrak yang ditandatangani oleh kedua belah pihak. Kontrak mencantumkan kewajiban yang perlu dipenuhi kedua belah pihak selama proses kerja sama berlangsung. 

Nomor Induk Berusaha (NIB)

Nomor Induk Berusaha (NIB) adalah dokumen perusahaan berisi bukti perizinan untuk melakukan kegiatan usaha. Dokumen NIB juga berfungsi sebagai identitas pengusaha saat menjalankan bisnis. Selain berperan sebagai identitas, NIB juga berfungsi sebagai Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Angka Pengenal Impor (API), Akses Kepabeanan, dan syarat mendapat Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).

Laporan Keuangan

Mengelola budget perusahaan dengan efektif sangat penting untuk menjaga operasional perusahaan dalam jangka waktu panjang. Catatan keuangan seperti neraca keuangan, laporan laba rugi, invoice, hingga laporan payroll dapat membantu perusahaan memantau semua pemasukan dan pengeluaran. Laporan keuangan tahunan juga dibuat untuk menganalisis performa finansial perusahaan dalam jangka waktu satu tahun.

Perjanjian Kerja

Karyawan yang baru saja bergabung di suatu perusahaan akan mendapatkan perjanjian kerja. Dokumen ini merangkum hak dan kewajiban karyawan di dalam perusahaan maupun kewajiban yang perlu dipenuhi perusahaan kepada karyawan. Perjanjian kerja sangat penting untuk menjaga hubungan baik antara perusahaan dan karyawan, di mana perjanjian ini dapat menjadi barang bukti di pengadilan jika salah satu pihak gagal memenuhi kewajibannya.

Perizinan Usaha Berbasis Risiko

Tergantung dari sektor industri yang dijalani, perusahaan memerlukan dokumen legalitas jika menjalankan usaha dengan tingkat potensi terjadi cedera atau kerugian. Contoh industri ini adalah kelautan dan perikanan, pertanian, perindustrian, energi dan sumber daya mineral, kesehatan, obat dan makanan, lingkungan hidup dan kehutanan, dan lain sebagainya. Dokumen ini menjadi bukti legalitas untuk memulai operasional bisnis.

Apa Saja Fungsi Dokumen Perusahaan?

Dokumen perusahaan berperan penting sebagai sumber kebenaran tunggal yang bisa menjadi acuan dalam operasional bisnis sehari-hari atau saat terjadi konflik. Fungsi lainnya dari dokumen perusahaan adalah:

Alat Komunikasi Internal dan Eksternal

Salah satu fungsi dokumen perusahaan adalah alat komunikasi untuk internal maupun eksternal perusahaan. Dokumen tersebut memungkinkan informasi untuk disebarkan secara efektif kepada semua pihak yang berkepentingan. Contohnya adalah dokumen kebijakan perusahaan untuk karyawan internal, atau dokumen kerja sama bisnis untuk partner bisnis. Dokumen yang jelas dan terstruktur mendukung komunikasi agar berlangsung lancar serta meminimalisir kesalahpahaman yang dapat merugikan perusahaan.

Membuktikan Kredibilitas Perusahaan

Saat mendirikan suatu perusahaan, dokumen seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), NPWP, Akta Pendirian Perusahaan diperlukan untuk mendukung perizinan kegiatan usaha. Dokumen ini menunjukkan bahwa suatu bisnis dinyatakan sah di mata hukum, sehingga membuktikan kredibilitas bisnis di mata partner bisnis, pelanggan, atau publik.

Bukti Pertanggungjawaban Perusahaan

Perusahaan memiliki berbagai bentuk pertanggungjawaban dalam bentuk laporan. Misalnya, laporan keuangan yang mencatat segala pemasukan dan pengeluaran yang terjadi menjadi bukti pertanggungjawaban yang akan dicek saat proses audit keuangan. Dokumen lain seperti perjanjian kerja sama memuat hak dan kewajiban tiap pihak, sehingga dapat menjadi acuan jika terjadi konflik.

Keuntungan Memakai E-Meterai untuk Dokumen Perusahaan

E-Meterai atau meterai digital memiliki fungsi yang sama dengan meterai 10000 yang berbentuk fisik, yaitu untuk memberikan kekuatan hukum pada suatu dokumen. Pada penerapannya, e-Meterai digunakan untuk membayar pajak berupa bea meterai yang dikenakan pada dokumen fisik atau elektronik. Maka dari itu, dokumen elektronik dengan e-Meterai dapat menjadi alat bukti yang sah untuk keperluan persidangan. Beberapa keuntungan dari pemakaian e-Meterai untuk dokumen perusahaan adalah:

Menghindari Risiko Pemalsuan

E-Meterai lebih mampu menghindari risiko pemalsuan dibandingkan meterai fisik karena adanya tiga fitur keamanan. Tiga fitur ini meliputi kode barcode unik (overt), segel khusus dari Peruri (covert) dan pembuktian forensik langsung. Dengan memakai e-Meterai, risiko pemalsuan dokumen bisnis dapat dihindarkan. 

Pembelian dan Pembubuhan yang Lebih Mudah

Pembelian e-Meterai dilakukan secara online melalui website Peruri atau distributor resmi seperti MitraComm. Proses pembeliannya sangat mudah, sehingga perusahaan bisa mendapatkan e-Meterai dalam jumlah tertentu. Tidak hanya itu, proses pembubuhan e-Meterai untuk dokumen bisnis juga bisa dilakukan secara langsung di website pembelian e-Meterai.

Meningkatkan Efisiensi

Pemakaian meterai fisik mengharuskan Anda untuk mendatangi kantor pos untuk membeli meterai fisik. Jenis meterai ini juga rentan mengalami kehilangan atau kerusakan. Dengan e-Meterai, jumlah meterai digital yang sudah dibeli dapat diakses dengan mudah melalui perangkat handphone atau komputer yang terhubung dengan internet. Kemudahan ini sangat penting untuk meningkatkan efisiensi di dalam perusahaan.

MitraComm: Penyedia E-Meterai Resmi untuk Segala Kebutuhan Anda

E-Meterai hadir sebagai inovasi yang lebih modern dan canggih dari meterai fisik. Meterai elektronik ini tidak hanya menawarkan kemudahan dalam pembelian dan pembubuhannya, tetapi juga menjamin keamanannya dengan fitur keamanan berlapis. Pemakaian e-Meterai tidak hanya ditujukan untuk kebutuhan individu, tetapi juga untuk keperluan internal perusahaan. MitraComm Ekasarana berperan sebagai distributor resmi yang menyediakan e-Meterai berkualitas dengan keamanan terjamin untuk berbagai dokumen bisnis Anda. Pemakaian e-Meterai asli memastikan dokumen bisnis Anda sah di mata hukum serta terhindar dari risiko pemalsuan. MitraComm juga menghadirkan proses pembelian dan pembubuhan yang mudah dan praktis, sehingga perusahaan bisa mendapatkan meterai yang dibutuhkan dengan cepat. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com atau kunjungi website https://mitracomm.e-meterai.co.id/ untuk mulai membeli dan membubuhkan e-Meterai secara resmi dan terpercaya. Editor: Cardila Ladini

Customer Support: Solusi Customer Service yang Jarang Diketahui

Saat ini, keberhasilan suatu bisnis seringkali ditentukan oleh seberapa baik dalam merespon dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Hal ini termasuk dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada pelanggan. Pelayanan yang efektif tidak hanya meningkatkan loyalitas, tetapi juga berkontribusi dalam mewujudkan citra perusahaan yang positif. Salah satunya adalah dengan menghadirkan customer support untuk memecahkan masalah pelanggan dengan efektif. Harapan pelanggan yang semakin tinggi membuat banyak perusahaan juga dituntut untuk tidak hanya menyediakan solusi yang cepat dan akurat, tetapi juga untuk menciptakan pengalaman yang menyenangkan. Kenali lebih lanjut tentang apa itu customer support serta bagaimana jenis pelayanan ini dapat membantu terciptanya pengalaman berkesan bagi pelanggan.

Apa Itu Customer Support?

Customer support adalah bagian dari customer service yang berfokus dalam menyelesaikan masalah pelanggan saat menggunakan produk atau layanan yang sudah dibeli. Perannya adalah untuk membantu pelanggan mendapatkan solusi atas masalah yang dialami. Mereka cenderung menangani masalah teknis terkait produk atau layanan perusahaan, seperti misalnya ketika fitur produk tidak bekerja sebagaimana mestinya. Guna menyelesaikan masalah pelanggan dengan baik, seorang agen customer support perlu memiliki pemahaman mendalam seputar produk dan layanan perusahaan. Kemampuan dasar customer service seperti kemampuan komunikasi dan mendengarkan secara aktif juga dibutuhkan untuk pelayanan yang efisien dan solutif.

Apa Bedanya Customer Support dan Customer Service?

Baik customer support dan customer service sama-sama berfokus dalam memberikan pengalaman pelanggan yang memuaskan saat berinteraksi dengan perusahaan. Namun, perbedaan keduanya terletak pada proses pelaksanaan serta jenis bantuan yang disediakan.  Customer service adalah konsep pelayanan pelanggan yang lebih luas. Konsep customer service merujuk pada semua interaksi untuk meningkatkan pengalaman pelanggan serta membentuk hubungan yang baik dengan pelanggan. Pada pelaksanaannya, customer service lebih sering menjadi pihak yang menjangkau pelanggan terlebih dahulu. Pelayanan yang diberikan juga cenderung lebih luas, mulai dari pemberian bantuan, menanggapi pertanyaan umum, penanganan keluhan, dan layanan lainnya untuk mengoptimalkan pengalaman pelanggan.  Sementara customer support merupakan konsep pelayanan pelanggan yang lebih sempit. Jenis pelayanan ini merupakan bagian dari customer service. Jenis pelayanan ini lebih berfokus dalam menyelesaikan masalah yang dialami pelanggan terkait produk atau layanan perusahaan. Namun, tugas customer support seringkali termasuk ke dalam tugas customer service. Jadi, kedua jenis pelayanan ini dapat dianggap sebagai dua hal yang sama. 

Apa Saja Tugas dan Tanggung Jawab Customer Support?

Tugas dan tanggung jawab customer support berkisar dalam menanggapi masalah yang muncul pada produk atau layanan saat digunakan pelanggan. Beberapa contoh tugas dan tanggung jawab tersebut adalah:

Memecahkan Masalah Pada Produk atau Layanan

Tim customer support berperan sebagai penyedia solusi teknis jika pelanggan mengalami isu saat memakai produk atau layanan. Tim ini juga akan memandu pelanggan dalam mengatasi masalah yang dialami. Dalam hal ini, mereka dapat menghubungi tim lain seperti IT atau product development yang berkaitan dengan masalah teknis tersebut, sehingga dapat menyajikan solusi yang lebih sesuai. 

Menanggapi Pertanyaan dan Keluhan Pelanggan

Pertanyaan atau keluhan pelanggan terkait pemakaian produk atau layanan adalah hal yang sering terjadi. Customer support berperan penting untuk menanggapi semua pertanyaan dan keluhan pelanggan dengan baik. Mereka juga memastikan pertanyaan dan keluhan tersebut sudah diselesaikan dengan efisien.

Menyediakan Informasi Produk atau Layanan

Customer support juga bertindak jika pelanggan membutuhkan informasi tentang cara menggunakan produk atau layanan. Hal ini juga termasuk menjelaskan fitur yang ada pada produk atau layanan. Informasi yang diberikan haruslah akurat dan terperinci, tetapi mudah dipahami oleh pelanggan. 

Mendokumentasikan Pertanyaan, Keluhan, dan Masalah

Setiap pertanyaan, keluhan, dan masalah yang masuk perlu didokumentasikan sebagai bahan evaluasi di masa depan. Hal ini juga dibutuhkan untuk mengumpulkan customer feedback yang masuk. Agen customer support juga dapat mengecek pola masalah yang muncul pada pelanggan, seperti misalnya komplain malfungsi fitur yang muncul dalam waktu berdekatan. Hasil dokumentasi ini dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas produk atau layanan.

Mengapa Perusahaan Perlu Memiliki Customer Support?

Guna menyajikan pelayanan yang lebih optimal, perusahaan perlu mengambil langkah lebih jauh dengan tidak hanya menghadirkan customer service, tetapi juga pelayanan tambahan seperti customer support. Beberapa alasan mengapa perusahaan perlu menyediakan customer support adalah:

Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Bukan hal yang aneh jika pelanggan ingin pertanyaan mereka segera direspons dengan cepat dan akurat. Jika pertanyaan pelanggan dibiarkan tidak terjawab dalam waktu lama atau tidak dijawab dengan tepat hanya akan menimbulkan rasa frustasi dari pelanggan. Masalah teknis pada produk atau layanan mungkin akan sulit dijawab dengan baik oleh customer service. Di sinilah peran customer support untuk menanggapi berbagai masalah teknis dengan baik.

Mendorong Retensi Pelanggan

Pelanggan yang puas cenderung akan kembali melakukan pembelian produk atau layanan perusahaan. Salah satu faktor kepuasan dapat berasal dari pelayanan yang responsif dan solutif. Kepuasan pelanggan dapat berubah menjadi loyalitas, di mana pelanggan aktif melakukan pembelian berulang hingga menjadi brand ambassador yang mempromosikan perusahaan secara sukarela. 

Menciptakan Reputasi Positif

Banyak pelanggan membagikan pengalaman positif saat berinteraksi dengan perusahaan melalui media sosial atau platform review. Hal ini juga berlaku saat pelanggan mengalami pengalaman buruk. Pelayanan customer support sangat penting untuk memecahkan masalah teknis pelanggan dengan solutif. Melalui pelayanan ini, perusahaan dapat turut membangun reputasi positif di mata pelanggan maupun publik.

Menghadirkan Insight Seputar Produk atau Layanan

Saat pelanggan menyampaikan masalah melalui customer support, perusahaan dapat melihat insight tentang apa yang perlu dikembangkan dari produk atau layanan. Insight dari pelanggan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas produk atau layanan hingga mengembangkan inovasi yang memenuhi kebutuhan pelanggan.

Optimalkan Pelayanan Pelanggan Anda dengan Layanan Contact Center Terlengkap dari Mitracomm!

Kunci pengalaman pelanggan yang berkualitas adalah agen kompeten dan berpengalaman yang mampu menangani masalah pelanggan dengan baik. MitraComm memahami pentingnya pelayanan berkualitas untuk menjaga loyalitas pelanggan. Maka dari itu, MitraComm menawarkan layanan fully managed service yang merupakan bagian dari layanan contact center outsourcing Pada layanan fully managed service, MitraComm mengelola semua aspek yang dibutuhkan dalam menjalankan contact center untuk bisnis, termasuk manajemen infrastruktur, sistem, IT, hingga agen-agen contact center yang profesional dan terlatih. Dengan demikian, Anda dapat berfokus pada kegiatan bisnis utama sementara MitraComm menangani operasional contact center melalui layanan fully managed service. Untuk informasi lebih lanjut tentang layanan fully managed service, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com. Editor: Irnadia Fardila

Customer Delight: Strategi Melampaui Ekspektasi Pelanggan

Pelanggan merupakan aset berharga bagi setiap bisnis. Namun, ketika semua bisnis bersaing untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, Anda memerlukan komponen penting agar lebih unggul dibandingkan kompetitor. Komponen penting ini adalah customer delight. Anda tidak hanya memenuhi ekspektasi pelanggan, tetapi melampaui ekspektasi dengan membuat pelanggan merasa istimewa dan terkesan dengan produk atau layanan yang diberikan. Customer delight berperan penting dalam membangun loyalitas pelanggan, meningkatkan reputasi bisnis, hingga mendorong promosi secara sukarela dari pelanggan setia. Kenali lebih lanjut tentang apa itu customer delight serta cara menerapkannya dalam strategi bisnis Anda. 

Apa yang Dimaksud dengan Customer Delight?

Customer delight adalah pendekatan bisnis dengan berusaha melampaui harapan pelanggan untuk menciptakan pengalaman memuaskan saat berinteraksi dengan produk, layanan, atau perusahaan. Pendekatan ini lebih dari sekedar memberikan kepuasan pelanggan, tetapi memberikan kesan positif yang mendalam dan membuat pelanggan bahagia.  Sebagai contoh, saat pelanggan membeli produk, pelanggan tidak hanya mendapatkan produk, tetapi juga hadiah tambahan atau diskon yang tidak terduga. Hal ini menunjukkan upaya bisnis untuk tidak hanya memenuhi, tetapi melampaui ekspektasi pelanggan. Penerapan pendekatan bisnis ini sangat penting untuk menjaga retensi dan loyalitas pelanggan.

Apa Saja Manfaat Customer Delight Bagi Bisnis?

Customer delight berfokus dalam memprioritaskan kebutuhan pelanggan dan melebihi harapan mereka terhadap produk, layanan, atau perusahaan. Dengan demikian, perusahaan dapat meningkatkan keunggulan kompetitif hingga mendorong pertumbuhan bisnis menjadi lebih optimal. Beberapa manfaat yang bisa dirasakan perusahaan dari penerapan customer delight adalah:

Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

Tujuan utama dari penerapan customer delight adalah meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap perusahaan. Dalam hal ini, perusahaan perlu memenuhi lebih dari apa yang pelanggan harapkan, seperti memberikan kejutan berupa diskon, promosi, atau hadiah tambahan. Cara ini membuat pelanggan kembali melakukan pembelian karena ingin mendapatkan pengalaman berkesan lainnya di pembelian selanjutnya. 

Mendukung Reputasi Bisnis

Pengalaman positif yang dirasakan pelanggan melalui customer delight akan berkontribusi terhadap reputasi perusahaan yang positif. Tidak jarang pelanggan yang merasa puas menjadi brand ambassador yang secara sukarela mempromosikan bisnis kepada orang lain. Promosi yang jujur dari berbagai pelanggan yang puas akan turut membangun reputasi dan kredibilitas bisnis yang baik di mata pelanggan dan publik.

Menghemat Biaya

Mempertahankan pelanggan yang puas cenderung lebih hemat biaya dibandingkan harus mendapatkan pelanggan baru secara terus menerus. Pelanggan yang puas sudah memahami kualitas produk atau layanan yang ditawarkan, sehingga lebih berpotensi melakukan pembelian berulang di masa depan. 

Meningkatkan Keunggulan Kompetitif

Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, customer delight merupakan komponen penting yang membedakan bisnis dari kompetitor. Dengan memberikan pelayanan yang melampaui ekspektasi pelanggan, perusahaan dapat menciptakan value tambahan agar lebih unggul dibandingkan kompetitor. 

Bagaimana Cara Mengukur Customer Delight?

Guna mengukur keberhasilan customer delight, metode kualitatif dan kuantitatif dapat digabungkan untuk melihat hasil yang lebih menyeluruh. Beberapa contoh metode yang bisa Anda gunakan adalah:
  • Net Promoter Score (NPS): Metode Net Promoter Score (NPS) mengukur loyalitas pelanggan dengan mengetahui seberapa besar keinginan pelanggan untuk merekomendasikan bisnis Anda kepada orang lain dari skala 0 sampai 10. Skor yang tinggi dapat menunjukkan customer delight karena kepuasan dan hubungan emosional pelanggan terhadap bisnis.
  • Customer Satisfaction Score (CSAT): Customer Satisfaction Score (CSAT) adalah metode sederhana untuk mengukur apakah bisnis Anda memenuhi atau melampaui ekspektasi pelanggan. Misal, dengan memakai skala 1-5, Anda dapat menanyakan apakah pelanggan puas dengan produk atau layanan yang ditawarkan. Meskipun customer satisfaction dan delight tidak sama, angka yang tinggi dapat mengindikasikan customer delight.
  • Customer Feedback: Mengumpulkan feedback dari pelanggan adalah metode kualitatif untuk mengukur kesuksesan customer delight. Feedback bisa dikumpulkan melalui survei, wawancara, hingga focus group. Gunakan pertanyaan terbuka untuk membantu pelanggan dalam menjelaskan perasaan dan pengalaman mereka.
  • Social Listening: Metode social listening adalah proses memantau dan menganalisis percakapan di media sosial atau platform review. Melalui metode ini, perusahaan mendapatkan insight seputar sentimen dan preferensi pelanggan hingga mengidentifikasi tingkat kepuasan pelanggan terhadap bisnis.

Seperti Apa Strategi untuk Menerapkan Customer Delight?

Penerapan customer delight perlu dilakukan secara konsisten untuk menciptakan pengalaman positif dan berkesan yang membuat pelanggan merasa dihargai. Langkah-langkah yang bisa Anda lakukan adalah:

Berikan Pelayanan yang Tanggap dan Responsif

Tidak ada pelanggan yang ingin menunggu lama saat menyampaikan pertanyaan atau keluhan kepada perusahaan. Memberikan kualitas pelayanan pelanggan yang tanggap dan responsif diperlukan dalam strategi penerapan customer delight. Masalah apapun yang dialami pelanggan, baik masalah kecil maupun besar, perlu ditanggapi dengan serius dan empati. Hal ini menunjukkan kesiapan dalam menangani masalah yang dihadapi pelanggan.

Buat Pengalaman yang Dipersonalisasi

Membuat pengalaman yang dipersonalisasi untuk tiap pelanggan dibutuhkan untuk menciptakan pengalaman positif dan berkesan. Untuk melakukannya, Anda dapat menyebutkan nama pelanggan dalam tiap pesan atau email kepada pelanggan, hingga mengirimkan penawaran yang sesuai dengan pain points atau kebutuhan mereka. Misal, melalui e-commerce, Anda dapat menawarkan produk sesuai dengan pencarian terakhir pelanggan.

Dengarkan Masukan dari Pelanggan

Masukan dari pelanggan dapat menjadi insight untuk meningkatkan kualitas produk atau layanan perusahaan. Namun, Anda tidak hanya mendengarkan, tetapi bertindak berdasarkan masukan tersebut. Hal ini menunjukkan bagaimana perusahaan menghargai setiap masukan dari pelanggan.

Berikan Kejutan Kepada Pelanggan

Kejutan kecil berupa hadiah atau penawaran merupakan strategi menarik untuk membangun persepsi positif tentang brand Anda. Misal, ketika pelanggan membeli produk dalam jumlah tertentu, Anda dapat memberikan hadiah tambahan. Kejutan lainnya dapat berupa diskon atau penawaran untuk tanggal khusus, seperti tanggal ulang tahun. 

Ciptakan Pengalaman Pelanggan yang Berkesan di Tiap Interaksi Bersama MitraComm!

Salah satu cara untuk mengoptimalkan customer delight adalah melalui pelayanan pelanggan yang luar biasa. Dalam hal ini, penting untuk menempatkan agen contact center handal dan berpengalaman yang mampu memberikan kesan mendalam kepada pelanggan. MitraComm Business Process Service (MBPS) hadir sebagai mitra terpercaya untuk membantu perusahaan menciptakan pengalaman berkesan.  MitraComm menawarkan layanan contact center outsourcing dengan agen profesional untuk memberikan pengalaman pelanggan berkualitas tinggi dan konsisten di tiap interaksi. Dengan pengalaman lebih dari 12 tahun, agen contact center kami menangani klien dari berbagai industri, mulai dari e-commerce, telecommunications, layanan keuangan, perbankan, transportasi, dan sebagainya. Anda dapat memilih layanan contact center outsourcing yang sesuai dengan kebutuhan bisnis, mulai dari Fully Managed Service, Partial Managed Service, dan Labour Supply Untuk informasi lebih lanjut seputar layanan contact center outsourcing, hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com Editor: Cardila Ladini